Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 149


__ADS_3

Kecurigaan Vitalia Tentang Dirinya


Seketika itu pula Mommy Gabby Herawati yang mendengar suara seorang wanita yang berada di balik telpon tersebut mendadak terdiam. Sementara Tuan Long Ai dan Risa yang melihat gelagat Mommy Herawati yang aneh pun lalu membuka suaranya dengan berkata, “Mommy kenapa?” tanya Risa dan Tuan Long Ai secara bersamaan.


Bukannya menjawab pertanyaan dari mereka, Mommy Gabby malah mengalihkan pembicaraan dengan berkata, “Risa .., jawab pertanyaan Mommy!” titah sang Mommy pada Risa. Sedangkan Risa yang merasa dirinya di panggil oleh sang Mommy pun lalu menjawabnya.


“Iy ... iya Mom ..., Mommy kenapa berubah jadi dingin gitu sih?” tanya Risa menatap sang Mommy heran.


“Sudah jangan banyak bicara, sekarang Mommy mau bertanya, bukankah kau adalah asisten dari dokter Mirna Feriska?” sambung Mommy Gabby bertanya pada Risa dengan tatapan penuh selidik.


“Iya Mom, bukannya Mommy juga sudah tau jika Risa menjadi asisten dokter Feriska itu?” jawab Risa malah berbalik bertanya.


“Iya ..., Mommy tau, tapi kenapa jika kau bekerja dengan dokter Mirna Feriska kau justru tak memberitahu Mommy jika Amelia pergi ke Indonesia?” sahut Mommy Gabby, lagi-lagi melontarkan dengan sebuah pertanyaan.


Mendengar penuturan dari Mommy Gabby Risa pun tercekat, lalu berkata, “Astaga Mommy, siapa yang bilang Amelia pergi ke Indonesia? Kan Risa nggak bilang begitu?” jawabnya.


“Terus tadi apa maksud dari adikmu? Kenapa dia bilang harus ke Indonesia?” sahut Mommy Gabby yang terus menghujani Risa dengan berbagai pertanyaan.


“Yaa Tuhan Mommy ..., punya orangtua gini amat sih! Kan dia bilangnya harus ke Indonesia, bukan sudah di Indonesia! Issshh Mommy ih, bisanya marah-marah melulu ..., lagi pula nih ya, Amelia itu tugasnya di Australia bukan di Indonesia!” tegas Risa membalas perkataan sang Mommy sambil memanyunkan bibirnya kesal.


“Apaa .. ?? Australia??” tanya Mommy Gabby Herawati dengan nada keterkejutannya. Sementara Tuan Long Ai yang melihat perdebatan diantara anak dan juga istrinya pun segera memisahnya. “Heh ..., sudah-sudah kenapa jadi ribut sih? Memangnya tadi Amelia bilang apa sama Mommy? Setahu Ayah, Mommy tak bilang apa-apa sama anak gadismu itu,” ucap Tuan Long Ai menimpali.


“Tapi Mommy dengar sendiri kalau dia mau pergi ke Indonesia gitu katanya, tapi kaya’nya Amelia nggak sadar deh kalau ada telpon dari Mommy.” ucap Mommy Gabby sambil berpikir.


“Mana ada ponsel bisa terhubung sendiri tanpa di angkat? Yang ada mungkin itu kepencet kali, Mom! Kalaupun dia bilang mau pergi ke Indonesia, itu berarti Amelia beneran mau ke Indonesia kali, Mom. Kan Australia sama Indonesia deket ...”” balas Risa sambil mengutak-atik ponselnya.


“Ya Tuhan, Yah! Terus gimana dong ini?” tanya Mommy Gabby yang tiba-tiba saja berubah gusar setelah mendengar penuturan dari Putri tirinya.


“Gimana apanya sih Mom? Lagi pula kan Amelia cuma menjalankan tugasnya saja sebagai seorang dokter,” ujar Tuan Long Ai menjawab pertanyaan dari sang istri.


