Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 87


__ADS_3

Kau Wajib Melayani Ku


Di Jepang kini tampak Arnold sudah sampai di sebuah tempat lapang di dekat dermaga untuk membawa Amelia pergi dari Jepang menuju ke pulau terpencil yang berada di Jepang, namun Arnold membawa Amelia bukan dengan


menggunakan kapal melainkan menggunakan sebuah helikopter yang Ia miliki adalah helikopter jenis AgustaWestland AW109, yang merupakan salah satu Heli termahal nomer 10 di Dunia.


Alasan Arnold membawa Amelia ke sebuah terpencil di Jepang dengan menggunakan helikopter karena jika menggunakan sebuah kapal, Ia pasti akan gampang dilacak oleh musuh, selain itu, pulau tersebut tidak dapat di jangkau dengan menggunakan sebuah kapal, hanya saja pulau tersebut hanya bisa dijangkau dengan naik derek atau crane industri itu pun jika ada, karena Ia ingin lebih cepat sampai dengan cepat dan aman, maka Ia menyuruh anak buahnya untuk menyiapkan sebuah Heli tersebut untuk menuju ke pulau tersebut.


“Tesen ..., cepat bantu Aku, untuk mengikat tangan wanitaku, agar jika Dia tersadar, tidak kabur lagi .. !!” titahnya pada sopirnya.  Dan sang Sopir pun hanya mengangguk mengiyakan perintah dari Bosnya. Kini Arnold pun segera membopong Amelia yang masih belum tersadar karena obat bius yang diberikan pada Amelia.


Saat Arnold sudah naik dan masuk ke dalam Helikopter tersebut bersama Amelia, pilot Helikopter tersebut terkejut dengan siapa yang Ia lihat, Ia benar-benar tak percaya dengan siapa yang dibawa oleh pimpinan dari geng Kobra, yaitu Arnold. Sebisa mungkin Pilot yang mengendari Helikopter milik Arnold, mengontrol diri agar tidak keceplosan jika yang Ia lihat seperti Vitalia Sahabat dari adiknya yang bernama Vanya. Ya pilot tersebut merupakan Ferdi kakak angkat dari Vanya, yang kini mempunyai misi untuk menghancurkan keluarga Matsugi beserta geng Kobra. Yang kebetulan misi tersebut sama dengan misi Vitalia dan Chandra beserta geng Kalajengking.


Ya Ferdi sendiri selain seorang Pilot Dia dulunya juga merupakan salah satu teman Vitalia dari geng Kalajengking yang Ia pimpin, namun pertemanan diantara Mereka banyak yang tidak mengetahui, terutama para Sahabat dari Vitalia. Ferdi sendiri kini memang sengaja menyamar sebagai Pilot pribadi keluarga Matsugi.


Sedari tadi Ferdi hanya melirik ke arah belakang melalui sebuah kaca yang ada di dekat kemudinya, Ia pun kini sedang bergumam dalam hati, “Vitalia, kenapa wanita itu mirip dengan Vitalia ..??” batinnya bertanya-tanya. Sementara Arnold yang merasa Pilotnya sedang asyik menatap Amelia secara diam-diam, Ia pun akhirnya membuka suaranya dengan berkata, “Hey, jaga matamu itu .., atau akan Ku congkel jika Kau masih saja berani memandang Wanitaku .. !!” tegasnya. Sedangkan Ferdi yang diperingatkan oleh Arnold pun hanya diam dan tak mau menatap lagi, karena Ia tidak ingin ketahuan jika Dirinya adalah Pilot pengganti keluarga Matsugi yang baru.


****


Sementara Amelia kini mulai mengerjapkan matanya, tersadar dari efek obat bius yang diberikan oleh Arnold padanya, karena merasa Arnold tertidur di sampingnya dengan bersandar di bahunya, Ia segera membenarkan posisinya, seketika saja Ia terkejut ketika menggerakkan tubuhnya, ternyata tangannya sudah diikat kebelakang oleh Arnold. Amelia pun berusaha melepaskan ikatan talinya dengan perlahan, Ia takut jika Arnold yang berada disebelahnya terbangun.


