Terjerat Cinta Bartender Dingin

Terjerat Cinta Bartender Dingin
Episode 38


__ADS_3

"Apa aku benar-benar mengatakan memecatnya? " Tanya Letty pada Disa, dia benar-benar tidak percaya kalau dia mengatakan hal itu.


"Kau mengatakan sambil memakainya" Jelas Disa yang menggunakan ekspresi yang begitu serius.


"Benarkah, pantas saja dia begitu padaku, dia meminta ganti rugi dengan kenaikan gaji benar-benar, Rocky kau menyebalkan". Letty menggenggam kedua tangannya dan sedikit berteriak kesal.


" Itu sepadan aku rasa jika kau kehilangan Rocky kau akan kehilangan bartender terbaik dan juga penjaga bar gratis " Jelas Natan


"Kenapa kau masih di sini tidak ikut Rocky pulang" Tanya Disa, mereka benar-benar tidak menyadari kehadiran Natan.


"Kalian kejam sekali apa tidak lihat aku di tinggalkan begitu saja saat aku sedang di kamar mandi, dan apa ini kalian bahkan tidak menyadari keberadaan ku bukanlah kalian begitu kejam" Natan menggerutu dia benar-benar sangat malang.


"Benar hampir saja aku kehilangan bartender terbaikku" Ucap Letty yang terlihat sangat menyesal hampir memecat Rocky.


"Tapi Letty, siapa orang yang mengirim laki-laki bertopeng itu? apakah kau sudah terfikir? " Tanya Disa yang masih terus berfikir Siapakah orang di balik kerusuhan hari ini.


"Dia, mungkin saja" Letty terpikir nama seseorang sekarang.


"Dia siapa? " Tanya Disa bersamaan dengan Natan.


"Laki-laki yang di jodohkan denganku, mungkin dia" Ucapan Letty terlihat serius.


"Tapi kenapa baru sekarang bukankan sudah beberapa tahun ini kau benar-benar menegaskan untuk membatalkan pertunangan kalian"


"Pernikahan kami adalah pernikahan aliansi, mungkin saja dia sedang terdesak sekarang" Letty sangat tau betapa kejamnya dunia bisnis yang di geluti orang tuanya, jika tidak bisa mendapatkan keuntungan dari seseorang dia pasti akan di lenyapkan dari dunia bisnis.


"Masuk akal, dengan menculik mu dia bisa memaksa orang tuamu untuk menikahkan kalian" Ucap Disa.

__ADS_1


"Disa hipotesis mu terlalu jauh, aku rasa dia tidak akan melibatkan orang tua bos, dia akan memilih memaksa bos dan memberikan pilihan itu adalah hal yang mungkin dia lakukan"


"Terserah lah intinya sama saja dia ingin menikahi Letty secara paksa, jadi apa yang akan kau lakukan Letty? " Tanya Disa


Letty terdiam sejenak "Apakah aku harus menyewa bodyguard? " Letty mulai ketakutan saat membayangkan dirinya di Sandra dan Disa hampir terluka di depannya.


"Kenapa tidak menyewa Rocky, dia benar-benar terlihat sangat profesional" Natan terlihat jelas kini mengagumi Rocky.


"Soal Rocky aku penasaran kenapa dia terlihat begitu tenang saat menghadapi keadaan seperti tadi, sebenarnya siapa Rocky? " Disa menjadi lebih penasaran atas Rocky, sebelumnya Disa sudah penasaran dengan pembawaan dingin Rocky dan sikap yang susah di dekati sekarang bertambah lagi gaya Rocky yang begitu badas membuat Letty penasaran.


Natan juga ikut berfikir, Rocky begitu tenang menghadapi hal kacau seperti tadi, Rocky juga pandai memakai komputer bahkan terlihat sangat ahli, Natan juga berfikir hal yang sama dengan Disa 'Rocky apa kau memiliki rahasia besar di balik identitasmu? ' Natan hanya bertanya dalam diam.


'Rocky apakah kau bukan hanya sekedar bartender! ' Perkataan itu muncul di dalam hati Letty.


Di sisi lain


Rocky dan Aleena sudah berada dalam mobil, Rocky melajukan mobilnya dengan kecepatan pelan, "Kau mau makan apa? " Tanya Rocky memecah keheningan.


"Baiklah aku mengerti" Rocky sudah memiliki banyak restoran yang menyajikan menu daging yang sangat lezat.


"Setelah makan bisakah kita memperbaiki ponselku? malam itu ponselku jatuh dan rusak" Aleena teringat pada handphone rusak miliknya.


