
Alister dan Natan sudah berada di bandara Natan sudah tidak sabar untuk kembali padahal Alister sudah memiliki tiket untuk penerbangan besok dan pada akhirnya tiketnya hangus mereka kembali dengan pesawat pribadi milik sang papi.
Natan terus menatap foto Letty yang ada di handphone nya Natan dengan sengaja tidak mengatakan pada Letty kalau dia akan kembali, Natan ingin memberikan kejutan kepada Letty, Natan terus tersenyum membayangkan wajah terkejut kekasihnya saat melihat kedatangannya.
Malam semakin larut rasa bahagia membuat Natan lebih rileks dan mulai merasa mengantuk dan pada akhirnya dia memejamkan matanya dan tertidur.
****
Rocky tengah sibuk bekerja seperti biasa dia tetap menjadikan dirinya bartender dingin pujaan banyak wanita, semua orang tau dia yang menjalankan bar itu tapi dia tidak pernah meninggalkan profesi kesukaan nya.
Tak lama tiga wanita cantik langsung duduk tepat di meja baru yang di kuasai oleh Rocky, Rocky memasang muka marah saat wanita cantik itu tersenyum padanya, Rocky menghela nafasnya dan mendekat ke arah wanita itu "Ale apa yang kau lakukan di sini! " Menatap tajam kekasihnya yang masih tersenyum manis itu "Kenapa diam saja, harusnya kau langsung pulang setelah kuliah kenapa harus kesini hah, apa aku terlalu lembut padamu " Ucap Rocky yang terlihat sangat marah itu.
Namun Aleena masih dengan senyum manisnya dan menarik Rocky dan berbisik "Karena aku merindukan mu om" Suara lembut yang berbisik di telinga Rocky itu mampu memadamkan amarah Rocky dengan sekejap, wajah yang tadinya merah karena marah kini berubah menjadi merah tersipu karena serangan tiba-tiba dari Aleena.
Rocky tidak bisa marah karena itu tapi dia tidak mau Aleena tau kalau dia tersipu karena ucapannya alhasil Rocky langsung berbalik dan membuatkan tiga Koktail untuk tiga wanita di depannya "Setelah habis ini kalian langsung pulang" Ucap Rocky mencoba tidak salah tingkah.
"Baik om" Aleena mengedipkan matanya dengan sengaja membuat Rocky merasa ingin melahap Aleena sekarang juga.
Rocky mendekati Aleena dan menarik dagu Aleena lembut dan mendekatkan wajahnya pada pipinya "Jangan memancing ku sayang atau aku akan melahap mu huuh" Rocky meniup lembut telinga Aleena membuat Aleena bergidik ngeri dan mencoba menelan ludahnya yang terasa sangat berat. Melihat wajah Aleena yang memerah karena tersipu itu membuat Rocky sangat puas melihatnya.
"Aku tidak mau pulang, aku akan minum banyak malam ini" Ucap Letty yang telah habis meneguk Koktail miliknya.
"Kak Letty kenapa kau hari ini terlihat lebih kesal dari biasanya" Ucap Elin yang duduk di sampingnya.
"Ahhhh kkkk ini semua gara-gara pacarmu itu! aku ingin ikut melihat Natan bahkan aku sudah menawarkan untuk membayarkan tiket untuk nya tapi sialnya dia benar-benar mengabaikan ku" Ucap Letty kesal dan mengetuk-ngetuk gelas ke meja di depan nya.
__ADS_1
"Jangan mabuk di tempat ku" Ucap dingin Rocky sembari menuang minuman alkohol yang paling rendah.
"Kenapa harus sesial ini, aku hanya ingin bertemu dengannya" Ucap Letty sembari minum lagi.
"Kak Letty mungkin kak Alister punya alasan sendiri kenapa tidak mengajak kakak" Ucap. Elin yang sudah tau kalau besok mungkin kekasihnya itu akan kembali dengan Natan.
"Benar itu kak Letty, jangan khawatir" Ucap Aleena.
