
Riki tidak menduga melihat Hans bersama wanita lain padahal Ayu tadi mengatakan suaminya ada bisnis di Luar kota dikarenakan ada pertemuan dengan Clien di saat Mertua dan Iparnya sedang di Rawat di Rumah Sakit.
Riki tidak mengucapkan banyak kata dirinya hanya berpikir dan bermonolog di dalam hati, Bagaiamana Jika Ayu mengetahui suaminya memiliki wanita lain. Pujaannya akan mengalami yang Mami Lisna alami.
Bagaimana jika wanita yang dia cintai itu tidak menerima ujian hidupnya ini mengetahui suami nya berselingkuh.
Riki menjadi khuatir Apakah jimmy akan seperti Aditya yang mengalami goncangan hebat setelah rasa kehilangan dan mengetahui perselingkuhan orang tua nya.
Menurut Riki, Aditya sangat terpukul mengetahui perselingkuhan walau bukan pasangan hidupnya tapi mengetahui fakta orang tuanya berkhianat rasa Trauma dan Depresi harus dia lalui bagaiaman dengan Ayu dan Riki memikirkan apa yang terjadi dengan Jimmy. ya Jimmy mental anak itu akan seperti Uncle nya tidak.
Sepanjang melangkahkan kaki di dalam mall Riki tidak mengucapkan sepatah kata ataupun mengajak Rere berbincang dirinya hanya fokus kepada pikirannya saja dalam keadaan menggendong Jimmy.
Dia terlihat membelai lembut rambut dan punggung Jimmy, Di hatinya Riki berharap Jimmy adalah Putranya dengan Ayu tapi yang terjadi dia hanya pengawal dan pelindung Keluarga Erlangga.
Rere nampak bingung dengan apa yang dia lihat dan ketahui, sama dengan asisten Riki, Rere juga memikirkan perasaan Ayu nanti nya.
Dion korban dari perceraian orang tua nya lalu Aditya Pria di masa lalunya juga mengalami depresi berat akibat perpisahan kedua orang tuanya dan sekarang kenyataan suami Ayu memiliki wanita lain, tentu jimmy akan menjadi korban.
Meskipun belum tentu kebenarannya karena dirinya belum dapat memastikan apakah pria itu benar suami ayu, tapi dari apa yang di katakan Riki dan Jimmy lalu tatapan Riki saat menoleh kearah suami ayu yang berjalan menjauh dapat terlihat tatapan yang sulit Rere artikan.
"Mas Riki, sebaiknya Rere dan anak-anak langsung pulang saja. ini sudah malam dan mereka harus tidur seperti nya anak-anak sangat lelah"
Rere membuyarkan pikiran Riki tentang ayu dan Hans. Riki hanya mengangguk dan membawa sebagian belanjaan Rere, dirinya menemani Rere membeli baju anak-anak untuk Jimmy dan Dion.
Setelah selesai pembayaran Riki membawa belanjaan di tangan kanannya dan Tangan kirinya menggendong Jimmy.
"ihhh... Lihat gemes banget ya pasangan cute itu, istrinya Cantik sekali dan suami ganteng anaknya juga lucu. Serasi banget" ucap seorang ibu yang berjalan di sebelah Riki.
Mendengar itu Riki jadi salah tingkah dan Rere menjadi canggung. Tapi keduanya tidak mengeluarkan sepatah katapun, keduanya diam sampai di dalam mobil dan juga jalan ke arah apartemen Rere.
Sementata Dion dan Jimmy tidur di dalam mobil dengan Jimmy di sebelah Riki yang mengemudikan mobil sedangkan di belakang ada Dion dan Rere.
Mobil sampai di parkir apartemen Rere, Segera Riki turun dan juga Rere. keduanya masing-masing menggendong anak yang tertidur di dalam mobil.
Riki mengambil belajaaan terlebih dahulu lalu mengantarkan Jimmy ke apartemen Rere.
"Mau saya bantu Mas Riki"
__ADS_1
Rere melihat Riki sedikit kesulitan membawa belanjaan dan harus menggendong Jimmy.
"Tidak Bu Rere saya bisa mengatasinya" ujar Riki.
Rere berjalan ke arah lobby apartemen di susul oleh Riki dan saat mereka berada Didalam Lift Riki meminta Rere untuk tidak mengatakan apa yang dia lihat kepada ayu ataupun Aditya.Meski Rere bingung kenapa Riki memintanya seperti itu.
Tapi setelah Rere pikirkan kembali memang lebih baik dirinya jangan ikut campur dan jika terbukti suami Ayu berselingkuh lebih baik Ayu sendiri yang melihat dan mengetahuinya.
...****************...
Ria sudah berpamita kepada Aditya, dirinya ingin sekali melihat Aries tapi sadar akan posisinya, pasti istrinya Lisna ada di ruangan menunggu suami tercintanya itu.
Lebih baik Ria pulang dan akan kembali besok atau lusa dan dia memutuskan akan menjenguk Aries saat Lisna atau ayu tidak berada di tempat. Supaya tidak ada yang curiga nantinya.
Ria melangkahkan kaki nya ke arah Parkir dan melajukan mobilnya di jalanan utama ibukota yang menghubungkan jalanan menuju kearah rumahnya.
Ria bertekat akan membantu Aditya untuk bersatu dengan Rere karena jangan sampai cinta mereka tidak bersatu hanya karena masalah yang menurut Ria kecil.