"Kau membawanya? " Rocky merasa bersalah jika mengingat kejadian itu.


"Hmm, aku selalu membawanya, hanya saja selalu lupa untuk meminta mu membawaku memperbaiki nya" Ucap Aleena yang sedih dia tau Mama nya pasti khawatir padanya karena tidak menghubungi nya.


"Maafkan aku Aleena" Ucap lirih Rocky yang mendapat senyum dari Aleena

__ADS_1


"Ini juga salahku tidak langsung memberitahu mu om, haah memang komunikasi itu sangat lah penting" Aleena menganggukkan kepalanya.


Rocky sudah memarkirkan mobilnya ke arah restoran, Aleena ingin turun namun tiba-tiba tangannya di tahan oleh Rocky."Ada apa om? " Aleena sedikit terkejut begitu juga dengan jantungnya tiba-tiba tangannya di pegang oleh Rocky membuat Aleena tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.


"Katakan semuanya padaku" Ucapan Rocky itu begitu ambigu membuat Aleena bingung untuk menafsirkan nya.


"Maksudnya om? " Bukannya mendapatkan jawaban Rocky malah melepaskan tangan Aleena dan turun dari mobil meninggalkan Aleena "Hah dia malah pergi apasih maksud nya katakan apa? " Tanya Aleena bingung.


"Dia ini apakah bodoh, tidak bisa mengerti maksud ku" Gerutu Rocky, maksud Rocky mengatakan itu agar kedepannya Aleena bisa mengandalkan nya, tapi perkataan begitu tidak jelas siapa yang bisa menebak maksud hati Rocky.


"Om, tunggu" Aleena turun dari mobil dan berjalan cepat mengejar langkah kaki Rocky yang semakin menjauh "Kau tega sekali om membiarkan wanita cantik ini mengejar mu" Ucap Alena yang akhirnya bisa berjalan sejajar dengan Rocky. Entah mengapa setelah berjalan berdampingan dengan Rocky Aleena merasa sangat senang.


"Wah, menunya semuanya daging aku suka" Ucap Aleena yang segera memesan beberapa menu yang terlihat sangat lezat di gambarnya. Sedangkan Rocky hanya memesan satu menu saja.


Aleena terlihat sangat menantikan makanan yang dia tunggu jadi, dan saat makanannya di sajikan Aleena terlihat sangat bahagia matanya berbinar seakan ingin segera menyantap makanan yang baru saja di letakan oleh pelayan."Wow makanan nya sama persis seperti di gambar, selamat makan" Aleena bergegas memotong steak yang dia pesan, Rocky tiba-tiba tertawa kecil melihat tingkah Aleena.


Namun tiba-tiba Aleena menarik steak nya mendekat ke arahnya dan menatap Rocky "Jangan minta ini daging ku" Ucap Aleena yang seakan takut Rocky mencuri makanan mu.


"Dasar bocah" Rocky menggelengkan kepalanya dan segera menutup mulutnya dia lagi-lagi tersenyum wajahnya sedikit memerah 'Dia begini terlihat sangat imut' Rocky tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Aleena sampai ujung bibir Aleena terdapat saus yang tertinggi "Makannya pelan sedikit, jadi blepotan" Rocky mengambil tisu dan mengusap saus yang menempel itu.


Wajah Aleena memerah tiba-tiba di serang dengan perhatian Rocky jantung Aleena ingin melompat keluar "Te.. terimakasih" Aleena senang dengan perhatian Rocky.


Namun suasana romantis itu seketika lenyap saat pelayan membawakan makanan milik Rocky, makanan yang Rocky pesan terlihat enak membuat Aleena menatap kearah makanan itu.


Rocky yang menyadarinya langsung memotong daging steak miliknya dan menyuapi nya pada Aleena "Wah am" Aleena langsung saja melahap nya tanpa sadar.


Tiba-tiba kesadaran mereka kembali dan merasa suasana menjadi canggung ' Apa aku baru saja di suapi om Rocky? ' Tanya Aleena dalam hati dengan suasana berbunga-bunga.

__ADS_1


'Rocky kenapa kau menyuapi nya? ' Rocky merasa bingung dengan dirinya yang akhir akhir ini merasa ingin selalu dekat dan memperhatikan Aleena.


Pandangan orang yang melihat adegan romantis itu mengatakan "Mereka berdua sangat cocok" Perkataan itu terdengar di telinga Rocky dan Aleena membuat wajah keduanya kini sudah memerah bak tomat matang.


__ADS_2