
Bertemu dengan Arnold
Di Sunrise Hospital
Setelah membantu mengoperasi pasien, Amel pun lalu menuju ke ruangannya untuk mengambil tasnya, setelah Ia selesai beres-beres, Amel pun berjalan keluar dari rumah sakit menuju tempat parkir, sesampainya di tempat parkir, Amel mengedarkan pandangannya untuk mencari seseorang, seseorang yang sangat berarti bagi Amelia, siapa lagi kalau bukan Kekasihnya yaitu Arnold Dewangga, seorang CEO di perusahaan terkaya nomer 3 di Jepang setelah perusahaan milik Keluarga Zhu, dan milik Keluarga Feng. Amelia pun lalu merogoh ponselnya yang ada di saku snelinya untuk menghubungi seseorang.
Tut...tut....
sambungan telpon pun terhubung
" Halo Ar..., Aku sudah di parkiran nih, Kamu dimana kok nggak ada...??" tanya Amel pada Kekasihnya, membuat Arnold yang berada di seberang sana menggelengkan kepalanya heran.
" Sayang lihatlah mobil merah di depanmu... " ucap Arnold lembut, sementara Amel lalu mematikan ponselnya dan menuju ke mobil berwarna merah yang disebutkan oleh Arnold Kekasihnya tersebut.
Cekleekk...
Amel membuka pintunya, dan betapa terkejutnya Amelia ketika melihat Arnold yang berwajah tampan tak kalah tampannya dental Chandra, seketika Amelia pun mulai salah tingkah tidak tahu harus berkata apa.
" Sayang Kamu kenapa kok diam...??" tanya Arnold bingung.
" Ehh.. enggak kok Ar cuma... emm...
" Sudahlah... jangan dipikirkan, Kamu tenang saja Aku sudah tau kalau Kamu sedang mengalami amnesia.., maafkan Aku Mel ini semua gara-gara Aku, Kamu jadi naik pesawat itu... " ucap Arnold penuh penyesalan, sementara Amel mengerutkan keningnya bingung, Dia berusaha mengingat sesuatu, tapi justru tidak mengingatnya sedikitpun.
" Mel kenapa diam Mel..??" tanya Arnold pada Kekasihnya.
" Maafkan Aku Ar..., Aku sama sekali tak mengingatmu.. " ucap Amelia sambil menundukkan kepalanya merasa bersalah.
" Sssttt... sayang... sayang... jangan minta maaf padaku okey..., Aku berjanji tidak akan meninggalkanmu lagi okey... " ucap Arnold sambil memegang kedua tangan Amelia, lalu mengecupnya.
" Ya sudah kalau begitu kita ke Mall yuk... Aku mau kasih kejutan buat Kamu..." ajak Arnold pada sang Kekasih, dan Amel pun seketika menganggukkan kepalanya menyetujui ajakan dari Arnold Kekasihnya, mereka pun lalu mengendarai mobil menuju ke sebuah Mall.
******
Di waktu yang bersamaan Chandra terlihat juga sedang mengendarai mobilnya menuju ke sebuah Cafe di dekat Mall yang akan dituju oleh Amelia dan Kekasihnya, Chandra sendiri juga sudah berjanji akan bertemu dengan teman wanitanya di Cafe tersebut.
__ADS_1
Sesampainya di Cafe Chandra pun lalu menuju ke meja yang sudah Ia pesan, dan ternyata disitu sudah ada seorang wanita cantik yang sudah menunggunya sejak tadi, Ia berprofesi sebagai seorang model terkenal di Jepang siapa lagi kalau bukan Sherlyn Fukushima, saudari tiri dari Amelia Hirata. Chandra pun lalu menghampirnya dan berkata: " Kau menungguku...??" tanyanya dingin, sontak kedatangan Chandra pun tak disangka oleh Sherlyn, Ia pun menoleh ke suara suara.
" Chandra..., akhirnya Kau datang juga...Aku sudah menunggumu dari tadi...
" Hmm.. maaf tadi Aku ada urusan... " ucap Chandra dingin, lalu mendudukkan pantatnya di kursi.
Tak berselang lama Arnold pun memarkirkan mobilnya di depan Cafe, Amel pun mengedarkan pandangannya, dan menatap bingung dengan yang Ia lihat.
" Loh... Ar..., kok kesini...??
" Memangnya Kamu tak lapar ap..?? hmmm" ucap Arnold malah berbalik tanya pada Amel, dan Amel pun menjawabnya dengan nada pasrah:" Hmm baiklah... " ucapnya.
mereka pun turun dari mobil lalu memasuki Cafe tersebut, tapi ketika mereka berdua berjalan Amelia tak melihat jika depannya ada kursi yang di duduki seseorang, karena Amelia sendiri sedang asik memainkan ponselnya, dan tiba-tiba saja.
Bruuukkk... Amelia menabrak kursi, dan
Byuurr...
minuman yang di minum oleh seorang wanita itu pun tumpah dan membasahi bajunya, seketika Amelia pun membulatkan matanya lebar-lebar karena terkejut dengan ulahnya, yang sudah menjatuhkan minumannya, dan berkata:" Astaga..., maaf Nona Aku nggak sengaja... " ucap Amelia santai, sontak membuat wanita yang Amel tabrak pun geram lalu menoleh ke arah Amelia, Ia pun terkejut dengan siapa yang Ia lihat
" Sherlyn Kau...??, Maaf Aku tidak..." belum sampai Amelia menyelesaikan pembicaraannya, Sherlyn pun berkata:" Cihh... maaf katamu..!!, lihat nih bajuku basah karnamu... " seru Sherlyn pada Amelia, sedangkan Chandra dan Arnold yang melihat perdebatan keduanya pun melerainya.
