Aku Si Perawan Tua

Aku Si Perawan Tua
Bab. 37 Rumit


__ADS_3

Setelah mengatakan itu kepada Rita, Rere mengalihkan tatapan nya ke arah Tya dan meminta penjelasan awal kenapa diri nya sampai berada di tempat pak RT saat ini.


"kenapa teteh ke sini bukan nya ke rumah sakit ibu sedang di rawat malah ribut di sini, kemarin teteh bilang mau tenang tidak ingin ada keributan kenapa sekarang seperti ini" Rere kesal dengan Tya.


"Wanita rubah ini mengirim pesan ke teteh dengan menghina secara fisik, jadi teteh kesal langsung ke sini, teteh ga mukul dia duluan tapi dia yang pukul teteh terlebih dahulu" jawab Tya.


"Sekarang sudah jelas, siapa pemicu nya dan teh Tya tolong tunjukan bukti nya ke pak RT screenshoot nya di simpan untuk bukti dan tolong kirim ke Rere juga"ucap Rere dengan menatap tajam Siska dan Rita.


"Saya akan bawa kasus ini ke pihak berwajib karena tindakan kurang menyenangkan dan untuk pezinahan atau perselingkuhan anak bu Rita dengan kakak ipar saya" tambah Rere.


"Jangan nak kami minta maaf" ucap Rita.


"Saya jelaskan di sini kakak saya adalah korban dari anak bu Rita, dan juga keluarga kami merasa di peras oleh menantu ibu, Setelah mental nya kalian hancurkan sekarang fisik nya kalian sakiti juga" Rere meninggikan suara nya tanda marah.


"Seharusnya yang mengganti rugi 100 juta itu keluarga mas Didit bukan keluarga saya anda harus tahu itu dan jika suami siska mendapatkan uang untuk ganti rugi atas kesalahan mas didit dan sisak tentu nya Tya juga harus dapat senilai yang sama seperti yang di terima suami anda, mengerti. Atau kalian bisa saja kan menipu atau bekerja sama untuk menekan Tya supaya cepat memberikan uang" jawab Rere dengan masih bernada tinggi.


"Dan Pak RT harus nya adil menyikapi hal ini" tambah Rere kembali.


Semua orang yang berada di sana terdiam lalu tanpa meneruskan lebih lama lagi di tempat itu Rere meminta kakak nya abbas dan Tya untuk ikut bersama nya ke rumah sakit.


"Pak RT saya undur diri dulu dari sini saya tunggu kabar lebih lanjut dari masalah ini, kami harus mengurus kepulangan ibu kami dari rumah sakit Terima kasih" Rere berjabat tangan dengan pak RT dan tatapan sinis nya mengarah ke arah Rita yang menatap nya lalu menunduk.


...****************...


Di rumah sakit, dari hasil pemeriksaan Dokter keadaan geri semakin membaik meski gips yang berada di leher geri belum di lepas tapi geri sudah bisa berjalan menuju kamar mandi sendiri.

__ADS_1


Orang tua nya dengan sabar mengurus geri selama di rumah sakit walaupun geri masih belum banyak berbicara bukan karena tenggorokan nya sakit tapi karena hati nya yang terluka apalagi sudah Tiga hari Rere belum mengunjungi nya di rumah sakit menambah kegalauan hidup nya.


Alasan itu yang membuat Geri malas berbicara pikiran nya hanya untuk Rere, meski geri tahu jika ibu inah masuk rumah sakit tapi dalam sudut hati nya yang lain mengatakan bahwa Rere sedang mengunjungi Aditya ke ruang tahanan mungkin sedang memberikan dukungan kepada pria yang sudah membuat fisik dan hati nya terluka.


Rere kamu kenapa belum kesini. Apakah kamu tidak mengkhawatirkan aku


Geri bermonolog di dalam hati tanpa di sadari oleh nya jika ibu Sri terus bertanya tanpa mendapatkan jawab dari nya.


"Geriiiiiiii" Bu Sri sedikit menekan nama putranya karena melihat sedari tadi hanya melamun.


"iya... bu ada apa" Geri tersentak dan menoleh ke arah ibu nya.


"kenapa melamun nak ibu dari tadi bertanya tapi tidak mendapatkan jawaban dari kamu" bu Sri menatap putra satu-satu nya itu.


