
Rocky dan Aleena sudah sampai di Apartemen Rocky, Rocky segera membuka pintu. Aleena masuk dan menjatuhkan tubuhnya di atas sofa empuk itu.
Rocky menghela nafas, "Sebaiknya kau bersihkan dirimu dulu Aleena" Ucap Rocky yang berdiri di belakang sofa yang Aleena duduki.
Aleena mendongak ke arah Rocky dan tersenyum "Tidak mau " Ucap Aleena dengan mengedipkan mata.
"Ayo bersihkan dirimu du... " Kalimat Rocky terhenti saat perut Rocky berbunyi, dari kemarin Rocky melupakan untuk makan, seperti nya cacing di perutnya sudah tidak tahan dan mulai protes.
Aleena tertawa kecil mendengar suara perut Rocky "Om kau yang harus membersihkan diri, Om apa kau tidak makan dari kemarin,suara perutmu begitu kecang" Ledek Aleena.
"Benar" Aleena terkejut dengan jawaban Rocky dia hanya bercanda tapi ternyata itu kenyataannya, Aleena Bergegas berjalan ke dapur.
Rocky berjalan mengikuti Aleena, membuat Aleena melihat ke arah Rocky "Apa yang kau lakukan di sini om? " Aleena mulai mencari bahan masakan yang akan dia masak di dalam kulkas.
"Tentu saja membantu mu" Ucap Rocky yang mengambil sesuatu dalam lemari yang ada di belakang Aleena.
Aleena selesai mencuci dada ayam kemudian merebusnya, Aleena mengambil satu buah wortel dan mengiris nya, namun tiba-tiba dari belakang Rocky memakaikan celemek dan mengikatnya di pinggang Aleena, Aleena terkejut sekaligus merasa senang "Harus pakai ini kalau tidak baju mu kotor" Ucap Rocky dengan suara lirih, Aleena bahkan bisa merasakan hembusan nafas Rocky, Rocky sangat dekat di belakang nya membuat Aleena hampir susah bernafas.
'Tuhan lindungi jantungku' Gumam Aleena lirih dia benar-benar tidak bisa berkata lagi, Rocky begitu dingin namun juga begitu hangat membuat jantung Aleena harus berolahraga sangat keras.
"Te.. terimakasih om" Aleena segera menenangkan jantung nya dan mulai memotong wortel nya lagi.
"Apa yang sedang kau masak aku akan membantu" Udah Rocky.
__ADS_1
"Om kau lebih baik duduk saja, kau memenuhi dapur membuatku merasa sempit " Kelihatan Aleena, tentu saja itu hanya alasan jika Rocky terus berada di dekat Aleena seperti itu, aku rasa Aleena mungkin akan kehilangan kendali. "Sana duduk lah! cepat" Aleena mendorong Rocky, Rocky hanya bisa pasrah.
Lagi pula kaki dan tangan Rocky mulai gemetar karena kelaparan, dia melupakan makannya untuk menemukan Aleena.
Aleena segera menyelesaikan masakannya, Aleena berjalan membawa semangkuk soup, dan menaruhnya tepat di depan Rocky. "Cream soup ayam untuk mu om, kau harus makan ini dulu, kau harus makan yang lembut dan hangat agar lambung mu tidak bermasalah".
"Kau terlihat seperti dokter gizi" Ledek Rocky yang tidak menolak bau harum yang di timbulkan oleh masakan Aleena.
Aleena kembali ke dapur untuk memasak makanan yang lain, Aleena menyelesaikan masakan nya. Aleena bergabung dan ikut makan bersama Rocky.
Setelah selesai makan, Rocky bergegas mengambil piring kotor miliknya dan Aleena "Biar aku saja om" Ucap Aleena, namun Rocky menggelengkan kepalanya.
"Sekarang giliran ku kau duduklah" Rocky membawa semua piring kotor dan mencuci nya tapi Aleena tetap saja tidak bisa membiarkan Rocky bekerja sendiri, Aleena membantu membilas piring nya.
"Akhhhh..." teriak Aleena saat keran air itu tidak stabil, Rocky dengan cepat menutup keran itu dengan tangannya.
Sekarang mereka berdua terlihat basah kuyup "Habis basah" Ucap Aleena yang melepaskan celemek nya.
Rocky yang tidak sengaja melihat nya tiba-tiba Rocky tidak bisa menelan ludahnya karena sesuatu yang transparan terlihat bulat menggoda.
