
Rere masuk kedalam kamar nya dan memandangi Dion dan Jimmy yang tidur di ranjang milik Rere. Dirinya menatap lekat kedua anak kecil yang terlihat ceria, lucu, pintar dan menggemaskan tapi membuat hati rere sendu saat matanya menatap Jimmy jika benar Suami Ayu berselingkuh dan yang di lihat jimmy di Mall adalah ayah nya pasti hati anak kecil yang tak berdosa ini akan hancur.
Kemudian Dirinya beralih menatap Dion air mata menetes di pipi rasa sedih menggelayuti rongga dada Rere melihat keponakannya menjadi korban perceraian orang tua nya.
Ada rasa syukur Rere di dalam hati dengan keadaan dirinya yang belum menikah di usia yang sudah dewasa ini sehingga dirinya bisa belajar dari orang-orang terdekat tentang pernikahan dan menyiapkan agar lebih matang dalam mengambil keputusan saat akan menikah.
Pengalaman kegagalan yang dialami oleh orang-orang terdekatnya adalah pembelajaran bagi Rere untuk lebih mengenal semua tentang calon suaminya sebelum memutuskan untuk menikah.
Ya dirinya harus sangat berhati-hati dalam memilih suami, seakan dirinya ragu tentang kekuatan cinta dalam pernikahan. Rere bersyukur saat remaja hanya fokus kepada dirinya sendiri, pendidikan dan Karier untuk merubah nasib dan keluar dari kemiskinan.
Terkadang Orang dewasa merasa malu jika belum menikah, terkadang image Perawan Tua menjadi ketakutan yang luar biasa sehingga tidak memikirkan dampak terhadap Mental dan perkembangan anak. Kenapa kita harus malu jika di usia dewasa kita belum menikah, Apakah mereka tidak malu jika memberikan kesedihan kepada anaknya.
Jika Belum siap secara financial dan Mental sebaiknya jangan terburu-buru mengambil keputusan untuk menikah hanya karena takut menjadi perawan tua, malu kepada teman ataupun keluarga dengan keadaan kita yang masih sendiri, dan iri melihat teman yang sudah menikah ataupun desakan dari orang lain.
Benar kata Tya dan Ibu Inah tenangkan hati, Yakin atas Pilihan dan Meminta Petunjuk dari Tuhan sebelum Memutuskan menikah jadi jika suatu saat kita di beri masalah kita sudah siap dan tenang menghadapinya.
Setiap manusia yang bernyawa pasti akan di berikan ujian dan coban ntah pasangan yang berkhianat, kekurangan secara ekonomi ataupun kehilangan karena kematian, Yang harus wanita hadapi kemungkinan terburuk itu yang harus membuat wanita kuat dan siap dari segi Mental dan Ekonomi.
Kehilangan tidak bisa di hindari ntah kematian atau perasaan yang hilang karena beralih kelain hati tapi kita harus tetap bertahan selama Tuhan masih memberkan nyawa.
Dan Jika Seorang ibu bisa melewati badai kehidupan maka anak tidak akan berdampak tapi jika seorang ibu hancur dengan badainya maka anak akan gontai dalam melangkah karena tidak ada pegangan untuk melangkah dalam perjalanan mereka yang masih jauh.
Rere berpikir bahwa seorang Pria jika salah memilih istri maka dia bisa memperbaiki nya tapi wanita salah dalam memilih suami maka guncangan hidup akan dia rasakan dan hanya wanita yang sudah siap dan tenang atas pilihannya yang akan mampu melewati guncangan itu.
Menurutnya setiap wanita pasti berjuang untuk anak nya, Ntah sebelum menikah ataupun setelah menikah. Dan Rere memilih pilihan yang dia rasa tepat yaitu menguatkan Ekonomi dan mental sebelum menikah dan tidak akan menarik anaknya untuk berjuang dalam hidup.
Jika dirinya menikah maka dia ingin Anak nya bahagia, Suaminya Bahagia dan Dirinya pun bahagia. Kebahagian itu hanya di dapatkan jika sudah berdamai dengan hidup dan takdir yang dimiliki.
Jika Kita tidak bahagia maka bagaimana pasangan dan anak kita bahagia, mungkin itu penyebab kenapa banyak orang memilih berselingkuh dalam pernikahan.
__ADS_1
karena merasa tidak bahagia atau memang masih ada yang dia cari atapun belum berdamai dengan dirinya sehingga masih ada yang mengganjal, dengan siapapun menikah jika belum selesai dengan dirinya sendiri maka sulit orang akan masuk kedalam hati untuk melangkah bersama.
Rere Bermonolog di dalam hati melihat keadaan dua anak kecil tanpa dosa yang akan menanggung permasalahan dari orang tuanya, Rere mengusap air mata nya lalu meneyelimuti Dion dan Jimmy.
