
Kecurigaan Chandra
Sementara di Moon Hospital nampak seorang dokter cantik yang baru saja selesai menyelesaikan misinya membedah pasien. Ya Amelia berhasil menyelesaikannya dengan baik meskipun sempat terjadi kendala, tapi tidak masalah buatnya karena Ia sendiri sudah mempelajari tentang perbedahan selain itu Vitalia juga memberikan pengarahan dan juga ilmu yang disalurkannya padanya.
"Huh.. akhirnya selesai juga tugasku..." gumamnya sambil menghembuskan nafasnya lega karena telah melewati tantangan baginya. Tiba-tiba saja saat Ia sedang melangkahkan kakinya untuk kembali ke ruangannya tiba-tiba saja ada suara bariton yang memanggilnya.
"Dokter Vitalia..." panggilnya. Seketika saja Amelia yang sedang berperan sebagai Vitalia pun lalu menoleh ke arah sumber suara. Dilihatnya seorang Pria tampan yang sedang memanggilnya. Amelia pun menatapnya bengong ketika melihat Pria itu. Seketika juga Amelia segera menepis pikirannya lalu berkata, "Tuan.., apa ada yang bisa Saya bantu..??" tanya Amelia yang sedang berperan sebagai Vitalia. Ya Amelia berpikir bahwa orang yang telah memanggilnya adalah seorang pasien jadi Ia bersikap ramah terhadapnya.
Pria itu pun lalu menjawabnya dengan berkata, "Apa benar Anda dokter Vitalia..?? tanyanya ramah pada Amelia yang sedang menyamar sebagai VItalia. Amelia pun lalu menjawabnya dengan berkata, "Hmm, yaa dengan Saya sendiri, memangnya ada apa Tuan memanggilku..??" tanya VItalia palsu (Amelia) pada pria itu.
Pria itu pun lalu menjawabnya dengan berkata, "Perkenalkan namaku adalah Frans Xiu.." ucap Pria itu memperkenalkan diri sambil menyodorkan tangannya. Ya orang itu adalah Frans Sahabat dari Chandra Zhu. Dan Ia berniat ke Moon Hospital untuk mencari informasi mengenai Vitalia atas perintah Sahabatnya.
Amelia yang sedang berperan sebagai Vitalia pun membalas uluran tangan dari Frans. "Astagaa..., ada apa dengan jantungku.." gumam Amelia dalam hati. Sementara Frans yang menatap dokter yang ada di depannya pun juga membatinnya, "Ya Tuhan..., apa ini Wanita incaran Chandra..??, mengapa Dia begitu cantik sekali..., Chandra sepertinya Kau akan menjadi musuhku setelah ini.." ucap FRans dalam hati.
"Ehemmm...," deheman Amelia yang sedang menyamar sebagai Vitalia pun berhasil membuyarkan lamunan Frans. "Maaf Tuan..., ada yang bisa Saya bantu..??" tanya Amelia ramah pada Frans. Frans yang meras canggung pun lalu berkata, "Hmmm..., hanya ingin tahu saja mengenai dokter Vitalia, karena dengar-dengar dokter Vitalia adalah dokter yang paling jenius nan misterius, apakah benar dokter Vitalia..??" tanya Frans berbasa-basi.
Amelia yang kini berperan sebagai Vitalia pun lalu menjawabnya tanpa ada rasa canggung, "Hmm..., biasa saja kali Tuan... itu tidak istimewa bagiku, bagiku yang terpenting adalah menyelamatkan nyawa pasien." ucapnya. FRans pun lalu menjawabnya dengan berkata, "Jawaban Anda sangatlah smart dokter Vitalia." pujinya. Amelia yang merasa di puji pun hanya tersenyum tipis.
__ADS_1
"Emmh.., maaf Tuan kalau sekiranya tidak ada hal yang lebih penting lagi, Saya mohon undur diri, karena masih ada banyak pasien yang menantiku." ucap Amelia yang berperan sebagai Vitalia berusaha menghindar.
"Tunggu dokter Vitalia..., bolehkah Aku mengenalmu lebih dekat..??" tanya Frans menghentikan langkah Amelia yang sedang menyamar sebagai Vitalia. Belum sampai Amelia menjawab tiba-tiba saja ada seseorang yang datang dengan berkata, "TIdak boleh... !!" serunya. Seketika saja Frans dan Amelia yang sedang berperan sebagai Vitalia pun mengarahkan pandangannya ke arah sumbur suara. Betapa terkejutnya Amelia melihat sosok yang selama ini Ia takutkan dengan kedatangannya. Dan kali ini Dia benar-benar muncul di depannya.
