Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 10


__ADS_3

Pertemuan Kedua


Sementara Chandra Zhu terlihat sedang terburu-butu memasuki Sunrise Hospital, Ia pun mengedarkan pandangan di seluruh penjuru rumah sakit, dan dilihatnya ternyata sang Mama sudah menunggunya sejak tadi.


" Ma..,


" Ndra.., Mama pikir Kamu melupakan Mama Nak..., darimana saja Kamu?? tanya sang Mama kepada sang Anak. Ya nama Ibu dari Chandra adalah Dhea, Ia sedang di Sunrise Hospital untuk mengontrolkan dirinya pasca operasi jantung, dan juga Ia memeriksakan anak keduanya yang rutin menjalani pengobatan, yang merupakan saudari kandung dari Chandra yang bernama Sisi, Sisi sendiri divonis Leukimia oleh dokter, semenjak awal masuk SMA.


" Ma.. maafkan Andra... " ucap Chandra, sembari meminta maaf, Yaa nama panggilan kecil dari Chandra adalah Andra, banyak yang tidak tau akan hal itu, kecuali Keluarganya.


" Ya sudah tidak apa-apa..., Ayo antar Mama dulu ke dokter umum dulu, sehabis itu baru kita temui dokter anak untuk memeriksa Adikmu.


" Loh.. ma.., kok ke dokter umum??" tanya Chandra heran dengan sang Mama.


" Iyaa soalnya tadi suster Cindy bilang kalau Mama suruh ketemu dengan dokter umum, baru ke spesialis jantung, karna dokter bedahnya kebetulan baru melakukan tindakan... " terang Dhea Mama dari Chandra.


" Hmm.. baiklah kalau begitu ayo ma... " ucap Chandra, dan mereka pun segera menuju ke ruang periksa dokter umum.


*****


Sementara Amelia setelah dari ruang direktur utama, kini Dia sedang disibukkan memeriksa pasiennya dengan sangat telaten, bahkan Ia Dia sangat ramah terhadap para pasiennya, sampai-sampai membuat perawat yang mendampinginya kagum dengan sikap Amelia.


" Baiklah Sus..., kalau begitu tolong panggilan pasien berikutnya... " titah Amelia pada perawat yang mendampinginya.


" Okey dok... " jawab perawat tersebut yang bernama Cindy.


" Pasien berikutnya... Nyonya Dhea Zhu..." panggil sang perawat terhadap pasien yang dipanggil tersebut, dan yang merasa di panggil pun segera menuju ke tempat periksa.


" Selamat siang menjelang sore dok... " ucap pasien tersebut yang bernama Nyonya Dhea Zhu tersebut, seketika Amelia yang sedang melihat jurnal pun mendongkakkan kepalanya, lalu balik menyapanya: " siang menjelang sore juga Bu... " jawabnya sambil tersenyum ramah. seketika Nyonya Dhea pun terkesikap dengan siapa yang Ia lihat.


" Oh ya.., Ibu namanya Ibu Dhea ya...,pasiennya dokter Indra bukan, Bu...??" tanya Amelia ramah.

__ADS_1


" Iya Bu dokter..., Saya pasien dari dokter Indra, untuk kontrol bedah.."jawab Nyonya Dhea ramah.


" Hmm.. okey baiklah Bu.., kalau begitu sekarang Saya periksa dulu ya luka Ibu..." titah Amelia pada pasiennya ramah, dan di angguki oleh pasiennya yang bernama Nyonya Dhea Zhu. kini Amelia memeriksanya dengan sangat telaten, membersihkan luka bekas jahitan di dada sang pasien dengan sangat cekatan, Dan tak berselang lama akhirnya Amelia menyelesaikannya dengan sangat baik, bahkan perawat yang mendampinginya begitu heran dengan cara kerja Amelia seperti sudah sangat mahir dalam menangani luka jahitan, di saat Amelia sedang menanganinya, Nyonya Dhea pun membatin:" Entah mengapa dokter ini sangatlah mirip sekali dengan anak Wijaya yang hilang saat kecelakaan pesawat..."


" Bu..., setelah Saya liat luka Ibu, sepertinya luka Ibu sudah membaik, hanya saja Ibu harus merawat luka Ibu agar tidak infeksi, atau paling tidak setiap hari harus di ganti perban setiap habis mandi.... " ucap Amelia memberi saran pada Nyonya Dhea.


" Ohh begitu ya dok..., kalau begitu tiap hari harus kesini dong dok...??" tanya Nyonya Dhea pada Amelia, dan Ia pun menjawabnya dengan ramah:" Nggak harus kesini kok Bu..., Ibu bisa minta tolong sama anak Ibu buat membersihkan lukanya misalnya..." ucap Amelia memberi nasihat sambil tersenyum ramah.


