Aku Si Perawan Tua

Aku Si Perawan Tua
Bab. 157 Kedatangan Aditya


__ADS_3

Pesawat yang di naiki oleh Aditya mendarat dengan selamat di Bandara. Aditya segera berjalan menuruni Tangga Pesawat dengan tertatih.


Kemudian dengan di bantu oleh Riki dan Ayu Aditya berjalan dari tangga dan dari bawah ambulance sudah siap menunggu Aditya.


Petugas membawa Bankar dorong dan Aditya tidur di atasnya di bantu oleh Ayu dan Riki. Aditya meminta untuk di rawat di rumah sakit yang sama dengan Rere bahkan bisa satu ruangan dengan Rere.


Ayu menelepon pihak keluarga Rere di mana dirinya menghubungi Tya saudara Perempuan Rere dan dari balik telepon Tya bingung untuk memutuskan karena memang harus membicarakan terlebih dahulu kepada kakaknya dan Pemberitaan di Televisi membuat kakak Rere tidak menyukai Aditya meski belum pernah bertemu denganya.


Ayu di dalam ambulance memberitahukan itu kepada kakaknya akan tetapi Aditya tetap memaksa dan meminta Riki untuk mengurusnya. Riki dan Ayu hanya saling pandang dengan tingkah Aditya yang menurutnya terlihat sangat Arrogant.


"Kak Aditya... Cobalah mengerti mereka membutuhkan waktu jangan paksa sesuatu yang kak Adit inginkan kepada orang lain karena tidak semuanya bisa menuruti apa yang kak Aditya inginkan" ucap Ayu yang diabaikan oleh Aditya


"Riki saya ingin bertemu dengan Renia. Urus segalanya Apapun yang terjadi saya hanya ingin bertemu dengan Renia"


"Ba... ik Pak" Riki sedikit gugup untuk menyetujui keingin Aditya.


"Biarkan Renia yang akan menghukum saya dan Saya akan menerima Apapun Hukuman Renia"


"Kak Adit Renia sekarang sakit cobalah mengerti dan kak Aditya juga belum pulih pasca insident itu. Lebih baik kak Aditya di rawat di rumah sakit milik kita dan di sana ada Papi. Sebaiknya Kak Aditya di rawat satu ruangan dengan Papi saja. Jangan Paksa untuk satu ruangan dengan Renia Kak. Dia masih Syok mengertilah" sahut Ayu menanggapi perkataan Aditya.


"Baiklah"


Akhirnya Aditya setuju lalu dirinya memejamkan mata Sepanjang jalan hanya diam dari arah Bandara menuju Rumah sakit Milik keluarga Erlangga.


Ambulance yang membawa Aditya sampai di rumah sakit milik Erlangga Group dan Perawat yang bertugas di rumah sakit membantu Aditya dengan sebelumnya sudah mempersiapkan ruangan VVIP yang sama dengan Aries sesuai permintaan Ayu dan Papi mereka juga sudah mendapatkan kabar tentang kedatangan putranya yang akan di rawat di ruangan yang sama dengan dirinya.


Aries duduk di atas ranjang rawat inap dengan selang infus yang menancap di lengan kanannya. Lisna hanya terdiam di samping suaminya. Sebelum kedatangan rombongan Aditya. Aries meminta kepada istrinya untuk tidak membuat kekacauan dan masalah saat Aditya datang di ruangan VVIP yang sama dengan Aries.


Jika Lisna berulah maka Aries mengancam kali ini akan meninggalkan Lisna dan akan mengurus perceraian di Pengadilan Agama.


Aries merasa lelah dengan sikap Lisna. Mendapatkan ancaman tersebut Lisna menyetujui apa yang di katakan oleh suaminya. Lisna berjanji akan mendengarkan dan mematuhi ucapan Aries.

__ADS_1


...****************...