" Sherlyn..., apa-apaan Kamu...!! " tegas Chandra pada Sherlyn.
" Chandra... kenapa Kamu malah membela Dia sih..., Dia susah menumpahkan minumku di bajuku lihatlah..." ucap Sherlyn pada Chandra, Arnold pun datang menimpali: " Ada apa ini...??" tanyanya pada Amelia dan Sherlyn.
" Loh... Sherlyn... tuan Chandra...
" Arnold...??, ngapain Kamu sama Amelia...??, jangan sampai Aku aduin ke Daddy jika kalian sedang berduaan di sini... " ucap Sherlyn dengan nada penuh ancaman, sedangkan Amelia hanya santai saja menanggapi Adik tirinya dengan duduk di meja sebelah yang sudah di pesan oleh Arnold.
" Amelia..., Kau dengar tidak apa kataku...?? tanya Sherlyn dengan nada meninggi, sontak membuat seluruh orang yang berada di Cafe menatap ke arah mereka, sedangkan Amelia yang tadinya hanya santai saja menanggapinya, Ia pun mulai tersulut emosi.
" Cukup Sherlyn...!!" bentak Amelia keras, sontak membuat Sherlyn terdiam, betapa tidak karena selama ini Amelia tidak pernah sama sekali membatah perkataan darinya, Ia pun heran dengan sikap saudari tirinya yang mendadak berubah setelah kecelakaan pesawat itu.
" Kau... boleh saja membentakku tapi lihatlah apa pantas Kau berkata seperti itu.. ini tempat umum Sherlyn..." ucap Amelia berusaha memberi pengertian pada Adik tirinya.
__ADS_1
" Cih..., jangan sok bijak deh Mel.... " sindir Sherlyn.
" Sudah... jangan bertengkar lagi.., nanti pakaianmu biar Aku ganti..." ucap Arnold.
" Jangan ikut campur urusanku Ar...!!" ucap Sherlyn penuh penekanan.
" Ini urusanku Sherlyn..., Amel Kekasihku jadi Aku berhak melindungi Dia... " bentak Arnold pada Sherlyn.
" Lihatlah Ndra..., Kau tahu bukan kalau Kekasih dari Saudariku ini adalah seorang pembunuh..., dan saat ini Dia sedang berselingkuh dengan seorang dokter...." ucap Sherlyn sekenanya, sontak membuat Arnold, Amelia, dan Chandra terkejut dengan pernyataannya.
" Sherlyn..., apa yang Kau katakan...??" tanya Arnold panik dengan ucapan dari Sherlyn.
" Mel..., Kamu itu sadar nggak sih kalau Dia itu seorang pembunuh..., apalagi Dia sudah menghianatimu, Kau tau nggak sih Mel,Dia itu sudah menikah...." ucap Sherlyn berusaha memanas-manasi Amelia.
" Ar..., apa-apaan Kamu....??? tanya Amelia pada Arnold bingung dengan maksud Saudari tirinya.
" Amel sayang... dengarin Aku dulu... "
" Cukup Ar..., Aku tak mau mendengarkanmu lagi..., buktikan kalau perkataan Sherlyn itu salah.. " bentak Amelia, Ia saat ini benar-benar tersulut emosi, tak menyangka jika Kekasihnya berbuat seperti itu padanya.
" Tapi Mel..., itu tak seperti yang dikatakan oleh Sherlyn... " balas Arnold tapi sayangnya tidak di dengarkan oleh Amel, justru Amelia melangkah pergi keluar dari Cafe begitu saja, tanpa menghiraukan banyak mata memandangnya.
" Mel tunggu Mel..." teriak Arnold dan akan mengejarnya, akan tetapi langkahnya terhenti karena ada seseorang yang menghentikannya.
" Stop tuan Arnold...!!, jangan mengejarnya biarkan Dia bebas, tak terbelenggu oleh cintamu lagi, dan satu lagi jangan bermain-main dengannya atau Kau akan Aku patahkan kakimu... " ancam Chandra dengan penuh penekanan, sambil menatap tajam Arnold, sontak ucapan Chandra pun membuat Arnold dan Sherlyn terkejut dengan pernyataan Chandra Zhu, sedangkan Chandra kini keluar dari cafe berusaha mengejar Amelia.
****
Sementara Amelia terus berlari menyusuri jalanan yang tampak lengang, walaupun Ia sendiri sebetulnya tak mengingat sama sekali tentang Arnold, akan tetapi Arnold adalah Kekasihnya, apalagi Amelia juga mengingat ucapan Sahabatnya yang pernah berkata jika harus menjauh darinya. Ia terus berjalan menerobos hujan yang sedang turun, sambil menangis sesegukan, tak berselang lama ada seseorang yang mengejarnya, lalu memberi payung padanya.
******
Tahan dulu man-teman..., setelah kejadian ini akankah Chandra membongkar pembunuh asli dari Kakeknya??, dan akankah usaha Chandra untuk mendekati Amelia berhasil???
Simak terus pokoknya....
__ADS_1
Jangan lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa.... Terimakasih 🙏🥰🥰