Aku Si Perawan Tua

Aku Si Perawan Tua
Bab. 140 Berita Menyakitkan


__ADS_3

"Maaf Saya tidak tahu" Ucap Aries.


Ria hanya tersenyum melihat raut wajah dari pria yang sangat dia cintai, Setelah mengetahui dirinya bercerai dan tidak memiliki putra.


Ria bercerita singkat tentang perjalanan hidupnya setelah Pergi dari semarang, memilih meniti karier di ibukota dan bertemu dengan pria baik beberaoa tahun setelahnya yang kemudian menikahinya akan tetapi karena kesedihan dan kekecewaan yang saat itu dia rasakan, Membuat pernikahan mereka tidak dapat bertahan karena merasa hubungan mereka menjadi Toxic dan Ria merasa iba dengan suaminya karena itu Ria meminta bercerai dan keduanya menyepakati berpisah tanpa ada perdebatan karena Ria ingin mantan suaminya bahagia dengan menikah dengan wanita lain.


Ria memutuskan untuk sendiri setelah bercerai dari suaminya dan hidup dalam kesedihan bertahun-tahun. Dengan tidak memberikan kesempatan untuk Pria lain agar bisa mendekatinya dan hasilnya Ria sendiri saat usianya sudah tidak lagi muda tidak ada Suami juga tidak ada anak.


Mendengar itu rasa bersalah Aries bertambah besar dan dirinya menatap Ria dengan mata yang penuh dengan air mata. Aries menggenggam erat tangan Ria. Aries Pikir yang merasakan sedih hanyalah Sherly wanita yang amat dia cintai karena itu dia bunuh diri dan juga istrinya yang hidup mendampingi dirinya yang seakan tanpa dianggap ada olehnya.


Ternyata ada wanita yang jauh lebih terluka karena nya yaitu Ria akan tetapi wanita ini memilih untuk tetap bertahan dan menjadi wanita yang memiliki mental dan hati yang kuat meski hidup sendiri. Aries pikir dirinya hanya menyakiti Ria saat kejadian Ria memergokinya berada di Apartemen Sherly yang dia berikan sebagai hadiah.


Akan tetapi ternyata kesedihan Ria berlanjut bahkan sampai hari ini terbukti dengan dirinya yang lari saat menjenguk putranya di rumah sakit saat melihatnya dan tadi juga menutup kembali pintu rumah saat mengetahui bahwa tamunya adalah dirinya yang datang untuk meminta maaf.


Ria belum bisa move on dan kesedihannya masih di bawa sampai saat ini. Itu sebabnya Ria sulit di temui dan Aries juga mengerti akan hal itu tapi dengan memutuskan sendiri dan tidak memiliki anak adalah hal yang sama sekali tidak Aries duga. Sebesar itu rasa kecewa Ria terhadap dirinya juga Sherly yang membuat Ria Trauma akan hubungan dan cinta.


"Maafkan Saya Ria" Aries menangis dengan mengenggam kembali tangan Ria dengan erat.


"Semua sudah berlalu Mas... Saya memutuskan untuk memaafkan kamu. Rasa sakit ini biar menjadi masalalu. Kamu benar bahwa hidup tidak akan lama, Saya tidak ingin membawa kecewa dan rasa sakit ini sampai saya tutup usia. Sekarang kita sudah tua dan Mas Aries sudah memiliki Cucu" Ria tertawa dan menarik kembali tangannya.


"Maafkan saya Ria... Kamu boleh menganggap Putra dan Putri Saya sebagai Anak kamu juga. Nanti Saya akan kenalkan Ayu. Saya tahu kamu sudah mengenal Aditya. Tapi tentu Ayu belum. Saya akan mengajak Putri saya untuk mengenalkan Putri Saya"


"Namanya Ayu" Ria tertawa


"Sampai nama Putrimu juga mengambil bagian nama Sherly" Ria tersenyum kecut.


