
Natan telah di perkenalkan dengan seluruh anggota black Drago, Natan di sambut hangat dengan semua anggota.
Natan melakukan pertandingan tarung dengan Aric, Aric tidak menyerang kali ini dia hanya memberikan pelajaran dan tehnik bertarung dan bertahan untuk Natan. Natan dengan cepat mempelajari gerakan dasar Aric membuat semua orang merasa Natan bisa lebih hebat jika semangatnya terus seperti ini.
Aleena sudah melakukan pemanasan dia akan menggantikan Aric untuk melawan Natan setelah Aric selesai. "Kak Natan apa kau siap? " Tanya aleena yang melihat ke arah Natan.
"Tunggu haruskah aku melawan mu? tidak-tidak aku tidak ingin memukul wanita" Ucap Natan.
"He, apa kau takut kak "
"Takut bukan begitu, aku benar-benar tidak ingin melawan wanita"
"Apa kau meremehkan wanita kau lupa siapa aku dan apa katamu kau takut memukul wanita tapi aku ragu kau bisa memukul ku" sebelum menyelesaikan kalimatnya aleena sudah berlari dan menggunakan tendangan nya pada Natan.
Reflek Natan sudah mulai bagus dia bisa menangkis tendangan mendadak aleena meski terasa sakit di tangannya karena posisi bertahannya sedikit goyah.
Semua orang melihat ke arah mereka dan berkata "Lumayan" Saat melihat Natan mampu menangkis serangan mendadak Aleena.
"Heh kau lumayan kak, tapi jangan lengah! " Aleena dengan cepat mengubah gerakannya dengan beralih dengan tendangan belakang Natan terkejut aleena bisa bergerak dan melakukan tendangan belakang membuat Natan mundur dan hampir saja terjatuh.
"Kau harus menguatkan kedua kaki mu! " Ucap Kenzo yang ikut turun tangan mengomentari gerakan Natan.
Natan mengatur nafasnya dan terlihat Aleena bersiap untuk melancarkan tinjauan nya tapi kali ini Natan bisa melihat nya dengan jelas Natan segera menghindar, kali ini Natan tidak bisa hanya menerima serangan dia segera berusaha mereplika jurus yang dia pelajari dari Aric.
Pertarungan kini sangat seru sampai akhirnya Natan berhasil melakukan tendangannya membuat Aleena mundur dan terjatuh Aric yang dekat dengan Aleena dia ingin menolong aleena agar tidak terjatuh tapi ternyata Aric kalah cepat dengan Rocky yang sangat sigap menangkap Aleena adegan romantis itu seakan terhenti membuat semua orang memutar matanya melihat jengah ke romantisan itu.
"Rocky jangan mencari kesempatan kau ya" Ucap Aric menyadarkan Rocky membuat Rocky membantu Aleena berdiri dan kemudian Rocky menggunakan gerakan memutar sederhana untuk menendang Natan membuat Natan terjatuh.
"Apa-apaan kau Rocky kenapa tiba-tiba menyerang ku" Ucap Natan yang merasa terzolimi.
"Kau sudah menyentuh wanita ku tentu aku harus membalasnya" Ucap Rocky dengan wajah sama sekali tidak terlihat bercanda.
__ADS_1
"Ha! apa kau sudah gila kami hanya melakukan latihan saja apa kau perlu membalas" Ucap Natan tak Terima jawaban Rocky.
"Aku tidak perduli" Jawab singkat Rocky.
"Om ini hanya latihan saja aku yang kurang sigap kau tidak perlu membalas kak Natan"
"Itu perlu, sudahlah jangan bahas dia lagi apa ada yang sakit" Ucap Rocky tidak menghiraukan Natan.
Semua orang menggelengkan kepalanya melihat tingkah Rocky yang benar-benar bersikap seperti raja yang membalas setiap kesakitan ratunya "Dia ini" Ucap kenzo yang tiba-tiba merasa Rocky seperti cerminan nya di masa muda. "Sudahlah hari sudah malam kita lebih baik kembali untuk makan malam" Ucap Kenzo.
"Baik tuan" Ucap Robby dan Natan
"Baik papi" Ucap Aric
"Baik paman " Ucap Aleena dan Rocky semua menjawab secara bersamaan.
