
Kecurigaan Aditya (Kakak Vitalia).
Bahkan ketika Vitalia yang berperan sebagai Amelia bertanya pada Risa, Tapi justru Risa hanya diam saja tak menjawab pertanyaan yang dilontarkan Vitalia padanya. Vitalia kini menjadi semakin marah, Ia lalu menarik Risa secara paksa untuk berdiri dan memojokkannya ke arah dinding.
Sreeettt...
“Apa-apaan Kau Vitalia..., beraninya Kau menarikku..!!” seru Wanita bernama itu tak terima dengan perlakuan Vitalia terhadapnya. “Jangan berteriak memanggilku Vitalia bod*h.., atau Kau akan menyesal nantinya.. !!” bentak Vitalia dengan nada penuh ancaman sambil menarik lengan Risa. Risa pun membalasnya, “Memangnya Aku takut ancamanmu itu, enggak Vitalia.”ucap Risa meremehkan perkataan dari Vitalia, sontak Vitalia pun mengepalkan tangannya geram dan,
Plaaakkk...
Tamparan yang dilontarkan Vitalia pun sampai membuat tubuh wanita yang bernama Risa itu terhuyung ke samping saking kerasnya. Dan Vitalia pun lalu berkata, “Diamlah atau Aku akan menyuntikkan obat tidur ini sekarang juga..!!” seru Vitalia menatap tajam Risa.
“Kau beraninya...” ucap wanita yang bernama Risa itu terhenti karena Vitalia telah menyuntikkan suatu ramuan ke dalam tubuhnya.
Jleebbb...
“Aaarrgghhhh.., dasar dokter sialan...” ucap Risa tak terima sambil berteriak kesakitan karena dengan tiba-tiba Vitalia menyuntikkan ramuan itu secara diam-diam.
“Diam dan rasakan akibatnya Risa..., karena Kau telah berani melawanku... !!” ucap Vitalia sambil tersenyum menyeringai, melihat reaksi dari Risa setelah Ia memasukkan obat ke dalam tubuhnya.
“Risa setelah ini Aku berharap Kau akan sadar, dan Aku sangat yakin jika Kau suatu saat akan berubah menjadi baik, tapi untuk saat ini maafkan Aku, Aku harus menghukum mu terlebih dahulu, karena Kau telah berusaha merebut semua aset perusahaan milik keluarga Wijaya dan Sanjaya dengan mendekati Kakakku, bahkan Kau sudah berani mencoba membunuh Kakak Iparku.” ucapnya pelan sambil menatap Risa yang tampak mulai melemah setelah ramuan obat yang telah dimasukkan ke dalam tubuhnya bereaksi.
__ADS_1
“Kau...” ucap Risa melemah dan lama kelamaan Risa pun jatuh tak sadarkan diri.
Bruukkkkk...
Tubuh Risa terjatuh karena hilang keseimbangan, kini Ia pun sedang terkulai lemah tak sadarkan diri di atas lantai. Dan pada saat itu pula, diam-diam ada seseorang yang menyaksikannya. Ya siapa lagi kalau bukan Aditya yang sedang melihat aksi dari Vitalia yang berperan sebagai dokter Amelia Hirata, Ia pun bergumam dalam hati, “Kau bahkan sangat mirip sekali dengan Adikku dokter Amelia, apalagi ketika Kau menghabisi Risa dengan cara halusmu itu.” gumamnya sambil menatap dokter misterius dalam diam .
Vitalia pun lalu membalikkan badan badannya, betapa terkejutnya Vitalia melihat Aditya yang sedang bersandar di depan pintu ruangan tersebut. “Kau.., emmh maksudku Tuan Aditya sejak kapan Kau berada di situ.. ??” tanya Vitalia yang sedang menyamar sebagai Amelia penuh selidik.
“Sejak Kau menyuntikkan ramuan itu ke dalam tubuh wanita jal*ng itu, dokter Amelia.” jawab Aditya dingin dengan posisi masih menyandar di pintu. Seketika Vitalia terdiam setelah Ia mendengar penuturan sang Kakak yang ternyata sudah sejak tadi berada di ruangan itu. “Astagaaa... bahkan Aku melupakanmu Kak, Aku sangat berharap jika Kakak tak mendengarkan ucapanku tadi.” batin Amelia palsu (Vitalia).