"Kamu memang sangat mencintai Sherly, Saya merasa malu dengan kebodohan saya selama ini yang mencintai orang yang tidak mencintai saya dan memilih untuk menutup diri. Tapi semuanya sudah berlalu dan saya tidak bisa mengulang masa itu" sambung dengan nada sedih.


"Kamu Tahu Mas... Kenapa Saya memaafkan Kalian berdua" Aries menggelengkan kepala mendapatkan pertanyaan itu.


"Semua Karena Aditya. Sherly mengambil cinta pertama saya tapi dia memberikan saya Putra yang menemani masa tua saya sekarang. Aditya sering datang menemui Saya Jika dia mengalami masalah dan bercerita begitu juga sebaliknya, Saya merasa memiliki seorang putra dan saya rasa sangat jahat jika saya tidak memaafkan kalian berdua terlebih kepada Sherly. Sedangkan Putranya sudah saya ambil untuk menjadi Putra saya sekarang" Ria menambahkan lagi ucapan yang membuat hati Aries terenyuh.


"Ya... Aditya dia memang Putra kamu Ria Sekarang Ria. Saya harap kamu menjaga dan mau mendampingi seperti anak kamu sendiri. Saya tidak ingin Aditya merasa sendiri dan pada akhirnya dia merasa depresi kembali. Aditya adalah hadiah Allah kepada saya sebagai kekuatan untuk saya mampu bertahan setelah kematian Sherly" Aries menangis dan Ria mengusap punggung mantan kekasihnya.


Keduanya terdiam dan beberapa saat kemudian Aries berbincang hal lain untuk mengalihkan rasa sedih akibat kisah masalalu mereka yang buruk seperti pekerjaan dan keseharian dari Ria saat ini.


Setelah Satu Jam mereka berbicara Aries meminta undur diri dan sekali lagi menitipkan Aditya kepada Ria. Ada perasaan aneh dalam hati Ria kenapa Aries mengulangi kata yang sama untuk menjaga Aditya apapun yang terjadi dan meminta untuk Ria selalu bersama Putranya.


Setelah Mobil yang dikendarai oleh Aries pergi dari halaman rumahnya Ria berdoa agar Pria yang dia cintai ini dalam keadaan baik-baik saja dan di hindari dari marabahaya. Kemudian Ria tersenyum dan hatinya merasa damai tidak adalagi beban yang menganjal hatinya saat ini.


Dirinya sudah berdamai dan sudah keluar dari perasaan sakit yang mengunci dirinya puluhan tahun. Dan besok Aries mengajak Ria untuk datang ke makam Sherly yang ada di jakarta. Karena Aries memutuskan untuk memindahkan makam kekasihnya agar mempermudah dirinya untuk berziarah dan jika dia tutup usia ingin dimakamkan disamping kekasih hatinya itu.


...****************...

__ADS_1


Sementara Rere harus Bersiap-siap untuk pulang dari kerja dan dirinya mendapati Panggilan masuk dari Aditya dan segera Rere mematikan panggilan.


Aditya merasa sangat kesal dan memanggil sekali lagi dan hasilnya sama. Kemudian Rere melangkahkan kaki menuju Lift dan rekan-rekan kerjanya menatap dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.


"Rere... Rere Tunggu" Dina memanggil dan Rere menoleh dengan cepat kearah Dina.


Ada apa Dina" ucap Rere.


"Lu lihat berita belum?, Ya Allah Rere lu kasihan banget kalo misalkan ini benar".


" Memang Ada berita apa lagi"


"Sini ikut gw"


Dina membawa Rere masuk keruangan kerja Rere kembali dan mengunci pintu dan memberikan video juga Potongan Berita kepada Rere. Melihat itu Rere menutup mulutnya menggunakan tangan kanannya dan tangan kiri memegang Ponsel milik Dina.


"Ya Allah Dina... apa ini" Rere memeluk Dina dan menangis


"Mas Aditya ternyata memiliki Anak dari Psikiater Pribadinya itu. Mas Aditya berbohong selama ini Dina dan sekarang Mas Aditya berada di Amerika bersama mereka"


"Mas Aditya kenapa bohong Dina. gw nunggu selama ini dengan kebodohan dan kenapa gw lakukan ini. Mas Aditya Jahat Dina" Rere berkata dengan menangis.