Sedangkan Ferdi yang mengetahui jika wanita yang dibawa Arnold terbangun pun segera bertanya, “Vitalia, apakah itu Kau ..??” tanyanya to the point. Seketika Amelia menghentikan aktifitasnya tak jadi melepas ikatan tali tersebut lalu mendongakkan kepalanya, namun bukannya Ia menjawab pertanyaan tersebut, justru malah Amelia menjawabnya dengan berkata, “Tuan, cepat tolong Aku, Aku diculik oleh Pria jahat ini .. !!” ucapnya memohon pada Ferdi. Ferdi yang merasa aneh dengan sikap wanita yang sangat mirip dengan Vitalia pun membalasnya dengan berkata, “Tenangkan Dirimu Vitalia, Aku akan menolongmu, ini Aku Ferdi ..” ucapnya memberi tahu. Ia mengira bahwa orang yang sedang Ia ajak bicara adalah Vitalia temannya dari geng Kalajengking.


Amelia yang mendengarkan perkataan dari Pilot tersebut pun terkejut, karena pilot tersebut memanggil namanya dengan nama Vitalia, Ia teringat bahwa memang wajahnya sangat mirip dengan Vitalia. Selain itu Amelia juga mengernyit bingung, kenapa bisa-bisanya Pilot dari keluarga Matsugi ingin menolongnya. Belum sampai Amelia menjawab perkataan dari Ferdi, Arnold pun terbangun dari tidurnya, seketika itu pula Amelia terdiam tidak bisa apa-apa selain pasrah.


“Ternyata, tuan putriku sudah bangun ..??” tanyanya pada Amelia sambil membenarkan pakaiannya yang berantakan karena tertidur di dalam heli. Namun Amelia justru menjawabnya dengan nada meninggi, “Arnold, Kau sebenarnya mau membawaku kemana sih, ha ..??” tanyanya tersulut emosi karena tangannya diikat menggunakan tali oleh Arnold.


“Beraninya Kau membentakku .. !!” balas Arnold melawan perkataan Amelia. Akan tetapi ketika Arnold membalas perkataan Amelia, helikopter tersebut sudah sampai di lokasi. Tepatnya berada di sebuah pulau terpencil yang sangat jauh dari perkotaan.


Arnold pun akhirnya membawa Amelia turun secara paksa, meskipun Amelia sendiri sebenarnya juga sudah berusaha memberontak, akan tetapi kekuatannya kalah kuat dibandingkan dengan Arnold, apalagi tangan Amelia dengan kondisi masih terikat, yang justru membuatnya kesulitan untuk melepaskan diri. “Tuan, tolong Aku, please ..” ucap Amelia dengan nada memelas meminta bantuan pada Ferdi yang ikut turun dari Heli tersebut. Namun Ferdi tak bisa berbuat apa-apa selain diam, Ia tidak ingin Arnold mencurigainya.


Sedangkan Arnold yang melihat Amelia meminta tolong pada Ferdi pun tak terima, tanpa ba bi bu, Ia segera menyeretnya untuk masuk ke sebuah markas tempat Arnold bersembunyi dengan para anak buahnya.


Tak sampai disitu saja, Ferdi pun akhirnya menghubungi seseorang untuk memberi tahu jika Vitalia kini berada bersamanya.


Tut .. Tut ..


Sambungan telepon pun terhubung.

__ADS_1


“Halo, Kak Ferdi ..” ucap seseorang diseberang sana membuka obrolan.


“Vanya .., bagaimana kabarmu ..??” tanya Ferdi pada sang adik. Ya orang yang dihubungi Ferdi adalah Vanya (Adik Angkat Ferdi) yang juga Sahabat dari Vitalia si dokter Misterius.


“Aku baik Kak ..” jawab Vanya yang sekarang sedang berada di kontrakan Vitalia yang berada di kota Sydney Australia.


“Ada apa menghubungiku ..??, oh iya Kak, kebetulan Aku ada kabar bahagia buat Kakak ..” sambungnya lagi berkata pada sang Kakak. Ferdi pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Vanya, sebelum Kau berbicara, ijinkan Kakak untuk berbicara sebentar saja, karena ini ada kabar lebih penting dari segalanya, yang jelas kabar ini adalah kabar bahagia sekaligus kabar buruk..” ucapnya.


“Maksud Kakak apa sih ..??, Vanya jadi penasaran ..” tanyanya mengerutkan keningnya bingung dengan apa yang akan di sampaikan oleh sang Kakak sambil menatap Vitalia dan Aldo secara bergantian. Ya Vanya sendiri saat mengobrol melalui telepon, kebetulan disimak langsung oleh Vitalia dan Aldo yang sedang bersamanya dengan menloadspeaker.


