Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 51


__ADS_3

Perdebatan Antara Vitalia Dan Ata (Amelia)


Di lain tempat, sehabis mereka melakukan pertemuan, mereka pun kini menikmati hidangan yang sudah disediakan oleh pihak cafe tersebut, yang merupakan cafe milik Vitalia. Saat mereka makan pun tak ada pembicaraan sekecap pun diantara mereka. Justru mereka sibuk dengan pemikiran masing-masing.


Sesudah mereka melakukan makan siangnya yang sempat tertunda, Vitalia dan Wanita yang bernama Ata yang sebenarnya adalah Amelia terlihat sedang berjalan-jalan menyusuri pinggir pantai disaksikan deru ombak yang menjadi saksi bahwa keduanya adalah wanita yang berwajah mirip sedang bertemu dan berjalan beriringan menikmati keindahan pantai.


Disaat mereka sedang menikmati suasana keindahan pantai, Vitalia pun kini memulai obrolannya lagi dengan berkata, “Hmm.., Ata.. kalau boleh tahu sebenarnya Kau sudah berapa lama bekerja di restoran itu... ??” tanya Vitalia pada Ata yang tampak sedang menikmati hembusan angin laut. Ata pun lalu menjawabnya, “Baru beberapa hari ini Nona...” jawabnya canggung. Ya karena belum terbiasa Ata memutuskan untuk memanggil Vitalia dengan sebutan Nona. “Ata..., jangan memanggilku Nona, mulai sekarang panggil namaku Vitalia, okey..” balas Vitalia sambil tersenyum ramah ke arah Ata. Akan tetapi bukannya membalas justru Ata malam melamun, “Ya Tuhan senyum itu betapa miripnya denganku..” batin Ata yang melihat ke arah Vitalia.


Sontak Vitalia yang melihat ke arah Ata yang tampak sedang memandangnya dengan tatapan kosong pun lalu menyenggol pundaknya untuk menyadarkan Ata dengan berkata, “Hey..., Ata.. kenapa melamun sih hmm..??” tanya Vitalia mengerutkan keningnya bingung. Seketika saja membuat Ata tersentak dan membuyarkan lamunannya.


“Eh... emmm, enggak kok.. memangnya nggak apa-apa kalau Aku memanggilmu dengan sebutan Vitalia...??” tanya Ata memastikan karena Ia sebenarnya benar-benar sungkan melihat Vitalia yang berpenampilan mewah. Padahal Vitalia hanya menggunakan jas dokternya saja. Vitalia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Ya nggak apa-apa dong Ata..., buktinya Aku sendiri memanggilmu dengan sebutan Ata saja.., sudah nggak usah sungkan gitu.. jangan melihatku dari penampilan, padahal penampilanku biasa saja tuh..” ucap Vitalia.

__ADS_1


“Ya bukan begitu... tapi nggak enak aja..., Kau bahkan terlihat seperti orang kaya sedangkan Aku.., aura mu saja berbeda.” balas Ata berusaha mencari alasan. Vitalia pun lalu tertawa renyah dan berkata, “ hehe.. Kau ini bisa saja Ata... Ata..., memangnya Aku ini hantu apa, auranya berbeda.” ucapnya. “Bukan begitu tapi...” ucap Ata terhenti.


“Tapi apa lagi...??, pokoknya mau nggak mau Kau harus memanggilku dengan sebutan Vitalia titik nggak pakai koma.. !!” tegas Vitalia lalu menarik tangan Ata sambil berkata, “Ayo buruan masuk ke dalam gih, hari sudah menjelang sore Kita harus mandi.” sambung Vitalia mengajak Ata untuk pergi ke dalam Villa untuk mandi. “Tapi Vita.. Aku...” balas Ata terhenti karena di potong oleh perkataan Vitalia. “Tak ada tapi-tapian Ata..., kali ini saja menurutlah..” ucap Vitalia sambil menarik paksa Ata untuk masuk ke dalam Villa. Dan Ata pun hanya mendengus pasrah menuruti perkataan Vitalia saja.


*****


Sesudah Mereka membersihkan diri Ata pun bersiap-siap untuk pulang akan tetapi niatnya terhenti seketika karena dicegah oleh Vitalia. “Ata Kau mau kemana..?? tanya Vitalia yang baru selesai berdandan. Ata pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Aku mau pulang Vit.., ini udah hampir malam nih, apalagi besok kerja.” Ucapnya.


