Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 185


__ADS_3

Kehadiran Vitalia Sebagai Penyelamat Pernikahan.


Tak terasa hari sudah mulai malam, acara pertunangan di kediaman keluarga Wijaya tampak akan segera di mulai. Dan mereka pun sudah sampai di kediaman keluarga Wijaya.


Di dalam mobil.


"Istriku, apa kau benar-benar yakin untuk ke sana?" tanya Chandra memastikan pada sang istri.


"Bee, kau tenang saja! Percayalah padaku jika tak akan terjadi suatu apapun setelah ini.." jawab Vitalia meraih tangan sang suami berusaha meyakinkannya.


"Baiklah, kalau begitu masuklah ke dalam, biar kami yang memantaumu dari sini!" perintah Chandra pada sang istri agar segera masuk ke dalam rumah Wijaya.


"Hmm, thanks Bee..."


Cup...


Vitalia mengecup bibir Chandra dengan tiba-tiba hingga membuat Chandra terperangah dibuatnya. Termasuk Mirna dan juga Amelia yang melihat pun sampai tutup mata.


"Nggak sopan..." celetuk Mirna dan Amelia secara bersamaan membuat Chandra dan Vitalia terkikik geli mendengar celetukan dari mereka berdua. Sementara Vitalia pun lalu segera turun dari mobilnya untuk masuk ke dalam kediaman keluarga Wijaya.


...****************...


Di Dalam Kediaman Keluarga Wijaya.


"Waow.. woaw.. waow... ini sungguh di luar biasa, dan diluar dugaan saya, seorang Tuan Aditya yang sudah mempunyai seorang istri kini sudah tidak sabar untuk menyematkan cincin ke jari manis Nona Dera yang akan menjadi istri kedua darinya..."


Seketika saja ucapan dari kedua MC tersebut membuat hati Erlin semakin teriris. Ia benar-benar tak kuat menahan rasa sakit hatinya. Bahkan ketika kedua MC berkata seperti itu, mata Erlin langsung berkaca-kaca tak mampu menahan air matanya.


Sampai-sampai Tuan Wijaya beserta sang Istri begitu tak tega melihat Erlin tersakiti. Begitu pula dengan para sahabat Erlin, termasuk Vitalia yang kini berada di balik pintu tengah bersiap untuk muncul di hadapan publik.


"Kalau begitu kita mulai hitung mundur ya, Tuan Aditya bersiaplah untuk menyematkan cincin di jari di jari manis Nona Dera ya..." ujar salah satu MC tersebut.


"Mari kita hitung mundur bersama-sama!" ajak salah satu MCnya lagi agar menuruti perkataannya.


Tiga... Dua... Satu....

__ADS_1


"Tungguuuu!" teriak seseorang dari arah pintu menghentikan pertunangan Aditya dan juga Dera. Seketika itu pula, semua mata mengarahkan pandangan menatap seseorang yang berteriak itu.


Betapa terkejutnya semua orang yang menghadiri acara pernikahan tersebut melihat kedatangan Vitalia yang datang dengan menggunakan jas dokternya.


"Vv.. Vitalia..." ucap seluruh keluarga yang menghadiri acara tersebut dibuat melongo menatap tak percaya dengan siapa yang ia lihat saat ini. Termasuk Aditya yang begitu terkejut melihat kehadiran sang adik.


"Batalkan acara pertunangan malam ini!" lantang Vitalia menentang pertunangan kakaknya tersebut. Seketika saja Dera pun menuruni panggung untuk menghampiri Vitalia.


Greeppp....


Dera memeluk Vitalia. Dan dengan senang hati Vitalia membalasnya. "Vitalia, hiks.. hiks.. hiks.., untung kau datang tepat waktu, Vit. Aku tak tau lagi kalau kau tak datang ke sini..." ucap Dera menangis sesenggukan memeluk Vitalia.


"Sudah tenangkan dirimu, aku sudah membawa dia ke sini." ujar Vitalia menjelaskan dengan tersenyum ramah.


"Benarkah?" tanya Dera antusias. Belum sampai Vitalia menjawabnya Ibu Nia membuka suaranya dengan berkata, "Siapa kau? Beraninya kau merusak acara pertunangan putriku!" serunya tak terima.


"Dengan tersenyum sinis Vitalia menjawabnya dengan berkata, "Ibu lupa aku siapa? Oh ya, mungkin keluargaku dan semua orang yang berada di sini lupa siapa aku. Aku adalah Vitalia Putri Wijaya yang merupakan Putri dari Tuan Aditama Wijaya dulu merupakan korban kecelakaan pesawat yang jatuh di perairan Jepang.." ujarnya dengan lantang, bahkan ia sampai menahan rasa sesaknya di dada ketika mengutarakan kalimat tersebut.