“Vanya, kabar bahagianya adalah Sahabatmu Vitalia sekarang telah kembali dan baru saja Aku bertemu dengannya di sini, sedangkan kabar buruknya Dia sekarang diculik oleh Arnold komplotan geng Kobra, Dik ..” ucapnya memberi tahu pada Adik Angkatnya. Sontak saja ucapan dari Ferdi yang berada di seberang sana membuat Vitalia terkejut sekaligus berdiri dari tempat duduknya.


Sedangkan “Apaa ..??, ba .. ba .. bagaimana bisa Kak, Vitalia saja sekarang bersamaku, masa’ iya Dia bersamamu ..??” tanya Vanya bingung dengan menatap Vitalia yang sedang menghampirinya. Dan tanpa berpikir panjang Vitalia langsung merebut ponsel milik Vanya dengan begitu saja.


“Sreeghh ...” sahut Vitalia merebut ponsel milik Vanya.


“Vitalia apa-apaan sih ..” ucap Vanya tak terima dengan sikap Vitalia yang tiba-tiba saja merebut ponselnya.


Tanpa menunggu waktu lama Vitalia pun lalu mumbuka obrolan dengan Ferdi melalui ponsel milik Vanya, “Ferdi .., ini Aku Vitalia, Kau dimana sekarang ..??, bagaimana keadaan Amelia Hirata apakah Dia baik-baik saja ..??” banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh Vitalia pada Ferdi. Namun Ferdi begitu tercengang dengan apa yang dikatakan oleh seorang wanita di balik telepon tersebut, Ia pun lalu berkata, “Ma .. Maksudmu Kau Vitalia ..??, lalu tadi yang Ku lihat tadi siapa ..??, apa wanita itu bukan Kau begitu .. ??” tanyanya bingung dan memastikan.


“Iya .., Fer ..., itu bukan Diriku, bukankah sekarang Kau berada di Jepang ..??, jika benar Kau berada di Jepang, maka wanita yang Kau lihat itu bukan Aku, melainkan Amelia Hirata, wanita yang sangat mirip denganku, yang juga sudah ku anggap sebagai Sahabatku juga .. !!” terang Vitalia berusaha menjelaskannya.


“Jadi itu tadi ..??, ehmm, tapi Vitalia mengapa Wanita itu begitu mirip denganmu .. ??”tanyanya.


“Iya, Fer .., bahkan banyak orang mengira bahwa Kami ini Saudari kembar, tapi faktanya Kami hanya mirip saja .., dan itu ceritanya panjang Fer, ada kesalah pahaman yang terjadi diantara Kami, Aku saja belum menceritakan semua pada Vanya, apalagi Kami juga baru saja bertemu, karena Aku berada di Australia sedang melakukan penyamaran dengan sebuah misi, dan Kita tanpa sengaja bertemu” ucapnya menjelaskan.


“Waow, Kau benar benar tidak berubah sejak dulu, Vitalia, Aku kagum denganmu ..” ucap Ferdi terkagum kagum dengan seorang Vitalia. Vitalia yang merasa Dirinya dipuji secara berlebihan pun lalu membuka suaranya di seberang telepon dengan berkata, “Sudah, Fer, jangan terlalu memujiku terlalu tinggi.”


“Sekarang Aku mau tanya bagaimana keadaan wanita yang mirip dengan Ku itu, Fer??, bahkan sejak tadi Aku sudah sangat mengkhawatirkannya, apalagi jam tanganku terhubung langsung dengan jam tangan miliknya.” ucapnya bertanya pada Ferdi.


“Dia di bawa ke pulau dangkal seberang, Vit ..., yang kebetulan saat ini Aku juga sedang melakukan penyamaran menjadi seorang pilot pribadi keluarga Matsugi, dan mengenai wanita itu, Kau tenang saja serahkan padaku, Aku berjanji akan menolongnya.” balas Ferdi pada Vitalia.


“Terimakasih, Fer .., oh ya satu lagi, Aku minta padamu agar Kau menghubungi John dan anggota geng kalajengking yang lain, jika Kau ada di Pulau tersebut untuk menyelamatkan Amelia .. !!” perintah Vitalia pada Ferdi. Seketika itu pula Ferdi mengiyakan perintah dari Vitalia. Tapi belum sampai Ferdi berbicara lagi, sambungan telepon pun terputus dengan begitu saja.


Ferdi yang mendengar suara ponselnya terputus pun lalu berdecak kesal, “Ck ..., terputus ..., Aku harus segera memberi tahu John, dan anak buah geng Kalajengking yang lainnya sekarang juga.” gumamnya berbicara sendiri, lalu segera menghubungi John dan anggota geng Kalajengking.


