Aku Si Perawan Tua

Aku Si Perawan Tua
Bab. 23 Trauma


__ADS_3

Aries menghembuskan nafas panjang lalu melangkahkan kaki ke koridor rumah sakit. Langkah yang sangat berat, Betapa sedih hati Aries dengan keadaan Putra kesayangan nya.


Tidak pernah berpikir ingin menyakiti darah daging nya sendiri sampai mengalami Trauma dan Depresi sangat dalam bahkan menghancurkan hidup putra nya yang lahir dari wanita yang sangat di cintai.


Harus bagaimana lagi menjelaskan bahwa yang terjadi memang kesalahannya tapi itu sudah takdir, sebagai manusia hanya menjalankan dan belajar dari kesalahan.


Tuhan mempertemukan manusia hanya ada dua tujuan yaitu Pengalaman dan Kebahagian. Jika seseorang tidak dapat membuat bahagia maka Tuhan ingin memberikan kita pengalaman sebaliknya Jika tidak mendapatkan pengalaman maka Tuhan membawa seseorang untuk memberi kita kebahagian.


itu yang Aries jelaskan kepada putra nya bahwa Papi Aries adalah Pengalaman untuk nya agar melangkah ke arah yang lebih baik bila Papi Aries tidak memberi Kebahagian setidak nya Aditya mendapatkan kebahagian dari Papa Rian.


Tanpa terasa air mata Aries jatuh membasahi pipi yang mana kaki jenjang nya masih berjalan dengan pelan menyusuri koridor rumah sakit. pikiran dan hati nya bertanya.


Bagaimana Jika Keluarga korban tidak ingin berdamai sedangkan video penganiayaan sudah viral di media sosial bahkan sudah masuk berita di televisi. Apakah putra nya akan mendekam dalam penjara.


Aries berdoa di sela pikiran nya yang kalut semoga keluarga korban memaafkan putra nya dan mau menyelesaikan secara kekeluargaan meski apa yang di lakukan Aditya sangat fatal tapi tetap saja tidak ada orang tua yang ingin melihat putra nya hancur seperti itu.


Bukan Reputasi diri dan keluarga yang di pikirkan tapi hidup sang putra tercinta. Langkah yang berat itu sampai di depan mobil yang terparkir dan bergegas Riki membukakan pintu untuk bos besar nya itu.


"Riki antarkan saya ke komplek pemakaman Casablanca" ujar Aries.


"Baik Pak" jawab Riki.


Riki tidak masuk kantor karena dia di beri tugas oleh Aries untuk menemani ke rumah sakit di mana Geri di rawat.


Setelah kejadian pemukulan itu pihak kepolisian datang ketempat kejadian dan membawa Aditya untuk di mintai keterangan dan setelah Papi Aries datang, Aditya meninggalkan kantor polisi dengan mobil sport nya begitu saja tanpa mengajak Riki.


Beruntung Aries masih berada di sana untuk mengurus masalah anak nya itu dan di temani oleh dua pengacara guna membantu kasus Adit. Sehingga Riki pulang bersama Aries. Saat di perjalanan pulang itulah Aries meminta untuk di antar menemui keluarga Geri supaya bisa berdamai dan kasus hukum di tutup.


Dan Sementara Aditya menggunakan jaminan sang Papi untuk dapat keluar dan menjalani tahanan kota jika masih melakukan tindakan kekerasan maka Aditya akan langsung di tahan.


Meski begitu kasus hukum tetap berjalan dan jika keluarga Geri tetap ingin di proses maka ada kemungkinan besar Aditya akan di masukan ke dalam tahanan. Keputusan itu di ambil, sambil menunggu keluarga Geri datang ke kantor kepolisian.


...****************...

__ADS_1


Tanpa terasa kendaraan yang di kemudikan Riki telah sampai Tujuan, Aries bergegas turun setelah pintu mobil di buka oleh riki. sebelum ke tempat pemakaman Aries menyempatkan membeli bunga Lily Putih kesukaan Sherly semasa hidup.


Setelah membayar lalu Aries melanjutkan langkah nya untuk ke makam wanita yang sangat dia sayangi, dimana tempat pujaan nya bersemayam, jenazah yang sebelumnya di makam kan di kota semarang itu kini di pindahkan di jakarta saat Aries memutuskan pindah ke Jakarta


Aries ingin menjauhkan putra tercinta nya dari kenangan menyedihkan kota itu yang dapat menambah luka dan trauma dan tak ingin makam wanita yang di cintai jauh dari nya


Saat dia berpulang nanti dia ingin di makam kan di samping makam sherly itu wasiat Aries berharap jika tidak bersatu di dunia maka mereka dapat bersatu setelah kematian datang, membuat sang istri sangat marah saat mengetahui fakta itu. hati wanita mana yang bisa menerima kenyataan jika suami nya berpesan pada putri tercinta untuk di makamkan di samping wanita lain.


