Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 52


__ADS_3

Mengungkapkan Kebenaran Pada Ata (Amelia)


Seketika saja langkah Ata terhenti lalu membalikkan badannya ketika mendengar teriakan Vitalia yang sangat menakutkan baginya. Padahal sebelumnya Vitalia sangatlah ramah terhadapnya. “Ata..., apakah Kau mengalami kecelakaan pesawat selama 4 bulan yang lalu??” tanya Vitalia membuka suara bertanya pada Ata. Ata pun bukannya menjawab Ia malah terdiam sambil bergumam dalam hati, “Ya Tuhan mengapa Vitalia mengetahuinya..??” tanya Ata dalam hati. Dan Vitalia pun menatap Ata yang hanya diam saja tak menjawab pertanyaannya. “Ata... apa yang sedang Kau pikirkan..??, jawab pertanyaan ku... !!” lantang Vitalia. Akan tetapi perdebatan mereka pun seketika terhenti karena ada suara bariton yang memanggil dengan nama Amelia.


“Amelia Kau... !!” sontak Vitalia yang merasa di panggil oleh seseorang itu pun menoleh ke arah sumber suara. Betapa terkejutnya Vitalia melihat seseorang itu. “Astaga, Chandra kenapa Dia bisa sampai sini..??, hufft... syukurlah kalau Ata sudah masuk ke dalam.” ucap Vitalia pelan, sambil menghembuskan nafasnya lega melihat Ata yang sudah masuk ke dalam. 'Yaa, Ata memang sudah berniat tak menghiraukan dengan orang yang memanggil dengan namanya. Dia berpikir bahwa jika Ia menggubrisnya bisa saja identitasnya akan terbongkar dengan begitu saja. Sampai saat ini Ia tetap bersi keras menyembunyikan identitas aslinya.'


Sementara Chandra pun lalu menghampiri Vitalia yang sedang tampak berdiri di depan teras Villa tersebut. “Mel..., Kau kenapa berada disini sendirian..??” tanya Chandra dengan tatapan menyelidik. “Bukan urusanmu Chandra, lalu kenapa juga Kau kesini..??, jangan-jangan Kau sedang membuntutiku..” ucap Vitalia penuh selidik. Ya Ia kini sedang kembali berperan sebagai Amelia. Chandra pun lalu tersenyum sinis, dan berkata, “Heh..., siapa juga yang membuntutimu.., lagian Aku kesini karena ada urusan.” ucapnya. Secepat kilat Vitalia menjawabnya dengan berkata, “Sok sibuk.. !!” seru Vitalia. Membuat Chandra melebarkan matanya lalu berkata, “Apa Kau bilang..??” tanya Chandra dengan nada tak terima.


Sementara dari kejauhan nampak ada seseorang sedang mengintip dari atas Villa yang kebetulan Villa itu memiliki dua lantai. “Kenapa Vitalia di panggil dengan menggunakan namaku.. ??, bukankah namanya Vitalia Putri Wijaya..??, lalu mengapa Tuan itu memanggilnya dengan sebutan Amelia...??, Eh tunggu dulu itu bukannya Tuan Chandra yang tadi ada di restoran ribut sama Arnold..??, Ya Tuhan... mengapa bisa kebetulan seperti ini.” gumamnya pelan sambil menutup mulutnya yang menganga tak percaya, dan banyak pertanyaan dalam pikirannya saat ini.


Sementara Vitalia terlihat masih berdebat dengan Chandra. “Amelia, Aku serius bertanya, kenapa Kau berada disini malam-malam..??, Aku itu mengkhawatirkan mu tahu nggak sih..” ucap Chandra. Vitalia pun lalu menjawabnya, “Sudah kubilang bukan urusanmu, lagian ngapain juga Kau mengkhawatirkan Aku..” ucap Vitalia yang kini sedang berperan sebagai Amelia. Chandra pun lalu menjawabnya, “Heh.., Kau itu terlalu Pede dokter Misterius...” jawabnya.


“Dasar manusia aneh...” celetuk Vitalia. Dan tiba-tiba saja Chandra lalu menarik lengan Vitalia dan,

__ADS_1


Cuupp...


Seketika saja Vitalia membelalakkan matanya tak menyangka jika Chandra akan menciumnya lagi dengan tiba-tiba.