Aleena melihat Rocky terdiam kemudian memanggilnya "Om" Panggil Aleena yang membuat Rocky tersadar dan dengan reflek menutup matanya membuat Aleena bingung kemudian melihat ke bawah "Kyaa.. om kau mesum! " Teriak Aleena melemparkan celemek itu ke arah Rocky dan berlari pergi namun sisa air yang muncrat ke mana-mana membuat lantai menjadi licin dan Aleena terjatuh.
"Aauu, tunggu dulu tidak sakit! " Ucap Aleena yang saat terpeleset sudah memejamkan matanya dan pasrah. Aleena perlahan membuka matanya dan melihat Rocky yang ternyata menangkapnya.
__ADS_1
Rocky sedikit menunduk dan hampir saja Kepala nya berakhir di dada Aleena namun Aleena segera mendorong Rocky, dan pelan-pelan pergi.
Setelah kepergian Aleena Rocky menutupi wajahnya "Apa yang sedang ku pikir kan, Rocky sadarlah dia adikmu" Ucap Rocky yang merasa dirinya berhasrat saat melihat tubuh Aleena yang transparan karena air yang membasahi nya.
Sedangkan Aleena berlari masuk ke dalam kamar menutup pintunya, Aleena menyenderkan dirinya di balik pintu "Dia menatap ku, dia benar-benar menatap punyaku bukan, Om Rocky apakah dia, tidak-tidak mungkin dia tidak sengaja dia hanya terkejut sama seperti ku, Aleena sadarlah sadar, dia saja menganggap mu seorang adik dia tidak mungkin bernafsu dengan mu bukan" Aleena memukul pelanggan bergantian pipinya.
Aleena menyudahi prasangka nya dan membersihkan dirinya, agar bersih dan lebih tenang.
Rocky tidak langsung membersihkan dirinya, dia harus mengepel lantai dan mengeringkan nya agar Aleena atau dirinya tidak terjatuh.
Setelah selesai membersihkan lantainya, Rocky segera masuk ke dalam kamarnya dan membersihkan dirinya.
Di bawah guyuran Air tiba-tiba Rocky teringat kejadian tadi, teringat benda bulat yang tidak sengaja mengintip keluar di balik kain yang basah, sesuatu mulai terbangun namun langsung tidur kembali saat yang punya menyadarkan dirinya "Rocky apa yang kau pikirkan" Rocky merasa dirinya sudah gila, bahkan wanita yang duduk di bar nya memakai baju yang hampir tidak menutupi apa-apa namun dia sama sekali tidak berhasrat. Anehnya Rocky bisa terpikirkan benda milik Aleena yang tidak sengaja dia lihat " Rocky kau benar-benar gila" Ucap Rocky menyadarkan dirinya dan mulai membersihkan dirinya.
Aleena yang terlebih dulu selesai, Aleena sudah duduk dan menonton TV dengan cemilan di tangannya. Rocky keluar dengan celana pendek dan menggunakan kaus biasa membuat Aleena terkejut "Om kau tidak berangkat kerja? " Tanya Aleena pada Rocky.
"Tidak, aku lelah dan lagi aku juga sudah bolos kemarin itu tidak akan mudah bagiku" Jawab Rocky yang ikut duduk di samping Aleena.
Aleena merasa bersalah mungkin karena voice note nya membuat Rocky bolos kerja "Om biar aku bantu jelaskan pada bos mu" Ucap Aleena yang ingin beranjak pergi.
"Kau mau kemana? "
"Menemani mu untuk menjelaskan kepada bos mu kenapa kau pergi saat bekerja"
__ADS_1
"Tidak perlu, biarku jelaskan sendiri besok, kau tetap di sini" Ucap Rocky yang menahan Aleena, Aleena hanya mengikuti ucapan Rocky dan kembali duduk namun saat Aleena sudah duduk dengan nyaman tiba-tiba kepala Rocky berbaring di paha Aleena.
"Sebentar saja, tidak apakan? " Ucap Rocky yang benar-benar terlihat tidak seperti biasanya begitu manja dan tidak dingin, membuat Aleena semakin tidak bisa untuk tidak memandang Rocky, Aleena mengangguk menatap Rocky, perlahan Rocky memejamkan matanya, seperti nya Rocky sangat lelah dan butuh casger untuk mengecas kehidupan nya.