Aku Si Perawan Tua

Aku Si Perawan Tua
Bab. 63 Cerita Masa Lalu


__ADS_3

"Aditya sangat mencintai Renia, tidak ada yang bisa menggantikan dia dihati Aditya. Karena itu Aditya menginginkan bantuan dari papi dan juga dukungan untuk masalah ini" ucap Aditya


"Apa yang ingin kamu lakukan" sahut Aries.


"Aditya hanya ingin menikah dengan Renia dan hidup dengan wanita yang Aditya Cintai dan menghabiskan sisa umur Adit bersama Rere dan Jika Allah memberikan kepercayaan keturunan Aditya sangat bersyukur tapi jika tidak, Aditya tetap ingin bersama Renia, untuk itu bantu Aditya, Papi. Hanya itu yang Adit inginkan" balas Aditya.


"Bagaimana dengan Anak kamu jika yang dikatakan sisil benar dan Bagaiaman wanita itu nantinya" tanya Aries kembali.


"Apa Rencana kamu Aditya, Papi akan membantu dan mendukung mu Nak" tambah Aries


"Aditya sedang mencari tahu kebenaran tentang kehamilan Sisilia Sepuluh tahun yang lalu dan juga keberadaan anak yang di kandung Sisilia, Jika Sisilia benar tidak menggugurkan kandungannya dan anak Adit di temukan maka Adit akan melakukan Test DNA" ucap Aditya.


"Nak Papi sebenarnya kecewa atas apa yang kamu katakan ini, Sisilia lebih tua lima tahun dari kamu, meski perasaan tidak mengenal usia. Papa pikir perasaan kamu untuk Renia sangat besar sehingga sulit untuk kamu mendekati wanita lain, Jika Renia tahu dia akan sangat sedih dan kecewa seperti papi saat ini"ucap Aries terdiam sejenak.


Aries jadi teringat Saat dirinya berada di ruang penjara isolasi untuk menemui putranya. Saat itu bersama Sisilia ada yang mengganjal dihati Aries sebagai Orang tua dia ingin Putranya mengatakan apa yang terjadi tapi saat itu Aditya nampak Emosional setelah bertemu dengan Sisilia sehingga Ayu harus menenangkan Adit.


Ada yang di sembunyikan keduanya saat itu tapi Aries tidak mengetahui jika hubungan mereka sudah sangat jauh lebih dari pasien dan Dokter Pribadi yang menangani masalah kejiwaan Putranya.


"Papi, Aditya merasa bersalah dengan Sisilia dan Renia. Adit benar-benar mencintai Renia, sebelumnya Aditya pikir hanya cinta yang belum usai ataupun karena kehilangan Renia menjadi perasaan yang menggangung pada hati Adit, dan setelah bertemu dengan Renia perasaan Aditya bertambah besar apalagi saat Renia dekat dengan Pria lain Adit merasa sangat marah dan hati Aditya tidak menerimanya, Adit benar-benar jatuh cinta dengan Renia" ucap Aditya.


"Tapi saat Sisilia datang pagi ini dan mengatakan dia melahirkan anak yang sudah Adit suruh untuk gugurkan sepuluh tahun yang lalu membuat Aditya bingung dan sedih, Jika Sisilia benar maka Anak yang dilahirkan oleh Sisilia akan mengalami nasib seperti Adit yang terpisah oleh orang tua kandungnya sendiri, Apakah Aditya harus menikahi Sisilia tapi Aditya tidak mencintai dia hanya perasaan nyaman saat berbicara dengan Sisilia, pada saat itu dan kehilangan Mama dan Renia membuat aditya tidak bisa mengendalikan diri, kedekatan dengan sisil selama di NYC membuat Adit dan Sisil melakukan dosa besar yang mungkin tidak bisa Adit perbaiki dan harus Adit pertanggungjawabankan" tambah Aditya.


"Papi, Aditya tidak ingin kehilangan Renia dan juga tidak bisa mengabaikan Anak Adit sendiri, Apakah Renia akan menerima masalalu juga anak Adit"

__ADS_1


ucap aditya dengan manatap langit ruangannya. nampak kebimbangan dari raut wajah putranya saat Aries menoleh kearah Aditya.


ini pertama kalinya Aditya bercerita banyak dengan Aries di sisi lain Aries merasa bahagia karena tidak ada tembok yang membatasi antara dirinya dengan sang Putra.


