Terjerat Cinta Bartender Dingin

Terjerat Cinta Bartender Dingin
Episode 90


__ADS_3

"Ingat untuk balas budi ok" Ucap Natan yang membantu Rocky untuk pulang, saat ini Natan sudah masuk ke dalam apartemen, apartemen Rocky sangat gelap Natan berusaha mencari saklar lampu dan menghidupkan nya, seketika Natan terkejut saat lampu menyala.


"Apa ini benar-benar apartemen mu? wow kau benar-benar sedang bucin? " Ucap Natan yang terkejut setiap sudut apartemen nya di penuhi dengan foto Aleena, apartemen nya benar-benar berubah. "Satu minggu ini yang kau lakukan? " Ucap Natan.


Natan tidak menyangka bartender dingin yang dia kenal bisa melakukan hal se so sweet ini "Apakah semuanya sudah kau rencanakan? " Natan merasa kagum.


Rocky memang tidak menghubungi Aleena karena di hari di mana Aleena memilih tinggal dengan Alister, Rocky membakar semua kenangannya dengan Silvia dan dia hidup dengan kenangan bersama dengan Aleena, dia bahkan tanpa sadar mencuci dan memang banyak foto Aleena di apartemen nya, berharap saat Aleena melihat nya Aleena mau kembali tinggal bersamanya.


Namun setelah hari berjalan Rocky tidak tau cara dia meminta ke pada Aleena untuk bertemu dengannya, dia juga merasa malu untuk menemui Aleena hingga dorongan Natan yang membuatnya ingin bertemu dengan Aleena namun sayangnya yang terjadi adalah satu tamparan mendarat di pipinya.


Natan hanya berharap yang terbaik untuk sahabat nya itu "Kau ini terlihat dingin di luar namun sangat hangat di dalam, benar-benar susah untuk di mengerti" Ucap Natan yang akhirnya membantu Rocky untuk pindah ke kamarnya.


Natan merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu dia menatap langit-langit apartemen Rocky itu, dia berfikir sangat banyak hingga pikiran nya kini sepenuhnya di penuhi dengan Letty "Haruskah aku berjuang, aku tidak pantas untuk mu, tapi aku tidak ingin seperti Rocky terlambat memperjuangkan cintanya, Tuhan bisakah aku mencintai ciptaan mu yang sangat berbeda dariku" Natan perlahan menutup matanya dia tidak ingin banyak berfikir lagi.


Pagi menyapa.. Rocky memegangi kepalanya yang sakit, dia kemudian duduk dan mencerna yang terjadi, Rocky turun dari ranjangnya dia duduk di tepi tempat tidur mengambil sesuatu di laci lemari kamarnya.


Dia menatap foto cantik Aleena yang berpose cute, foto itu di ambil Rocky diam-diam saat menjemput Aleena "Apakah sudah terlambat? " Tanya Rocky pada foto Aleena yang tentu saja tidak akan bersuara.


Rocky memeluk sebentar foto yang di bingai dengan bingkai indah itu dan kemudian berjalan untuk mendapatkan air, dia melihat Natan sudah memasak mie dan telur "Apa yang kau lakukan di sini? " Tanya Rocky.


"Kau sungguh kejam Rocky, bisakah kau baik pada orang yang membawamu pulang dengan selamat, jangan kau begitu dingin padaku" Ucap Natan berdrama


Rocky tidak melayani drama Natan hanya duduk dan minum air putih, Natan segera menyodorkan obat pada Rocky "Minumlah kau semalam sangat mabuk" Ucap Natan yang mendapat anggukan dari Rocky.


Rocky kemudian meminum obat itu, dan mulai memakan mie yang sudah di sedu dan mencampur nya dengan telur yang sudah Natan rebus.

__ADS_1


"Rocky, tentang Aleena apa yang akan kau lakukan? " Pertanyaan Natan itu membuat Rocky menghentikan seruputan nya pada mie itu. "Lu.. lupakan makan lagi jangan hiraukan aku ak.. aku memang bodoh bertanya seperti itu" Ucap Natan setelah melihat tatapan Rocky yang mengerikan.