"Apa..." ucap semua orang terkejut mendengar pernyataan dari Vitalia. Kecuali para keluarga dan para sahabatnya termasuk juga Erlin yang masih menangis sesenggukan melihat kedatangan Vitalia di saat dirinya sedang terpuruk.


"Ya Tuhan, kumohon kuatkanlah hatiku untuk menghadapi keluarga ini, karena biar bagaimanapun mereka tetaplah keluarga yang sudah membesarkan aku..." batin Vitalia berusaha menguatkan dirinya sendiri.


Di dalam rekaman suara tersebut menyimpulkan bahwa kakaknya Aditya dengan Dera tak melakukan hubungan terlarang, di sana juga menjelaskan bahwa orang yang merampas kesucian Dera bukanlah Aditya melainkan orang lain yang sudah mencampurinya.


Setelah rekaman tersebut selesai di putar, seketika saja seluruh orang yang menghadiri acara tersebut dibuat terkejut. Sementara Erlin sahabat sekaligus kakak ipar dari Vitalia kini berlari memeluk Vitalia.


Greeppp....


"Vitalia, hiks... hiks.. sungguh kau adalah penyelamat pernikahanku, Vit... hiks... hiks... kau kenapa berbohong kepada kami jika kau masih hidup Vitalia! Hiks... hiks.. kau tau tidak kami mencemaskanmu..." ucap Erlin sambil menangis sesenggukan memeluk Vitalia.


Tak terasa air mata Vitalia pun ikut menetes dengan begitu saja setelah mendengar pernyataan dari Erlin. "Maafkan aku kak, aku bukanlah bagian keluarga Wijaya lagi..." batinnya sambil membalas pelukan dari Erlin.


"Maafkan aku..." ujar Vitalia dengan menitikkan air mata.


"Vitalia aku benar-benar tak tau jika kau tak datang ke sini.. hiks.. hiks.." ujar Erlin sambil memeluk Vitalia.

__ADS_1


Sementara Vitalia pun kemudian membawa seseorang untuk dihadirkan dalam acara tersebut. 'Ya, seseorang itu adalah orang yang sudah menghamili Dera sahabatnya yang bernama Emon (Reymond).'


Bahkan kedatangannya membuat Dera sahabat dari Vitalia sangat bahagia, karena telah dipersatukan kembali dengan orang yang tepat di hadapan semua orang.


Setelah konflik diantara sahabat dan kakaknya selesai, Dera dan Reymond sahabat lamanya di geng kalajengking pun akhirnya bertunangan. Bahkan, seluruh orang yang menghadiri acara tersebut pun ikut bahagia karena pertunangan diantara Aditya dan Dera batal. Erlin dan Aditya pun kembali hidup bahagia karena pernikahannya diselamatkan oleh seseorang yang mereka sayangi.


Vitalia begitu terharu melihat mereka semua bahagia, tak terasa air matanya menetes dengan begitu saja.


Greeepp...


Vitalia pun dikejutkan dengan pelukan ketiga sahabatnya diantaranya Erlin, Vanya, dan juga Dina.


"Ini semua berkat dirimu Vitalia, hiks.. hiks.." ucap mereka bertiga serempak dengan berpelukan seperti teletubbies.


"Maafkan aku.." ucap Vitalia dingin dengan bercucuran air mata.


Di saat itu juga Vitalia mulai melepaskan pelukan ketiga sahabatnya dengan berjalan mundur ke belakang berniat akan pergi meninggalkan pesta pertunangan tersebut.


Melihat Vitalia yang tiba-tiba melepas pelukannya dengan mundur ke belakang pun terkejut. "Vitalia, kau kenapa?" tanya Erlin, Vanya dan Dina secara bersamaan.


"Maafkan aku, aku harus pergi dari sini, aku tak layak berada di sini..." ujar Vitalia lalu melangkahkan kakinya pergi. Namun, siapa sangka ada seseorang yang berhasil membuat langkah dari Vitalia terhenti.


"Tunggu Honey!" seru Chandra sambil menghalangi jalan dari Vitalia. 'Ya, seseorang yang menghentikan langkah dari Vitalia adalah Chandra.'


Betapa terkejutnya Vitalia melihat sang suami yang menghalangi jalannya.


"Mas Chandra!" ucap Vitalia dengan nada keterkejutannya. Begitu pula dengan para anggota keluarga Wijaya dan tamu undangan yang hadir di acara tersebut yang tak kalah terkejutnya melihat Chandra Zhu seorang mafia ternama di dunia hadir dalam acara tersebut.


**


Chandra POV :


Betapa beruntungnya aku mendapatkan istri yang sangat menarik sepertimu, Vitalia. Bahkan, kekuatan cinta kita tak akan ada yang mampu memisahkan di antara kita.


Bersambung....

__ADS_1


...****************...


...----------------...


__ADS_2