Tapi disisi lain cerita yang dibawakan putranya membuat dirinya kaget dan bingung harus bagaiamana membantu putranya itu. Sejenak Ayah dan anak itu terdiam tanpa kata keduanya sibuk dengan pikirannya masing-masing.


Setelah beberapa Menit berlalu Aditya menoleh kearah Aries di lihatnya Papi Kandung yang selama ini bersama nya tapi dirinya membuat jarak yang sangat jauh, Aries menatap langit ruangan dengan tatapan kosong yang sudah dipastikan jika Papinya itu sedang memikirkan permasalahan Aditya saat ini. Aditya tersenyum dia berpikir bahwa dirinya membenci terlalu dalam Papinya tapi dirinya melakukan hal yang sama kepada dua wanita yang mencintai dirinya, Aditya lalu berkata


"Papi saat Aditya berada didalam ruang isolasi penjara dalam keadaan tidak sadar Adit bertemu dengan mama Sherly mungkin di dalam mimpi atau alam bawah sadar Adit dan Mama menyuruh Aditya berdamai dengan hidup Adit dan juga memafkan Papi, Apakah Aditya bisa melakukannya” Adit mulai berbicara kembali dengan Aries.


“Sherly menemuimu Nak, dia mengkhuatirkan kamu Putraku. Kesalahan dan Dosa Papi biarlah papi yang menanggungnya jangan kamu siksa dirimu sendiri, sambutlah hidup barumu" ucap Aries yang mendengarkan putranya yang berbicara tentang Sherly dia merindukan wanita itu sepanjang hidupnya.


“Mama kamu benar berdamailah dengan keadaan dan mulailah dengan hubungan barumu sesuai dengan yang kamu pilih dan Papi mendukung sepenuhnya untuk kebahagiaanmu dan untuk rasa benci yang kamu rasakan untuk Papimu ini, Papi juga menerima karena memang Papi bersalah terhadap Sherly dan juga dirimu Nak, tidak seharusnya papi hadir kembali dalam hidup kalian" lanjut Aries.


"Renia wanita yang kamu cintai dan kamu cari sampai saat ini, Kamu beruntung Renia bertemu denganmu dalam keadaan belum menikah dan masih setia menunggumu. Kamu lebih beruntung daripada Mami dan Papi dulu…” ucapan Aries terhenti airmata menetes.


"semoga saja apa yang dikatakan Sisilia itu suatu kebohongan jika tidak kamu harus siap kehilangan dirinya" ucap Aries kembali.


"Nak, papi percaya kamu bisa mencari jalan dan solusi yang terbaik untuk permasalahan yang sedang kamu lalui dan Mami kamu benar jika kamu sudah berdamai dan menerima hidupmu maka dengan siapapun kamu melangkah dalam pernikahan kamu akan tenang dan jika sudah memutuskan jangan lagi menoleh kebelakang dan menyesal atas pilihan kamu" Aries menatap putranya dengan tatapan penuh keyakinan dan Aditya hanya mengangguk.


Baru kali ini Aditya merasa tenang saat berbicara dengan Orang Tua kandungnya itu. ini pertama kali mereka berbicara dari hati ke hati dengan suasana tenang dan perkataan sejuk selama Aditya berada dalam keluarga Erlangga.


"Papi... " ucap Aditya

__ADS_1


"ya nak" balas Aditya.


"kenapa papi meninggalkan kami demi Mami Lisna dan mengapa Papi mempermalukan Mama Sherly di kantor saat itu"


Aditya ingin mendengar cerita masalalunya kedua orang tua nya dari sisi Aries.


"Nak apa kamu percaya dengan yang akan Papi katakan" balas Aries dan Aditya hanya menatap dingin Aries.


"katakan Papi, Aditya ingin mengetahui ini semua" balas Aditya yang dibalas anggukan Aries.


"Mama Kamu adalah sekertaris Papi di kantor saat itu tapi sebelum dia menjadi Sekertaris Papi dia seorang Marketing di sebuah perusahaan Fashion di Semarang. Papi bertemu awal dengan Mami kamu saat Papi datang di salah satu mall di sana dan saat itu Papi sudah tertarik dengan Sherly wanita yang melahirkan kamu tapi saat itu temannya mencintai Papi dan Mama kamu tidak ingin menyakiti sahabatnya itu jadi Mama kamu menyuruh papi mendekati sahabatnya itu, sekitar satu tahun lebih Papi menjalin hubungan diam-diam bersama Sherly di belakang sahabat Mama kamu, karena Papi tidak ingin menyakiti keduanya maka Papi meminta Mama kamu untuk berhenti bekerja di Perusahaan Fasion itu dan menjadi Sekertaris Papi" Aries menghentikan ucapannya dadanya sangat sesak saat mengingat wanita yang dia sakiti hatinya.


