Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 14


__ADS_3

Mafia yang pengertian


" dokter Amelia...!!" ucap seseorang itu sambil memberi payung pada Amelia agar tidak kehujanan, seketika itu pula Amelia mendonggakkan kepalanya menatap seseorang itu dilihatnya ternyata adalah Chandra Zhu. Ya seseorang itu adalah Chandra Zhu, sontak membuat Amelia mendongkakkan kepala terkejut dengan perlakuan Chandra, yang ketika bertemu selalu saja menolongnya.


" Tu.. tuaann..." ucap Amelia terbata sambil menahan sesaknya di dada.


" Sudah jangan hiraukan mereka...." ucap Chandra dingin, sambil menyodorkan sapu tangan miliknya, akan tetapi Amelia pun menolaknya, dengan berkata:" Untuk apa sapu tanganmu itu... " ucap Amel cuek.


" Heh..., sudah tidak usah sok dingin..., terima saja..." balas Chandra sambil memberikan sapu tangannya di tangan sebelah kanan Amel, dan mau tak mau Amel pun menerimanya dengan terpaksa.


" Terimakasih... " ucap Amelia berterimakasih pada Chandra.


" Hmmm..., ayo.. ikut denganku, apa Kau tak tahu jika sekarang sedang hujan.., bisa-bisa Kau sakit nanti... " ucap Chandra dingin, dan tanpa ada persetujuan dari Amelia, Ia pun sambil menarik tangan Amelia yang sebelah kiri menuju ke arah mobilnya, Amelia begitu terkejut dengan tingkah laku Chandra yang begitu ramah terhadapnya.


" Hah... astagaaa tuan... apa-apaan sih main tarik saja...


" Sudah.. diamlah... ikut denganku masuk ke dalam mobil, atau Kau akan mati kedinginan diluar sana..." ucap Chandra masih sambil menarik tangan Amel, dan yang satunya untuk memegang payung.


" Isshh ck.. Iyaaa iyaa... tapi kan nggak usah main tarik juga kali... " ucap Amelia memutar bola matanya malas, Ia begitu kesal dengan sikap Chandra yang kasar, tapi dilain sisi Ia juga kagum dengan sikap Chandra yang sangat perhatian terhadapnya, sedangkan Chandra hanya diam tidak menanggapi ucapan Amelia.


" Masuk... " titah Chandra menyuruh Amelia untuk masuk ke dalam mobil.


" Ya... " jawab Amel cuek, lalu masuk ke dalam mobil, setelah itu di ikuti oleh Chandra.


Kini posisi Chandra sedang menyetir mobil, sedangkan Amelia menatap ke arah keluar cuek terhadap Chandra, dan selama di dalam mobil tidak ada yang berbicara sama sekali, yang ada hanya lah keheningan. sedetik dua detik Amelia pun berkata:" Tuan..., kita mau kemana...??? tanya Amelia menatap Chandra yang sedang fokus menyetir, sambil bersedekap dada karena kedinginan, seketika Chandra pun memelankan kecepatannya lalu menoleh ke arah Amel, dilihatnya Amelia yang tampak seperti sedang kedinginan. Ia pun lalu menepikan mobilnya sebentar.


" Loh... loh..., tuan kenapa berhenti disini sih..." ucap Amel bingung melihat Chandra yang tidak menjawab pertanyaannya, yang justru malah menghentikan mobilnya, dan Chandra pun segera melepaskan Jasnya untuk diberikan pada Amelia.


" Ini pakailah..." ucap Chandra dingin, sambil menulungkupkan jasnya yang kebesaran di tubuh Amelia. lagi-lagi Amelia di buat terkejut dengan sikap perhatian Chandra terhadapnya.


" Eh..., tapi ini kebesaran tuan...


" Sudah gunakan saja..., kasihan Kamu sedari tadi kedinginan..., oh ya setelah ini Saya akan membawamu suatu tempat untuk menghangatkanmu... " ucap Chandra seadanya, seketika ucapan darinya pun membuat Amel membulatkan matanya terkejut.


" Ap.., apaa...???" tanya Amel menatap tak percaya Chandra.


" Jangan teriak-teriak, singkirkan pikiran kotormu itu..., ikuti saja perintahku... " ucap Chandra lalu menancapkan gasnya lagi untuk melanjutkan perjalanan, setelah pembicaraan tersebut tak ada lagi sama sekali yang membuka suaranya, akhirnya tak lama mereka sampai juga di tempat tujuan, dan Chandra pun segera memarkirkan mobilnya, lalu mereka segera menuruni mobil yang Ia tumpangi.


" Tuan..., sebenarnya kita dimana sih kok sepi banget..?? tanya Amelia penasaran, karena melihat rumah mewah yang berada di depannya saat ini, seperti tak berpenghuni.

__ADS_1


" Kau akan tahu sendiri nanti..." ucap Chandra dingin.


****


Sementara disisi lain, Mirna terlihat panik ketika Melisha mengatakan jika Amel melakukan pertemuannya dengan Arnold, dan Dia juga mendapatkan kabar dari asisten pribadinya jika Amel sekarang sedang bersama Chandra Zhu.


Flashback On


" Halo.... Jack... bagaimana apa Kamu mengetahui keberadaan Amel sekarang...?? tanya Mirna Feriska di seberang telpon.


" Ya Nona...., Saya membawa kabar, jika Nona Amelia sedang menemui Kekasihnya, tapi....