Perjuangan Aditya untuk menemukan belahan jiwa nya itu membuat Ria kagum dan Ria juga sedikit tahu tentang Rere meski sedikit tertutup tapi dia tahu jelas bahwa rere wanita carier yang masih single. Ria mulai mengaitkan dengan Aditya mungkin Rere selama ini sendiri juga karena menunggu Aditya datang.
Dia ingat sebelumnya pernah mengenalkan Rere dengan seorang Pembisnis muda yang bergerak di bidang Logistik tapi Rere tidak merespon bahkan pengusaha muda itu meminta bantuan Ria untuk lebih dekat dengan Rere yang cuek dan dingin.
...****************...
Setelah melihat keadaan ayahnya meski belum sadar tapi ayu sedikit lega karena maminya berada di samping Papi Aries. Malam ini ayu memutuskan untuk berada di dekat kakaknya karena dia sendirian di ruangan itu.
Dirinya melangkah ke ruangan sang kakak dan bertemu dengan dokter dan petugas yang berwajib nampak berbincang.
"Selamat malam Dokter dan Bapak Petugas, ada masalah dengan kakak saya" tanya Ayu nampak cemas.
"Tidak ada bu, saya hanya ingin memberitahukan bahwa keadaan pasien sudah membaik, apa akan di rawat atau di bawa kembali oleh petugas" Dokter memberitahukan.
"Saya minta jika diperbolehkan kakak saya di rawat sampai beliau sehat betul khuatir nya akan down kembali mungkin ada prosedur yang harus kami lalui, karena saya tidak mengerti saya akan konsultasi dengan lawyer saya besok"
"Baiklah bu untuk sementara biar di rawat di ruang ICU terlebih dahulu" ujar dokter dan di setujui oleh Ayu.
Terlihat salah satu dari Dua Petugas yang menjaga Aditya menghubungi pimpinannya untuk melaporkan keadaan Aditya.
__ADS_1
Setelah berbincang dengan dokter dan petugas berwajib Ayu memasuki ruangan tempat Aditya berada di sana kakak nya belum tidur dan Ayu tidak melihat keberadaan Ria.
Padahal dirinya mendatangi kakak nya juga ingin menyapa Ria yang mana Clien Perusahaan Erlangga itu. Dia hanya ingin berbasa-basi supaya lebih mengenal wanita paruh baya itu.
Saat melihat wajahnya ada sesuatu yang mengusik pikirannya tapi dia sendiri tidak tahu. Ada rasa ingin dia ketahui tentang wanita itu tapi disayangkan yang di cari sudah pulang begitu penuturan Kakaknya.
"Ayu Papi belum mengunjungi kakak, Apa dia tidahk tahu kakak disini"tanya Adit.
"eehhh... " Ayu ragu.
"Ada apa Ayu katakan" Aditya curiga dengan tingkah adiknya sejak saat Rere masih ada menjenguknya.
"Papi di mana ayu" Aditya merasa terjadi sesuatu dengan Papinya.
"Kakak tumben perhatian sama papi" Ayu sedikit santai untuk menutupi keadaan papinya.
"Kakak Tahu jika kamu menyembunyikan sesuatu" sahut Adit.
"jangan menutupi dari kakak, kamu tahu benar kakak tidak menyukai itu" tambah Aditya dengan menepuk ranjang untuk Ayu duduk.
"Kakak... " Ayu mencoba untuk mencari kata yang tepat untuk Aditya.
"Katakan dek apa yang terjadi dengan Papi, dia tidak akan mengabaikan kakak jika tidak ada sesuatu" ucap Aditya dengan menatap adiknya.
"Papi masuk ICU setelah mendengar kak Aditya di larikan ke rumah sakit, papi terkena serangan jantung dan Riki cepat menolong Papi membawa nya ke rumah sakit ini"
"Apa.... Papi terkena serangan jantung" Aditya diam sejenak dan menatap langit ruangan dimana dirinya di rawat. Tidak di pungkuri Aditya mencemaskan Papi kandungnya itu.
"Bagaimana keadaan papi sekarang" tanya Aditya.
"Papi belum sadarkan diri sampai sekarang" sahut Ayu.
Ayu menangis dan memeluk kakaknya, sejujurnya Ayu takut kehilangan Papi Aries, meski kecewa dengan Pria yang adalah orang tuanya tapi Ayu tidak ingin terjadi sesuatu kepadanya.
"Kakak ingin mengunjungi Papi tolong hubungi Lawyer kita supaya Kakak bertemu dengan Papi"
"Rencana nya besok lawyer akan mengurus semua, ayu sudah menelpon tentang apa yang terjadi dengan kakak, apa kakak bisa di rawat inap supaya benar-benar sembuh atau tidak. Dan untuk keinginan kakak bertemu Papi juga besok akan di bicarakan kembali" ucap ayu mendongakkan kepala nya untuk menjawab pertanyaan kakak nya dan kembali membenamkan wajahnya didada bidang Aditya.
__ADS_1
Aditya hanya mengangguk setuju saja dengan apa yang akan dilakukan adik tirinya itu, Dia sangat mempercayai urusan nya kepada Ayu karena sejak dulu hubungannya memang baik dan dekat.
Setelah beberapa saat, Aditya meminta Ayu menelpon Rere atau Riki untuk menanyakan aapakah mereka sudah sampai di apartemen atau belum, Aditya mengkhawatirkan Rere juga dua anak kecil yang bersama dengan Rere.