Namun tak di sangka rocky malah menjawab setelah menatap Natan "Membawanya kembali" Jawaban Rocky dengan wajah dingin itu membuat Natan tidak tau harus senang atau takut akan terjadi apa-apa dengan Aleena.


Aleena merasa mual dan segera berlari ke kamar mandi, dia merasa kepalanya sangat sakit dia mencuci wajahnya setelah berhasil muntah, tiba-tiba ingatan tadi malam sedikit demi sedikit muncul,


Flashback on


Setelah makan malam, Aleena dan Elin pergi ke karoke, Aleena ingin menghilangkan kekecewaan nya dengan Rocky yang tidak menghubungi nya dengan bernyanyi.


Setelah masuk di ruang karoke, Aleena memesan banyak minuman meski sudah di larang oleh Alister "Aleena kau jangan memesan ini semua, ini semua mengandung alkohol" Ucap Alister.


"Tidak masalah kak, aku sudah cukup umur untuk minum" Ucapan Aleena dengan bangga


"Aleena ak.. aku setuju dengan tuan Alister"


"Ja. jangan bicara begitu untuk itu aku sudah menerima hukuman nya" Melirik kakaknya


"Nona pencuri aku ingat kau tidak bisa minum, lebih baik pesan jus saja" Ucap Erlan meledek.


"Diam semuanya pokok nya malam ini kita minum! kak Alister yang bayar" Ucap Aleena yang tidak bisa di bantah, mungkin Aleena sudah benar-benar kecewa karena satu minggu Rocky sama sekali tidak menghubungi nya setelah mengucapkan kata manis lewat Alister.


Flashback off


Ingatan yang lengkap sudah di ingatnya tiba-tiba potongan-potongan ingatan lain muncul dan membuat Aleena berteriak "Aaakk kk hhh tidak.. tidak mungkin" Teriakan Aleena itu membuat Alister dengar dan berlari ke kamar Aleena dia mengetuk kamar Aleena berkali-kali dengan keras.

__ADS_1


"Aleena ada apa? apa yang terjadi Aleena" Teriak alister yang segera masuk karena lamar Aleena tidak di kunci. Alister tidak menemukan Aleena dia sangat takut dan mengetuk pintu kamar mandi "Aleena ada apa? apa kau di dalam? " Tanya Alister.


"I.. iya kak aku di dalam" Ucap Aleena yang segera keluar menemui Alister.


Alister segera mengecek dari atas sampai bawah Aleena "Kenapa berteriak? apa kau terjatuh? " Tanya Alister khawatir namun Aleena menggelengkan kepalanya.


"Lalu ada apa? kenapa berteriak? " Alister terlihat sangat khawatir.


"Ak.. aku memiliki ingatan aneh kak" Ucap Aleena menatap Alister.


"Ingatan aneh? apa maksud nya? " Tanya Alister


"Ak.. aku menampar kak Rocky, it.. itu sangat mengerikan" Ucap Aleena membuat Alister terduduk di tepi ranjang.


"akau benar-benar tidak ingat? " Tanya Alister


"Tidak ingat apa kak? " Aleena mulai takut melihat tatapan Alister


"Kau benar-benar menampar Rocky" Ucapan Alister itu membuat Aleena segera menggelengkan kepalanya.


"Itu..itu tidak mungkin" Ucap Aleena


"Itu mungkin dan itu yang terjadi, dan kau pergi begitu saja setelah menampar nya" Ucapan Alister itu tidak bisa Aleena percaya. "Aku rasa ini akan menjadi akhir ku! " Ucap Alister yang ingat betapa marahnya Rocky kepadanya karena melihat Aleena mabuk.


Aleena baru menyadari wajah Alister memiliki lebam "Semua ingatan itu benar-benar terjadi? " Tanya Aleena lagi untuk memastikan nya.

__ADS_1


"Benar, itu benar-benar terjadi" ucap Alister


Aleena melihat ke arah telapak tangannya "Tidak mungkin"


__ADS_2