" Tapi apa Jack...??


" Tapi terjadi keributan diantara mereka.., karena ada salah satu wanita yang mengganggu kencan Nona Amelia dan Kekasihnya itu..., tapi disisi lain Saya lihat jika disitu ada tuan Chandra yang tampak membela Nona Amel..., dan sekarang mereka sedang bersama-sama ke markas Chandra Zhu Nona.." terang Jack pada Mirna Feriska, dengan apa yang terjadi yang sebenarnya.


" Apaaa....???" alangkah terkejutnya Mirna ketika mendengar penjelasan dari Jack.


" Iya Nona..., Saya berani bersumpah jika Saya tidak berbohong akan hal itu..." ucap Jack.


" Yaa Tuhan... apa yang akan Dia lakukan..., Aku takut kalau Chandra melakukan hal yang tidak-tidak pada Amel... " gumam Mirna Feriska cemas, tapi masih terdengar oleh Jack yang berada di seberang telpon.


" Tapi Jack..., apa Kau yakin...??" tanya Mirna Feriska berusaha meyakinkan diri.


" Saya sangat yakin Nona... " jawab Jack dengan percaya diri, ucapan dari Jack membuat Mirna sedikit tenang walaupun kadang ada rasa cemas yang menghantuinya, Ia tidak mau kalau sampai ketika itu pula Amel mengingat sesuatu, dan terjadilah cek cok diantara mereka.


" Baiklah Jack, terimakasih informasinya.., jika ada sesuatu hubungi saja Aku... " ucap Mirna Feriska, lalu menutup telponnya sebelah pihak.


Tut.


sambungan telpon pun terputus.


Flashback Off


" Yaa Tuhan...., semoga saja apa yang disampaikan Jack itu benar adanya..., jika Chandra sangat perhatian pada Amel... " ucap Mirna Feriska cemas.


*****


Sementara Amelia kini sedang bersama Chandra di markas milik Chandra. Amel pun mengedarkan pandangan diseluruh penjuru ruangan yang tampak mewah, melebihi kemewahan dari keluarganya.

__ADS_1


" Waahh..., indah sekali... " gumamnya masih terdengar ditelinga Chandra, Chandra pun seketika menatap Amel dengan tatapan tak dapat diartikan.


" Kau benar-benar mengingatkanku dengan Vitalia musuhku..., tapi sayangnya keluargaku mengharapkanku untuk menghentikan balas dendamku terhadapnya..., tapi entahlah setelah melihatmu, yang begitu mirip dengannya Aku rasa ada benarnya yang dikatakan oleh Papah..." batin Chandra sambil menatap Amelia kagum, sementara Amelia yang merasa ditatap pun mendelikkan matanya heran menatap Chandra.


" Hey.... Mr.Mafia..., apa yang sedang Kau lihat.. " ucap Amelia, seketika membuyarkan lamunan Chandra.


" Ehmmm, apa katamu..??, Mr.Mafia..?!! " ucap Chandra terkejut dengan panggilan yang dilontarkan oleh Amelia padanya.


" Yaa... Kau seorang Mafia bukan...??" ucap Amelia bertanya untuk memastikan lagi.


" Hmmm..., Kau tahu dari mana...??" tanya Chandra menatap heran, kenapa Amelia mengetahuinya, terlalu banyak teka-teki tentang wanita yang saat ini sedang bersamanya pikirnya.


" Kau tidak perlu tahu akan hal itu.... " jawab Amel sekenanya, lalu mendudukkan pantatnya di kursi ruang tamu.


" Hmm..., Kau Mau minum apa...??


" Terserah...saja..."


" Hmmm baiklah...." jawab Chandra, lalu segera ke belakang untuk memanggil pelayan untuk melayani tamunya, belum sampai Chandra kembali ke depan seketika itu juga Amelia merasakan kepalanya tiba-tiba pusing, seakan semuanya ikut berputar.


" Aduhhh.... " rintih Amel kesakitan sambil memegang kepalanya.


" Tu.. tuan Chandra..., aw... shhh... " pekik Amel kesakitan, sontak membuat Chandra yang baru saja datang panik melihat Amel seperti sedang kesakitan, Ia pun segera menghampirinya.


" dokter Amelia...??, Kamu tidak apa-apa kan..?? tanya Chandra sambil memegang kening Amelia.


" Panas sekali... " ucapnya panik.


" Tuan Chandra.... kepalaku pusing sekali... " ucap Amelia lemah, tiba-tiba saja Amel tak sadarkan diri, dan kepalanya jatuh bersandar di pundak Chandra.


" dokter Amel... dok.. bangun...!! " seru Chandra sambil berusaha membangunkan sang empu.


" Pelayan..., cepat suruh dokter keluarga untuk kesini..." titah Chandra berteriak memanggil pelayan, sambil membopong Amel berjalan cepat ke lantai atas.


******


**Duhh... Maafkan Author ya teman-teman selalu saja telat update di Novel ini..., Author janji deh akan tepat lagi up nya..., karena di Novel sebelumnya yang berjudul Kisah Cinta CEO dan Dokter Cantik, Author belum ada rencana buat tamat kan Ceritanya.


Jangan lupa Vote, Like, dan Komen serta Favorite ya.... Terimakasih... 🥰🥰🙏🙏**

__ADS_1


__ADS_2