
"Tuan Rocky, aku punya sesuatu untuk mu, tolong ambil ini" Silvia menyodorkan sesuatu untuk Rocky, Rocky hanya menatap sekilas
"Tuan Rocky ambil lah" Ucap Mia yang sekarang terlihat lebih lembut dengan Rocky.
"Tidak " Ucapan dingin Rocky yang menolak hadiah yang Silvia siapkan untuk nya.
"Kenapa? tuan apa kau tidak tertarik dengan ini" Silvia dengan sengaja mengeluarkan hadiahnya untuk menarik minat Rocky.
Rocky melihat anggur tua di depannya, itu anggur yang sangat langka, dulu saat dia masih bernaung di bawah Arion menjadi orang kedua setelah penguasa sombong dia selalu menikmati sesekali anggur ini, untuk melepaskan penatnya.
Silvia melihat tatapan Rocky menuju alkohol yang dia bawa, membuatnya semakin berani untuk membunuh Rocky untuk menerima anggur nya "Ambillah tuan Rocky, aku tulus memberikan nya padamu" Silvia menyodorkan semakin dekat ke arah Rocky
"Anggur ini sangat mahal, simpan saja aku tidak membutuhkan nya" Tiba-tiba bayangan senyum manis Aleena melintas di pikiran nya, seperti nya tanpa Rocky sadari penghilang penat nya kini sudah berganti menjadi wanita cantik yang tinggal bersamanya itu.
"Pantang bagiku membawa kembali hadiahnya, tuan Rocky bisa membuangnya jika mau, tapi terimalah hadiah tulus Silvia ini" Ucap Silvia dengan manja menyebutkan namanya sendiri.
"Itu, baiklah" Rocky tidak tahan mendengar nama yang selalu mengusik hatinya, memiliki nama yang sama membuat Silvia memiliki pengaruh untuk Rocky namun Silvia sendiri tidak menyadari nya.
Letty dari jauh menatap "Lagi-lagi dia menerima hadiah dari wanita itu! apakah Rocky punya perasaan berbeda dengan nya " Gerutu Letty namun masih di dengar Natan.
"Bos, kau cemburu? kalau begitu maju dan lawan wanita itu aku mendukung mu" Ucap Natan.
"Kalau begitu kau yang maju, aku tidak ingin hal buruk terjadi lagi di bar, dan merepotkan semuanya" Letty sepertinya sudah belajar dari kejadian masa lalu saat dia menyerang pelanggan membuat dia banyak kehilangan pelanggan dan harus mengorbankan tenaga dan waktu rekan-rekan nya untuk membuat video promosi yang di bintangi Rocky.
"Bos kau sangat cepat tumbuh dewasa " Natan berakting seperti mengusap air mata haru.
__ADS_1
"Berhenti meledek ku, sana bekerja! aku membayar mu bukan untuk melakukan drama! " Ucap Letty yang memilih pergi dan kembali ke ruangnya untuk mengecek omset beberapa hari ini.
"Hmm " Natan tidak tau setelah kepergian bosnya dia merasa perasaan lega saat langkah Letty berbalik arah dari tempat Rocky berada.
Bar sudah sepi tinggallah Natan dan Rocky, seperti biasa Rocky selalu pulang terkahir, dia akan membersihkan meja bar dan menata rak rak berisikan alkohol itu serta mengecek jika ada botol yang kosong atau masih sedikit. Rocky selalu serius dengan pekerjaan nya.
"Kau masih belum selesai? " Tanya Natan duduk dan menaruh tangannya di meja bar.
"Kau tidak punya mata? " Pertanyaan Natan di kembalikan dengan pertanyaan.
"Rocky apa kau tidak merasa bahwa jika kau bersikap dingin seperti ini terus, orang di sekitarmu akan membeku! " Ledek Natan.
"Aku tidak peduli" Jawaban singkat Rocky itu membuat Natan terdiam. Rocky tiba-tiba mengeluarkan sebuah botol anggur yang ribuan berikan Silvia tadi "Ambil" Ucap Rocky kemudian mengecek kembali botol-botol yang berbaris rapi itu.
Natan melihat dan membaca tulisan di botol. itu, meski Natan tidak terlalu mengenal jenis dan macam minuman beralkohol tapi dia bisa menebak dari bentuk dan aromanya kalau anggur di depannya itu memiliki harga yang mahal "Apa kau yakin memberikan ini padaku, ini terlihat sangat mahal" Ucap Natan bertanya untuk memastikan keputusan Rocky.
