
Kekejaman Chandra
Setelah terjadi perdebatan diantara mereka bertiga, kini Chandra memutuskan untuk memberi hukuman dengan caranya sendiri. “Amelia..., kalau begitu Aku serahkan padamu untuk menghukum Risa, dan biarkanlah Aku yang
akan mengurus Keluarganya.. !!” seru Chandra memerintah Vitalia yang sedang berperan sebagai Amelia untuk menghukum wanita yang bernama Risa.
“Apa.. ??, Kenapa Kau malah menyuruhku??” tanya Vitalia berpura-pura heran pada Chandra. Chandra pun lalu menjawabnya, “Karena Aku mempercayaimu Amelia...” ucap Chandra dingin.
“Hmmm... baiklah..., kalau begitu serahkan padaku.” jawab Amelia palsu (Vitalia) sambil tersenyum menyeringai. Dan seketika Chandra pun berniat melangkahkan kakinya keluar dari ruang tahanan dua menuju ke ruang tahanan satu tempat dimana Tuan Long Ai dan Istrinya disekap.
“Tunggu Chandra... !!” teriak Aditya yang berhasil menghentikan langkah dari Chandra.
“Ada apa Sahabatku.. ??” tanya Chandra pada Aditya Sahabatanya.
“Mengapa Kau justru menyerahkannya pada dokter Amelia, kenapa bukan dengan mu saja??” tanya Aditya heran menatap Chandra dan dokter Amelia secara bergantian. Chandra pun menjawabnya, “Lagi pula Aku sangat mempercayainya Aditya..., karena Amelia sangatlah pintar dalam membuat ramuan. Bahkan Kau tahu sendiri bukan, jika Istrimu saja bisa disembuhkannya, kenapa untuk membasmi hama seperti Dia saja tidak bisa..??!!” tuturnya sambil menunjuk ke arah Risa.
“Serahkan semuanya padaku Tuan Aditya, Aku akan menghabisinya dengan cara halusku, agar Dia menjadi jera.” sambung Vitalia berusaha meyakinkan Aditya. Dan pada akhirnya Aditya pun mengangguk setuju. “Hmmbb.. baiklah kalau begitu Saya serahkan padamu dokter Amelia, ku harap Kau tidak akan mengecewakanku..” jawab Aditya pada Vitalia yang sedang berjalan langkah demi langkah mendekati Risa.
“Mau apa Kau..., dan siapa Kau.. ??, jangan coba-coba mendekati ku Wanita sialan... !!” tegas Risa menantang Vitalia yang sedang menyamar sebagai Amelia. Vitalia pun lalu membalasnya dengan menatap tajam Risa. Sementara Aditya dan Chandra sudah pergi meninggalkan Vitalia yang berperan sebagai Amelia Hirata untuk menyiksa Risa.
*****
Di lain tempat tampak Tuan Long Ai bersama sang Istri sedang ditahan dengan tangan ke belakang terikat di kursi, dan dengan mulut di sumpal menggunakan kain. Yaa memang Aditya lah yang menyuruh anak buah geng Kalajengking untuk menahan mereka. Sedangkan Chandra tidak mengetahui jika yang Ia kunjungi adalah markas geng Kalajengking yang berada di Indonesia, karena Aditya memang sengaja tidak memberi tahunya dan Ia juga sebenarnya sudah mengetahui apa maksud tujuan Chandra yang sebenarnya.
Akan tapi karena Aditya berpikir jika Adiknya sudah meninggal, maka Ia kembali mempercayai Chandra. Jika saja Vitalia masih hidup pun, Aditya tetap akan menjodohkan Vitalia sang Adik dengan Sahabatnya itu, karena Ia sangat memikirkan masa depan Adiknya, walapun Ia sudah mengetahui sifat Chandra yang sebenarnya. Dan Ia yakin bahwa suatu saat nanti pasti Chandra akan berubah, tapi apalah daya, takdir berkata lain sang Adik yaitu Vitalia Putri Wijaya sudah meninggal pikirnya.
Di ruang tahanan satu tempat Tuan Long Ai ditahan.
Tap... Tap... Tap...
__ADS_1
Terdengar derap langkah kaki seseorang itu yang sedang menghampiri mereka, seketika saja mereka berdua sangat terkejut dengan kedatangan orang itu. Mereka pun sampai membelalakkan matanya lebar-lebar dengan mulut tersumpal, berusaha melarikan diri, tapi apalah daya mereka tak dapat berbuat apa-apa.
“Heh..., Long Ai.., ternyata Kau sangat licik juga ya, Aku bahkan tidak menyangka Kau akan berbuat selicik itu dengan memanfaatkan Anak jal*ngmu itu untuk menghabisi Istrinya, bahkan Kau menyuruh Anakmu untuk mencuri dokumen.” ucap Chandra membuka obrolan dengan Long Ai.
“Emmm... emm.. emm..” ucap Tuan Long Ai sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Seketika saja Chandra yang melihat Long Ai tak dapat berbicara pun lalu menyuruh salah satu anak buah geng kalajengking untuk melepaskan kain yang menyumpal di mulut mereka, dan melepas tali yang mengikat mereka, tak lupa pula mereka menutup pintu rapat-rapat agar kedua pasangan Suami Istri tersebut tidak kabur begitu saja. “Cepat lepaskan kain yang menyumpal mulut Mereka..!!” titah Chandra pada kedua anak buah geng Kalajengking yang mengikutinya bersama Aditya. Dan mendapatkan anggukan dari mereka.