“Hufftt..., sudah susah payah Aku memesankan tempat ini khusus untuk kembaran ku tapi...” ucap Vitalia menghembuskan nafas kasarnya beralasan agar Ata tetap berada di Villa. Ata yang merasa terkejut dengan ucapan Vitalia pun lalu membalasnya dengan berkata, “ Kembaranku..??” ucapnya dengan nada bertanya. Vitalia pun lalu menjawabnya lagi, “Ya iya lah kembaran kan Kita mirip Ta..” jawab Vitalia sekenanya seketika saja Ata pun terdiam tak berkata apa-apa sambil meletakkan tasnya di atas tempat tidur. Vitalia yang melihat Ata meletakkan tasnya kembali pun bersorak senang, “Yeee ..., akhirnya teman baruku mau juga menginap disini.” Teriak Vitalia senang. 'Ya Vitalia sendiri memang mempunyai pribadi yang ganda. Terkadang dingin terkadang juga suka melucu seperti anak kecil. Berbeda dengan Amelia (Ata) yang pendiam, sedikit cuek.


“Bisakah Kau bicara jujur kepadaku..??” tanya Vitalia pada Ata, Ata pun mengerutkan keningnya bingung dengan maksud pertanyaan yang dilontarkan Vitalia untuknya.

__ADS_1


“Apa maksudmu Vit..??” tanyanya. Vitalia pun lalu berkata, “Ata... jawablah jujur jika Kau adalah Amelia Hirata.” ucap Vitalia dingin sambil bersedekap dada. Sontak saja Ata yang mendengarkan begitu tersentak kaget ketika mendengar penuturan dari Vitalia lalu berkata, “Amelia.. siapa Dia..??, apa yang Kau maksud Vita, aku benar-benar tak mengerti.” bohong Ata yang berpura-pura tak mengerti apa-apa. Vitalia pun secepat kilat membalasnya dengan berkata, “Bohong..., Kau jangan berpura-pura di hadapanku Ata atau Kau akan...”


Belum sampai Vitalia menyelesaikan perkataannya tiba-tiba saja Ata pun menimpalinya dengan berkata, “Akan apa Haa...??, jadi Kau ternyata mencariku hanya untuk berkata soal itu.., sudah jelas bukan kalau namaku bukan Amelia tapi Ata... !!” tegas Ata. “Bagaimana Vitalia bisa tahu tentangku..??, Aku harus punya cara agar identitas ku tidak terbongkar.” Batin Ata (Amelia).


“Maksudku bukan seperti itu Ata.., dengarkan Aku dulu..” balas Vitalia.


“Cukup Vitalia..., jangan membuatku menyesal setelah mengenalmu... !!” tegas Ata berusaha melawan perkataan Vitalia. Vitalia yang mulai terlihat gusar pun lalu berkata, “Jangan berkata seperti itu Ata.., hanya saja Aku...” belum sampai Vitalia menyelesaikan kalimatnya Ata pun hendak berdiri dari tempat duduknya untuk pergi meninggalkan Vitalia. “Ya Tuhan.. Vitalia apa sudah Kau lakukan..., bisa saja Dia mengalami amnesia.” batinnya dalam hati.


Tapi belum sampai Ata masuk ke dalam, Vitalia pun lalu berkata, “Aku sedang mencari kembaranku...” ucap Vitalia. Seketika saja Ata pun menghentikan langkahnya, dan berkata, “Kembaranmu..??” tanyanya memastikan. Dan Vitalia menjawabnya, “Yaa... lebih tepatnya mirip wajahnya tapi berbeda kandungan.” balas Vitalia penuh dengan teka teki bagi Ata. Ata pun lalu menjawabnya dengan bertanya, “Vitalia... apa maksud perkataanmu..??, ah.. sudahlah jangan membuatku bingung Aku mau tidur...” ucap Ata lalu berjalan lagi hendak masuk ke dalam. Seketika saja Vitalia pun berteriak dengan berkata, “Tunggu Ata... Aku belum selesai berbicara... !!” tegas Vitalia yang sudah mulai tersulut emosi dengan sikap Ata yang seperti sangat mencurigakan baginya. Ya VItalia mencurigainya karena ada sebuah foto yang Ata pajang di dompetnya yang kebetulan tanpa sengaja ketika Ata sedang mandi Vitalia menjatuhkan tas milik Ata, Ia pun mengetahui jika foto tersebut seperti foto yang terpajang di kamar Amelia, walaupun Vitalia belum meyakini 100% kalau itu foto dari Amelia.


******

__ADS_1


Waaahhh... gimana nih makin seru kan yak..., akankah setelah ini identitas Ata akan terbongkar atau justru sebaliknya..??,  lanjut......!!!


Jangan lupa tinggalkan jejak Like, Vote, Komen yaa... Terimakasih.... 🥰🥰🙏🙏


__ADS_2