
Alister mengambil note yang di lempar jatuh tepat di bawahnya Alister membaca Note yang Arion tulis dan mampu membuatnya tidak bisa bernafas sejenak karena melihat tatapan tajam Rocky yang seakan-akan ingin Mencabik-cabik nya. "Ini tidak-" Belum selesai berkata satu bogeman mendarat di pipi Alister.
"Kak Rocky apa yang kau lakukan! " Aleena segera menarik Rocky, hal yang sama sebenarnya ingin Erlan lakukan namun sudah keduluan oleh Rocky.
Bagaimanapun Erlan kesal, Alister sudah membawa Adiknya pergi kemana yang dia suka, di dalam pikiran Erlan Alister sudah menerima permintaan papanya untuk di jodohkan dengan Elin, namun kenapa di note itu tertulis bahwa Alister akan melanjutkan pertunangan masa kecilnya yang tertunda.
"Tunggu dulu Rocky aku bisa menjelaskan ini, ini aku tidak tau mena-" Satu bogeman berhasil mendarat dengan sempurna di pipi Alister lagi, sepertinya Rocky sangat marah saat membaca note yang Arion tuliskan.
"Kau masih bilang tidak tau menau! apa kau pikir aku ini tidak bisa membaca hah! kau bajing*n sialan! " Umpatan demi umpatan keluar dari mulut Rocky.
"Ak.. aku benar-benar tidak tau, Rocky kau jangan salah paham" Rocky kali ini ingin memberikan pukulannya namun di tahan oleh Alister dan melemparkan tangan Rocky, namun kaki Rocky berhasil. menendang Alister dengan sempurna sehingga Alister terjatuh karena tidak siap dengan tendangan mendadak yang Rocky lakukan.
"Kak Alister" Teriak Aleena yang segera menghampiri Alister, sedangkan mata Elin tidak bisa lepas dari Alister dia ingin membantu namun kalah cepat oleh Aleena.
Erlan sedikit terkejut melihat gerakan Rocky yang sangat cekatan, bisa melihat kalau Alister tidak waspada dan segera memberikan tendangannya, tendangan Rocky terlihat ringan namun mampu membuat Alister yang memiliki badan proposional itu terjatuh.
"Kak Rocky hentikan! jangan sakiti kak Alister lagi! berhenti! " Teriak Aleena, teriakan Aleena itu bukan meredam Amarah Rocky justru membuat Rocky semakin tersulut karena Aleena dengan terang-terangan membalas Alister.
"Berdiri kau Alister jangan jadi pecundang berdiri di belakang seorang wanita! " Ucap Rocky.
Ucapan Rocky itu tentu saja tidak bisa di tanggapi diam oleh Alister, ucapan itu sudah melukai harga diri Alister sebagai seorang laki-laki sejati yang tidak pernah berlindung di bawah wanita.
"Jika itu mau mu, akan aku temani kau bermain! " Alister bangun.
"Kak Alister jangan ladeni kak Rocky" Ucap Aleena mengingatkan Alister.
"Biarkan saja biar dia puas! aku tidak masalah untuk sedikit melukainya yang sudah banyak omong itu" Ucap Alister.
"Berisik! kau yang banyak omong! " Ucap Rocky tak Terima mereka berdua bersiap untuk saling sedang namun Aleena berteriak cukup kencang.
__ADS_1
"Hentikan! apa kalian tidak malu! kalian bukan Anak SD lagi jika kalian meneruskan ini, aku akan pergi dari sini dan tidak ingin menemui kalian berdua! " Ancaman Aleena itu mampu membuat Alister dan Rocky menurunkan tangannya yang sudah bersiap untuk saling bertarung.
"Kau melarang ku melukainya apa berarti kau menerima isi dalam note Arion? " Menatap Aleena dengan tatapan penuh harap, Rocky ingin Aleena menolak tulisan konyol Arion itu.
Aleena terdiam dia mengingat kembali note Arion.
Isi note Arion:
Alister selamat sesuai janjiku jika kau menemukan Aleena kau boleh memasangkan cincin ini ke tangan adik ku dan kau boleh melanjutkan pertunangan masa kecilnya yang tertunda, saat cincin itu melingkar di jari Aleena kau sudah resmi menjadi tunangannya! jaga dia dan jangan sakiti!