Aditya di dorong menggunakan Bankar rumah sakit ke dalam Ruangan Rawat inap yang sama dengan Aries. Perawat membantu memasang infus dan alat medis lainnya di tubuh Aditya.


Aditya meminta hanya sehari saja untuk dirawat karena dirinya memaksa ingin bertemu dengan Rere. Aries meminta Aditya tenang dan menuruti Permintaan Dokter Willy untuk setuju di rawat sampai luka tembaknya membaik.


Setelah Aditya di periksa dan di berikan obat, Dokter willy dan perawat undur diri dari ruangan rawat inap Aditya dan meminta ijin juga kepada Aries. Pemilik Rumah Sakit itu hanya menganggukan kepala laku mengucapkan Terima kasih.


Aries meminta semua yang ada di ruangan untuk keluar karena Aries ingin berbicara 4 mata dengan Putranya yang terluka akibat luka tembak.


Ayu menatap ke arah Lisna dan Maminya hanya mengedikan bahu dan menatap sinis Aries juga Aditya. Ayu menatap Riki dan Prianya itu hanya menganggukan kepala tanda setuju dengan ucapan Aries yang meminta semuanya untuk keluar.


Ketiganya keluar dan di sana duduk dengan tenang Jimmy di kursi dekat ruangan rawat inap VVIP bersama pengawal yang di tugaskan oleh Riki sebelum dirinya dan Ayu memasuki ruangan rawat inap mendampingi Aditya.


Lisna mendekati cucunya dan menciumi pipinya. Ayu duduk di dekat Maminya dan menanyakan apa yang terjadi dengan Papinya selama Ayu berada di Amerika dan Lisna menceritakan tentang kedatangan Rian dan sontak membuat Ayu tersentak dengan jawaban dari Maminya.


...****************...


Riki merasa Ayu berbeda saat ini yang mana wanitanya itu tidak seperti saat di Amerika yang bahkan mereka menghabiskan malam bersama dan Ayu seakan milik dia seutuhnya. Ayu terlihat diam dan cuek saat berada di antara keluarganya. Ntah hanya perasaan saja atau Ayu masih belum mau menunjukan hubungan mereka di depan Keluarganya.


"Ayu hubungi suami kamu dan jelaskan apa yang terjadi hanya salah paham" Ucap Lisna pada akhirnya berkata Tegas kepada Putrinya untuk memecahkan keheningan disana.


"Kami akan bercerai Mami"


"Apaaa... Apa yang kamu katakan Ayu jangan terbawa emosi, Setiap Rumah tangga pasti akan ada pasang surutnya jadi coba bicarakan dengan Hans secara baik-baik" Sahut Lisna yang terkejut dengan ucapan Putrinya.


"Hans Berselingkuh Mami dan Ayu melihat dengan mata dan kepala Ayu sendiri. Hans memeluk seorang wanita muda di dalam Mall dan mereka sangat mesra" Sahut Ayu merasa kesal mengingat nama Hans di sebut di depannya.


"Papi kamu juga selingkuh bahkan membawa Putra tidak sahnya masuk ke dalam keluarga kita"


Lisna menatap pengawalnya dan meminta untuk membawa Jimmy ke taman yang ada di Rumah Sakit.

__ADS_1


Agar tidak mendengatkan apa yang mereka katakan lebih jauh yang mungkin Jimny dapat memahami permasalahan orang tuanya dan Lisna tidak menginginkan hal itu terjadi.


"Ayu bukan Mami dan Ayu tidak ingin di khianati. Tidak ingin hidup dengan bayang-bayang wanita lain di dalam rumah tangga Ayu"


Lisna terkekeh mendengar perkataan yang keluar dari mulut Putrinya dan kemudian Lisna menatap Riki dan kembali menoleh kearah Ayu lalu berkata


"Apa kamu ingin bercerai dengan Hans dan menikahi Pegawai kita yang hidupnya dari uang yang kita gaji selama 1 bulan, Ayu. Apa kamu yakin bisa hidup bahagia dengan Pria yang hanya seorang Asisten seperti Riki. Itu alasan kamu ingin bercerai dengan Hans. Pria dari keluarga yang sama derajatnya dengan keluarga kita"


Deeeggg


Mendengar ucapan dari orang tua wanita yang dia cinta seperti hatinya di hantam dengan Batu besar sakit tapi dirinya harus tetap tegar berdiri di depan orang tua Ayu.