"lalu pi... '


"saat itu papi memberikan fasilitas apartemen dan mobil untuk Sherly karena Papi benar-benar mencintai Mama kamu, Sherly adalah Cinta pertama Papi dan saat kami berada di apartemen sahabat Mama datang dan membunyikan bel saat Papi membukannya ternyata yang datang adalah sahabat Mama kamu. Wanita yang mencintai papi, dia marah dan kecewa lalu menjauhi Mama kamu sampai risegn dari tempat nya bekerja dan saat itu terakhir Papi dan Mama bertemu dengannya. kami berdua selalu mencari untuk meminta maaf tapi kami tidak dapat menemuinya, Mama kamu merasa bersalah dengan sahabatnya lalu setiap hari menyalahkan Papi dan kita sering berdebat hebat karena itu, Apalagi sahabat Mama kamu seperti nya pergi dari semarang dan kami tidak tahu lagi kemana dia pergi. Dia seperti di telan bumi" ucap Aries yang terhenti mengingat satu wanita lagi yang dia sakiti selain Sherly.


"Setiap hari kami bertengkar karena masalah itu hingga akhirnya Kakek Hendarto menyetujui perjodohan Papi dan Mami Lisna, meski Papi menolak tapi Kakek kamu tetap memaksa karena perusahan Lisna memberikan dana besar untuk perusahaan kita yang terkena masalah keuangan saat itu. Sherly pergi saat mendengar berita pertunangan Papi dengan Lisna tanpa mendengar penjelasan Papi, hubungan yang sudah mulai retak dari awal bertambah hancur dengan perjodohan Papi dengan Lisna dan saat Mama kamu pergi Sherly dalam keadaan hamil tapi Mama kamu tidak pernah menceritakan itu kepada Papi sampai akhirnya Papi menemukan Mama kamu saat pembukaan hotel di dekat jogjakarta dan saat itu Mama kamu tinggal disana, setelah pertemuan itu kami melakukan kesalahan dengan menjalin kembali hubungan cinta yang terlarang dan harus membohongi pasangan kita masing-masing sampai akhirnya Papi tahu kamu Putra Papi bukan Rian suami Sherly. Papi sangat bahagia atas kebenaran kamu putra kandung papi dan saat Rian tahu dan akhirnya menceraikan Mami kamu Papi juga sedih dan dilema bukan tidak ingin bertanggung jawab dan tidak mencintai Sherly tapi Papi untuk kedua kalinya harus menyelamatkan Perusahaan yang sudah Keluarga Erlangga rintis dan dengan dana dari Orang Tua Lisna Perusahan kita dapat bertahan kembali dan bisa menghidupi banyak pekerja yang menggantungkan nasibnya di perusahaan kita Nak" ucap Aries.


"Saat itu Sherly datang ke perusahaan meminta pertanggungjawaban atas perceraian dirinya dengan Rian dan meminta Papi menceraikan Lisna dan menikahi Mama kamu dan saat bersamaan Lisna datang dan perdebatan muncul Papi hanya ingin meredam semua nya tapi Mama kamu marah dan menghukum Papi dengan keadaan yang mengerikan ini bukan hanya Papi yang terbakar tapi juga kamu Nak" Aries mengusap air mata nya.


"Papi sangat mencintai Sherly tapi Papi harus mengorbankan Cinta Papi untuk para pekerja Papi dan juga untuk Ayu, saat Papi bertemu kembali Mami Sherly. Papi sudah menikah dan memiliki anak yaitu Ayu. Dia seorang gadis kecil yang tidak ingin Papi Korbankan" Aries terdiam.


"Tapi Papi mengorbankan Adit dan Mama Sherly"

__ADS_1


Aditya terdengar tertawa. sangat lucu bahkan Ayu pernah mengutarakan kecemburuan nya atas perlakuan Papinya yang di anggap lebih menyayangi Aditya dibandingkan dengannya. Padahal yang sebenarnya Papi Aries lebih memilih Ayu dan Lisna daripada Aditya dan Sherly.


Setelah berbicara panjang lebar keduanya diam tanpa kata lalu terdengar ketukan pintu Perawat dan Dokter datang untuk memeriksa keduanya dan setelah selesai asisten Riki datang untuk menemui Aditya.


__ADS_2