Itulah isi note yang Arion tuliskan, bagaimana Rocky tidak marah dan mau mendengar penjelasan Alister jika Arion telah jelas-jelas memberikan selamat, setahun Rocky tidak bisanya Arion memberikan selamat, terimakasih dan maaf jadi Rocky sangat mempercayai note itu bahkan Rocky melupakan sangat penguasa sombong itu adalah seorang yang cerdik dan licik.
Arion seperti nya sudah menebak apa yang di alami oleh adiknya, yaitu kesulitan untuk membuat Rocky melepaskan belenggu masa lalunya.
Jadi atas usulan saudara kembarnya Aric Arion memutuskan untuk membantu Aleena, dengan membuat situasi Rocky akan kehilangan wanita untuk kedua kali dalam hidupnya akankah Rocky memilih wanita yang sudah tidak ada atau akan memperjuangkan adiknya, itu juga akan menjadi pertimbangan bagi kakak kembar Aleena itu untuk merestui Rocky atau tidak.
"Kau tidak menjawab ku! jawab! " Rocky sangat tidak sabar dengan Aleena yang hanya diam saja.
"Lepaskan! jangan teruskan! " Ucap Rocky yang tidak membuat Aleena berhenti dan cincin itu sudah terpasang sempurna di jari tangan Alister.
"Sudah puas! ini yang kau mau kan kak, sekarang jangan pukul kak Alister lagi" Aleena menarik Alister keluar dari apartemen meninggalkan Erlan, Elin dan Rocky.
Mereka bertiga masih sok sampai tidak bisa berkata dan bertindak lagi, apalagi Rocky dia sudah terduduk lemas.
Sedangkan Erlan dan Elin memilih pergi dan terdiam di mobil Erlan, Elin menatap Erlan Erlan pun menatap Elin " Kak? apa kau baik-baik saja? " Tanya Elin yang melihat kakaknya terlihat sedih dan murung.
"Tenang saja jangan khawatir kakak baik-baik saja" Erlan menepuk kepala Elin dak tidak ingin adiknya itu khawatir atau cemas tehadap nya.
"kakak tidak bohong kan? " Ucap Elin
__ADS_1
"Tidak, lagi pula untuk apa aku bersedih" Ucap Erlan dengan senyum di wajah nya.
"Itu Aleena dan tu.. tuan Alister-" Elin tidak bisa melanjutkan kata-kata nya.
Erlan menepuk pucuk kepala Elin lagi "Mereka kenapa? hanya tunangan saja belum resmi juga jangan khawatir tuan Alister akan tetap jadi milik mu" Ucap Erlan yang membuat pipi Elin memerah.
"Ap.. apa yang kau katakan kak? " Elin merasa malu
"Jangan menutupinya kakak tau kau tertarik padanya bukan? "
"Tidak kakak jangan sembarangan" Ucap elin malu-malu.
"Sudahlah kakak akan selidiki tuan Alister itu, jika dia pantas kakak mu ini yang akan memberimu restu untuk kalian" Canda Erlan.
"Kakak dia itu tunangan nya Aleena"
"Baru tunangan saja belum menikah jangan khawatir" Sebenarnya kata-kata yang Erlan ucapkan adalah kata-kata untuk nya sendiri.
Di sisi lain, Alister dan Aleena berada di dalam taksi "Aleena kau sudah gila? kenapa kau malah memasangkan cincin ini, kau lihat betapa marahnya Rocky bukan"
"Biarkan saja kak"
"Aleena aku tau kau sangat menyukai Rocky tapi kenapa kau malah melakukan ini? " Tanya Alister sembari melepaskan cincin di tangannya.
Aleena menahan tangan Alister "Jangan di lepaskan kak, sebenarnya kak Arion yang memintaku melakukan ini"
"Kak Arion? "
"Dia memberikan ku sebuah rencana" Ucap Aleena
__ADS_1
"Rencana? rencana apa? " Tanya Alister penasaran.