Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 15


__ADS_3

Kepanikan Chandra


Sementara di kediaman Feng terlihat Mirna Feriska sedang mondar-mandir seperti orang yang sedang kebingungan bercampur rasa khawatir, entahlah menyapa hatinya tak tenang sejak diberi tahu oleh Jack, jika Amelia sedang bersama Chandra, ya walaupun Amelia belum pulih ingatannya dan Mirna Feriska belum mengetahui tentang Amelia yang sebenarnya, tapi Dia yakin jika Amelia itu adalah Vitalia yang menghilang.


" Duhh.., kalau Dia bukan Vitalia tapi kok Aku khawatir banget sih..., jangan-jangan memang benar bahwa Amelia itu bukan Amelia yang sebenarnya tapi Dia adalah Vitalia..." gumamnya pelan sambil mondar-mandir.


" Ehemmm..., Cuu.... Kamu sedang apa..??, sedari tadi grandpa melihatmu mondar-mandir seperti sedang memikirkan sesuatu.." ucap tuan Feng pada sang Cucu keponakan.


" Grandpa... Mirna sangat khawatir dengan Amelia..


" Amelia...??


" Iyaa Grandpa..., perasaanku mengatakan jika Amelia itu Vitalia bukan Amelia yang asli... " terang Mirna pada grandpa.


" Kalau Kamu benar-benar yakin, cari tahu terus tentang Amelia, dan Grandpa jadi curiga kenapa Amelia begitu mirip sekali dengan Vitalia..., lain waktu ajaklah Dia untuk main ke rumah, agar Dia bisa mengingat sesuatu, jadi kita bisa tahu kebenarannya.." ucap tuan Feng pada Cucu keponakannya.


" Baik grandpa..." jawab Mirna Feriska.


******


Sementara di markas Chandra, kini Amelia sedang di kamar milik Chandra dalam keadaan belum sadarkan diri, Chandra begitu sangat khawatir dengan kondisinya, bahkan sedari tadi dokter keluarganya tak kunjung datang juga.


" Pelayan.., sambil menunggu dokter Dhani cepat ambilkan air buat mengompresnya..." titah Chandra pada salah satu pelayan.


" Baik tuan..." jawab pelayan tersebut ramah.


Sedangkan Chandra pun terus menatap Amelia gusar, dan berkata:" Kau ini..., sungguh merepotkan..., tapi kalau dilihat-lihat ternyata Kau begitu cantik dokter Amelia..." gumamnya sambil memegangi kening Amelia.


Tok... tok... tok...


" Permisi tuan..., dokter Dhani sudah datang tuan...


" Suruh saja dia masuk..." balas Chandra menyuruh pelayannya untuk mempersilahkan masuk dokter keluarga tersebut.


" Ada apa ini, Ndra...??, Dia siapa...??


" Ck... sudah jangan banyak tanya..., cepat periksa Dia...,tapi jangan sentuh Dia.." jawab Chandra ketus memerintah Sahabatnya agar segera memeriksanya. Yaa dokter tersebut adalah Sahabat dari Chandra.


" Astagaa Chandra... yang benar saja suruh periksa tapi nggak boleh nyentuh...?? terus gimana coba...


" Hmmm... ya sudah..., boleh sentuh tapi jangan lama-lama..., cepetan periksa... " titah Chandra dingin pada dokter yang memeriksa Amelia.


" Ck..., iyaaa... iyaaa... jadi cowok bawel amat sih... " jawab dokter Dhani lalu memeriksa Amelia dengan sangat telaten, dan tak berselang lama pemeriksaan pun selesai, Chandra pun bertanya:" Bagaimana Dhan..??"

__ADS_1


" Chandra..., apa Dia baru mengalami amnesia...??


" Apa..??, amnesia gimana...??, Kau tidak salah memeriksa Dhan...


" Ck... Aku ini bertanya saja Ndra..., gejala demamnya itu tidak biasa.., seperti mau berusaha mengingat sesuatu tapi Dia tidak bisa langsung mengingatnya..."


" Ckk... sudahlah Aku nggak percaya apa katamu, orang Dia hanya demam saja kok..." elak Chandra, Ia tidak percaya dengan perkataan Dhani yang tidak masuk akal pikirnya, tiba-tiba saja Amel pun mengerjap-ngerjapkan matanya, dilihatnya dua orang Pria yang sedang bersamanya.


" Aku dimana...???" tanya Amelia seketika terbangun dari tidurnya, sambil menatap kedua Pria yang sedang berhadapan dengannya.


" dokter Amelia tenangkan dirimu..., ini minumlah... " ucap Chandra, sambil menyodorkan air putih pada Amelia , dan menuntunnya untuk minum, setelah Amelia meneguk minumnya sampai habis, dokter Dhani pun berkata:" Nona..., Anda tadi sempat pingsan mungkin karena kecapekan, Saya kasih obat buat pereda rasa sakit ya..., nanti setelah makan boleh diminum obatnya..." ucap dokter tersebut pada Amelia ramah.


" Baik dok terimakasih ya..." balas Amelia dan tersenyum ramah pada dokter Dhani, dan dokter Dhani pun juga membalasnya. sedangkan Chandra yang melihat pun menatap tajam Dhani seperti sedang marah.


" Iya sama-sama Nona..., kalau begitu Saya permisi dulu..., Ndra Aku pamit dulu... " balas dokter Dhani pada Amelia, dan berpamitan pada Chandra.


