Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 21


__ADS_3

Ingatan Amelia berangsur pulih


Setelah Amelia merasakan pusing, Amelia ternyata sudah dibawa ke sebuah tempat, Ia disuruh beristirahat oleh tuan Feng di kamar milik Vitalia jika Dia berada di sebuah apartemen mewah di kota Tokyo, Jepang. seketika Amelia terkesikap melihat dekorasi kamar yang tidak lagi asing baginya.


" Dimana Ini..." Amelia melihat sekelilingnya, dan terbangun dari tidurnya.


" Amelia.. gimana kamu sudah mendingan..??" tanya Mirna Feriska pada Amelia.


" Mbak.. Aku dimana..??, kok ruangan Ini sepertinya tidak asing bagiku..." ucap Amelia.


Flashback


" *Nona Vita.. markas geng kita sedang diserbu geng milik chandra zhu, dan anak buah kita banyak yang terbunuh oleh mereka, bahkan salah satu anggota geng kita disiksa oleh Chandra dengan dicambuk bertubi-tubi, karena tidak mengatakan Nona ada dimana"


" Apa...??, Awass Kau Chandra..., Aku bahkan heran denganmu, Kau sudah menuduh keluargaku, dan sekarang malah justru Kau mengusik Geng kalajengking..., sebenarnya apa yang merasuki pikiranmu..." ucap Vitalia berbicara sendiri dengan salah satu anak buahnya.


Flashhhh....


" Vitalia aku akan menunggu kedatanganmu...


" Hmm ya Aku akan menemuimu dengan memberikan bukti untukmu jika keluargaku tak bersalah..


" Heh... jangan mimpi kalau keluargamu tidak bersalah.., jelas sudah bersalah percuma Kau membawa bukti, pasti bukti itu juga rekayasamu saja...


" Apa....??, jangan meremehkan ku Chandra Aku bisa saja membunuhmu...


" Bunuh saja Aku kalau Kau bisa..., lagian mana mungkin Kau bisa membunuhmu, Saudaramu saja percaya padaku..., ingat Vitalia Aku akan menikahimu secepatnya...


Flashback Off*:


" Chandraaaa...." teriak Amelia histeris, sontak membuat Mirna Feriska dan tuan Feng terkejut dengan teriakan Amelia yang menyebut mama Chandra.


" Amelia... Kau tidak apa-apa..??" tanya Mirna panik.


" Vita... Vitalia..., Dia siapa..??, Aku tak mengerti kenapa mama itu selalu membayang-bayangiku Mbak..., katakan padaku.., kata Mbak Mirna Dia mirip denganku bukan..??, kalau begitu apa hubungannya dengan Vitalia, Aku dan juga Chandra...??" ucap Amelia melontarkan berbagai pertanyaan pada Mirna Feriska, tapi sayangnya Mirna hanya diam saja tak menjawabnya karena Ia sendiri bingung mau menjelaskan darimana, jika ternyata apa yang Ia pikirkan benar adanya jika yang Ada dihadapannya adalah Vitalia, akan tetapi Mirna tidak berani mengatakan kebenaran tersebut.


" Yaa Tuhan... ternyata tebakanku selama Ini benar adanya.., kemungkinan besar yang Ada dihadapanku sekarang adalah Vitalia..." gumam Mirna dalam hati.


" Mbak Feriska.. jawab Mbak... kenapa Kau hanya diam saja..." sambung Amelia lagi, sambil mengguncang-guncang tubuh Mirna karena sedari yadi hanya diam menunduk tak berani menatap Amelia, sontak tuan Feng pun menimpalinya dengan membantu menjawab pertanyaan Amelia.


" Kamu tidak ada hubungannya dengan Vitalia, dokter Amelia, mungkin kalau soal Chandra bisa jadi Dia adalah masa lalumu.." timpal tuan Feng bersandiwara.


" Tapi kenapa tuan tahu tentang Vitalia..??

__ADS_1


" Dia adalah Cucu ku dokter Amelia..., begitu juga dengan Mirna.." tegas tuan Feng menjelaskan, sontak membuat Amelia diam termenung.


" Whaatt...??, tapi mengapa sangat aneh bagiku..., Aku selalu saja ingat jika ada seseorang yang memanggilku dengan nama itu..??" tanya Amelia bingung dengan berbagai pertanyaan yang Ada dibenaknya.


" Mungkin Kau salah mendengarnya kali Mel.., kan namamu juga hampir sama dengan Vitalia, sama sama dibelakang namanya ada lia nya.." tutur Mirna.


" Mungkin juga sih Mbak..., tapi bagaimana mungkin Mbak...??" tanya Amelia sambil menggelengkan kepalanya pelan, tidak yakin dengan yang dikatakan Mirna Feriska.


" Sudah... sudah.., lebih baik dokter Amelia menginap dulu sementara disini, dengan kondisimu seperti sekarang Saya tidak yakin kalau dokter bisa pulang ke rumah..."kata tuan Feng.


" Tidak tuan.., Ini sebenarnya Aku berada dimana??, bukannya tadi di Sunrise Hospital..?? " tanya Amelia bingung melihat sekelilingnya seperti berada di kamar.


" Iyaa Mel.. Kamu dibawa kesini karena Kamu tak juga kunjung bangun, apalagi Ini sudah sore..." ucap Mirna menimpali pembicaraan mencoba memberi pengertian pada Amelia.


" Haaa.. apa..??, sore..??"


