
"Hmm, benar " Ucap Arion yang ikut duduk, tak lama pelayan masuk dengan minuman alkohol terbaik di sajikan di atas meja, namun Rocky sedikit bingung saat pelayan itu menyiapkan empat gelas di depannya.
"Apakah ada orang lain selain kita yang akan datang? " Tanya Rocky.
"Siapa yang tau" Arion sedikit mengangkat bahunya sengaja membuat ekspresi datar untuk membingungkan Rocky.
"Terserahlah, mumpung di sini aku akan menikmatinya" Ucap Rocky sembari menuang minuman yang sejak tadi menarik perhatian matanya.
Arion yang tak tau malu ikut menadahkan gelas miliknya tentu saja agar ikut di tuangkan minuman ke dalam gelasnya Rocky yang peka tentu saja mengambil inisiatif untuk menuangkannya.
"Akh, sudah lama sekali tidak menikmati minuman langka seperti ini" Ucap Rocky
"Tentu saja apa kau pikir menjadi bartender bisa menikmati minuman langka seperti ini, jika bukan aku bos mu tentu kau tidak merasakannya" Ucap sombong Arion yang membuat Rocky hanya bisa mengangguk tak berdaya.
"Nah Rocky apa kau masih ingat syarat yang aku berikan waktu itu" Ucap Arion.
"Tentu saja aku ingat tapi aku akan kembali ke keluarga mars setelah aku berhasil menikahi adik mu tidak masalah bukan" Jawab enteng Rocky
"Terserah kau saja, aku hanya ingin kau menepati janji mu" Ucap Arion.
Mereka berdua bernostalgia bersama sampai akhirnya pintu terbuka seseorang masuk membuat Rocky terkejut "Kenapa kau bisa ada di sini? " Tanya Rocky.
"Ha tidak ada hanya dia seorang" Ucap orang lain lagi yang berada di belakang seseorang yang di ajak bicara Rocky.
"Kalian semua? " Ucap Rocky yang langsung berdiri mereka bergantian memeluk Rocky.
"Aku dengar kau mengencani adik ku" Ucap Aric ya tentu saja salah satu dari mereka adalah Aric saudara kembar Arion.
"Hei kakak ipar" Canda Rocky dengan Aric yang langsung mendapat pukulan di kepalanya dari Aric.
"Benar-benar geli mendengar nya aku tidak terbiasa " Ucap Aric
__ADS_1
"Sepertinya kau harus terbiasa kakak ipar kedua benarkan kakak ipar pertama " Goda Rocky juga kepada Arion yang mendapat tatapan tajam dari Arion membuat seisi ruangan tertawa pecah sampai Rocky melihat seseorang menghapus air di wajahnya.
"Kau menangis? " Tanya Rocky
"Hah! tidak mungkin hanya melihat istriku melahirkan yang mampu membuatku menangis " Ucap Dion, ya orang yang di ajak berbicara Rocky adalah Dion sahabat Rocky sekaligus mantan asisten Arion.
"Kau benar-benar sudah menjadi seorang ayah sekarang" Tanya Rocky
"Tentu saja aku tidak menjadi bujang tua seperti kau benarkan kakak ipar" Ucap Dion pada seorang laki-laki yang berdiri gagah di sampingnya.
"Diam kau! " Ucapan Dion membuat Rocky terkejut.
"Tunggu dulu, kakak ipar Dion apakah kau menikahi Rania" Tanya Rocky penasaran.
"Ha aku menikahinya dengan penuh perjuangan" Ucap Dion dengan penuh rasa bangga.
"Hahaha kau hebat bisa mengalahkan seorang sister kompleks seperti Rafael, hahaha Rafael aku jadi penasaran bagaimana dia menaklukkan mu " Ucap Rocky
"Maaf saja kakak ipar kelicikan ini aku dapat dari kedua rubah tua yang pernah menjadi bos mu " Ucap Dion.
"Sialan siapa yang rubah tua" Ucap Rocky dan Arion berbarengan membuat semua orang di sana tertawa.
Mereka terus membicarakan masa lalu dan masa sekarang membuat suasana di sana terasa benar-benar seperti reuni akbar antar rekan seperjuangan.
*******
"Tentu saja hanya saja Mama minta satu hal pada Aleena" Ucap nyonya Tiara dengan menatap tepat di mata Aleena.