"ibu bertanya apa, maaf Geri... "


"apa yang ibu tanyakan" Geri bertanya sekali lagi.


"Ibu ingin menjodohkan kamu dengan Cantika, apa dia memiliki kekasih" ucap bu Sri menatap putra nya yang juga membalas tatapan nya.


"Perjodohan apa bu, tidak ada perjodohan dengan Cantika"


Geri menjawab dengan raut wajah tidak suka. Ayah geri yang duduk di dekat istri nya hanya memandangi kedua nya tanpa mengeluarkan suara. Geri membenarkan posisi duduk dan menatap ibu yang sudah melahirkan nya.


"Geri mencintai Rere sejak usia Geri 14 Tahun bu, Geri mencoba melupakan Rere saat dia pergi mengikuti orang tua nya pindah, tapi ALLAH mempertemukan Geri dan Rere kembali setelah 8 tahun terpisah dan sejak saat itu Geri selalu bersama Rere, sampai detik ini Hati geri menunggu Rere menerima untuk menjadi ibu dari Anak-anak geri" Geri berkata penuh penekanan berharap orang tua nya mengerti.

__ADS_1


Tanpa di sadari oleh ketiga orang yang ada di kamar rawat inap VVIP itu berdiri Cantika dengan bersandar di tembok ruangan mendengarkan isi hati geri. andaikan pintu tertutup pasti Cantika tidak akan mendengarkan kenyataan pahit ini. Pria yang sangat di cintai ternyata menunggu wanita lain yang juga sahabat nya sejak kecil.


...****************...


Rere sampai di parkir rumah sakit, diri nya akan mengurus kepulangan ibu lalu membawa nya ke Jakarta sesuai rencana. Setelah itu akan mengunjungi geri karena sudah tiga hari belum mengunjungi nya ke rumah sakit, lalu kemudian Rere akan mengunjungi Aditya sesuai janji nya kepada Ayu.


Rere harus kuat berdiri di dua kaki nya karena banyak orang yang membutuhkan diri nya untuk tetap sehat, permasalahan Tya akan Rere selesaikan secepatnya begitu juga permasalahan dengan Aditya dan Geri.


Rere ingin melanjutkan hidup nya dengan damai dan bekerja dengan tenang, belum lagi bisnis nya yang sudah 2 minggu belum dia sentuh. Rere merasa hidup, Semakin Rumit dengan bertambah nya usia ada saja yang menjadi bahan untuk diri nya berpikir.


Setelah melangkah dengan langkah yang cepat Rere dan abbas juga tya sampai di ruangan anggrek tempat ibu nya di rawat bersamaan dengan Rere, Dokter jantung yang di tunggu akhir nya datang dan memeriksa bu inah.


Setelah selesai pemeriksaan dokter memberikan hasil baik untuk jantung ibu saat ini dan memberikan saran agar banyak istirahat dan juga jangan banyak berpikir harus sedikit rilex, itu yang di ucapkan Dokter Asep.


Setelah Dokter jantung selesai memeriksa Rere menunggu dokter saraf untuk memeriksa keadaan ibu nya karena terkadang ibu merasa sakit di kepala.


sekitar pukul 11 dokter yang di tunggu datang dan memeriksa keadaan ibu dan syukur keadaan ibu juga baik menurut dokter Taufik.


Setelah menyampaikan pemeriksaan nya dan suster menyampaikan bahwa ibu inah sudah di nyatakan boleh pulang dengan terlebih dahulu menyelesaikan biaya administrasi.


Setelah Tiga Puluh menit Rere mengurus administrasi rumah sakit akhir nya Rere kembali ke ruangan anggrek untuk membawa ibu pulang ke Jakarta untuk sementara waktu.


Rere menyampaikan itu kepada keempat saudara nya, Rere berkeinginan untuk merawat ibu dan menghindarkan ibu nya dari permasalah Tya untuk sementara waktu.


Awal nya ibu menolak tapi Rere meyakinkan ibu Inah untuk tetap ikut. Rere menyuruh Tya cuti dari tempat kerja nya dan ikut ke jakarta untuk menjaga ibu bersama dengan diri nya.

__ADS_1


Selain untuk menenangkan pikiran dari masalah rumit ini. Rere juga mengkhawatirkan tya jika masih di kota yang sama bisa jadi peristiwa hari ini akan terulang kembali.


__ADS_2