Aku Si Perawan Tua

Aku Si Perawan Tua
Bab. 27 Kekasih Masa Lalu


__ADS_3

Rere terkejut lalu tanpa sadar berdiri dan berlari ke arah ruang tunggu tidak jauh dari loket administrasi. Rere hafal di sana ada tv, karena pernah membawa ibu nya ke rumah sakit ini.


Di sana Rere melihat breaking news yang kebetulan sedang menayangkan berita tentang apa yang rere lihat di akun gosip. Rere melihat kekasih di masa lalu nya di bawa oleh mobil anggota berwajib di saat berada di rumah mewah milik keluarga Erlangga. lalu saat siang di rilis di depan pencari berita dengan keadaan tangan di borgol dan menggunakan baju orange.


"Apa... " Rere menutup mulut nya dan tidak percaya seorang CEO Perusahaan yang sangat besar mengalami kejadian itu.


Dan orang-orang yang berada di tempat di sanan menyayangkan apa yang di lakukan oleh pria kaya yang menurut nya hidup nya tidak bersyukur padahal menurut mereka jalan hidup dia baik karena tidak memikirkan besok mau makan apa dan jika sakit tidak memikirkan biaya untuk berobat.


Kenapa harus mempertaruhkan apa yang dia miliki hanya karena cinta, padahal wanita itu banyak bukan hanya di negara ini, wanita juga masih ada di negara lain. Apalagi dengan uang yang di miliki sudah pasti banyak yang menginginkan diri nya di tambah fisik yang juga tampan dengan postur tubuh yang pasti membuat kaum hawa terpikat begitu yang Rere dengar tentang obrolan orang-orang yang menatap berita tentang Aditya,


Rere hanya mendengarkan dengan mata tetap menatap berita yang ada dan sejenak menatap beberapa orang yang membicarakan kekasih hati di masa lalu nya itu yang juga sebelum keributan terjadi pria itu melamar nya untuk menjadi istri nya.


Rere menghembuskan nafas panjang mengingat perangai yang Aditya selama ini tunjukan di depan nya sangat berbeda seperti Aditya kenal dulu, waktu merubah dia sangat jauh berbeda kini Rere hanya melihat Aditya yang tempramental dan sangat misterius dan sangat menakutkan tapi jika di lihat dari sorot mata nya terlihat kesedihan dan kehilangan yang teramat dalam.


Aditya yang lembut berubah menjadi sangat mengerika, Apa karena kematian Mama Sherly. Rere tahu mama Sherly sudah tiada, Aditya pernah mengatakan itu meski tidak melanjutkan cerita nya tapi dari sana Rere dapat melihat luka yang sangat dalam tapi Rere tidak tahu apa dan kenapa.


Bagaimana dengan keadaan Papa Rian, yang selalu baik kepada nya yang jika membelikan apapun selalu dua untuk Aditya dan juga untuk Rere saat diri nya tinggal bertetangga dengan keluarga Hermawan.


Setelah berpikir cukup keras rere memiliki ide untuk bertanya dengan teman masa kecil nya yang juga tinggal di jakarta dan memiliki Cafe di beberapa kota di negara ini. Rere bertemu dengan nya karena Geri mempertemukan teman masa kecil nya itu, saat Geri mengajak untuk bersantai di cafe milik Cantika.


Rere mengambil handphone dan langsung mengirimkan panggilan telephone dan menjauh dari kerumunan orang yang ingin menyelesaikan administrasi rumah sakit.

__ADS_1


"Hallo" sahut Cantika di ujung telephone


"Cantika sorry ganggu" jawab nya


"ya Re ada apa"


"kamu tahu Aditya kan tetangga aku kan dia senior kita dulu"


"ya pasti aku tahu kan berita nya lagi heboh sama kamu dan Geri juga" Jawab Cantika


"Kamu tahu kabar tentang dia pasti setelah aku pergi, Apa dia baik-baik saja?" tanya rere tho the point.


"Kenapa kamu tanya ke aku re, harus nya kamu tanya sama orang nya langsung bukan nya kamu dekat bahkan sering jalan bareng ya" sahut Cantika.


