Terjerat Cinta Bartender Dingin

Terjerat Cinta Bartender Dingin
Episode 19


__ADS_3

Aleena mulai memejamkan matanya samar-samar Aleena melihat seseorang berjalan ke arahnya, namun lelah dan dingin sudah melemahkan penglihatan dan tubuhnya Aleena akhirnya kehilangan kesadaran nya.


Aleena perlahan membuka matanya, dia melihat langit-langit sebuah kamar, Aleena kemudian melihat sekeliling. Aleena terduduk saat dirinya sepenuhnya sadar kalau dia berada di sebuah kamar, Aleena melihat tubuh nya yang sudah kering dan juga sudah berganti baju "Aku di mana? " Aleena terlihat panik dan ingin turun dari ranjangnya.


Baru saja Aleena duduk di tepi ranjang, dia sudah menemukan laki-laki keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk di pinggangnya.


Mata Aleena terbelalak seketika pikirannya sedikit kacau, namun Aleena masih bisa tenang dan perlahan melihat ke ranjang. "Tidak ada bercak darah, tenanglah Aleena" Aleena khawatir saat dia tak sadarkan diri laki-laki yang ada di depannya itu menodainya


"Kau sudah bangun?" Tanya laki-laki itu santai sembari mengeringkan rambutnya dengan handuk kering.


"Apa kau yang menggantikan bajuku? " Tanya Aleena penuh selidik, dia bersiap untuk tindakan selanjutnya setelah mendengar jawaban laki-laki itu.


"Mana mungkin aku mau menyentuhmu nona pencuri, tenang saja aku tidak akan pernah melakukan nya, aku punya type" Ucap Laki-laki itu dengan nada penuh dengan kesombongan.


"Kau masih saja memanggilku nona pencuri, kau itu tuan penadah! bisa-bisanya aku di tolong olehmu," Kesal Aleena karena dirinya terus di panggil nona pencuri.


"Aku tidak berniat untuk menolong mu secara gratis, berikan aku biaya menggendong mu, biaya membiarkan mu tidur di ranjang milik ky dan satu lagi jangan lupa membayar sewa karena kau sudah tidur di kamar ini, dan lagi apartemen ku ini hanya memiliki satu tempat tidur, kau sudah bangun sekarang kau bisa pindah tidur di sofa, Apa kau mengerti Nona pencuri"

__ADS_1


"Aku tidak perlu tidur di apartemen mu ini, aku akan mencari tempat lain, dan ingat namaku Aleena bukan nona pencuri!" Ucap Aleena yang segera turun dari ranjang nyaman itu.


"Ya kalau itu mau mu aku tidak masalah, di luar sedang hujan lebat angin juga sangat kencang, setidaknya kau bisa pingsan lagi dan tidak tau apakah ada orang baik seperti ku lagi yang mau menolong seorang pencuri"


"Aku sudah katakan aku buka pencuri, berhenti memanggilku seperti itu tuan penadah! " Aleena terlihat sangat kesal dengan panggilan yang laki-laki itu berikan pada Aleena.


"Bukan pencuri, kau bukannya di usir majikan mu karena ketahuan mencuri anting-anting yang kau jual padaku bukan? dan lagi namaku Erlan kau jangan lagi memanggilku tuan Penadah. "


"Kau ini bicaranya sangat sembarangan ya, aku ini bukan pencuri aku juga tidak di usir oleh majikan ku aku hanya sedang bertengkar dengan Om.. Maksud ku kakak ku" Aleena teringat lagi saat Rocky memintanya keluar dari apartemen nya dan raut wajah Aleena berubah.


Erlan melihat kesedihan di wajah Aleena membuat Erlan tidak ingin membahas masalah itu lagi "Apakah kau akan keluar sekarang?"


"Tentu saja, kalau tidak menyuruhmu keluar, apa kau ingin melihat ku berganti pakaian di sini! " Aleena baru sadar jika Erlan baru saja selesai mandi, tubuh Erlan tidak buruk tubuhnya sedikit berotot meski tidak berbadan besar. Tanpa sadar Aleena sedikit menatap tubuh Erlan


Aleena segera menyadarkan dirinya dan memalingkan pandangan nya dari Erlan,"Si.. siapa yang ingin melihat mu berganti pakaian, baiklah aku akan keluar! " Ucap Aleena yang sedikit canggung, Aleena bahkan mencuri pandang tubuh Erlan walau tak sebagus badan kedua kakak nya. Wajar saja seorang wanita senang melihat otot perut yang berbentuk kotak-kotak itu.


Aleena keluar dari kamar Erlan, kemudian menuju ke dapur Aleena mencari sesuatu untuk di masak, karena cuaca dingin dan Aleena juga merasa lapar alhasil dia memutuskan untuk memasak sekaligus memasakan sesuatu untuk Erlan sebagai tanda terimakasih Aleena kepada Erlan

__ADS_1


Di sisi lain


Rocky masih berjalan di tengah Angin dan hujan untuk mencari keberadaan Aleena, namun sayang sekali Rocky tidak menemukan Aleena di manapun "Aleena kau di mana? " Rocky mengusap wajahnya yang terkena derasnya air hujan.


Rocky terus mencari dan tidak berhenti, Rocky mencari halte bus terdekat dia hanya menemukan halte bus yang sudah tidak terpakai, Rocky duduk sejenak di sana namun dia segera bergerak lagi setelah dingin menusuk tulang nya, di bayangan nya kini dia takut Aleena dalam keadaan kedinginan.


Walapun Aleena di besarkan dengan cara mafia dia tetap wanita yang membawa koper di tengah hujan dan angin "Aleena kau pasti kedinginan" Rocky terus berjalan namun tidak ada petunjuk apapun dari Aleena.


"Aaaaaaaaaa" Rocky berteriak di tengah hujan teriakan yang terdengar frustasi Rocky juga menarik rambutnya kasar dia menyesal dengan perbuatan nya. "Aleena kau di mana? " Rocky terjatuh dalam hujan dia terduduk dan diam merasakan ribuan hujan menghantam tubuhnya.


Hampir tengah malam Rocky memutuskan untuk kembali ke Apartemen nya, Rocky berharap Aleena menemukan tempat penginapan terdekat, karena rencana Rocky besok pagi dia akan mencari hotel dan lainnya untuk mencari keberadaan Aleena.


Rocky masuk ke dalam apartemen dia merasa apartemen nya kembali dingin, dia tidak menyangka hanya dalam waktu tiga hari Aleena mampu memberikan rasa hangat pada apartemen itu, bahkan setelah Aleena pergi kehangatan itu langsung sirna.


Rocky dengan gontai masuk kedalam kamarnya membasuh hubungan yang mulai kedinginan, Rocky sudah berganti pakaian.


Entah mengapa kaki Rocky berjalan sendirinya kearah kamar Aleena, Rocky duduk di ranjang yang pernah Aleena tiduri itu, Rocky mengusap perlahan tempat itu kemudian tanpa sadar Rocky terlelap di ranjang bekas Aleena mengistirahatkan tubuhnya.

__ADS_1


Alarm membangunkan Rocky, ternyata Aleena selalu mengatur alarm untuk membuatnya bangun, Rocky mematikan alarm nya dan otomatis layar itu terbuka tepat di bekas voice note yang Aleena buat untuk Rocky.


Rocky mengambil handphone itu, dan tiba-tiba dia merasa dadanya sakit saat dia membaca nama di handphone itu Aleena telah mengganti nya "Aleena" Gumam Rocky penuh dengan penyesalan.


__ADS_2