"Apa itu ma? " Tanya Aleena yang ikut menatap ke arah mata sang mama
"Kau harus berjanji selesaikan study mu dulu baru menikah dengan Rocky, hanya kau yang tertarik menjadi dokter mama tentu saja tidak bisa melihat kau melepaskan keinginan mu itu" Ucap Tiara membuat Aleena tersenyum
__ADS_1
"Mama jangan khawatir Aleena berjanji tentang itu, Aleena akan menjadi dokter yang hebat seperti mama dan juga nenek " Ucap Aleena mantap.
"Bagus kalau begitu mama akan merestui kalian selama kau menepati janji mu"
"Janji mama" Ucap Aleena menautkan jari kelingking nya dengan jari kelingking mamanya, membuat Tiara tak henti melebarkan bibirnya dengan tingkah anak perempuan nya itu.
"Malam sudah semakin dingin lebih baik kita masuk dan pergi tidur" Ucap mama Tiara.
"Hmm ayo, mama juga pasti sudah kedinginan ayo masuk, biar Aleena yang membawa cangkirnya" Ucap Aleena mengambil dua cangkir bekas coklat panas tadi.
"Hmm ayo" Ucap Mama Tiara.
Mereka berdua akhirnya masuk, Aleena menyuruh mamanya segera masuk ke kamarnya sedangkan Aleena pergi ke dapur dulu untuk membersihkan cangkir bekas dia dan mamanya minum.
Setelah mencuci Aleena mengelap tangannya dan segera masuk ke dalam kamar, Aleena merebahkan tubuh nya dan menatap langit-langit kamarnya namun tiba-tiba Rocky melintas ke dalam pikiran nya membuat Aleena mengambil handphone nya dan melihat nya tapi Aleena terlihat kecewa tidak ada pesan apapun dari Rocky "Huh, kemana kak Arion membawa om Rocky apakah dia dalam kesulitan" Ucap Aleena kepada dirinya sendiri yang merasa cemas.
Aleena menaruh kembali handphone nya namun beberapa detik dia mengambilnya lagi, dia membuka kontak kekasihnya di handphone nya, Aleena mencoba mengetik untuk menanyakan keberadaan Rocky namun dia mengurungkan niatnya dia menghapus pesan yang belum di kirim itu, "Hah tunggu aku tidak mau terlihat posesif, tapi aku khawatir kenapa dia tidak memberikan kabar om Rocky kau ini benar-benar menyebalkan" Ucap Aleena yang akhirnya menaruh handphone mengurungkan niatnya untuk menanyakan keberadaan Rocky.
Aleena merasa kesal tidak di hubungi pacarnya yang pergi keluar, handphone Aleena tiba-tiba berbunyi sebuah bunyi pesan membuat Aleena tersenyum lebar namun saat Aleena melihat nya ternyata hanya pesan dari operator Aleena benar-benar kesal dan membanting hpnya di kasur empuk miliknya.
"Ck operator sialan " Ucap Aleena yang benar-benar merasa gusar dia bahkan menenggelamkan wajahnya di bantal empuk miliknya sembari memukul-mukul kasur empuknya.
"Apa dia benar-benar tidak akan memberikan pesan pada ku, om kau pacar yang tidak peka kau bersenang-senang dengan kakak ku tanpa memberikan kabar" Ucap Aleena yang entah mengapa merasa dirinya merindukan Rocky meski baru di tinggal berapa jam.
"Huh sudahlah aku tidur saja" Ucap Aleena yang mencoba menutup matanya namun tidak bisa tangannya kembali mengambil handphonenya dan Aleena terus menggerutu sampai akhirnya handphone Aleena kembali berbunyi dan menyala saat itu Aleena langsung membaca nama yang tertera di layar handphone nya pesan yang di tunggu tunggu dari tadi yaitu Rocky.
📱Sayang tidurlah aku akan kembali larut, Dion Rafael dan kak Aric kembali kami akan minum bersama, tapi jangan khawatir kami semua adalah laki-laki setia tidak akan ada wanita di sini jadi jangan berfikir yang tidak-tidak ya
Isi pesan dari Rocky membuat Aleena senyum senyum sendiri "Huh siapa yang khawatir tentang itu lagi pula tidak ada yang mau dengamu selain aku om mesum, menyebalkan" Aleena berbicara sendiri sengaja tidak membalas pesan Rocky.
📱Good night sayangku aku mencintaimu
__ADS_1
Rocky mengirim pesan lagi membuat Aleena tambah melebarkan senyumnya sampai handphone Aleena berbunyi lagi dan terlihat Rocky mengirim foto selfie nya dengan tangan melambangkan hati membuat hati Aleena merasa berbunga-bunga dan tersenyum sumringah "Dasar" Gerutunya Aleena namun dia tersenyum dan memeluk handphone nya.