Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 69


__ADS_3

Chandra Yang Kejam.


Setelah selesai acara ritual resepsi pernikahan, kini tiba waktunya sepasang pengatin baru untuk melakukan ritual malam pertamanya. Vitalia kini mulai melepaskan aksesoris/jepitan rambut yang masih kenempel di rambutnya satu persatu. Ya memang tadinya Vitalia sendiri menggunakan sanggul modern karena pernikahannya memang menggunakan adat Jawa. Setelah selesai mencopoti aksesorisnya yang menempel di rambut, Vitalia kini mulai menyisir rambutnya mencoba untuk merapikannya. Di saat Ia sedang menyisir tiba-tiba saja Ia dikejutkan dengan kedatangan Chandra yang masuk ke dalam kamar tanpa permisi.


Cekleekk...


Seketika itu juga Vitalia melihat ke arah suara pintu, dilihatnya ternyata Suaminya. Ia begitu cuek setelah mengetahui kedatangan sang Suami. “Vitalia, apa Kau sudah siap...” ucap Chandra yang sebenarnya sekarang sedang gugup di hadapan Vitalia.


“Siap apaan sih Chand..??” tanya Vitalia pura-pura tak tahu. “Huufftt..., Vitalia, ingat Kau harus bisa membuat Chandra tidak menyentuhmu sedikit pun, karena Dia menikahimu hanya menjadikanmu sebagai mainan saja bukan berdasarkan cinta, jadi balaslah Chandra juga dengan sebuah permainan yang pada akhirnya akan membuatnya menyesal setelah ini.” batinnya.


Sementara Chandra entah mengapa Dirinya salah tingkah sendiri mendengar pernyataan dari Vitalia, Ia pun berusaha meminimalisir keadaan dengan berkata, “Hmmm, jangan pura-pura tak tahu Vita, Kau tahu bukan tugas seorang Istri pada seorang Suami di saat malam pertamanya.” balasnya dingin lalu menghampiri Vitalia yang kini sedang duduk di atas ranjang. Sedangkan Vitalia yang kini merasa Dirinya dihampiri oleh Chandra pun lalu berkata, “Chandra..., berhenti kataku.. !!” seru Vitalia pada Chandra yang berjalan menghampiri Dirinya. Tapi sayangnya Chandra tak menghiraukan perkataan dari Vitalia.


Bruuukk...


Chandra pun menubruk tubuh Vitalia, seketika itu pula tubuh Vitalia terhuyung ke belakang tepat terbaring di atas ranjang, dengan posisi ditindih oleh Chandra. Vitalia kini pun mulai panik ketika melihat Chandra yang kini sedang berada di atasnya. Tatapan Mereka kini saling beradu, bahkan tatapan itu tak dapat diartikan lagi.


Deg...


“Astagaa Chandra, kenapa Dia begitu cantik.” batin Chandra menatap manik mata Vitalia. Begitu pula dengan Vitalia yang kini menatap Chandra sambil bergumam dalam hati, “Vitalia, ingat Kau tidak boleh lengah di depan Chandra, dan Dia hanya mempermainkanmu saja.” batinnya memperingatkan pada dirinya sendiri.. Sementara Chandra yang kini sedang menatap Vitalia pun segera menepis pikirannya untuk jatuh hati pada Vitalia, walaupun sebenarnya Ia sendiri terkadang bersikap manis di depannya. Tapi kali ini tidak karena Chandra sendiri sudah mengetahui bahwa wanita yang di depannya adalah wanita yang selama ini Ia cari. “Chandra ingatlah.., Kau harus memberikan hukuman pada Vitalia malam ini juga.. !!” batinnya lalu tersenyum menyeringai.


Vitalia yang merasa Chandra sedang tersenyum ke arahnya dengan senyuman menyeringainya, lalu memberontak mencoba bagun dari tempat tidur. Sayangnya tubuhnya kini sudah di kunci oleh Chandra, jadi Ia pun tak dapat bergerak sedikit pun. “Chandra please, kumohon jangan menyentuhku, Aku belum siap Chand.. !!” seru Vitalia yang kini masih dalam kungkungan Chandra. Chandra pun lalu berkata, “Mau tak mau Kau harus mau meladeniku Vitalia.”

__ADS_1


Buukk...


Tendangan keras dilayangkan oleh Vitalia dengan menggunakan lututnya mengarah ke arah perut Chandra.