“Chandra..., apa yang Kau lakukan...!!, dasar Pria brengs*k.. !!” seru Vitalia tak terima sambil menghapus bekas kecupan dari Chandra. Chandra justru tersenyum senang melihat Vitalia yang sedang memaki Dirinya lalu berkata, “Itu sebagai balasan, karena Kau tidak memberi tahuku jika Kau sudah kembali ke Jepang dokter Amelia Hirata...” ucap Chandra lalu berlalu meninggalkan Vitalia sendirian di teras Vila tersebut. Sementara Ata yang mendengarnya pun terkejut dengan penuturan Chandra yang memanggil Vitalia dengan sebutan Amelia Hirata. Ia pun lalu bergegas turun menemui Vitalia yang nampaknya sudah mulai masuk ke dalam Villa.


****


“Kenapa diam Vita..??” tanya Ata pada Vitalia. Vitalia pun lalu menjawabnya dengan santai karena Ia tahu dengan apa yang harus Ia lakukan sekarang. “Ata..., Kau tahu Aku sangat berharap Kau adalah Amelia yang berada di dalam pesawat yang 5 bulan lalu mengalami kecelakaan.., dan Aku sekarang terpaksa menyamar sebagai wanita yang bernama Amelia Hirata karena Aku sebelumnya mengalami amnesia.” ungkap Vitalia dengan keadaan yang sebenarnyaa.


“Maksudmu..??" tanya Ata pada Vitalia.


“Aku menyamar sebagai Amelia Hirata juga karena tidak sengaja Ata..., karena amnesia keluarga Hirata menganggapku jika Aku ini adalah anaknya yang telah lama menghilang, Dan ternyata anaknya sangat mirip denganku.” tutur Vitalia. Seketika saja Ata pun terkejut dengan penuturan Vitalia. Vitalia pun lalu berkata lagi, “Kau tahu Ata, selama itu pula Aku kehilangan arah karena Aku tak mengingat sedikit pun tentang Diriku, bahkan namaku saja Aku tak mengingatnya. Hingga akhirnya Aku bertemu dengan seseorang yang merupakan kerabat kandungku, selama itu pula Aku berperan sebagai Amelia, meskipun Aku merasa banyak kejanggalan yang ada dalam diriku.” tutur Vitalia panjang lebar. Membuat Ata mendudukkan pantatnya lemas di atas sofa tiba-tiba saja Ia meneteskan air matanya lalu segera menghapusnya.

__ADS_1


“Ata... memang Aku akui jika Aku salah tapi Aku tidak tahu harus berkata apa pada Keluarga Hirata yang sudah ku anggap sebagai Keluargaku sendiri, sedangkan sekarang ingatanku sudah kembali pulih total, sementara Mereka belum mengetahuinya. Aku takut kalau Mereka kecewa Ta.., maka dari itu Aku menyamar sebagai Amelia hingga sekarang, dan Aku berniat mencari keberadaannya sampai ketemu.., dan kalau tidak ketemu terpaksa Aku akan menyamar sebagai Amelia seumur hidupku.”ucap Vitalia sambil menundukkan kepalanya lemah. Ya sebenarnya Vitalia sendiri merasa bersalah tapi di sisi lain Ia juga merasa tak tega jika meninggalkan keluarga Hirata, di sisi lain Ia terpaksa mengatakan pada Ata karena Vitalia sangat berharap jika Ata adalah Amelia.


“Mmm..., maafkan Aku Vitalia Aku tak tahu..” ucap Ata mulai membuka suara. Dan Vitalia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Sudahlah Ta... tak apa, lagi pula Mereka belum mengetahuiku dan yang tahu hanyalah Kau dan Aku..” ucap Vitalia lalu berlalu meninggalkan Ata sendirian di lantai bawah.


“Maafkan Aku Vitalia..., Aku tidak bisa berkata jujur padamu sebelum Mama dan Adik Tiriku berubah, dan sebelum Keluarga Arnold berhenti mencari keberadaanku.” batin Ata sambil melihat kepergian Vitalia yang sedang menaiki tangga.


******


Waduuuhhh..., makin seru ya..., bagaimana kelanjutannya setelah ini.., akankah ada rahasia lagi di balik kemiripan mereka..??


Jangan lupa tinggalkan jejak


Tabung Ijooo.... Gaassss Vote, LIke, dan Komen Ya... Terimakasih... 🥰🥰🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2