" Tapi dok..., apa nggak terlalu bahaya...?? tanya Nyonya Zhu lagi.


" InshaaAllah enggak Bu..." jawab Amelia lagi-lagi sambil tersenyum ramah pada pasiennya.


" Kalau misalnya Bu dokter sendiri yang datang ke rumah bisa nggak...??" tanya Nyonya Dhea pada Amelia penuh harap.


" Bisa Bu..., tapi Ada baiknya Saya ijin dengan dokter Indra terlebih dahulu ya Bu..., karena kan Saya hanya menggantikan tugasnya saja... " ucap Amelia menjelaskan.


" Oh iyaa ya..., dokter Amelia kan dokter umum..." ucap Nyonya Dhea.


" Tapi kalau bukan dokter bedah.., kok dokter Amelia sepertinya sudah sangat ahli menangani luka jahitan.." ucap Nyonya Dhea Zhu.


" Ahh... Ibu..., bisa saja... namanya juga dokter Bu.." ucap Amelia merasa tersanjung dengan pujian pasiennya., tanpa di duga Chandra pun nyelonong masuk ke ruangan Amelia, dan berkata:" dokter bagaimana kondisi Mama Saya...??


" Seketika Amelia pun menoleh ke arah sumber suara, karena memang posisi Amelia sedang ngobrol dengan pasiennya yang masih berbaring di tempat tidur, seketika membuat Chandra terkejut dengan yang Ia lihat, begitu pula dengan Amelia.


" Kamu..." ucap Amelia Dan Chandra bersamaan, sampai-sampai membuat Nyonya Dhea bingung, sedangkan Chandra heran mengapa Gadis itu ada di rumah sakit, apalagi Dia berprofesi sebagai dokter, pikirnya.


" Lohh... kalian saling kenal...?? tanya Nyonya Dhea menyelidik.


" Ehh..., enggak kok Bu..." jawab Amel.


" Yaa Kami saling kenal kok Ma..." jawab Chandra. mereka menjawabnya secara bersamaan.

__ADS_1


" Apaa...??, Lantas yang benar yang mana ini..?? tanya Nyonya Dhea menyelidik, tapi tak Ada jawaban diantara keduanya, dan Amelia pun berusaha mengalihkan pembicaraan.


" Emmm.. baiklah kalau begitu Saya buatkan resep obatnya buat Ibu..., nanti bisa di ambil di apotik..." ucap Amelia pada Nyonya Dhea.


" Baik dok..., Eh tapi bagaimana Bu dokter tentang perawatan luka Saya dok..." jawab Nyonya Dhea dengan pertanyaan.


" Kalau begitu Ibu sama tuan boleh tunggu di luar dulu ya.., dan mengenai luka Ibu Dhea.., nanti Saya akan bilang pada dokter Indra, sedangkan untuk kelanjutannya nanti Saya akan mengabari..."ucap Amelia sambil tersenyum ramah, sedangkan Chandra yang melihat keramahan Amelia pun merasa takjub.


" Gadis ini sungguh menarik..., tapi mengapa Dia sangat mirip dengan Adik dari Aditya... " batin Chandra sambil melirik ke arah Amelia, sedangkan Amelia yang merasa dilirik pun pura-pura tidak tahu, dengan mengecek daftar pasien, sambil mencuri pandang ke arah Chandra.


" Chandra Ayo kenapa diam..?? tanya sang Mama bingung dengan sikap anaknya.


" Sebentar Ma...., Saya mau ngomong dulu dengannya...


" Ya sudah kalau begitu..., jangan lama-lama kasihan pasien yang lain sedang mengantri...


" Hmmm... " jawab Chandra dengan deheman saja. sedangkan Chandra masih diam di depan meja kerja Amelia, dan...


" Eheemmm.. eheeemm... "


" Ada apa lagi tuan...??, bukankah sudah selesai...?? " tanya Amelia pada Chandra, akan tetapi tak dihiraukan oleh Chandra.


" Sus..., boleh minta tolong agar anda keluar sebentar..??" tanya Chandra berusaha mengalihkan pembicaraan, Dan di jawab oleh perawat tersebut dengan berkata:" Baik Tuan " menuruti perintah dari Chandra, akan tetapi membuat Amelia geram dengan sikap Chandra


" Maksud Anda datang kemari itu apa..??, kenapa sampai menyuruh perawat keluar..???" tanya Amelia bingung, dan penuh emosi pada perlakuan Chandra.


" Aku ingin Kau menikah denganku..." ucap Chandra pada Amelia.


" Apaaa....???, yang benar saja tuan..., Kau jangan bercanda..,bahkan aku tak mengenalmu..." ucap Amel membulatkan matanya tak percaya dengan ungkapan Chandra.


Jangan lupa Vote, Like, Komennya dan Favorite Yaa... Terimakasih🥰🥰🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2