Di perjalanan menuju mobil, aleena bertanya kepada pamannya "Paman apa kau ada rencana pergi ke keluarga mars? " Tanya Aleena yang membuat Kenzo menatap aleena.
"Untuk apa aku ke sana? " Tanya Kenzo yang merasa tidak perlu datang ke sana.
"Calon mantu? apa maksud mu" Ucap Kenzo menatap serius.
Aleena tiba-tiba terdiam dan merasa kesulitan menelan ludahnya 'Jangan-jangan kak Alister tidak mengatakan apapun pada paman, gawat apa aku salah bicara' Ucap Aleena dalam hati. "Ahahaha tidak-tidak aku salah bicara apa aku merasa pusing karena di tendang kak Natan hah " Ucap Aleena yang ingin kabur namun kerah bajunya di tarik oleh Kenzo.
"Katakan padaku apa maksud nya Aleena" Ucap Kenzo
"Ahaha paman jangan lakukan ini aku bukan anak kecil lagi, aku ini seorang gadis apakah tidak keterlaluan paman seperti ini" Ucap Aleena memperlihatkan wajah memelasnya dan akhirnya membuat Kenzo melepaskan tangannya.
Rocky yang melihat dari jauh Kenzo sedang menggertak Aleena segera mendekat "Ada apa ini paman" Ucap Rocky.
"Jelaskan apa maksud nya calon mantu? " Ucap Kenzo.
__ADS_1
"Paman kau sudah tua bukannya harusnya kau tau calon mantu itu adalah calon istri atau suami anak mu ini bukanlah orang pikun saja tau" Jawab Rocky sekenanya dia tidak tau Kenzo sedang serius.
"Hei kau jangan bercanda Rocky! aku bertanya serius untuk apa aku ke keluarga mars bertemu calon mantu? apa maksud nya Aric kau akan menikah lagi, oh tidak Fiona apa dia" Ucap Kenzo yang tiba-tiba melupakan anak laki-laki nya.
"Papi apa yang kau bicarakan" Ucap Aric yang baru saja mendekat terkejut dengan kata-kata Papi mertuanya.
"Paman kau jangan berfikir macam-macam yang aku maksud bukan kak fiona tapi anakmu yang satu lagi" Ucap Aleena yang membuat Kenzo mencengkram kedua pundak aleena.
"Tunggu apa maksud nya aku akan memiliki menantu perempuan apa Alister hah benarkah " Kenzo terlihat sangat bahagia mendengar nya "Ayo segera pulang dan pergi melihat calon menantu ku" Ucap Kenzo bersemangat sedangkan Aleena merasa tidak enak karena mengatakan lebih dulu dari Alister.
"Om bagaimana ini, aku pikir paman sudah tau, apakah ada alasan kak Alister tidak memberitahu mereka, apa aku akan mengacaukan sesuatu" Ucap Aleena.
"Tenanglah sedikit aku akan menghubungi Alister untuk memberitahu situasinya jangan khawatir" Ucap Rocky mencoba menenangkan Aleena.
"Tunggu, apa bocah itu benar-benar memiliki kekasih? "
Aleena dan Rocky mengangguk sekarang bersamaan kemudian Aric menatap Robby "Paman kenapa kau tidak mengatakan apapun sebelumnya" Ucap Aric pada Robby yang sedari tadi diam saja.
"Tuan soal itu aku hanya mematuhi perintah" Ucap paman Robby.
Aric tidak bisa terus menyudutkan Robby " Sudahlah kalau begitu kau juga cuma bekerja hanya saja papi pasti akan menginterogasi mu nanti " Ucap Aric mendapatkan anggukan dari Rocky dan Aleena yang membuat wajah paman Robby merasa gugup.
Mereka bertiga berjalan meninggalkan Robby yang hanya bisa mengikuti mereka dari belakang.
Mereka semua kembali ke kediaman Wiguna kecuali Rocky dan Aleena.
Sedangkan Kenzo langsung berlari mencari istrinya yang sedang menyiapkan makan malam "Sayang aku memiliki kabar gembira" Ucap kenzo dengan antusias.
"Apa itu Bei"
"Coba tebak" Ucap kenzo
__ADS_1
"Apakah ini tentang Alister" Tebak Fiona
"Tunggu apa kau sudah tau? " Kenzo menatap Fiona.