
Aditya mendatangi apartemen Rere berharap Rere bersedia untuk makan malam berdua. tapi sudah 20 menit mengetuk dan membunyikan bel pintu tidak juga terbuka. Mencoba menghubungi Rere tidak ada jawaban.
Pada akhir nya Adit menghubungi asisten Riki untuk menanyakan nomor handphone Rere benar atau salah karena sulit menghubungi dan tidak ada balasa dari Rere. Asisten Riki sudah memastikan jika nomor yang di Terima sang bos sudah sesuai dengan milik Rere.
"kemana Renia" gerutu Aditya
Setelah lama munggu akhir nya dia pergi dari apartemen Rere menuju ke apartemen nya sendiri. Di tengah perjalanan terdengar suara hp berbunyi, sontak dia mengangkat tlp tanpa melihat siapa yang melakukan panggilan tlp untuk nya.
"Renia di mana kamu, aku sudah lama menunggu di depan.... " Adit mengira Rere yang menghubungi nya
"Siapa Renia Adit" suara pria paruh baya memotong pembicaraan. lalu aditya melihat layar handphone milik nya memastikan siapa yang menelpon.
"Papi, ada apa"
"kemari lah nak papi kangen, kamu lama tidak mendatangi papi mu ini"
Aditya terdiam sejenak tidak membalas perkataan papi.
" Adit sibuk pi mungkin minggu depan Adit akan mampir ke rumah papi" sahut Adit.
"Baik lah Papi tunggu ya nak, jangan sampai tidak datang minggu depan ya"
"ya papi" sahut singkat.
Mobil yang aditya bawa menepi ke sisi jalan. Nafas di hembuskan dengan kasar dan tangan menutupi wajah perlahan lalu pandangan nya di alihkan ke luar kaca mobil.
"Papa Rian, Adit kangen. meski papa bukan papa kandung Adit, tapi rasa sayang adit tidak pernah berubah, maafkan mama Sherly yang sudah berkhianat dan tidak jujur kepada Papa sampai keluarga kita hancur berantakan" tanpa terasa air mata Adit menetes mengingat papa yang sangat dia sayangi dan bangga kan ternyata tidak ada hubungan darah dengan diri nya.
Flashback
Pikiran Adit melayang ke masa lalu di mana mama sherly mengajak aditya untuk menginap di dalam hotel mewah di mana ada dua kamar yang saling terhubung. Aditya menempati satu kamar tersendiri dan mama sherly mendapatkan kamar terpisah tapi terhungung dengan pintu yang ada di samping tembok. Aditya mencoba bertanya kenapa mama membawa Adit ke hotel tapi tidak mendapatkan penjelasan apapun. Adit ingat mama sherly pergi pagi dan pulang malam saat aditya tidur telelap.
Setelah dua hari menginap di hotel Adit dan mama pulang saat kembali Adit mengetahui Rere sudah meninggalkan kota itu dan keluarga nya pindah ke kampung orang tua nya di jawab barat. hancur hati Aditya terlebih setelah keluarga aditya hancur karena mama sherly dan papa rian harus bercerai.
Setelah kepergian Adit dan mama ke Semarang baru aditya tahu jika perceraian kedua orang tua nya itu karena mama sherly berselingkuh dengan seorang pengusaha dari semarang, sebenarnya hubungan mereka sudah ada sebelum mama sherly menikah dengan papa rian.
Mama Sherly sebelumnya bekerja menjadi sekertaris di perusahaan PT Erlangga Nusantara Corporation dan menjalin hubungang dengan pemilik perusahaan tersebut yang bernama Aries, kedua nya saling mencintai tapi orang tua Aries tidak merestui hubungan kedua mereka dan Aries di jodoh kan dengan seorang wanita yang bernama Lisna seorang anak tunggal dari pengusaha di bidang properti yang juga sahabat dari Papi Aries atau kakek kandung Aditya.
Setelah perjodohan pernikahan pun di laksanakan Aries dan Lisna menikah tanpa penolakan karena Aries tidak bisa melawan orang tua nya, dengan perasaan yang sedih dan terluka pada saat itu mama sherly pergi ke jogjakarta dan bertemu dengan papa Rian hanya 3 minggu setelah perkenalan mereka menikah, karena papa rian sangat mencintai mama Sheryl dan pada saat itu mama sherly menyadari bahwa diri nya sedang berbadan dua tapi merahasiakan dari Papa Rian.
Sebelum menikah mama sherly hanya jujur jika dia sudah tidak perawan jika mau menikahi nya papa rian harus menerima itu, tapi tidak mengatakan jika diri nya sedang berbadan dua. lalu papa tidak mempermasalahkan nya karena memang rasa cinta yang sangat besar, dia juga tidak mengerti kenapa mama sherly begitu spesial di hati papa rian.