"Tenanglah Rere... Dengerin gw ok" Dina menarik dirinya dari pelukan Rere Dina menatap sahabatnya yang tampak kacau dan bersedih.


"lu harus kuat Rere gw yakin lu bisa melewati ini semua. lu tahu gw bangga sama lu. gw kenal lu adalah wanita yang kuat dan memiliki prinsip yang kuat. dengan lu tetap menunggu kedatangan pria yang lu cintai selama ini itu tandanya lu wanita yang setia dalam cinta itu tidak salah" Dina terdiam sejenak


"Coba bicarakan baik- baik terlebih dahulu dengan Pak Aditya siapa tahu ini issue sekali lagi gw bilang ke lu yang menjadi kekasih lu itu orang hebat dan sukses pasti banyak hoax yang bertebaran. Sebaiknya tunggu dia datang dari Amerika. Jika itu semua berita ini salah, kamu bisa melanjutkan hubungan kalian tapi jika itu benar kembali lagi ke hati lu. Mau menerima atau mau mengakhiri hubungan kalian berdua" sambung Dina memberikan dukungan agar sahabatnya ini tidak merasa terpukul.


"Saya tidak bisa berpikir jernih sekarang Dina, Gw bingung harus bagaimana" Rere berjalan lemas dan duduk dikursi kerjanya dan menangis dengan menutup wajahnya.


Dina menghampiri Rere dan memeluknya dari samping. Dina sekali lagi menguatkan hati sahabatnya dan menyuruhnya tetap tenang dan berpikir jernih.


...****************...


Sedangkan Riki terlihat panik dengan pemberitaan yang dengan cepat keluar di internet diluar dugaan Sisilia ternyata pemberitaan tentang Aditya bukan hanya menghancurkan hati Rere akan tetapi saham dari perusahaan Erlangga juga terjun bebas.


Lisna mengetahui juga berita itu dari kerabatnya dan Lisna merasa dirinya tidak pernah menyuruh untuk membongkar tentang anak tersembunyi Putra sambungnya itu.


Lisna berpikir siapa yang bermain dibelakangnya. Apakah ini Hans atau saingan bisnis Erlangga Group. Lisna merasa pusing seakan masalah datang bersamaan.


Selain itu juga lisna tidak ingin jika suaminya mengetahui ini semua dan berakibat Buruk untuk kesehatan Aries. Lisna menghembus nafas panjang setelah mendapatkan panggilan telepon dari kerabatnya.


Masalah hatinya belum selesai dengan melihat adegan pelukan antara suami juga wanita yang dirinya tidak mengenalnya lalu sekarang berita tentang anak sambungnya yang menghantam bisnis keluarganya belum lagi masalah Ayu dan Hans.

__ADS_1


Lisna menelpon Riki dan menyuruhnya untuk tetap di kantor karena dirinya akan menemui Riki. Bersamaan dengan itu Aries juga menyuruh Driver pribadinya untuk menuju ke kantor karena ingin mengajak Riki berbicara terkait masalah Ayu dan Aries berencana mengajak Riki untuk menemui Ayu di Apartemen Rere agar membujuk Putrinya pulang.


Mobil yang di bawa Asep sampai di Lobby Erlangga Tower dan Lisna keluar setelah petugas membukakan pintu mobil yang di naiki oleh Lisna.


Segera Lisna menuju Lobby lalu kearah Lift khusus meski ini jam pulang kerja akan tetapi Lisna tidak peduli tujuannya adalah bertemu Riki.


Seluruh Karyawan yang bertemu dengan dirinya memberikan salam dan sedikit membungkukan tubuhnya karena mereka tahu Lisna Nyonya Besar istri Pemilik Erlangga Group. Lisna berlalu begitu saja tanpa menghiraukan karyawan yang menyapanya.


