
Disa sudah masuk ke dalam mobil di ikuti dengan Letty yang ikut masuk ke dalam mobil, Disa menyenderkan tubuhnya dan menghela nafasnya panjang.
Letty mengusap lembut bahu Disa "Kau pasti benar-benar lelah haruskah kita pergi ke tempat yang menyenangkan" Ucap Letty mencoba menghibur Disa.
Disa tersenyum sebentar menatap sahabatnya itu dan kemudian memeluknya "Aku rasanya ingin hidup tanpa di kelilingi laki-laki mereka semua tidak ada yang baik terhadapku" Ucap Disa yang sembari memeluk Letty.
"Jangan bicara begitu paman Albert bukannya sangat baik "
"Hmmm tapi dia mengkhianati mama aku pikir dia akan melajang sampai tua" Ucap Disa yang teringat saat pertama kali papanya pulang dan membawa ibunya yang saat ini dengan bonus seorang kakak.
"Hei jangan bicara begitu paman tidak mengkhianati mama mu, mamamu sudah ada di surga aku pikir paman masih muda wajar saja jika dia menikah lagi bukan dan mamamu yang sekarang juga sangat baik kan" Ucap Letty masih mencoba menenangkan Disa.
"Ha dia sangat baik hanya saja" Disa terdiam. Letty mengerti kemana arah pembicaraan Disa saat ini.
"Sudahlah masalalu sudah berlalu kau tak perlu melihatnya, kau juga sudah melupakan cinta monyet mu itu bukan" Ucap Letty yang membuat Disa terdiam Letty menjadi curiga "Apakah itu belum selesai" Ucap Letty lagi.
Disa melepaskan pelukannya dengan Letty "Itu sudah selesai hanya saja banyak yang masih mempertanyakan cinta monyet itu" Ucap Disa yang kesal dengan apa yang selalu terjadi saat dia bersama dengan kakaknya.
Banyak orang yang selalu mengejek atau mencemoohnya dan kakaknya tidak pernah bereaksi dan itu adalah salah satu alasan yang membuat Disa menjauh dari keluarganya dia tidak ingin tersiksa dengan keadaan yang ada.
"Sudahlah lupakan semuanya, sekarang mereka tidak akan mempertanyakan nya lagi dia sudah membantumu hari ini aku yakin semua mengira dia kekasihmu dan kau sudah move dari masa lalu yang bahkan tidak pernah kau mulai" Ucap Letty.
Disa terdiam untuk sepersekian detik dia tersenyum namun hanya bertahan sebentar "Dia juga tidak ada bedanya, jangan bahas lagi seperti nya mood ku akan hancur"
"Baiklah-baiklah sebelum mood mu hancur lebih baik kita pergi , Berangkat" Ucap Letty yang mulai melajukan mobilnya.
*****
Rocky dan Aleena sudah berada di dalam mobil mereka hampir sampai di kediaman Wiguna.
Rocky memarkirkan mobilnya dan segera turun lalu membantu membukakan pintu untuk Aleena.
Sedangkan Natan kini sedang berada di diskusi yang serius.
"Papi apakah papi yakin langsung membawanya ke kantor, bukankah lebih baik mengenalkan dia ke markas terlebih dahulu" Tanya Aric.
"Itu hal mudah dia akan ke sana setelah pergi ke kantor bukankah sama saja" Ucap Kenzo
"Paman katakan sesuatu apakah papi benar-benar mengerti tentang orang baru" Ucap Aric.
__ADS_1
"Sebenarnya saya setuju dengan ucapan tuan Aric menurut saya lebih baik membawanya ke pertemuan anggota black Drago terlebih dahulu"
"Heh jadi kalian ingin menentang ucapanku! " Tatap Kenzo dengan tatapan yang serius membuat mereka berdua terdiam.
Sampai akhirnya bell berbunyi
Fiona dengan cepat membukakan pintu nya "Aleena, Aleena kau kembali" Fiona memeluk Aleena.
"Kak Fiona apa yang terjadi kau bertambah cantik saja" Ucap Aleena memuji sembari menyambut hangat pelukan Fiona.
"Dasar, masih pandai memuji rupanya gadis nakal ku hemmm" Fiona mencubit pipi Aleena.
"Kak Fio hentikan aku bukan anak kecil lagi huh" Ucap Aleena kesal mencoba melepaskan tangan Fiona.
