Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 31


__ADS_3

Chandra Frustasi Mendengar Amelia Pergi Karenanya


Setelah sarapan pagi selesai Mirna Feriska dan juga Vitalia Putri Sanjaya kini sedang menuju ke bandara untuk melakukan penerbangan ke Indonesia dengan menggunakan jet pribadi milik Vitalia. Bahkan tanpa mereka berdua ketahui ada salah satu anak buah dari Chandra yang mengetahui tentang terbangnya pesawat jet milik Vitalia, Ia pun segera melaporkan informasi tersebut pada Bosnya.


"Bos..., Saya mau menyampaikan informasi yang sangat penting.


"Apa itu Joe...??" tanya Chandra penasaran dengan apa yang akan disampaikan anak buahnya kepadanya. Dan Joe pun menjawabnya, "Bos, sepertinya Saya tadi melihat Nona Vitalia yang sedang anda cari sedang menaiki jet pribadinya, Bos..." tuturnya. Sontak membuat Chandra terkejut dengan ucapan anak buahnya itu. Chandra yang penasaran pun lali bertanya, "Omong kosong apa lagi ini Joe... !!, setelah kemarin Kevin bilang Amelia Hirata bukanlah Vitalia, lalu sekarang Kau bilang Vitalia menaiki jet pribadi miliknya, jadi mana informasi yang benar-benar akurat, Joe..??" Chandra bertanya-tanya karena bingung.


"Bos... Saya yakin bahwa Saya tidak salah melihat jika Dia Nona Vitalia bukan Amelia.." tutur Joe pada Chandra.


"Apaaa...???, kali begitu Aku harus ke Sunrise Hospital sekarang juga, Aku harus mencari tahu yang sebenarnya." balas Chandra pada Joe, lalu menutup sambungan teleponnya sebelah pihak.


Tut.


Chandra pun segera menyambar kunci mobilnya lalu keluar dari markasnya dan segera menancapkan gasnya menuju Sunrise Hospital.


"Apakah benar yang dikatakan Joe..??, lalu perkataan Kevin kemarin itu apa??" gumam Chandra bertanya-tanya dalam hati sambil menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Chandra kini benar-benar tidak bisa berpikir jika anak buahnya yang bernama Joe sangatlah lengah, Ia tidak pernah berpikir dengan siapa Ia mencari informasi, padahal Joe mencari informasi melalui salah satu anggota geng Kalajengking yang telah merubah informasi jika yang terbang ke Indonesia adalah Tuan Feng dan juga Mirna Feriska bukan Vitalia ataupun Amelia.


******


Sesampainya di Sunrise Hospital, Chandra pun segera memarkirkan mobilnya di tempat parkir dan Ia pun segera turun dari mobilnya lalu melangkahkan kakinya dengan terburu-buru dengan berlari masuk ke dalam rumah sakit.


Sesampainya di ruangan tempat Amelia bertugas, Chandra pun segera membuka knop pintu ruangan Amelia.


Cekleekkk....


Chandra mengedarkan pandangan mencari Wanita yang sedang Ia cari.

__ADS_1


"Dimana Amelia??, bahkan Dia tidak berada disini??" tanya Chandra dengan dirinya sendiri. Tak lama kemudian seorang perawat pun datang menghampiri Chandra yang terlihat kebingungan seperti sedang mencari seseorang.


"Tuan Chandra.., anda sedang mencari siapa??" tanya perawat tersebut pada Chandra yang terlihat ngos-ngosan bercampur cemas. Dan Chandra pun menjawabnya, "Huh.. huh.. Suster, dimana dokter Amelia??" ucap Chandra bertanya pada perawat tersebut sambil berusaha mengatur nafasnya.


"Oh dokter Amelia selama tiga hari kedepan sepertinya tidak masuk Tuan, karena dokter Amelia sedang diberi tugas untuk keluar kota." ucap perawat tersebut pada Chandra, seketika Chandra pun tercengang dengan apa yang sudah dikatakan perawat tersebut.


"What..., Dia pergi tanpa memberi tahuku??" tanya Chandra dalam hati.


"Tapi Dokter Amelia menitipkan sebuah surat untuk Tuan Chandra." ucap Perawat tersebut. Ya Vitalia memang sempat mampir ke Sunrise Hospital untuk menitipkan sepucuk surat untuk Chandra, sedangkan Chandra sendiri belum mengetahui jika Amelia itu sebenarnya Vitalia. Amelia juga berpesan pada Perawat tersebut jika dirinya pergi ke luar kota, padahal sebenarnya Ia pergi ke luar negeri yaitu ke Indonesia untuk menjenguk Kakak Iparnya yang sedang sakit.


Chandra pun lalu menerima surat itu dari Perawat tersebut, Ia lalu segera membuka dan membaca surat tersebut. Sedangkan Perawat tersebut pergi keluar ruangan meninggalkan Chandra sendirian.