Setelah memasuki Lift Lisna segera menuju ke ruangan Riki dan membuat kaget orang yang berada di dalamnya. Disana ada Beberapa Staff yang menemui Riki yang diminta untuk membahas permasalahan yang terjadi yaitu tentang turunnya saham perusahaan secara drastis.


Dengan datangnya Lisna, Riki menyuruh Staff untuk kembali ke tempatnya masing-masing dan berkata akan membahas lagi besok dan para staff disuruh untuk pulang karena memang sudah waktunya untuk pulang. Diluar mereka bertemu dengan Aries dan menyapa Pemilik Perusahaan dengan ramah.


Setelah Staff pergi Lisna menghampiri Riki dan menampar dengan keras asistennya itu dari belakang Aries menyaksikan apa yang di lakukan oleh Lisna.


"Kamu Pikir kamu bisa masuk kedalam keluarga Kami Haaaa... ingat Riki kamu hanya anak dari pegawai yang diberi kepercayaan oleh suami saya dan sekarang kamu hanya seorang asisten untuk menggantikan posisi ayah kamu yang sudah tiada. Sadar diri akan posisi kamu dan jangan berpikir kamu bisa merusak rumah tangga Ayu dan bisa menggantikan Hans menjadi menantu saya" Lisna menunjuk muka Riki setelah menamparnya.


"Bagaiaman bisa kamu menggantikan Posisi Hans sedangkan menjadi Asisten saja kamu tidak becus. Bagaiamana bisa saham perusahaan turun hanya karena sebuah berita. Kamu tidak berguna Riki dan saya tidak mengerti mengapa Suami saya dan anak haramnya bisa memperkerjakan orang tidak berkompeten seperti kamu" Teriak Lisna dengan luapan emosi.


"Lisnaaaa" Bentak Aries.


"Apa yang kamu lakukan Haaaa..." sambung Aries dan membuat Lisna menoleh kearahnya.


Hati Riki merasa sangat sakit mendengar apa yang dikatakan oleh Istri dari Bos besarnya itu, yang adalah Ibu dari wanita yang dia cintai.


"Mas Aries" Lisna terkejut dengan kehadiran Aries yang tanpa dia tahu sudah ada dibelakangnya.


Padahal setahu dirinya Aries berada dirumah seorang wanita yang dia prediksi seusia dirinya. Lisna memang sempat pulang ke Mansion karena berita itu dan Putrinya yang tidak dapat di hubungi membuat Lisna yang baru datang 30 Menit di Mansion memutuskan untuk menemui Riki.


Lisna ingin memberi Riki pelajaran karena berita yang sempat viral sebelum berita tentang Aditya beredar luas yang memberitakan mengenai Perselingkuhan antara Ayu dan Riki.


Dan untuk Sekarang Headline news berubah tentang Aditya dan berakibat buruk untuk perusahaan milik suaminya.


"Saya tanya sekali lagi sedang apa kamu disini Lisna" Wajah Aries berubah mengerikan.


Aries tidak Terima perlakuan kasar Lisna kepada anak dari sahabatnya itu yang sebelum meninggal menitipkan Riki kepadanya dan ucapan anak haram untuk Putranya. Aries terlihat sangat murka.


Aries tidak mengerti dengan sikap yang sangat berubah dari wanita yang dia nikahi yang di awal Pernikahan sangat baik dan lembut sampai usia Pernikahan selama 16 Tahun Aries masih menganggap Lisna baik


Dan alasan tidak bisa meninggalkan Lisna selain karena Ayu dan hutang budi kepada keluarga istrinya juga karena kesabaran dan kebaikan Lisna yang mau menerima dirinya menjalani pernikahan meski tanpa cinta.


Tapi Setelah perselingkuhan dan juga kehadiran Aditya merubah Lisna menjadi sosok yang dia tidak kenal dan dihati kecil Aries menyesal karena memilih untuk tetap mempertahankan pernikahan toxic nya itu.


Aries tahu dengan jelas tatapan tidak suka Lisna kepada Putranya sejak dulu akan tetapi Aries baru tahu Lisna bersikap buruk kepada Putranya baru satu tahun ini.

__ADS_1


__ADS_2