“Tapi Yah, bagaimana kalau Amel beneran pergi ke Indonesia? Aku takut kejadian itu akan terulang lagi,” ucap Mommy Gabby ketakutan. Sementara Tuan Long Ai yang melihat sang istri tampak gusar pun lalu membuka suaranya dengan berkata, “Mommy Sayang, dengarkan Ayah! Itu tak akan pernah terjadi! Dan perlu Mommy ingat, Amelia sekarang sudah besar, dia juga sudah bisa menjaga dirinya, Mom!” serunya berusaha menenangkan hati sang istri.


“Tapi Yah, Mommy mengingat jika mereka telah membawa saudari kembar Amelia ke Indonesia! Aku tak tau harus berbuat apa jika nantinya Amelia akan bertemu dengan Matsugi di sana, kau tau kan Mas, dia itu jahat ...” ucap Mommy Gabby dengan mata yang berkaca-kaca mengingat kejadian itu.


“Sayang jangan berpikiran yang negatif, ingat kan Amelia pernah bilang pada kita, jika dia akan membawakan bahagia soal kembarannya?” tanya Tuan Long Ai memastikan.


“Iya Yah ..., Aku mengingatnya ...” jawab Mommy Gabby seadanya.


“Syukurlah jika Mommy mengingatnya ..., kalau sekiranya Mommy rindu sama Amelia, hubungi dia Mom! Bukankah Amelia perah bilang sama Mommy, jika dia selalu ada untuk kita?!”


“Kau benar Yah ...” jawab Mommy Gabby. Ya sudah lebih baik Mommy tenangkan pikiran dulu, jika pikiran Mommy sudah tenang, Mommy hubungi Amelia, dia pasti mengangkatnya,” ujar Tuan Long Ai berusaha memberi pengertian kepada sang istri.


****


Sementara di lain tempat, nampak  Vitalia sibuk dengan persiapannya untuk pergi ke Indonesia. Bahkan ia sampai tak menyadari bahwa banyak panggilan masuk ke dalam ponselnya. Hingga ia tak akhirnya ia tak sengaja mengangkat telepon dari orang yang menelponnya.


“Astagaa, Mommy ... !!” serunya dengan nada keterkejutannya lalu menyecrol layar ponselnya yang ternyata ia tadi sudah mengangkat telpon dari Mommy Gabby Herawati.

__ADS_1


“Satu menit yang lalu? Aduhh, bagaimana ini? Bagaimana kalau Mommy mendengarkan obrolanku dengan John tadi? Oh my God” ucap Vitalia kebingungan sambil mondar-mandir di dalam ruangannya. Namun saat ia sedang mondar-mandir di dalam ruangan, tanpa di sadari oleh Vitalia, ada seseorang yang sedang mengawasinya. ‘Ya siapa lagi kalau bukan Suami dari Vitalia Putri Wijaya, dia adalah Chandra Zhu.’


“Siapa yang mendengarkan obrolanmu?” tanya Chandra dengan muka temboknya yang muncul dari balik pintu. Karena kebetulan pintu ruangan Vitalia tidak di kunci. Mendengar ada sahutan dari balik pintu, Vitalia pun lalu menoleh ke arah sumber suara, ternyata Suaminya yang datang ke ruangannya dengan bersedekap dada.


“Mas Chandra!” ucap Vitalia dengan nada keterkejutannya.


“Kenapa kau terkejut Honey? Apa ada yang telah kau sembunyikan dariku?” tanya Chandra dengan tatapan penuh selidik sambil berjalan ke arah Vitalia. Sementara Vitalia yang merasa diintrogasi pun kebingungan ingin menjelaskan kepada sang suami.


“Emmmh ..., tidak apa-apa kok Bee, hanya saja aku ...”


“Ya Tuhan bagaimana aku harus mengatakan kepada mas Chandra? Sedangkan aku tak mengetahui jika Mas Chandra sejak tadi berada di balik pintu,” gumam Vitalia dalam hati. Chandra yang melihat sang istri hanya terdiam pun lalu menyahutnya lagi dengan berkata, “Kenapa diam, Honey?”


“Bee ..., aku ...” belum sampai Vitalia menyelesaikan ucapannya. Ada sebuah telepon masuk melalui ponsel Vitalia. Seketika saja Vitalia lalu merogoh ponselnya yang ia simpan di saku snelinya. Tanpa menunggu lama Vitalia pun segera menggeser layar ponsel tersebut untuk mengangkatnya.