Dengan berjalan waktu mama sherly dapat melupakan dan mengikhlaskan cinta nya kepada Aries dan menjalani pernikahan dengan bahagia dengan lahir nya seorang putra yang sangat tampan yang bernama Aditya Putra Hermawan dan selang 3 tahun lahir anak kedua yang bernama Yudha Putra Hermawan tapi di usia 2 tahun yudha tutup usia karena sakit.
__ADS_1
Prahara besar terjadi di keluarga aditya saat Papa Rian melihat istri nya keluar dari hotel bersama seorang pria, dan keributan terjadi di sana, sampai akhir nya rahasia besar terbongkar jika Aditya bukan anak biologis Rian dan itu keluar dari mulut Aries yang terlebih dahulu melakukan Test DNA yang hasil nya 100% anak biologis Aries.
Sontak Papa Rian marah besar dan menjatuhkan talak tiga kepada mama sherly dan membuat mama sherly menangis histeris, dia tidak menyangka suami nya melihat perselingkuhan yang baru terjalin kembali selama 1 bulan.
Setelah perpisahan nya dengan Aries 16 tahun silam. saat menjalin hubungan dengan Aries, umur mama Sherly berusia 23 tahun bertemu kembali saat usia nya 38 tahun dan itu tidak merubah rasa cinta untuk Aries walaupun mama sherly juga mencintai suami nya.
Rasa bahagia bertemu dengan orang yang ada di masa lalu nya membuat mama sherly lupa akan status dan hubungan nya dengan sang suami. Perselingkuhan itu terjadi hampir 1 bulan sejak pertemuan tidak di sengaja di sebuah mall mereka bertemu dan akhir nya merusak mahligai rumah tangga mama sherly yang terlihat sangat harmonis.
Mama Sherly menangis histeris meminta untuk tidak di ceraikan dan meminta maaf dengan suami nya tapi kata talak telah terucap setelah itu. Papa Rian kalut dan meninggalkan pasangan selingkuh yang masih di hotel itu.
Dengan rasa sakit luar biasa papa Rian pergi. Sehari setelah nya Papa mendatangi pengacara dan mengajukan gugatan cerai dan memberitahukan kepada pengacara bahwa sudah ada talak tiga yang terucap.
Mama Sherly sudah memohon maaf dengan mendatangi kantor di mana papa Rian bekerja tapi tidak merubah keputusan, mereka akan tetap bercerai tapi Papa Rian menawarkan agar Aditya bisa tinggal bersama nya karena memang dari lahir sudah dia besar kan dan aditya adalah putra kesayangan nya sudah 16 tahun mereka bersama.
Tapi Mama Sherly menolak dan akan membawa Aditya pergi bersama nya ke semarang. Dengan kesedihan yang sangat besar hasil akhir perceraian pun terjadi.
Dan saat Aditya meninggal kota kenangan yang penuh cinta dan pergi mengikuti sang mama ke Semarang rahasia terbesar yang di tutupi sang mama terungkap Aditya mengetahui bahwa dia adalah keturunan Erlangga bukan Hermawan karena itu nama belakang dan kehidupan nya berubah.
Saat aditya pulang sekolah dia mengetuk pintu beberapa kali tapi mama tidak membuka pintu, cukup lama Aditya berdiri di depan rumah nya sampai jam 8 malam, akhir nya aditya nekat untuk mendobrak pintu rumah di bantu tetangga sekitar rumah mereka, karena tetangga juga curiga sejak pagi mama sherly tidak keluar dari rumah dan saat pintu sudah terbuka Aditya melihat sang mama sudah gantung diri. Aditya berteriak histeris dan menangis.
Aditya berlari untuk memeluk dan menolong sang mama tapi di cegah oleh tetangga mereka. Para tetangga membawa Aditya supaya tidak histeris sedangkan yang lain menelpon pihak polisi. setelah autopsi dan pemeriksaan selesai mama sherly di makam kan tidak jauh dari makam orang tua nya yang terlebih dahulu sudah berpulang ke Rahmatullah.
Aditya menangis histeris di makam sang ibu. ingin rasa nya menelpon papa Rian tapi Adit tahu jika papa Rian sudah pindah tidak lagi tinggal di kota itu, sebelum pergi Papa Rian menemui Aditya dan mengajak untuk tinggal bersama nya tapi di larang dan di tolak mama sherly padahal Aditya menginginkan pergi bersama papa yang ternyata adalah papa tiri nya itu.
Pada saat itu Papa Rian memberitahu kan bahwa kantor tempat nya bekerja memutasi beliau ke Kalimantan tepat nya di balikpapan. Setelah kajadian itu Aditya tidak pernah bertemu atau mengetahui lagi kabar sang papa yang di ketahui ternyata ayah tiri nya itu. jadi saat sang mama pergi untuk selama nya Aditya tidak dapat menghubungi papa nya dan meminta untuk menjemput nya.
