
"Apa ini..." gerutu Rere
Rere masih tidak percaya dengan berita viral di aplikasi bergambar kamera yang di unggah oleh situs gosip yang centang biru itu.
Di sertai Video perkelahian Aditya dan Aries di depan apartemen nya dan juga video shoping di supermarket serta makam malam berdua di mall saat Aditya ingin mengantar pulang.
Di dalam unggahan nya itu juga menampakan video geri yang sering berkunjung ke apartemen nya dan seorang wanita yang tidak tahu siapa tapi mengaku tetangga apartemen dan menjelaskan bahwa Rere memang bekerja di salah satu bank dan sering membawa pria asing ke apartemen nya dari pria muda sampai pria yang tua.
Sontak Rere kaget dan menangis, wanita itu menyebarkan berita bohong yang pasti akan menggiring opini negatif untuk nya.
selain itu ada beberapa unggahan bahkan untuk unggahan terakhir menuliskan Caption,
'CEO perusahaan mengunjungi apartemen salah satu pegawai bank dan melakukan tindakan kekerasan terhadap pria saat mendapati wanita itu bersama pria lain'
Rere terbelalak mata nya dan menutup mulut kembali dengan berbagai pemberitaan di media sosial, Rere belum melihat berita yang di televisi dan dia juga belum beranjak dari rumah sakit jadi belum tahu ada berita mengerikan itu.
Flasback
Aries mengeluarkan pengaruh nya dengan menutup akses untuk para pencari berita untuk mendekati sang putra dan rumah sakit tempat Geri di rawat, para pencari berita itu tidak mendapatkan informasi yang valid tentang rumah sakit yang merawat Geri.
Sebelum berita perkelahian itu muncul di sosial media dan televisi Aries mulai bergerak, dia memahami pasti lawan bisnis nya akan menggunakan ini untuk berusaha menghancurkan perusahaan milik keluarga nya menggunakan kejadian yang di lakukan sang putra.
Susah payang dia bangkit dari kebangkrutan setelah mendapatkan kucuran dana segar dari orang tua Lisna dan membangun kembali di ibukota tidak mungkin Aries biarkan perusahaan nya goyah karena di sana ada pengorbanan Sherly itu yang ada dalam benak Aries.
Bukan hanya itu mental putra nya juga harus di lindungi dari pertanyaan pencari berita dan pemberitaan yang akan semakin liar tentu saja aries juga ingin melindungi putra nya dari kasus hukum dia tidak ingin pemberitaan itu justru membuat kasus hukum bertambah berat.
Berita Viral itu muncul satu hari setelah kejadian dan dalam keadaan akses informasi sudah di tutup, tapi kenapa ini bisa menguap ke publik, Aries segera menyuruh Riki dan bawahan nya yang lain untuk menyelidiki siapa tokoh di balik ini semua dan memberikan kekacauan ini.
__ADS_1
Sementara menunggu hasil Aries mendatangi rumah sakit yang merawat Geri melalui akses pintu lain yang tidak tersentuh oleh para pencari berita.
Flasback Selesai
Sedang Rere saat itu sedang makan di cafe karena orang tua Geri menyuruh nya, setelah makan dia duduk sejenak memikirkan rentetan kejadian yang membuat nya sedih. sehingga tidak bertemu dengan Aries yang saat Rere datang dia sedang bernegosiasi dengan ayah Geri dan memunggungi Rere yang menghampiri bangkar Geri yang di bawa menuju rawat inap.
"oh... ini alasan kenapa orang-orang yang ada di cafe rumah sakit ini menatap gw dan berbisik dengan teman nya" Rere mengerti dengan apa yang terjadi di cafe tadi.
Rere menghela nafas panjang dia benar-benar tidak menyangka kejadian nya bakal serumit ini sampai masuk berita di sosial media dan televisi. mungkin Rere tidak mengetahui pengaruh dan nama besar keluarga Aditya di dunia bisnis.
Bahkan Perusahaan milik keluarga Aditya yang dikelola oleh kekasih masa lalu nya itu termasuk perusahaan terbesar ketiga di ASEAN. yang Rere tahu perusahaan Aditya bergerak di bidang properti dan memiliki prospek yang besar.
Rere memang jarang melihat berita di televisi apalagi tentang bisnis dia tidak tertarik, dia mencoba membuka butik pakaian dan hijab juga atas saran Bu Ria nasabah prioritas di bank tempat nya bekerja yang ternyata sahabat Mama Sherly dan pernah menyukai Aries saat mereka muda.