“Halo ...” ucap Vitalia membuka obrolan melalui telepon.


Sementara Mommy Gabby yang mendengar suara dari Amelia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Yaa Tuhan, Amelia ...,  benar-benar kau itu! Selalu bikin khawatir Mommy!” serunya memarahi Amelia. ‘Ya, keluarga Long Ai mengira bahwa yang ditelpon Mommy Gabby itu adalah Amelia, padahal dia adalah Vitalia. Mengingat dulunya Vitalia pernah bertemu dengan keluarga Long Ai, dan saat itu dia sedang menyamar sebagai Amelia.


“Mom .. Mommy!” ucap Vitalia dengan nada keterkejutannya. Ia baru menyadari jika ternyata yang menghubunginya adalah Mommy Gabby Herawati.


“Iya sayang ini Mommy. Kenapa kau terkejut sih? Mommy itu kangen sama putri Mommy masa’ nggak boleh ..” protes Mommy Gabby pada Amelia.


“Hmmm ..., boleh kok Mom ..., bagaimana kabar Mommy?” tanya Vitalia pada Mommy Gabby dengan mode dingin.


“Baik Nak ..., bagaimana dengan Putri Mommy? Kenapa kau nggak bilang sama Mommy jika pergi ke Australia, Nak?” tanya Mommy Gabby yang berada di seberang sana meluapkan kekecewaannya.


“Vitalia siapa, Nak? Apa maksudmu? Mommy tak mengerti?” tanyanya bingung dengan siapa yang di maksud oleh Putrinya.


“Ya Tuhan ..., bodoh banget sih Vit, bisa-bisanya keceplosan ..” gumam Vitalia merutuki kebodohan sendiri karena ia hampir lupa jika dirinya saat ini sedang berbicara dengan Mommy Gabby Herawati. Sementara Chandra hanya diam menyimak obrolan sang istri dengan seseorang yang ia kenal adalah Mommy dari Amelia dan juga Vitalia.


“Amelia kenapa diam? Mommy kan bertanya padamu, Nak?” tanya Mommy Gabby heran.


“Emmmh Mommy .., mungkin salah dengar kali Mom .., orang tadi Amelia mengatakan Amelia kok, bukan Vitalia!” jawab Vitalia mencari alasan. Sementara Mommy Gabby merasa ada yang aneh dari Amelia pun terdiam seketika.


Vitalia pun lalu membuka suaranya dengan berkata, “Mom ..., kenapa Mommy diam?” tanya Vitalia pada Mommy Gabby yang berada di seberang sana.


“Eh ... emmmh maaf, Sayang ..., Mommy hanya ingin bertanya saja. Apa benar kau sekarang berada di Australia dan mau ke Indonesia?” tanya Mommy Gabby to the point.


“Apaaa ... ?? Eh emmmh maksud Amel, Mommy tau dari mana?” balas Vitalia yang justru malah berbaik tanya pada Mommy Gabby.


“Mommy tau karena kau tadi mengangkat telpon Mommy tapi Putri Mommy malah ngobrol sama orang lain ..”


“Jadi Mommy denger dong?” tanya Vitalia memastikan.


“Iya Nak! Maka dari itu Mommy mohon padamu, jangan ke Indonesia ya Sayang, Mommy nggak mau kau hilang di sana seperti kakakmu dulu yang hilang di sana ..” jawab Mommy Gabby yang tiba-tiba menangis sesenggukan.


Duaaarrr ....

__ADS_1


Bagai petir menyambar di siang hari, Vitalia yang mendengar penuturan dari Mommy Gabby pun tersentak kaget. Bahkan dada Vitalia entah kenapa menjadi terasa sesak, ia tak tau ingin berkata apa selain bertanya-tanya dalam hati.


“Ya Tuhan ..., apa ini?? Kenapa ketika Mommy bilang seperti itu jantungku serasa berhenti berdenyut?” batin Vitalia bertanya-tanya dalam hati. Sementara Mommy Gabby yang diseberang sana pun heran karena tak ada jawaban dari Amelia. Ia pun lalu memutuskan untuk beralih menelponnya dengan menggunakan video call.