"Apa tidak masalah memberikan pemberian tulus wanita untuk orang lain"
"Dia mengatakan terserah ku! " Lagi-lagi jawaban Rocky membuat Natan diam tak berkutik.
"Sudahlah terserah kau saja, ini sangat mahal aku akan menikmati baik-baik di rumah atau aku harus membawanya ke apartemen mu? " Pertanyaan Natan itu membuat Rocky jengah.
"Aku tidak perlu, kau habiskan saja sendiri" Ucap Rocky yang membuat Natan mengerutkan jidat nya.
"Apa yang kau katakan aku ingin membawanya ke apartemen mu untuk mengajak adik Aleena meminumnya bersama, di saat masa orientasi nya berakhir" Jawaban natan itu membuat Rocky menghentikan aktivitas nya dan menatap tajam ke arah Natan.
__ADS_1
"Berani kau mengajaknya minum aku akan memotong tangan mu dan mengebom bibir mu" Tatapan serius nan tajam saat mengatakan hal mengerikan itu, mampu membuat Natan kehilangan semangat nya untuk mengajak Aleena minum, dia sampai berhenti bernafas mendengar ancaman yang begitu mengerikan.
"Ja.. jangan bercanda seperti itu, a.. apa itu tidak berlebihan Rocky, ak.. aku hanya bercanda benar hanya candaan saja" Natan sebenarnya tidak bercanda tapi mendengar ucapan Rocky tidak ada cara lain selain berbohong.
"Bagus! " Rocky kembali melanjutkan pekerjaan nya.
Natan menatap Rocky "Kau ini benar-benar sepupunya atau pacarnya, Rocky baru kali ini aku melihat kau begitu perhatian dengan seorang wanita, tapi aku merasa kau memperlakukan Aleena bukan hanya sekedar sepupu" Ucap Natan yang tiba-tiba serius.
Rocky lagi-lagi menghentikan aktivitas nya "Kau bercanda! dia sepupuku" Ucap Rocky dengan lirih ada perasaan tidak Terima di hatinya sendiri.
"Kalau begitu, jangan menyesal jika nanti ada yang mendekati dan memiliki Aleena termasuk aku" Tatapan tajam langsung menusuk langsung ke mata Natan namun kali ini Natan tidak menghindari tatapan tajam Rocky itu.
Satu bulan berlalu....
Hari-hari semakin baik di lewati oleh Aleena dan Rocky waktu pun bergulir semakin cepat dan tak terasa.
"Om aku akan segera berangkat" Ucap Aleena yang keluar dari kamar dan melihat Rocky yang sedang menyiapkan sarapan untuk Aleena.
"Sarapan dulu dan aku akan mengantarmu" Ucap Rocky, rutinitas pagi mereka jika Aleena tidak memiliki jam pagi untuk kuliah dia yang akan memasak namun jika sebaliknya Rocky yang akan memasak untuk nya. Tapi hal. yang paling Aleena tidak suka adalah saat Rocky mengantarnya dan membuka kaca mobilnya, setelah video Rocky yang sedang promosi tersebar, Rocky kini bak artis media sosial bahkan sangat banyak teman kampusnya yang meminta foto kepada Rocky, namun Rocky tidak pernah membiarkan siapapun mengambil gambar dengannya itu sedikit membuat Aleena lega karena tidak sembarangan wanita bisa berfoto dengan , meskipun dalam hati Aleena juga ingin berfoto dengan Rocky.
Mereka sarapan bersama sampai akhirnya "Ekhm sabtu ini bisakah kita pergi" Ucapan Rocky membuat Aleena yang belum selesai menghabiskan sarapannya itu tersedak.
"Pergi? tunggu kita mau pergi kemana om? " Tanya Aleena penasaran. Rocky segera menuangkan air dan memberikan nya pada Aleena.
"Kau tidak perlu tau hanya perlu ikut" Ucap Rocky dengan ekspresi datarnya.
__ADS_1
"Hei om kenapa main rahasia-rahasia seperti ini beritahu aku kita akan kemana? " Aleena mendesak Rocky
"Kau tidak perlu tau! " Ucap Rocky yang membuat Aleena sangat penasaran namun hanya bisa menunggu saat nya tiba.