"masalah nya dia sangat tertutup, aku tanya tidak pernah di jawab hanya tatapan saja yang dingin dan aku lihat dia sedikit misterius dan aneh tapi raut wajah nya penuh kesedihan"


"Aku tidak tahu re, maaf meski dulu kita tinggal di komplek yang sama tapi aku ga tahu kabar kalian setelah kalian pergi, yang aku ingat setelah kamu pergi dari sana Aditya juga pindah rumah yang aku tahu dia pindah ke Semarang bersama keluarga nya"


"Dan sekitar Sembilan tahun yang lalu dia datang menemui aku di kampus mencari tahu tentang Kamu tapi saat itu kita belum bertemu kembali jadi aku tidak tahu kabar kamu, setelah itu aku tidak pernah lagi bertemu dengan nya, Baru tadi malam aku lihat breaking news dia ada masalah dengan kamu dan Geri" jelas Cantika.


"Jadi begitu ya, setelah aku pergi dia juga pergi ke semarang. baiklah aku mengerti sekarang tapi kenapa kamu baru kasih tahu aku kalo Aditya sempat mencari aku sembilan tahun yang lalu Cantika" Rere kaget dan sedikit kecewa dengan apa yang di ungkapkan sahabat nya itu.

__ADS_1


"aku lupa re, inget saat lihat berita semalam, sorry ya" dengan tulus Cantika meminta maaf.


"Baiklah, Terima Kasih sudah memberitahu aku tentang ini, ya sudah aku tutup telephone nya ya tika, dan maaf mengganggu waktu kerja kamu"


"Sama-sama dan tidak masalah re" sahut nya lalu Rere menutup telepon dan begitu juga dengan cantika


Tanpa Rere tahu Cantika mengangkat telepon nya saat mengunjungi Geri di rumah sakit. Geri tahu siapa yang telepon dan apa yang di tanyakan, dengan jelas dia mendengar itu semua.


"Geri.... " Cantika menyentuh lengan Geri


Geri hanya tersenyum dan menggangguk tanpa mengatakan apapun selain tenggorokan nya sakit sudah pasti hatinya juga sakit dan hancur. Bahkan saat diri nya di rawat di rumah sakit karena ulah pria itu, Rere justru mengkuatirkan pria yang membuat nya seperti ini.


"Aditya itu kekasih Rere, mereka berdua berpacaran sebelum kedua nya menghilang Rere pindah dan Aditya pun pindah tapi Aditya pernah mencari Rere dan seperti nya Rere menunggu Aditya, mungkin itu sebab nya Rere belum menikah sampai sekarang"


Tangan Cantika menyentuh lengan Geri dengan halus dan Geri hanya diam dan menutup mata nya lalu terlihat cairan bening menetes di sudut mata nya dan meluncur begitu saja di pipi Geri.


Rere Apa dia Pria yang memberikan kamu cincin dulu, Apakah Pria itu yang sudah mengambil hati kamu sebelum aku menyatakan cinta. Kenapa kamu tidak pernah memberitahu aku Re, Padahal kita dekat sudah sepuluh tahun setelah Tuhan mempertemukan kembali kita aku selalu ada dan juga menunggu kamu untuk menjadi calon ibu dari anak ku dan menghabiskan sisa hidup ku bersama mu. Amin ku yang paling serius adalah menikah dengan mu Rere.


Geri bermonolog dalam hati dengan masih menutup mata nya dan masih terlihat cairan bening di pipi geri, tentu saja itu membuat Cantika sedih dan ikut menangis. Dengan tangan kiri masih menyentuh lengan Geri dan tangan kanan menghapus air mata nya sendiri yang juga menetes di pipi cantik wanita yang memiliki kulit putih dan mulus. yang terus memandang sendu pria di depan nya itu, hati nya merasa sedih dan teriris melihat keadaan nya.


Nampak dua sosok pria dan wanita paruh baya yang melihat dan mendengar apa yang mereka bicarakan. kedua nya saling pandang dan dari sana terlihat air mata di pipi wanita paruh baya yang memandang sendu putra semata wayang nya dengan keadaan fisik dan hati hancur.

__ADS_1


__ADS_2