Seketika itu pula Vitalia yang sudah tersadar dari lamunannya pun lalu mengarahkan pandangan menatap layar ponselnya yang kini sudah berubah menjadi video call.


“Sayang, tadi Mommy bilang begitu kenapa diam?”


“Maaf Mom, tadi akuu ...” lagi-lagi belum sampai Vitalia menyelesaikan ucapannya, Mommy Gabby pun memotongnya kembali. “Sayang dengerin Mommy, Nak! Mommy tidak melarangmu ke Indonesia, hanya saja Mommy takut saja sama Matsugi, kan dia di sana, dialah yang membawa kabur kakakmu ke sana dan dia membuang kakakmu di sana ...”


“Mom ..., tapi setahu Amel, Matsugi sudah di tahan sama Chandra, lalu dari mana Mommy tau kalau Matsugi yang membuang bayi itu?” tanya Vitalia sambil menatap Mommy Gabby dengan tatap menyelidik tanpa menghiraukan


sang suami yang semenjak tadi menatapnya.


“Bukankah Mommy pernah bercerita kepadamu, jika kakakmu telah di culik ke Indonesia lalu di buang oleh Matsugi di sana! Dia sangat jahat Nak ... hiks ... hiks ..., dia yang memisahkanmu dengan kembaranmu! Hiks .. hiks .., Mommy sangat berharap padamu Mel, carilah keberadaan kakakmu! Mommy sangat ingin sekali bertemu dengannya, Mommy sangat yakin jika kakakmu pasti masih hidup sampai detik ini, bahkan Mommy pikir dia juga sama persis denganmu, Nak.”


Mendengar perkataan dari sang Mommy, Vitalia yang mendengarnya pun tertegun. Ia benar-benar tak tau harus berkata apa. Karena selama ini Amelia tak pernah menceritakan kepadanya tentang kembarannya. Bahkan ia sangat tak menyangka jika Mommy Gabby menghubunginya hanya ingiin melontarkan


Deg ...


“Ya Tuhan ..., kenapa aku menjadi lemah seperti ini ..” batin Vitalia tak terasa air matanya pun lolos dengan begitu saja. Bahkan Chandra yang melihat sang Istri menangis pun sebenarnya tak tega, namun ia mengurungkan niatnya untuk mendekat ke arah sang istri karena ia tau jika yang menghubungi istrinya adalah Mommy dari Amelia.


Sementara Mommy Gabby yang berada di seberang sana pun heran menatap Amelia dari layar ponselnya. Ia pun lalu membuka suaranya dengan berkata, “Sayang, kenapa kau malah menangis?” Seketika saja Vitalia pun terheyak. Dan berkata, “Ehh ... emmmh .., enggak Mom .., hanya saja Aku jadi mengingat Arnold yang tega mengkhianatiku,” ucap Vitalia beralasan.


“Sudah kau tak perlu memikirkannya ..., lebih baik kau cari Matsugi, jangan biarkan dia lolos Nak! Karena dialah yang sudah membawa kembaranmu kabur dari Jepang ke Indonesia.  dan Putranya yaitu Arnold yang saat itu masih remaja, telah membantu ayahnya! Bahkan ia yang dulu kau elu-elukan kini menjadi orang lain baginya.


Mendengar penuturan dari Mommy Gabby Herawati, Vitalia pun terdiam seribu bahasa, bahkan video call yang tadinya terhubung dengan sang Mommy, kini sudah dimatikan olehnya dengan begitu saja. Bahkan dengan tatapan mata kosong Vitalia benar-benar bingung dengan sesuatu yang baginya sangat mustahil.


“Apakah benar Aku ini Putri yang di buang ke tempat sampah itu? Tapi mana mungkin? Tapi entah mengapa aku merasa ada yng janggal setelah mendengar penjelasan dari Mommy,” batin Vitalia.


*****


****


^^^**VItalia POV : **^^^


^^^** Kebenaran akan selalu mencari jalan untuk mengungkapkan dirinya.**^^^


Bersambung....


...****************...


...----------------...


Jangan lupa tinggalkan jejak Vote, Like KOmen dan Favorite Ya .... Terima kasih ...


Sehat selalu untuk kalian semua ....

__ADS_1


******


__ADS_2