
Satu tahun lagi berlalu, Alister sudah tiba di kediaman Wiguna.
"Hmm kau pulang untuk memetik buah yang ku rawat hah" Ucap Kenzo yang melihat papanya.
"Papi benar-benar sangat mengerti aku" Ucap Alister yang tidak malu dengan papinya itu.
"Natan dia seperti nya sudah bisa berada di sisimu, aku sudah memberikan semua pelajaran yang bisa ku berikan" Ucap Kenzo.
"Aku tau, papi adalah yang terhebat hanya saja ucapan papi di telepon apakah serius" Tanya Alister, Alister segera terbang dan pulang kembali ke keluarga Wiguna karena ucapan papanya di telepon yang membuatnya tidak rela dan kembali.
"Jika kau terlalu lama membiarkannya bersamaku bagaimana aku bisa melepaskan pria muda berbakat seperti nya" Ucap Kenzo.
"Papi aku yang menemukan Natan, tentu saja dia akan menjadi orang ku bagaimana papi bisa merebutnya dariku" Ucap Alister.
"Dia bukan hanya orang mu saja, tapi dia adalah anak angkat ku dia akan menjadi adikmu juga jadi jangan terlalu menyiksanya dengan pekerjaan, meski namanya tidak menggunakan nama keluarga kita tapi aku akan memberitahu setiap anggota Black Drago kalau Natan adalah anak angkat ku" Ucap Kenzo serius.
"Aku tau dan aku setuju aku juga akan mengakuinya sebagai adik ku pi" Ucap Alister tanpa ragu.
"Baiklah sebelum kau membawanya kembali kita akan mengadakan pesta pengangkatan nya " Ucap Kenzo
"Aku setuju tapi kapan kita akan melakukan nya aku berfikir besok akan membawanya pulang" Ucap Alister.
"Kita lakukan hari ini"
"Tunggu papi apa kau sudah merencanakan semuanya, kau mengatakan itu di telepon dengan sengaja dan membuat aku berjalan sesuai prediksi mu" Ucap. Alister.
"Tentu saja kau pikir aku ini siapa, tapi besok itu terlalu cepat dia bahkan belum tau dia akan kembali " Ucap Kenzo
"Aku rasa tidak dia akan menyukainya" Ucap Alister yang tau pasti Letty wanita yang sekarang sering nongkrong bersama kekasihnya Elin dan Aleena itu pasti juga menantikan kembalinya Natan.
Setelah Kenzo dan Alister berbincang Natan pun datang setelah mandi dan bersiap Natan terkejut melihat kedatangan Alister di sore hari menjelang malam"Tuan kau datang? " Ucap Natan memberikan hormat.
"Hmm hanya untuk melihat perkembangan mu sudah lama aku tidak melihat nya" Ucapan Alister membuat sirna harapan Natan yang berfikir Alister akan mengajaknya pulang, rindu di dalam dirinya benar-benar sudah menggebu-gebu hanya saja Natan terus menekannya dan tidak mengatakannya.
"Ah begitu, aku harap aku sudah cukup berkembang " Ucap Natan dengan memaksakan senyumnya.
"Tentu saja kau sudah berkembang, kau pikir siapa yang melatih mu" Ucap Kenzo yang tidak suka sifat pesimis yang Natan miliki sama sekali belum sirna.
__ADS_1
Natan hanya diam mendengar ucapan Kenzo tak lama Tina menghampiri ketiga laki-laki tampan yang sedang berbincang itu "Papi ayo" Ucap Tina yang membuat Alister menatap papinya yang tersenyum bangga.
"Ibu angkat apa kau akan pergi? " Tanya Natan yang melihat Tina sudah terlihat siap untuk pergi.
"Tentu kita akan pergi bersama benarkan Alister" Ucap sang mami.
"Benar hari ini kita makan malam di luar karena aku datang" Ucap Alister yang membuat Natan mengangguk.
Mereka semua pergi bersama sedangkan paman Robby sudah berangkat sedari tadi untuk mengkoordinir semuanya.
Alister memarkirkan mobilnya ke sebuah gedung black Drago membuat Natan bertanya-tanya kenapa mereka ke sana dan lagi banyak mobil mewah yang berada di sana membuat Natan merasa gugup namun berusaha untuk tetap tenang.
Paman Robby yang sudah di sana akhirnya menghampiri Kenzo dan yang lainnya "Paman apa sudah siap? " Tanya Kenzo
"Sudah tuan semuanya sudah siap" Ucap Robby.
Mereka semua masuk ke dalam gedung besar itu, Natan melihat banyak tamu penting di sana bahkan Rayyan dan Tiara juga hadir tak lama dari kedatangan nya Aric dan Arion dengan istri masing-masing juga tiba di belakang mereka.