" Iyaaa... sore.., Kau tenang saja Mel, Mbak sudah bilang sama orang tuamu untuk menginap disini sehari ini saja.." jawab Mirna.


" Tapi Mbak..." ucap Amelia terhenti.


" Tapi kenapa lagi sih Mel...??" jawab Mirna Feriska malah berbalik tanya.


" Amelia lupa kalau sudah berjanji malam ini akan makan malam di rumahnya Chandra.." balas Amelia.


" Mbak mana mungkin Aku tidak kesana, Aku sudah berjanji dengan Sisi, Mbak..." tolak Amelia kekeh ingin kr tempat Chandra Zhu karena Ia sudah berjanji dengan Adiknya.


" Gimana Grandpa.. apa Grandpa mengijinkannya??" tanya Mirna pada sang Kakek.


" Terserah dokter Amelia saja Cu..., lagian Kita juga tidak berhak melarangnya..." balas tuan Feng, sambil mengedipkan matanya seraya memberi instruksi pada Mirna.


" Hmm ya sudah kalau begitu Kau boleh pergi ke tempat Chandra dengan syarat Kamu harus pulang ke rumahmu tepat waktu, kabari keluargamu jika ada apa-apa..." tutur Mirna Feriska pada Amelia.


" Iyaa iyaaa Mbakku sayang..., bawel amat sih..., cocok banget kalau disandingkan dengan kak Chan..." balas Amelia, menggoda Mirna.


" Ha...?? apa katamu?? " Mirna bertanya, dan membuka matanya lebar-lebar.


" Hehehe, lupakan..." ucap Amelia sambil nyengir kuda seperti orang yang tidak bersalah, sedangkan tuan Feng yang melihat pun hanya menggelengkan kepalanya pelan menatap mereka berdua.


" Kalau begitu Saya pergi dulu ya tuan.. maaf jika Saya malah merepotkan kalian... " ucap Amelia tak enak.


" Sudah dok... tidak apa-apa..., lain kali panggil saja Kakek... Aku sudah tak pantas dipanggil dengan sebutan tuan.., dan biarkan sopir yang mengantarmu ke tempat tuan Chandra.." tutur tuan Feng pada Amelia.


" Eh.. tidak usah tu... eh maksudku Kakek..." ucap Amelia.

__ADS_1


" Sudah jangan menolak perintah Grandpa, Mel... " ucap Mirna


" Hmm baiklah..." jawab Amelia pasrah lali berjalan keluar dari kamar, dan ketika Dia sedang melangkahkan kakinya menuruni tangga, Ia berhenti menatap foto seorang wanita yang sangat mirip dengannya.


" Foto itu..??" tanya Amelia pelan.


" Itu foto milik Vitalia cucu ku dokter Amel.." ucap tuan Feng yang membuntutinya dari belakang bersama dengan Mirna.


" Kenapa Dia begitu mirip denganku, apa perasaanku saja... bahkan gayanya saja sepertiku.., tapi entah mengapa foto ini bisa berbeda dengan foto ku yang ada di rumah ya..., yang di rumah kelihatan mirip tapi feminin, tapi ini justru sebaliknya..." batin Amelia termenung menatap foto tersebut.


" Mel..., woy.. cepetan gih.. takut ditunggu sama Sisi..." ucap Mirna sambil menepuk bahu Amelia.


" Oh iya Mbak..., ya sudah Kek... Amelia pamit dulu ya...


" Iyaa... hati-hati...


*****


Dan kini Amelia pun sedang berada di dalam mobil milik keluarga Feng, Ia sedari tadi hanya diam termenung, merenungi pikirannya saat ini sambil menatap ke arah keluar.


" Sebenarnya Aku ini siapa...??, mengapa semenjak terjadi kecelakaan pesawat tersebut Aku mendadak menjadi orang yang tidak percaya diri sih...??, terus kenapa Aku merasa cemburu ketika Chandra bersama dengan Vitalia di balik bayanganku tersebut, apalagi Chandra bersama ingin menikah dengannya, lalu apa hubungannya denganku...??" penuh pertanyaan di dalam benak Amelia.


" Apa Aku nanti Aku tanyakan langsung ya pada Chandra ya..??, tapi..., eh jangan dulu deh.. Aku takut jika menyinggungnya soalnya di dalam bayanganku Vitalia begitu geram dengan Chandra.., loh tapi kenapa...??, apa alasannya coba...??" gumam Amelia, Ia bahkan dibuat bingung sendiri dengan pikirannya.


*****


Sementara dikediaman keluarga Zhu, Sisi terlihat sedang menunggu seseorang yang selama ini Dia nantikan. siapa lagi kalau bukan Kakak dokternya yang ditunggu olehnya.


" Sisi..., Kamu ngapain disini ayo masuk sudah sore loh...


" Tapi Ma..., Sisi nungguin Kak dokter Amelia...


" Kan bisa ditunggu di dalam Sayang..." ucap Nyonya Zhu.


" Tapi Ma... Aku ingin menyambutnya" jawab Sisi menjelaskan pada sang Mama, sang Mama pun hanya menganggukkan kepalanya pasrah dengan apa yang di ucapkan anaknya.


*****


Waduhh ingatan Amelia berangsur pulih nih..., lantas bagaimana dengan Chandra yang sudah terlanjur menyukai Amelia??


Simak terus di episode selanjutnya


Jangan lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa... Terimakasih 🥰🥰🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2