Namun tangan Fiona terlepas saat melihat sosok yang berada di belakang Aleena, dia akhirnya bisa melihat Rocky "Ternyata kau benar-benar kembali kak Rocky"
"Hmm ya begitu" Ucap Rocky canggung dan agak sedikit malu.
"Hahaha, ayo masuk kalian berdua ada perlu apa ke sini? " Ucap Fiona mempersilahkan masuk.
"Kami ingin menemui Natan apa dia ada di sini" Tanya Aleena.
"Tentu saja dia adalah teman om Rocky oh tidak maksudnya teman kami" Ucap Aleena tersenyum memperlihatkan barisan giginya yang rapih.
"Oh baiklah jadi Alister menemukannya dia di sekitar kalian"
"Benar, sayang sekali aku di dahului oleh kak Alister jika tidak mungkin aku yang akan membawa Natan ke papa dan menjadikannya sebagai anggota Kraken" Ucap Aleena.
"Sayang sekali, Natan lebih cocok menjadi family black Drago" Ucap Fiona terlihat bangga.
"Sudah jangan merebutkan nya jika dia mendengarnya aku rasa dia akan besar kepala" Ucap Rocky jengah.
"Haha kau benar om, jadi kak Fiona di mana kak Natan"
"Dia ada di taman belakang bersama papi dan suamiku" Ucap Fiona
"Baiklah kami akan segera ke sana" Ucap Aleena.
Mereka berdua segera berjalan ke taman belakang untuk menemui Natan namun saat mereka datang suasananya terasa tegang "Paman Kenzo" Teriakan Aleena itu seketika membuat cair suasana wajah kenzo yang tadinya serius seketika berubah.
__ADS_1
"Keponakan paman, kau sudah pulang " Ucap Kenzo yang menyambut hangat ke datangan Aleena.
"Ya paman pulang tapi hanya sebentar " Ucap Aleena.
Kenzo melihat ke arah Rocky "Kau akhirnya benar-benar kembali Rocky" Ucapan kenzo membuat Rocky tertawa.
"Paman kau dan putrimu benar-benar kompak" Ucap Rocky tertawa.
"Haha tentu saja" Ucap kenzo dengan wajah yang begitu bangga.
"Kak Natan apa kau baik-baik saja, apa kau betah " Ucap aleena saat melihat Natan diam saja
"Ahaha aku baik-baik saja" Ucap Natan
"Syukurlah jika kau merasa tidak sanggup kau bisa pulang bersama ku sebentar lagi kami mungkin akan kembali" Ucap Rocky.
Natan seketika langsung menjawab "Tidak aku akan tetap tinggal sampai akhir menjadi layak, kau tau ada janji yang harus aku penuhi" Ucap Natan
"Semangat kak Natan, jadi apakah hari ini kak Natan akan resmi menjadi anggota black Drago? " Tanya aleena yang membuat semua orang diam
"Soal itu, aleena bagaimana menurutmu haruskan Natan ke kantor atau ke markas terlebih dahulu" Tanya Aric sengaja
"Hmm menurutku lebih baik ke markas dulu, memperkenalkan kak Natan dengan lingkungan baru melatih fisiknya dulu, paman apakah kak Natan juga harus mempelajari soal pekerjaan kantor aku pikir dia hanya akan menjadi bodyguard" Tanya aleena.
Cukup lama sampai Aleena selesai bicara baru ada yang bersuara "Em nona sebenarnya Natan akan menjadi pengganti ku jadi belajar soal bisnis itu juga kewajiban nya" Ucap ragu-ragu Robby.
"Ah begitu, itu bagus untuk kak Natan belajar bisnis dan beladiri kak Natan kau pasti akan sangat sibuk semangat ya, kalau begitu kalian kembali mengobrol aku akan menemui tante Tina,bye bye paman" Ucap Aleena
"Baiklah temui tante mu dia tentu merindukan mu" Ucapan Kenzo mendapatkan senyuman dari aleena.
Aleena berjalan ke dapur untuk mencari tante nya itu "Tante Tina" Teriak aleena dan memeluk Tina.
"Aleena kau datang"
"Iya tante, aku datang menemui kalian dan juga kak Natan"
"Natan, apa kau mengenalnya"
"Tentu, dia adalah teman om Rocky, oh iya tante aku dengar kak Natan akan menggantikan tugas paman Robby apakah benar"
__ADS_1
"Sebenarnya tidak hanya itu aleena tapi..