"Chandra, Kau..." ucap Frans terkejut dengan kedatangan Chandra. Amelia yang sedang berperan sebagai Vitalia pun bergumam dalam hati, "Yaa Tuhan... kenapa jadi seperti ini sih.., duh Vitalia tolong Aku.." batinnya.
Sementara Chandra yang kini sudah berada di depan Vitalia palsu (Amelia) menatap Vitalia dengan tatapan tajamnya. "Vitalia hanyalah milikku seorang Frans tak boleh ada yang merebutnya dariku.." ucapnya dingin sambil menatap Vitalia palsu. Sedangkan yang merasa ditatap pun menjadi salah tingkah.
"Astagaa... mengapa Dia begitu mirip dengan Amelia, tapi mengapa perasaanku ketika melihat Vitalia sangat berbeda sekali auranya dengan Amelia..??" batin Chandra bertanya-tanya dalam hati.
"Sepertinya ada sesuatu yang tidak beres.." gumam Chandra lagi dalam hati.
Dreetttt... Dreeettt... Dreeettt...
Chandra pun lalu mengangkat teleponnya.
"Halo.., dokter Mirna Feriska ada apa Kau menghubungiku..??" tanya Chandra pada Mirna Feriska. Sontak saja membuat Amelia yang sedang berperan sebagai Vitalia pun terkejut ketika Chandra menerima telepon dari dokter Mirna ynag setahunya adalah Kakak sepupu dari Vitalia karena Vitalia sendiri sudah bercerita banyak padanya.
__ADS_1
"Tuan Chandra, gawat..." ucap Mirna Feriska yang berada di seberang sana nampak panik. Sedangkan Chandra yang merasa dokter Mirna Feriska sedang panik pun lalu bertanya, "Ada apa dok..??, kenapa dokter Mirna terlihat sangat panik..??" tanyanya mengerutkan dahinya. Mirna Feriska pun menjawabnya, "Tuan Chandra..., tolong selamatkan Amelia..., karena Arnold telah menculiknya.." tutur Mirna Feriska memberi tahu pada Chandra.
Sontak saja membuat Chandra mengepalkan tangannya geram ketika mendengar kabar tersebut, lalu berkata, "Brengsek..., Kau Arnold, beraninya Kau menculik Wanitaku." ucap Chandra tanpa sadar. Ucapan Chandra pun berhasil membuat Frans dan Amelia yang sedang berperan sebagai Vitalia terperangah mendengarnya. Tanpa banyak bicara Chandra pun segera meninggalkan Moon Hospital untuk mencari keberadaan Amelia palsu (VItalia).
Sebelum Chandra melangkah pergi Chandra mengatakan sesuatu pada Amelia yang kini sedang berperan sebagai Vitalia, "Mungkin saat ini Kau lolos dokter Vitalia, tapi tidak dengan besok, karena Aku melihatmu sangatlah berbeda dengan Amelia." ucapnya lalu melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti. Seketika saja Amelia yang sedang berperan sebagai Vitalia pun membulatkan matanya sempurna sambil bergumam dalam hati, "Astagaa..., bagaimana ini, bahkan Tuan Chandra seperti sedang mencurigaiku.." batin Amelia. "Vitalia..., dimana Kau... Aku sangat mengkhawatirkanmu.." sambungnya bergumam dalam hati. Sedangkan Frans pun lalu mengikuti langkah Chandra yang sudah pergi keluar dari Moon Hospital.
******
Sementara di sisi lain Mirna Feriska dan juga Melisha Sahabat dari Amelia tampak sedang mondar-mandir di ruangan direkur utama Sunrise Hospital. "Ya Tuhan..., bagaimana bisa Amelia diculik oleh Arnold keparat itu.." ucap Mirna Feriska geram karena dirnya saat ini dengan Melisha jadi Ia menyebut Vitalia sebagai Amelia. Melisha yang melihat dokter Mirna Feriska cemas pun lalu berkata, "Dok..., lebih baik tenangkan dirimu, Aku yakin Amelia pasti kembali lagi, karena Amelia adalah wanita pemberani." ucap Melisha. Sontak saja membuat Mirna terdiam sambil bergumam dalam hati, "Ya.. Dia pemberani Melisha karena Dia bukanlah Amelia yang asli, DIa adik Sepupuku Vitalia." gumamnya.
"Iyaa.., Lisha..., Aku tahu itu.., Dia bahkan berbeda dengan Amelia yang dulu." jawab Mirna Feriska seadanya.
"Maafkan Aku Lisha..., Aku tidak bisa mengatakan kepadamu kebenaran yang sebenarnya.." batin Mirna sambil melihat ke arah Melisha sahabat baik dari Amelia Hirata.
******
Waduhhhh.... hmmm semakin rumit saja...
__ADS_1
Jangan lupa tabung ijoooo Gassss Vote, Like, dan Komen Ya.... Terimakasih... ^-^