Natan semakin penasaran sebenarnya ada apa kenapa mereka semua berkumpul, Natan pun merasa semakin merasa gugup yang tadinya dia tidak memiliki prasangka dia mulai berfikir buruk 'Apa aku telah melakukan kesalahan kenapa semua orang ada di sini' Ucap Natan yang terus menarik nafas.
"Kau terlihat tidak baik ada apa? " Ucap Alister yang melihat Natan terlihat bingung sendiri.
"Kau bingung kenapa? apa kau sedang berfikir apa kesalahan mu" Ucap Alister yang menebak dengan jelas raut wajah natan, dan Natan langsung mengangguk. "Tenang saja kau tidak bersalah apapun, hanya saja akan ada kejutan dari mereka untuk mu" Ucap Alister menatap kedua orang tuanya membuat Natan mengikuti arah pandangan Alister.
Tak lama acara segera di mulai MC memanggil sang pemilik Acara, Kenzo dan Tina naik ke atas panggung "Hari ini adalah hari kelahiran putra baru kami meski aku tidak mengandung nya dan baru mengenalnya satu tahun lebih tapi kami menyayanginya dengan tulus, seperti dirinya yang terlihat juga menyayangi kami" Ucap Tina yang membuka acara terlebih dahulu.
"Alister Tina kemarilah" Ucap Kenzo yang mendapat anggukan Alister dengan Tina yang langsung melangkah maju.
" Dan Natan kemarilah" Ucap Tina yang membuat Natan terkejut.
"Aku" Natan menunjuk ke arah dirinya sendiri yang terlihat bingung, Tina, Fiona dan Alister mengangguk.
Natan dengan perasaan kebingungan berjalan maju menuju mereka berempat.
"Kepada semua orang yang hadir di sini, Aku Kenzo Wiguna menyatakan Natan pratama Mulai hari ini kau akan menjadi bagian dari keluarga wiguna, kedepannya tidak ada orang yang akan menindas atau meremehkan mu" Ucap Kenzo lantang.
Natan tak bisa menghentikan detak jantung nya yang melaju kencang dia benar-benar merasa terharu sekaligus bahagia dia tidak bisa membendung air mata yang terus mengalir di wajahnya, Tina memeluk Natan membuat Natan tak bisa berhenti menangis.
__ADS_1
Fiona dan Alister merengkuh Mami dan papinya mereka semua memeluk Natan membuat Natan tidak bisa membendung kebahagiaan nya.
"Terimakasih sudah menerima ku, terimakasih ayah dan ibu angkat aku akan berusaha sekuat tenaga untuk tidak membuat malu kalian" Ucap Natan dengan tersedu-sedu di sela tangisnya.
Acara haru biru itu di akhiri dengan makan malam dan ucapan selamat kepada Natan hingga akhirnya acara telah selesai.
"Tuan apa aku benar-benar bisa memanggilmu ayah angkat" Ucap Natan ragu-ragu pada Kenzo.
"Tentu panggil saja ayah dan ibu tidak perlu ragu" Ucap Kenzo.
"Baik terimakasih ayah" Ucap Natan.
"Tunggu ini hadiah untuk mu dari kami, kau harus menyimpan nya" Ucap Tina sembari memberikan kalung berlambang-kan black Drago itu pada Natan.
"Ini bolehkan aku memakainya? " Tanya Natan tidak percaya.
"Tentu saja boleh kau sudah menjadi anggota keluarga kami Natan" Ucap Alister.
"Terimakasih tuan" Ucap Natan.
"Bukankah kau harus mengganti panggilan mu " Ucap Alister.
"Tidak tuan, kelak aku akan menjadi asisten mu aku akan tetap memanggilmu tuan" Ucap Natan bersikukuh.
"Kau ini, kau bisa memanggilku kakak saat seperti ini saat di kantor nanti kau bisa memanggil ku tuan" Ucap Alister.
"Baiklah kak" Ucap Natan
"Natan ada satu lagi kejutan untuk mu" Ucap Alister
"Apa itu kak" Ucap Natan.
"Hari ini kau sudah resmi menjadi asisten ku jadi hari ini juga kita akan kembali ke negara mu" Ucapan Alister mampu membuat Natan kembali menangis.
"Ap.apa kau serius? " tanya Natan tak percaya.
"Tentu saja, kita akan kembali ke rumah dan bersiap untuk kembali" Ucap Alister, Natan tidak bisa berkata-kata lagi sekarang pikiran nya sudah terpenuhi dengan bayangan untuk bertemu Letty.
__ADS_1
"Letty tunggu aku kembali" Ucap Natan lirih