“Kenapa Kau terdiam dokter Amelia??” tanya Aditya penuh selidik karena Ia berpikir ada yang aneh dari gelagat dokter jenius itu. Sejenak Vitalia yang merasa diamati pun menjawab “Emmh, tidak.., siapa juga yang terdiam, Tuan Aditya..??” elak Vitalia yang justru malah berbalik tanya pada Aditya sang Kakak.
“Kau yakin tidak terkejut ketika melihatku tadi??” tanya Aditya memastikan lagi, dan Vitalia yang sedang berperan sebagai dokter Amelia pun menjawabnya dengan deheman saja, “Hmmmbb...” jawabnya.
“Kerja yang bagus dokter Amelia, bahkan Kau bisa membuatnya??, Apa Kau tidak takut terkena kasus malpraktek
setelah ini??” tanya Aditya berusaha mengetes kemampuan seorang Amelia yang sebenarnya adalah Adiknya sendiri. Vitalia pun lalu menjawabnya dengan santai dan tegas, “Tidak..., kenapa mesti takut??, karena Dia memang pantas mendapatkan hukuman yang setara dengan apa yang dialami Istrimu, Tuan Aditya dan Kau tahu tidak, jika suntikan itu tidak akan membuatnya lumpuh selamanya.” tutur Vitalia panjang lebar.
“Apa...??, kenapa tidak menyuntik mati saja kalau begitu??” tanya Aditya menatap heran Vitalia yang Ia anggap adalah dokter Amelia.
“Saya tidak mungkin melakukan hal sekejam itu Tuan Aditya, justru Saya akan menunggunya sampai Ia menyadari kesalahannya baru Aku akan memberikan ramuan lagi untuk memulihkannya kembali.” jawab Vitalia dengan kecerdasan otaknya. Ya Vitalia memang mempunyai kepribadian ganda, selain Dia bisa menjadi wanita baik, Dia juga bisa berubah menjadi brutal ketika Ia sedang di usik.
__ADS_1
“Bagus..., Saya suka jawabanmu..” ucap Aditya memuji dokter Amelia.
“Hufftt..., ternyata benar Kakak sedang mengetes diriku dan Aku tidak boleh lengah begitu saja.” ucap Vitalia
dalam hati.
Aditya pun lalu berkata lagi pada Vitalia yang sedang menyamar sebagai Vitalia,”Katakan padaku, Kau itu sebenarnya siapa??, bahkan Kau sangat mirip dengan mendiang Adikku.” tanya Aditya dengan penuh rasa curiga
setelah mendengarkan penuturan dokter Amelia yang sangat mirip dengan ucapan sang Adik, pikirnya. Vitalia pun lalu menjawabnya dengan santainya tanpa ada rasa gugup atau pun canggung ketika berhadapan langsung dengan sang Kakak, “Bukankah Saya ketika di rumah sakit sudah mengatakan jika Aku memang mirip dengan dokter Vitalia??, lantas mengapa Tuan Aditya masih saja berpikir kalau Saya ini dokter Vitalia??” tanya Amelia heran menatap Aditya yang tampak seperti sedang mencurigainya.
“Hmm.. ya.. bahkan perlu Anda ketahui Tuan Aditya, Saya adalah adik tingkat dari dokter Vitalia dan Dia telah mengajariku tentang banyak hal, jadi jangan kaget ketika melihat tingkahku bahkan wajahku yang memang bisa dibilang sangat mirip dengannya. Apalagi Saya sangat mengaguminya karena kepintarannya” sambung Vitalia panjang lebar memuji dirinya sendiri yang sedang berperan sebagai Amelia Hirata, seolah-olah Dia sedang meyakinkan Aditya bahwa dirinya bukan Vitalia melainkan Amelia Hirata. Sedangkan Aditya kini hanya diam tak bisa bertkata-kata lagi setelah apa yang diutarakan dokter jenius nan misterius itu.,
“Yaa Tuhan maafkan Aku..., Aku sudah berbohong kepada Kakakku sendiri, maafkan Aku Kak.., Vitalia terpaska melakukan ini karena suatu misi yang belum terselesaikan hingga saat ini, apalagi Vitalia mempunyai banyak musuh.” Ucap Vitalia dalam hati merasa sangat bersalah ketika berbohong dengan sang Kakak. Meskipun bergitu Ia tetap kekeh dengan pendiriannya untuk tetap meneruskan sandiwaranya sebagai
Amelia dan menyelesaikan misinya.
****
Waaa amazing nggak sih Vitalia...,
Tahan dulu ya Guys.....
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak like, dan komennya ya guys....
Terimakasih....^-^