" Hmmm... " jawab Chandra dengan deheman saja.


" Tuan.... maafkan Saya jika telah merepotkanmu... ucap Amelia lalu turun dari ranjang tempat tidur Chandra.


" Ehh... tenang dokter Amelia Kau mau kemana.. ??


" Aku mau pulang saja...


" Hmm.. baiklah..." jawab Amelia menuruti perkataan Chandra.


" Bagus..., Gadis penurut..." ucap Chandra sambil menyunggingkan senyum tipisnya dan mengelus rambut Amelia, lalu berjalan keluar kamar, sambil menarik tangan Amelia, seraya berkata:" Ayoo kita makan....!!" ajak Chandra pada Amelia, dan Amelia pun seketika hanya menganggukkan kepalanya menuruti perkataan Chandra. Ya padahal Chandra selama ini tidak pernah seramah ini pada seorang Wanita, baru kali ini Dia merasakan hal yang berbeda.


****"


Sementara kini mereka berada di meja makan, sedang menikmati hidangan makanannya, bahkan sampai tak ada pembicaraan diantara keduanya, sedangkan Chandra berusaha mencuri pandang pada Amelia, dan yang merasa di pandang pun ikut melirik ke arah Chandra, bukannya salah tingkah tapi justru malah bertanya:" Ada apaa....??" tanya Amelia


" Emmm enggak kok nggak papa..." jawab Chandra canggung sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" Serius nggak papa...?? tanya Amelia memastikan.


" Seriuss...." jawab Chandra


" Hmmm ya sudah..." ucap Amelia apa adanya.


" Makanlah sampai habis..., biar cepet pulih..." ucap Chandra meminta Amel menghabiskan makanannya, dan Amel pun menjawabnya:" Hmm ya..., Aku sudah kenyang tuan, ini banyak sekali... " tolak Amelia ramah, sementara Chandra menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan.


" Tuan tolong itu mata dikondisikan ya.. jangan menatapku seperti itu... ucap Amelia ketus.

__ADS_1


" Ssssttt..... diamlah cerewet..." ucap Chandra lalu membersihkan sisa makanan yang menempel di bibir Amelia, sementara Amelia pun terdiam seketika melihat kelembutan dari Chandra.


" Meskipun terlihat arogan, tapi ternyata dia sangat perhatian sekali padaku, apa lagi setiap kali bertemu pasti Dia yang menolongku..." batin Amelia.


" Shittt... kenapa dengan diriku...??, Dia sangat Cantik... " gumam Chandra dalam hati, hingga sebuah suara seseorang yang datang berteriak..


" Chandra.... " teriak seseorang, seketika membuyarkan lamunan mereka berdua.


" Chandra..., Loh dia...???" tanya seseorang itu terhenti.


" Pah..., Dia teman Chandra.., dia seorang dokter..., bahkan Dia juga dokternya Mamah.." ucap Chandra menjelaskan. Ya seseorang itu adalah tuan Zhu Papah dari Chandra Zhu.


" Oh jadi ini dokter Amelia bukan..??" tanya tuan Zhu memastikan.


" Iya tuan... benar..." jawab Amelia tersenyum ramah sambil membungkukkan badannya memberi hormat.


" Cantik sekali..., panggil saja Om, Nak..." Kata tuan Zhu menatap kagum Amelia yang ternyata wajahnya mirip sekali dengan Putri dari Wijaya.


" Iya.. Om..." ucap Amelia tersenyum canggung.


" Oh ya sejak kapan Kamu datang Ndra... kenapa tak memberi tahu Papah jika datang dengan teman Wanitamu..??" tanya tuan Zhu pada anaknya.


" Maaf Pah..., tadi Chandra mendadak kesini..." jawab Chandra dingin.


" Ya sudah... kalau begitu lanjutkan lagi mengobrolnya, Papah mau pulang dulu..., oh ya Om pulang dulu ya Nak..." pamit tuan Zhu pada Chandra dan juga Amelia.


" Iya Pah...


" Iya Om.. " jawab mereka secara bersamaan.


*****


Sementara di luar sana Arnold nampak kesal setelah acaranya digagalkan begitu saja oleh Sherlyn dan Chandra.


" Siaal..., ini semua gara-gara gadis murahan itu...!!" geram Arnold sambil mengacak-acak rambutnya merasa bersalah pada Amelia, karena telah membohonginya.


" Chandra..., dan Kau Chandra tidak akan Aku biarkan Kau mendekati Wanitaku.. " sambung Arnold lagi dengan penuh amarah, lain halnya dengan Sherlyn, Ia juga benar-benar senang sudah berhasil menggagalkan kencan Amelia dengan Kekasihnya, akan tetapi disisi lain Ia begitu marah dengan sikap Chandra yang tiba-tiba saja meninggalkannya tanpa seijin darinya demi mengejar Wanita lain, siapa lagi kalau bukan Amelia.


" Arrgghh..., kenapa jadi seperti ini sih...., awas saja Kau Chandra..., lihat saja Aku akan membuatmu bertekuk lutut dihadapanku hingga Kau tidak akan meninggalkanku lagi..., dan Kau Amelia..., akan kuberi pelajaran setelah apa yang Kau perbuat padaku..." ucap Sherlyn tersulut emosi sambil mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


*****


Waahhh makin seru..., Ada persaingan nih nampaknya...

__ADS_1


Jangan Lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa.. Terimakasih... 🥰🥰🙏🙏


__ADS_2