"ikhlaskan ya nak, mama sudah tenang di alam sana, doakan mama semoga mama bisa di tempat kan di sisi ALLAH" ucap pria itu
Aditya menoleh dan menatap tajam ke arah pria itu yang dia tahu bahwa pria itu adalah papa kandung nya yang sudah meninggalkan mama saat hamil dan menikahi wanita lain.
Dan setelah sekian lama nya menghilang dia datang dan merusak keluarga nya yang bahagia. kini mama nya sudah pergi untuk selama nya dan papa Rian pergi entah kemana meninggalkan luka yang sangat dalam untuk Aditya.
"Untuk apa anda kemari" Tatapan tajam mengarah ke sosok pria yang ternyata ayah kandung nya itu.
"Aditya Aku Papa mu nak, Pulang lah bersama papa, jangan sedih dan sekarang kamu tidak sendiri nak. Ada Papa"
"Pergi dari sini Anda bukan papa ku" Teriak Aditya
"Maafkan Papa sayang, jangan benci Papa" Peluk Aries.
"Lepaskan... Anda bukan papa ku, Papa ku hanya Rian bukan anda aku tidak kenal dengan anda. Pergi" Teriak Histeris Aditya terdengar dan mengamuk.
Sedang Aries tidak melepaskan pelukan untuk sang anak, buah hati nya bersama wanita yang sangat di cintai itu dan tidak dapat aries lupakan.
__ADS_1
"Anda Pengecut, kenapa tidak menikah dengan mama saat mama mengandung aku dulu" mendorong tubuh Aries ayah kandung nya.
"Papa tidak tahu mama kamu hamil sayang"
"andaikan tahu apa anda akan menikahi mama, Tidak. Karena anda pengecut" Aries hanya diam membiarkan anak nya mengutarakan rasa marah dalam hati nya.
"Setelah mama bahagia dengan papa Rian dan aku, anda datang merusak nya, setelah rusak apa anda bisa memperbaiki nya"
Aries tetap diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun untuk meredam emosi sang anak.
"Pergi dari hidup ku jangan ganggu aku, Pergi" Teriak Aditya
"Papa minta maaf nak"
"aku ingin di sini menemani mama yang hancur karena anda" tatapan mata nya tajam menusuk hati dan pikiran Aries.
Bukan hanya Aditya, sesungguhnya Aries pun sangat terpukul atas kepergian sang pujaan hati, baru bertemu dua bulan sudah pergi untuk selamanya
Flashback Selesai
Aditya mengusap air mata yang jatuh di pipi nya itu lalu menjalankan kembali mobil menuju apartemen nya.
Sesampainya di apartemen, Aditya pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah itu dia memakai baju tshirt dan celana pendek berjalan pelan ke arah balkon apartemen dan menatap langit.
"Mama Adit kangen, mama tahu adit bertemu kembali dengan Renia ma" tanpa terasa air mata nya mengalir begitu saja.
Aditya berdiri dengan tangan menggenggam kuat besi yang ada di balkon sambil menatap langit, melihat bintang dan bulan di malam hari.
Terasa handphone bergetar dari arah saku, Aditya mencoba membuka meski malas, tapi saat melihat siapa yang menelpon. Ntah kenapa semangat hidup nya tumbuh kembali. secepat kilat Aditya mengangkat tlp dan yang ternyata dari Rere.
"hallo assalamu'alaikum pak Adit"
"Walaikumsalam Renia Sayang, kamu ada di mana, aku menunggu di apartemen miliki mu sudah hampir 1 jam" yang sebenarnya hanya 20 menit, itu untuk membuat Rere merasa bersalah,
"Sebelum nya saya mohon maaf Pak Adit, hari ini hari libur saya pergi ke rumah ibu"
"kenapa tidak berbicara terlebih dahulu, aku juga bisa mengantarkan mu dan juga bisa bertemu dengan ibu inah, sudah lama tidak bertemu dengan nya"
"iya, sekali lagi saya mohon maaf, karena sangat mendadak"
"baiklah sayang, kapan kamu kembali ke Jakarta, saya akan jemput kamu di sana" dengan antusias mengatakan itu.
"Tidak perlu karena saya kembali sore, tapi belum pasti juga lihat besok saja bisa juga saya kembali hari senin pagi jadi langsung pergi bekerja pak Aditya. Dan saya membawa mobil sendiri"
__ADS_1
Tidak ingin berdebat lebih jauh aditya hanya menyetujui apa yang di katakan pujaan hati nya itu, yang terpenting Rere mengabari nya dan dia tenang karena Rere pergi ke rumah orang tua nya bukan pergi malam minggu dengan pria lain, dia sudah memastikan itu karena saat menelpon, Aditya langsung memindahkan ke video call.
Aditya tersenyum manis ke arah langit dan melanjutkan aktivitas nya melihat bintang dan bulan di malam yang menurut dia indah dan cerah seperti hati nya saat ini