“Arrrgghhh...” erang Chandra kesakitan. Sontak saja membuat Chandra terkejut dengan perlakuan Vitalia terhadapnya. Padahal selama ini Vitalia jika berdebat dengannya sama sekali tak pernah membalasnya dengan otot, tapi menggunkan akal dan pikiran, tapi Chandra ternyata salah menilai Vitalia yang justru berbalik menyerangnya.


Chandra justru tak berhenti sampai disitu saja, Ia yang merasa tak terima dengan perlakuan Vitalia pun lalu berkata, “Dasar wanita tak tahu diri beraninya Kau melawan Suamimu sendiri.” ucap Chandra mengepalkan tangannya geram sambil menatap Vitalia tajam. Sedangkan Vitalia yangi kini berhasil melepeaskan diri dari Channdra pun lalu berkata, “Ya Kau benar bahwa Kau adalah Suamiku, tapi hanya dari lisan dan tulisan saja Chandra, bukan dari hati..., lagi pula siapa juga yang mau denganmu, Aku saja sebenarnya tak sudi telah menikah denganmu.” Ucap Vitalia.


Chandra yang mendengarkan pernyataan dari sang Istri pun lalu menghampirinya dan..


“Plaaakkk..”


Sreettt...


Chandra menarik tangan Vitalia dan diseret ke atas ranjang. “Chandra sudah ku bilang Aku belum siap..” tutur Vitalia pada Chandra, seketika saja Chandra memelototkan matanya ke arah Vitalia lalu berkata, “Cepat layani Aku malam ini sekarang juga atau Kau akan menyesal karena Kau tidak menuruti perintah Suamimu.” ucapnya. Bahkan ucapan dari Chandra sukses membuat Vitalia bergetar ketakutan. “Chand, kumohon hentikan, Aku tak mau melakukan hubungan Suami Istri kalau tidak berdasarkan Cinta Chand.” ucap Vitalia dengan muka ketakutan. Kemudian Chandra pun membalasnya dengan berkata, “Bukankah Kau bilang jika Kau ingin menikah denganku, lalu kenapa Kau sekarang malah justru berkata seperti itu Vitalia... ??!” tanyanya dengan penuh selidik. Vitalia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Mungkin itu dulu Chandra tapi tidak dengan sekarang... !!” ucap Vitalia yang sudah mulai tersulut emosi.


Plaaakkk..


“Apa yang Kau katakan Vitalia beraninya Kau.. !!” seru Chandra lalu mendekatkan tubuhnya ke tubuh Vitalia. Dan


Sreeggghh...

__ADS_1


Chandra berhasil merobek pakaian yang sedang dikenakan oleh sang Istri. Seketika saja Vitalia bergetar ketakutan melihat Chandra yang kali ini nampakm kejam dan brutal.


“Chandra hentikan.. !!” teriak Vitalia untuk menghentikan langkah Chandra, pikirnya. Akan tetapi Chandra justru semakin mendekat ke arah Vitalia, dan


Cupp...


Kecupan bibir Chandra melayang di bibir Vitalia begitu saja\, sontak saja membuat Vitalia membelalakkan matanya lebar-lebar. Tidak sampai disitu saja Chandra pun kini justru menci*um Vitalia kembali dan semakin memperdalam ciuman tersebut menjadi sebuah lum*t*n. Ya meskipun Vitalia tak membalas lum*t*n Chandra\, tapi Chandra memaksanya agar Vitalia mau berc*uman dengannya. Sementara Vitalia yang sedang berusaha melepaskan diri dari jeratan Chandra pun tak bisa berbuat apa-apa. Bahkan sekuat tenaga Ia melawan Suaminya tetap saja Ia akan kalah. Dengan pasrah Ia menerima hukuman dari Chandra yang memperlakukannya dengan kasar dan kejam.


“Plakkk..”


Cepat lakukan apa yang aku suruh Vitalia, jangan membantahku... !!” teriak Chandra. Tak terasa Vitalia pun meneteskan air matanya ketika sedang melakukan hubungan  int*m dengan Suaminya. “Ya Tuhan..., sadarkanlah Suamiku setelah ini.” gumamnya.


******


Astagaa Chandra... jangan kasar-kasar dong Chand kasihan Vitalia...


Hmmm bagaimana kelanjutannya..???


Jangan lupa tinggalkan jejak...


Tabung ijooooo... Gassss Vote, Like, Komen Yaaaa... Terimakasih... ^-^

__ADS_1


__ADS_2