Terjerat Cinta Bartender Dingin

Terjerat Cinta Bartender Dingin
Episode 24


__ADS_3

Rocky terus mencari dan mencari petunjuknya sangat sedikit sampai mata Rocky dengan jeli melihat seseorang berjalan dan menggendong wanita ke persimpangan jalan, orang itu juga membawa koper "Aku akan membawa mu kembali Aleena" Ucap Rocky yang menemukan di mana Aleena sekarang.


Natan diam sejenak seperti nya dia pernah dengar nama yang Rocky sebutkan itu tapi saat dia terus berfikir dia sudah di panggil oleh Rocky "Sampai kapan kau akan jadi patung! " Ucap Rocky yang sudah berjalan sampai di depan pintu.


"Ah sorry sorry, tunggu aku Rocky" Natan baru pertama kali melihat ekspresi Rocky yang serius seperti itu "Siapa sebenarnya yang dia cari" Natan sedari tadi tidak mengerti siapa dan yang mana yang sedang Rocky cari. Matanya tidak sejeli Rocky.


Natan dan Rocky keluar dari ruangan komputer itu "Kalian sudah selesai? " Tanya sang pemilik komputer.


"Ya, Terimakasih ya bos" Ucapan Natan, dia memang sang penjilat handal makanya dia memiliki banyak koneksi dengan banyak orang besar di negara itu, Natan memiliki Alasan sendiri kenapa dia menjadi seorang penjilat seperti ini.


Rocky hanya diam saja, dan pergi begitu saja di ikuti oleh Natan, sedangkan sang pemilik Komputer hanya mengangguk "Jika dia bisa menjadi anak buah ku, aku rasa aku akan menguasai negara ini" Ucap pemilik komputer menatap Rocky, dia terkesan oleh Rocky yang bisa menggunakan komputer nya yang sudah di setting, dan hanya dia saja yang tau kodenya, Namun Rocky tanpa memanggilnya bisa dengan mudah mengoperasikan komputer nya, itu membuat dia tertarik dengan Rocky. "Aku akan menjadikan ku tangan kananku" Ucap pemilik komputer itu.


Rocky masuk ke dalam mobil di ikuti dengan Natan "Apa yang kau lakukan di sini, keluar" Ucap Rocky pada Natan.


"Ha? Rocky kau tega sekali, habis manis aku kau buang" Natan menyilangkan tangannya di atas dadanya seakan Rocky sudah melecehkannya.


"Berisik! bawa ini cari taksi! " Rocky mengusir pergi Natan dan memberikan Natan uang kes untuk nya.

__ADS_1


"Rocky kau tega sekali, biarkan aku membantu ku menemukan seseorang yang kau cari itu Rocky" Natan tidak ingin keluar dan berharap Rocky berubah pikiran karena Natan sangat penasaran siapa orang yang sedang Rocky cari.


Rocky segera mendorong keluar Natan, sehingga Natan yang belum membuka jendela terhimpit "Ok ok, lepaskan tanganmu aku turun" Natan akhirnya menyerah dia tidak mau berakhir menjadi gepeng karena dia terus di dorong oleh Rocky yang sangat kuat "Apakah mengocok minuman bisa mendapatkan tenaga sekuat ini" Ucap Natan yang tak di dengar oleh Rocky, Rocky langsung menutup pintu mobilnya dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.


"Dasar bartender dingin, tidak tahu berterimakasih, dia tega sekali padaku" Ucap Natan yang kesal karena di tinggal Rocky begitu saja , padahal dia ingin ikut bersama Rocky, saat mobil Rocky sudah melaju pergi Natan melihat mobil yang ikut berjalan ke arah yang sama dengan mobil Rocky. "Mobil itu seperti nya " Tiba-tiba Natan berjingkrak kaget karena ada tangan yang menyentuhnya.


Natan menengok ke arah tangan yang menyentuh bahunya dan melihat pemilik komputer itu, Natan segera mengantongi uang yang masih dia pegang. "Ada apa bos kenapa repot-repot keluar dan menemui ku, apa ada perlu? " Tanya Natan.


"Aku ingin berbicara bisnis padamu" Ucap pemilik komputer itu.


"Bisnis? " Natan terlihat bingung, tapi Natan tidak mungkin melewatkan kesempatan ini, jadi dia ikut masuk bersama pemilik komputer itu.


"Kau bisa menemukan ku, tentu saja kau tau siapa aku bukan? " Pertanyaan itu Natan tak berani jawab, dia tau pemilik komputer itu dari teman jalanannya, jadi sedikit banyak Natan sudah di peringatkan oleh temennya, tapi karena permintaan Rocky Natan jadi terlibat dalam keadaan seperti ini.


"Tidak" Natan tersenyum dengan memperlihatkan gigi putihnya, dia sebenarnya tidak ingin terlihat terlalu jauh jadi dia hanya bisa bilang tidak.


"Aku Erick mantan penguasa dunia bawah di negara ini, aku ingin berbisnis denganmu dan temanmu itu" Ucapnya dengan nada yang sangat sombong.

__ADS_1


"Emm berbisnis denganku dan temanku? ah seperti nya temanku tidak akan tertarik dia hanya tertarik dengan meracik minuman saja" Ucap Natan.


"Aku tau kau sangat butuh uang, aku bisa memberikan mu banyak uang jika kau bisa membujuk temen mu untuk menjadi anak buah ku" Ucap Erick dengan penuh percaya diri.


Natan terdiam sejenak, memang ucapan erick tidak salah dia membutuhkan banyak uang tapi membujuk Rocky tidak mudah, jadi Natan tidak bisa menyetujui nya "Aku tidak bis.. " Ucapan Natan terhenti karena Erick sudah memotongnya.


"Jangan terburu-buru kau boleh memikirkan nya dulu, jika temen mu mejadi anak buah ku aku akan memberikan uang yang tidak bisa kau bayangkan jumlahnya" Ucap Erick yang mencoba membujuk Natan.


Rocky tidak ingin melewatkan Aleena lagi, Rocky segera ke apartemen tempat terakhir yang bisa Rocky lacak di CCTV. Rocky cukup sulit menerobos CCTV apartemen karena jaraknya yang cukup jauh.


Rocky akhirnya memutuskan untuk langsung ke apartemen saja, dan menggunakan cara bodoh yang tadi dia lakukan.


Rocky akhirnya sampai, Rocky bergegas mencari setiap pintu untuk menemukan Aleena.


Rocky sudah di kira orang gila karena mengetuk pintu dan tak berkata apapun.


Kali ini Rocky naik ke lantai dua apartemen dia mengetuk pintu dan seorang wanita keluar, wanita itu terkejut melihat Rocky mengetuk pintu apartemen nya, begitu pula Rocky juga terkejut saat tau siapa wanita yang keluar dari apartemen itu "Tuan Rocky, kenapa kau bisa tau alamat ku? " Pertanyaan itu yang keluar dari wanita itu.

__ADS_1


"Aku tidak tau" Ucap Rocky yang ingin pergi namun tangannya sudah di raih oleh Silvia, ya wanita itu adalah silvia.


Rocky benar-benar tidak tau dan tidak menyangka dia akan bertemu dengan Silvia. Saat tangan Rocky di tahan Silvia ada mata yang melihat nya


__ADS_2