*****

__ADS_1


Sementara Amelia kini sedang di seret ke sebuah kamar yang sangat luas dengan desain interior yang sangat mewah, kamar tersebut adalah kamar dari seorang Arnold. Ya lebih tepatnya lagi Amelia berada di markas tersembunyi geng Kobra yang terletak di sebuah pulau terpencil di Jepang.


Sesampainya di kamar tersebut, Arnold segera membuka pintu kamar tersebut.


Ceklek ...


Suara Arnold membuka pintu. Sontak saja membuat Amelia terkejut dengan apa yang akan dilakukan oleh Arnold padanya, mengapa Dirinya di bawa ke sebuah kamar, Ia pun lalu berkata, “Arnold, untuk apa Kau membawaku kesini .. ??” tanyanya pada Arnold dengan tatapan penuh selidik. Namun bukannya menjawab pertanyaan dari Amelia, justru Arnold malah mendorong Amelia tepat di atas ranjang miliknya.


Bruukkk ...


Seketika saja Amelia membelalakkan matanya terkejut  dengan perlakuan Arnold terhadapnya. Ia lalu membuka suaranya dengan berkata, “Arnold, apa yang akan Kau lakukan, ha ... ??” tanyanya dengan nada suara ketakutan. Akan tetapi Arnold mengabaikan pertanyaan yang dilontarkan oleh Amelia dengan mendekat ke arah Amelia yang sedang berusaha bangun dari atas ranjangnya.


Merasa Dirinya di dekati oleh Arnold langkah demi langkah, Amelia segera mundur menjauhi Arnold, akan tetapi belum sampai Dirinya memundurkan badannya menjauhi Arnold, justru kedua kakinya di seret oleh Arnold tepat berada di depannya.


Sreettt ..


Amelia seketika tersentak dengan apa yang dilakukan Arnold padanya. Kini Amelia terduduk di tepi ranjang tepat berada di depan Arnold yang membungkukkan badannya mendekatkan wajahnya dengan wajah Amelia Hirata, tak sampai di situ saja, Arnold pun lalu mencengkeram kuat dagu Amelia sambil berkata, “Sayang, setelah sekian lama tak berjumpa denganmu, akhirnya Kita bisa berjumpa lagi dikesempatan ini, dan dikesempatan ini pula Kau wajib melayani Ku !!” ucapnya tegas dengan tatapan membunuh.


Sementara Amelia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “A .. Ar .., Kk .. Ku mm .. mo .. hon, ja .. ja .. ngan laku .. kan hal itu .., please ..” ucap Amelia terbata-bata dengan tubuh bergetar ketakutan, yang saat ini sedang terduduk ditepi ranjang tepat di depan Arnold. Namun bukannya menjawab justru semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Amelia dan Arnold pun lalu menyambar bibir Amelia secara paksa, sedangkan Amelia terus saja memberontak berusaha melepaskan lumatannya, namun kekuatannya kalah kuat dibanding Arnold yang ******* bibirnya dengan rakus.


*****


Hmmm .. makin seru kan guys .., Author jadi kasihan nih sama Amelia, apakah setelah ini ada yang menyelamatkan Amelia .. ?? tunggu up dari Author ya .. !!


Jangan lupa tinggalkan jejak Vote, Like, Komen Ya ... Terimakasih ...


Sambil menunggu up dari Author, yuk simak novel teman Author yang satu ini, dijamin seruuu


IZINKAN AKU PERGI


(pipihpermatasari)


Suamiku, jika kamu bahagia bersamanya. Maka Izinkanlah aku pergi. Aku sungguh tidak sanggup bertahan seperti ini terus! Kamu sekarang sudah berubah, tidak seperti dulu lagi. Kamu sekarang melupakan kewajibanmu,memberikah nafkah dan batin kepadaku. Jika di rumah, tidak ada lagi surga untukku. Maka izinkanlah aku pergi dari hidupmu,agar kamu tidak menanggung dosamu karena kelalaianmu!


Akankah Chandra melepaskan Tika,saat istrinya meminta untuk pergi dari kehidupan suaminya? Atau justru Chandra mempertahankan Tika, dan berubah menjadi suami yang bertanggung jawab?


Atau kah, Tika akan memilih bersama hidup dengan Andrew dan menceraikan Chandra?

__ADS_1


Yuk mampir, ceritanya disini .



__ADS_2