Rere melangkah menuju lemari dan mengambil Selimut untuk dirinya dan memilih tidur di kursi yang ada didepan tv sedangkan Tya dan Ibu Inah Tidur di kamar tamu.
...****************...
Di dalam Ruangan ICU tempat Aries di rawat, Lisna masih menatap suami nya yang walaupun usia sudah tidak muda lagi tapi ketampanan yang di miliki saat muda masih terlihat.
Lisna menciumi tangan suami dengan penuh cinta walaupun suaminya menggores luka yang sangat dalam tapi hatinya selalu menolak untuk membenci Aries.
“Kamu milik ku mas aku mendapatkan tubuhmu tapi tidak hatimu,” gumam Lisna Lirih.
Bukan hanya Tangan Lisna juga mencium bibir dan pipi suaminya yang belum sadarkan diri.
Wanita Mu*ah*n yang merebut hatimu, dia sudah kalah saat tubuhnya di kuburkan kedalam tanah,bahkan dia tidak bisa menyentuhmu dan tidak dapat bersanding sampai tua sepertiku.
“Aku Tidak Pernah Kalah darinya sayang”
Tangan Lisna membelai lembut rambut Aries dan mencium dahi suaminya dengan lembut lalu memeluknya dan menangis di pelukan Aries yang terbaring dengan tangan masih terpasang infus.
Anakmu tidak akan pernah bahagia Sherly, aku akan pisahkan dia dengan wanita yang amat dia cintai.
Lisna kembali bermonolog di dalam hati Nampak tersenyum dengan raut wajah yang sulit diartikan , Lisna melepaskan pelukan untuk Suaminya dan mengambil Handphone dari tas nya lalu mengirim pesan kepada seseorang lalu tersenyum licik.
Dirinya kembali duduk di sebelah suami nya dan menatap Aries lalu membelai rambut dan mencium tangan suaminya kembali.
Kepalanya di sandarkan di ranjang tempat suami nya terbaring dan mendongak menatap sendu Aries lalu perlahan matanya menutup.
__ADS_1
Lisna mencoba untuk tidur dan mempersiapkan diri untuk kejutan yang akan terjadi esok hari. Hanya mengingat itu saja dirinya merasa bahagia dan membuatnya tersenyum walau air matanya masih menetes di pipi.
...****************...
Sedangkan di ruangan tempat aditya di rawat Ayu hanya menatap lucu kakak nya yang terlihat cemburu dengan Riki asistennya.
Ntah apa yang akan terjadi jika Riki datang. Mungkin akan bernasib sama seperti Geri tapi dirinya tidak perlu cemas karena Riki akan langsung mendapatkan perawatan karena sekarang mereka berada di rumah sakit.
Membayangkan saja sudah membuat Ayu tertawa sendiri dan buat Aditya merasa tambah kesal dengan kelakuan Adik tirinya yang memang sering menggoda sejak remaja.
"Tidurlah Dek jangan ketawa sendiri seperti itu, kakak jadi takut" Aditya melirik sengit kepada adiknya itu.
"hhiikk hihii" Ayu terdengar terkikik mendengar ucapan Aditya.
"Apa ada yang lucu Ayu" nampak kesal dan membuat Ayu berhenti menggoda nampak kali ini kakak nya serius.
"Kakak jangan ulangi lagi cukup Geri yang membuat kita semua susah karena kelakuan super posesif dan cemburu kakak belajarlah menahan emosi itu lebih baik" ucap Ayu yang juga nampak sangat serius.
"Kamu telpon Riki dia sudah sampai dimana" ketus Aditya dan membuat Ayu tersenyun kembali.
"iya ok aku telpon sekarang" ujar Ayu.
Belum juga menelpon, Riki sudah datang dan berdiri di depan pintu masuk ruangan yang merawat Aditya. Riki terlihat menunduk atas tatapan yang di Terima oleh nya.
Aditya nampak menatap dingin dan mematikan saat menatap dirinya sedangkan Ayu santai melihat keduanya malah Ayu menanyakan tentang Putranya yang ikut menginap di rumah Rere.
Riki mendongakkan kepala untuk menatap Ayu dan memberitahu jika Jimmy tertidur sejak masih menuju ke jalan apartemen Rere dan saat sampai apartemen Jimmy masih tertidur dan Rere membawa nya ke kamar untuk di tidurkan di sana. mendengar itu Ayu mengangguk dan Riki menunduk kembali dan berdiri di ranjang sebelah kaki Aditya.
"Kenapa kamu berlama-lama disana Riki" ucap Aditya pada akhirnya.
__ADS_1
"Maaf Pak Aditya, saya baru sampai saat pak Aditya menelpon saya" ucapnya dengan menatap atasan sekaligus sahabatnya itu.
Ayu kembali tersenyum dan Aditya hanya diam dengan tetap menatap dingin asisten nya itu.