"Kalian ini kenapa mendukungnya aku ini hanya rindu, apakah salah aku hanya ingin bertemu sebentar saja dengannya " Ucap Letty yang kesal pada mereka yang tidak membiarkan dia minum, Letty ingin berdiri dan kembali ke barnya untuk minum namun seketika Elin menarik Letty dan melihat ke arah Aleena dan menggelengkan kepalanya.
"Baiklah kak Letty kau minum saja di sini, ada kami yang menjagamu jika kau minum di baru kau sendirian dan tidak ada yang menjagamu benarkan Aleena" Ucapan Letty itu membuat Aleena segera mengangguk.
"Tidak perlu aku akan minum sepuas ku di sana" Ucap Letty.
"Jangan-jangan kak Letty jika kau mabuk di bar mu mereka pasti akan menghubungi kak Disa, kak disa sedang hamil besar akan kasian jika dia harus menemui kakak di sana." Ucap Elin membujuk Letty, Letty yang mendengar ucapan Elin itu akhirnya duduk kembali dia tidak mau merepotkan sahabatnya yang akan segera menjadi ibu itu.
"Baiklah kak aku akan menemanimu kali ini, aku juga mulai kesepian karena tidak ada kabar darinya seharian ini" Ucap Elin yang menghabiskan minuman di gelasnya.
"Ok kalau begitu aku iku.. " Ucapan Aleena terhenti saat pawangnya sudah menatap tajam ke arahnya membuatnya tidak bisa berkutik.
"Hahaha seperti nya kau akan jadi pembawa kami berdua Aleena" Ucap Elin tersenyum yang melihat Aleena terdiam seribu bahasa ketika melihat tatapan Rocky.
"Jangan harap kau selamat jika kau mabuk sa-ya-ng" Ucap Rocky sembari menuangkan minuman ke gelas Elin dan Letty.
Aleena hanya bisa menghela nafas dan meminum apa yang ada di gelasnya.
__ADS_1
Malam semakin larut Letty minum semakin banyak dan mulai mabuk sedangkan Elin sudah sedari tadi mulai kehilangan kesadaran nya dia jadi lebih berisik saat mabuk membuat Aleena tidak percaya orang yang biasanya tenang dan diam ternyata saat mabuk berat dia akan benar-benar menggila, Aleena sudah menarik beberapa kali Elin untuk duduk karena elin terus berdiri dan ingin berjoget.
"Jika kak Aliser tau aku bisa mati" Ucap aleena menarik Elin dan menyuruhnya duduk
"Hahaha kau sudah mabuk Elin jangan minum lagi" Ucap Letty yang terus minum namun sudah mulai meracau.
"Kau juga sudah mabuk, kalian berdua lebih baik segera pulang" Ucap Rocky yang mulai kasihan dengan kekasihnya yang sibuk mengurusi dua wanita yang sudah mabuk itu.
"Tidak mau" Ucap Elin dan Letty bersamaan bahkan Letty menyilang kan tangannya tanda dia tidak mau.
"Haruskah aku menelepon Disa dan Erlan" Ucap santai Rocky dengan berlagak mengambil handphone nya, dua nama itu mampu membuat Elin dan Letty menyerah.
"Apa kau bisa menyetir "
"Tidak masalah om berkat seseorang aku sama sekali tidak mabuk" Ucap Aleena menyindir Rocky.
"Itu bagus, aku akan membantu membawa mereka ke mobil" Ucap Rocky yang mendapat anggukan dari Aleena.
Aleena sekarang sudah berada di belakang kursi pengemudi dan bersiap untuk mengantar keduanya.
"Hati-hati saat mengemudi dan langsung pulang" Ucap Rocky yang tiba-tiba merasa khawatir Aleena menyetir sendiri dengan dua orang mabuk.
"Siap om" Ucap Aleena dengan memberi hormat.
"Ck! aku rasa aku harus ikut" Rocky akhirnya mengambil alih kursi pengemudi dan menyuruh Aleena duduk di sampingnya.
__ADS_1
Siang menyapa Letty memijat kepalanya yang terasa pusing dia merasa ada sesuatu yang memegang tangannya dan melihat ke arah sampingnya Letty mulai tertawa "Hahaha apa aku sudah gila, tidak mungkin dia ada di sini, hahaha halusinasi yang indah" Ucap Letty