Meski pekerja keras dan sering berjualan di pinggir jalan saat car free day dan moment lain tapi mencari tahu lebih tentang bisnis atau perusahaan mana saja yang terbesar di negara ini Rere tidak sampai sedetil itu mencari tahu dan memang tidak ingin tahu.
Dia hanya melakukan mantance perusahaan yang memang sudah join dengan bank tempat nya bekerja atau rekomendasi untuk di lakukan mantainance baru Rere bergerak. Karena Rere tahu akses untuk masuk apalagi melakukan persentase kepada perusahaan seperti itu sangat sulit.
"assalamu'alaikum neng, ada apa" Rere mengawali pembicaraan.
"Teh ibu masuk rumah sakit, jantung nya kambuh, cepet pulang"
"ya ALLAH" sontak Rere kaget dan tidak percaya.
"di tunggu ya teh" sahut Arsyila.
"ya teteh pulang sekarang tunggu ya dek" telepon langsung di tutup begitu saja.
__ADS_1
Rere berlari ke arah kamar rawat inap VVIP dan berpamitan dengan orang tua Geri dan saat itu Geri terlihat sudah membaik, keluarga Geri mengijinkan Rere untuk pulang melihat keadaan ibu nya.
Saat Rere meminta ijin Geri untuk pulang terlebih dahulu Geri mengangkat tangan nya dan mengatakan sorry dengan terbata, leher terpasang gips dan tenggorokan yang masih sakit jadi tidak banyak kata yang dia ucapkan.
Tangan Rere menyambut dan mereka saling menggenggam lalu Rere tersenyum dan tak lupa mendoakan sahabat nya untuk cepat sembuh.
saat Rere ingin keluar dari rumah sakit dari arah pintu utama dia kaget melihat para pencari berita sudah memenuhi arah lobby rumah sakit dan mengambil photo nya dan dengan cepat Rere masuk kembali kedalam rumah sakit dan berdiri di balik tembok.
"Kenapa seperti ini" gerutu Rere
"Bagaimana cara nya keluar" Rere mencoba menghampiri suster yang sedang berjalan dan mencoba bertanya apa ada pintu keluar selain di depan sambil menunjukan tangan ke arah lobby utama.
Belum sempat di jawab oleh suster, tampak seorang pria menghampiri Rere dan meminta ijin untuk berbicara dengan nya. Rere pun mengikuti pria itu dan menyimpuhkan tangan ke arah suster yang tadi di tanya oleh nya.
"Ada apa ya pak Riki" Rere mencoba bertanya
"Pak Rian orang tua bos Adit ingin bertemu dengan Bu Rere" jawab Riki.
"Tapi maaf Pak Geri saya sedang ada urusan mendesak dan tidak bisa menemui nya sekarang" jawab Rere dan menoleh ke kanan dan kiri dia paranoid dengan yang ada di sosmed dia takut ada yang merekam atau mengambil photo dirinya dan asisten Riki.
"Bu Rere jika saya boleh bertanya ada urusan mendesak apa dan saya bisa melihat ketakutan dari raut wajah bu rere, saya tahu di depan banyak pencari berita, maka itu saya bisa antarkan ibu keluar rumah sakit ini dari arah pintu lain" jelas Riki.
"Benarkah pak Riki sebelum nya saya ucapkan Terima kasih, ibu saya masuk ke rumah sakit, jantung ibu kambuh pak Riki" mendadak Rere menangis
Sontak Riki kaget dan meminta Rere bergegas untuk menemui sang ibu dan mengantarkan ke rumah sakit tapi Rere menolak karena dia akan pulang terlebih dahulu ke apartemen menggunakan kendaraan yang dia pesan secara online.
Riki tidak ingin memaksa tapi Riki sempatbmenanyakan rumah sakit yang merawat sang ibu dan Rere tidak memberitahu karena dia sendiri belum tahu, karena syok tadi dia langung menutup panggilan telepon sang adik.
__ADS_1
Dan memang rencana nya dia akan menelpon kembali sesampainya di apartemen untuk mengambil mobil nya di sana. saat mobil online yang di pesan nya datang segera Rere meminta ijin untuk pergi dan di balas anggukan oleh Riki.
Setelah Rere pergi Riki segera menghubungi bos besar nya itu untuk memberitahukan bahwa Rere tidak bisa bertemu karena ibu nya sakit dan di rawat di rumah sakit di kota dimana orang tua nya tinggal.