Flashback


Pikiran Aries mengingat kembali rentetan kejadian sebelum Sherly memutuskan untuk bunuh diri lalu Sherly di temukan Tak bernyawa, teriakan histeris sang putra bahkan sampai di diagnosa mengidap depresi berat untuk menghindari kenangan buruk itu Aries memutuskan untuk pindah ke Jakarta dan memulai hidup baru bersama keluarga nya.


Meski hanya 1 Tahun Aditya tinggal di jakarta karena setelah lulus sekolah tingkat atas Aditya melanjutkan pendidikan ke Amerika karena desakan sang Papi.


Tentu Aditya tidak pergi sendiri dia di temani pengawal dan psikiater pribadi yang di bayar oleh Aries dan harus melaporkan perkembangan putra kesayangan nya.


Flasback Selesai


"Sayang ku, Wahai pemilik hati.... " terisak lalu memeluk nisan pujaan hati nya yang pergi untuk selamanya.


"Betapa besar nya amarah mu kepada ku sayang sampai kamu tega meninggalkan aku dan putra kita dengan beban derita sebesar ini, tidak kah kamu merasa iba dengan Aditya, Jika kamu membenci ku aku bisa Terima tapi putra ku menerima hukuman atas kesalahan ku juga sayang" lalu menangis.


"Kenapa kamu tidak menunggu ku, memang kesalahan ku mengusirmu saat itu sayang tapi aku menyesal dan bukan untuk mempermalukan, aku hanya ingin meredam masalah karena Lisna datang ke kantor"


"Sungguh aku menyesal atas kebodohan ku, Putra ku sangat menderita, andai aku tidak datang untuk menemui mu dan menjalin kembali hubungan kita, putra kita tidak akan mengalami penderitaan seperti ini, dan pernikahan mu dan Rian tidak akan hancur, kalian akan bahagia bersama pria itu"


"Sherly sayang maafkan aku, aku bukan hanya menghancurkan kamu dan putra ku sendiri tapi juga tidak dapat menjaga nya setelah kepergian mu"Tangis sendu terdengar.


Tanpa aries ketahui jika putra nya berdiri tidak jauh dengan tatapan yang sulit di artikan dan terlihat dari pipi nya ada air mata.


Aditya menatap dan mematung hanya menyaksikan papi nya bersedih dengan penuh penyesalan tanpa berniat menghampiri untuk menguatkan Papi nya.


...****************...

__ADS_1


Sementara Rere masih memikirkan apa yang akan terjadi dengan Aditya jika orang tua Geri tetap ingin kasus ini tetap di proses, bukan hanya sedih sahabat nya di rawat di rumah sakit tapi juga sedih memikirkan nasib kekasih di masa lalu nya itu, Apalagi kejadian tersebut di karenakan oleh nya.


Sore itu Rere memang tidak ingin Aditya menjemputnya bukan karena ingin pergi atau ada janji dengan Geri tapi yang terjadi sahabat nya datang tanpa memberitahu terlebih dahulu jadi Rere tidak bisa menolak.


Seharusnya tidak terjadi dan kenapa harus terjadi sedangkan Rere belum menerima salah satu dari


kedua nya masuk ke tempat spesial di dalam hati, dan ya kedua nya pun tidak seluruhnya bersalah karena Rere juga tidak pernah menegaskan posisi Aditya atau Aries dalam hidup nya.


Rere duduk di taman rumah sakit sendiri dengan memikirkan apa yang telah terjadi, dia merasa di posisi yang sangat sulit.


Dddrrttt....Dddrrttt.....Dddrrttt


Suara panggilan masuk yang ternyata sahabat nya menelpon, Segera Rere mengangkat.


"Assalamu'alaikum Dina"


"Walaikumsalam Rere, lu di mana?" tanya Dina penuh selidik.


"Gw ada di rumah sakit din, geri...... "


"Lu pasti belum lihat sosial media, coba lu lihat deh lu viral Rere dan lu juga masuk berita di tv" dina memotong apa yang akan di katakan Rere.


"emang ada apa Dina" dalam hati nya sudah mengerti apa yang Dina katakan pasti kasus perkelahian Aditya dan Geri.


"Lu lihat deh rere, gw ga bisa jelasin di telephone, lu harus pastikan sendiri dan gw yakin lu di arah yang benar gw kenal sama lu dari awal lu masuk kerja" jelas Dina di seberang telephone.


"lu bikin gw penasaran, ya udah gw mau buka sosmed dulu" sahut Rere yang juga penasaran.


"iya Rere, dan lu harus sabar rere, harus lu tahu bahwa gw percaya sama lu. bukan hanya lu atasan gw tapi lu sahabat terbaik gw" terdengar tulus lalu menutup telephone.


Rere sejenak terdiam dan memikirkan apa yang terjadi dan diri nya viral karena apa. tanpa pikir panjang Rere membuka handphone yang masih dia genggam dan masuk ke aplikasi bergambar kamera yang memang banyak orang memakai nya.


"ya ALLAH.... " Rere menutup mulut nya sangat sulit mempercayai berita viral tersebut yang memberitakan tentang diri nya.

__ADS_1


__ADS_2