Isi dalam surat tersebut:


"Chandra maafkan Aku, Aku pergi tak memberi tahumu, bahkan Aku sangat yakin jika Kau pasti akan mencari ku, apalagi setelah kejadian kemarin Aku berpikir jika sebaiknya Kita mulai menjauh saja, tidak perlu Kau menyuruhku untuk menjadi Kekasihmu kalau untuk Kau jadikan mainanmu saja. Chand..., mungkin ini yang terbaik buat Kita, Perlu Kau tahu Chandra jika Aku dulu sempat menyukaimu, tapi mengapa balasan mu seperti itu terhadapku??, Kau sebenarnya menganggap ku Aku ini apa??, dengan Aku pergi menjauh darimu, mungkin Kau akan tersadar jika suatu saat nanti dendam bisa berubah menjadi Cinta, begitu pun sebaliknya, dan perlu Kau ingat Chandra suatu saat nanti Kau pasti akan menyesalinya. dear Amelia Hirata.


"Amelia maafkan Aku, Aku berjanji tidak akan mencurigai mu sebagai Vitalia lagi, maafkan Aku Amelia... Aku benar-benar menyesal." ucap Chandra dengan nada melemah setelah membaca sepucuk surat dari Amelia tersebut.


"Tapi tunggu dulu, apa maksudnya dengan dendam berubah menjadi Cinta??" Chandra bertanya pada dirinya sendiri. "Ahh... sudahlah itu hanya kata-kata saja, tapi Aku benar-benar menyesal setelah apa yang Aku lakukan kemarin terhadapnya, seharusnya Aku juga tidak gegabah dalam mengambil keputusan, bahkan Aku sampai melupakan jika Dia sedang mengalami amnesia sampai Aku berpikir jika Dia adalah Vitalia Wanita ku sekaligus musuhku yang selama ini hilang." ucapnya.


******


Sementara di lain tempat Vitalia dan Mirna Feriska pun sudah sampai di salah satu bandara terkenal di kota S yang berada di Indonesia. Vitalia pun berjalan cepat diikuti Mirna di belakangnya, bahkan penampilan dari Vitalia pun sangat menarik perhatian dari kaum adam. Dengan memakai kacamata putih, serta mengenakan jas kebesarannya tentunya jas dokter miliknya, tak lupa pula Ia mengenakan masker untuk menutupi wajahnya.


"Mbak Mirna cepetan, Vitalia sudah ingin menyembuhkan Kakak Ipar.."ujar Vitalia pada Kakak sepupunya.


"Iyaa Vitalia sayang... tunggu sebentar lagi, tuh mobilnya baru datang juga." jawab Mirna berusaha menenangkan Vitalia.


Di dalam mobil

__ADS_1


Vitalia yang sedang berada di dalam mobil bersama Mirna terlihat senyum-senyum sendiri, bahan sampai terkikik geli karena sedang membayangkan bagaimana ekspresi Chandra ketika membuka surat yang Ia tulis dan mengetahui jika dirinya sedang berbohong pada Chandra bahwa dirinya telah pergi ke luar kota, padahal sebenarnya Ia pergi ke Indonesia.


Mirna yang melihat ke arah Vitalia pun sampai menatap heran dengan apa yang terjadi pada Adik sepupunya itu.


"Hey.. bontot.., ngapain senyum-senyum nggak jelas gitu??" tanya Mirna pada Vitalia. Akan tetapi Vitalia justru malah mengabaikannya dengan berucap, "Rasain Kau Chandra... ckckck emang enak Aku kerjain.., kelemahan mu memang pada seorang Wanita Chandra..., jadi terima saja balasannya nanti, dan mengenai bisnis gelap mu itu Aku akan segera menghancurkannya Chandra..." ucap Vitalia sambil tersenyum menyeringai.


Sementara Chandra kini terlihat berantakan hatinya begitu rapuh setelah membaca sepucuk surat dari Amelia, Ia bahkan tak menyangka jika Amelia telah menyukainya sejak lama, bahkan setelah kepergian Amelia, para anak buahnya dikerahkan untuk mencarinya ke luar kota. Sampai-sampai dirinya yang tadinya vakum mabuk-mabukan, sekarang setelah kepergian Amelia, Dirinya kembali ke jalan yang salah.


*******


Aaaaa... Kasian Chandra di PHP in wkwkwk..., Akankah rencana penyamaran Vitalia sebagai Amelia akan berjalan dengan mulus??


Jangan Lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa... Terimakasih... 🥰🥰🙏🙏


Oh ya sambil menunggu episode selanjutnya yuk... simak novel dari teman Author kak SkySal, ceritanya sangat menarik loh...


Judul :Makmum Pilihan Michael Emerson


Penulis :SkySal


Blurb


Zenwa Fahira tidak tahu harus berbuat apa ketika Micheal Emerson datang melamarnya sementara semua orang mengira Micheal memiliki hubungan dengan Arini Kamilia, yang tak lain adalah kakak Zenwa.


Namun Arini meyakinkan bahwa ia tak memiliki hubungan apapun dengan Micheal walaupun sebenernya Arini dan Micheal saling mencintai.


Setelah desakan dari seluruh keluarganya, Zenwa menerima lamaran Micheal dan pernikahan pun terjadi. Namun di malam pernikahan, sebuah rahasia besar terbongkar yang membuat hati Zenwa hancur.


__ADS_1


__ADS_2