Dan dari samping Ayu menggenggam erat tangan Riki dan menatap lekat dan tersenyum manis membuat Riki merasa tenang dari pikiran buruk yang sempat terbesit didalam kepalanya tentang Ayu. Dan kini hilang dengan tatapan juga genggaman tangan yang Ayu lakukan kepadanya Apalagi mendengarkan perkataan Ayu membuatnya bahagia.


"Saya lebih baik hidup dengan Pria biasa tapi tulus mencintai saya dari pada menikah dengan seorang pria kaya raya tapi hatinya untuk wanita lain dan saya tidak ingin hidup dengan hanya menikahi raganya akan tetapi Hatinya untuk wanita lain dan Ayu tidak ingin seperti Mami"


Plaaakkk


Tamparan keras mendarat di pipi Ayu dan membuat Ayu terdiam dan Riki melangkah berdiri di depan Ayu dan berkata


"Cukup Nyonya... Biarkan saya yang menerima amarah Nyonya tapi tolong jangan sakiti Ayu"


"Haaaa... Kamu ingin menjadi seorang Pahlawan Riki. Iya seperti itu. Kamu bermimpi menjadi menantu saya. Benar seperti itu Riki" Lisna tertawa dengan apa yang baru saja di katakan olehnya.


"Saya akan menolak dan menghalangi apa yang ada dalam mimpi kamu itu Riki. Kamu mengerti. Ayu dan kamu tidak satu level jadi berhenti bermimpi kamu dengar itu Riki. Satu hal lagi yang harus kamu ingat dari dalam pikiran kamu bahwa Ayu sampai kapanpun tidak akan saya ijinkan untuk menikah dengan kamu. Jika benar Ayu bercerai dengan Hans karena perselingkuhan Hans, Saya akan mencarikan Pria yang sesuai dengan Level keluarga kami. Kamu dengan itu Hans"


"Mami... Cukup jangan melampui batas. Jalan hidup seseorang tidak ada yang tahu. Riki memang dari keluarga yang memiliki status yang berbeda dengan kita tapi Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan dia dapatkan nantinya. Karena Rahasia dan Takdir Tuhan itu indah untuk orang yang berusaha dan kerja keras dan Ayu melihat itu ada pada diri Riki.... Mami... Cobalah mengerti akan hal itu. Jangan selalu memandang seseorang dari materi dan level keluarga tapi lihatlah dari hatinya. Mungkin ini jawaban kenapa Papi tidak pernah menoleh sedikitpun ke arah Mami dan Papi memilih Cinta tante Sherly karena hati yang di milikinya"


"Tahu Apa kamu tentang wanita itu... Mana ada wanita baik-baik meninggalkan suaminya hanya untuk menjalin cinta dengan Pria lain dan menyimpan kebohongan atas identitas putra tidak sahnya kepada suaminya sendiri. Wanita yang menikah dengan Pria lain hanya untuk memberikan identitas kepada Putranya lalu kemudian berselingkuh setelah bertemu kembali dengan Ayah kandung darin putranya.Itu yang kamu katakan memiliki hati yang baik"


Lisna merasa kesal dengan Aries dan sekarang dengan Putrinya yang ingin bercerai dengan Hans dan jika di lihat dari gerak- gerik Ayu terlihat ada sesuatu diantara mereka.

__ADS_1


Apalagi Putrinya dengan berani membandingkan dirinya dengan Sherly, Wanita yang paling dia benci. membuat Lisna meninggalkan putrinya yang berdiri di belakang Riki begitu saja.


__ADS_2