Sreettt...
“Sekarang jawab pertanyaanku tadi benar atau tidak...??!!” ucap Chandra bertanya dengan nada penuh penekanan. Sontak saja Long Ai menjawabnya, “Emm, Aku tidak melakukannya..” jawabnya, membuat Chandra semakin murka karena Ia berani berbohong di depannya.
Buukkk... Buuukkk....
Dua pukulan bogem mentah dilayangkan oleh Chandra mengenai pipi kanan dan kiri Long Ai secara bergantian. Sementara Istri dari Long Ai tidak bisa berbuat apa-apa, Ia hanya diam dengan tubuh bergetar ketakutan ketika melihat seorang Mafia Kejam yang terkenal di seluruh dunia sedang menyiksa Suaminya. Sedangkan Aditya hanya diam bersedekap dada menyaksikan penyiksaan yang dilakukan Sahabatnya terhadap musuh bisnisnya.
“Jangan berbohong padaku Long Ai...!!, Aditya sudah menceritakan semua kepadaku, bahwa Kau dan juga Istrimu adalah dalang dari permasalahan ini...!!” tegas Chandra dengan nada meninggi. “Tapi Tuan... Saya sudah mengatakan yang sebenarnya, hanya saja Saya terpaksa melakukan semua ini demi Anak Saya Risa.” jawab Long Ai dengan alasannya.
Buukk.... Buukkk...
Sreettttt..... Buukkk......
Pukulan bogem mentah melayang di bibir sisi kiri Long Ai.
“Aaaarrrgghh...” rengek Long Ai kesakitan, karena pukulan keras yang dilayangkan oleh Chandra mengarah ke bibir Long Ai, bahkan sampai mengeluarkan darah.
Tes.. tes.. tes...
Darah segar mengalir dari bibir Long Ai.
“Tuan... Saya mohon hentikan semua ini Tuan..., jangan sakiti Suami ku... hiks.. hiks.. hiks..” ucap Istri dari Long Ai dengan menangis sesegukan karena tak tega melihat sang Suami terluka. Dan Chandra pun lalu mengarahkan pandangannya menatap Istri dari Long Ai tersebut dan berkata, “Heh... simpan air mata buayamu itu Nyonya Long Ai...” ucap Chandra sambil tersenyum sinis.
__ADS_1
“Ma... sudah jangan membelaku... biarkan Tuan Chandra menghabisiku, karena Papa memang bersalah...” sambung Long Ai menimpali pembicaraan mereka. “Tidak Pa.. ini semua tidak benar, ini karena Papa menuruti semua kemauan Anak kita.” ucap sang Istri.
“Cukuuupp..., berhentilah menyalahkan satua sama lain..!!, lebih baik kalian mengakulah atau kalau tidak Aku akan membunuh Kalian sekarang juga...!!” tegas Chandra sambil menatap sepasang Suami Istri itu secara bergantian dengan ancamannya. Sementara Aditya masih diam mengamati aksi dari Sahabatnya tersebut sambil berkata, “Kau memang pantas untuk Adikku Chandra, tapi sayangnya Adikku sudah tidak ada lagi di dunia ini.” gumam Aditya dalam hati.
*****
Sedangkan di ruang tahanan dua, tampak seorang wanita cantik, jenius, dan misterius sedang berseteru dengan Risa seorang Wanita yang sudah berani mengusik keluarganya, bahkan dirinya sampai berani melukai Sahabat maupun Kakak Iparnya.
Plaaakk...
Tamparan keras dilayangkan oleh Vitalia yang sedang menyamar sebagai seorang dokter Amelia Hirata. “Kau.., beraninya Kau menamparku...!!” seru Wanita yang bernama Risa sambil menunjuk-nunjuk ke arah Vitalia karena tak terima dengan perlakuan Vitalia terhadapnya.
“Apa Kau masih tak mengenaliku...” tanya Vitalia memastikan, dan Risa pun mulai mencermatinya dengan baik-baik, Ia pun sontak terkejut dengan siapa yang Ia lihat sekarang, “Vit... Vitalia Kau....” ucapnya dengan terbata-bata.
“Heh... kalau memang ini Aku, Kau mau apa??” tanya Vitalia lagi dengan bersedekap dada.
“Buk... bukannya Kau sudah...” ucap Risa terhenti karena ucapannya dipotong oleh Vitalia. “Sudah apa??, Kau pasti berpikir bahwa Aku sudah mati, Benar bukan??” tanya Vitalia memastikan. Ya kali ini Vitalia membuktikan dirinya adalah Vitalia di depan Risa secara langsung, bahkan secara terang-terangan tak ada rasa takut sama sekali jika Risa akan mengatakannya pada Chandra dan Aditya. Karena memang Risa tidak mengetahui hubungan Aditya dan Vitalia adalah kakak beradik. Risa mengenal Vitalia karena Vitalia merupakan teman sebayanya semasa sekolah di sekolah dasar.
“Lalu mengapa mereka tadi mengatakan jika Kau adalah dokter Amelia??” tanya wanita bernama Risa itu bingung. Dan Vitalia pun menjawabnya dengan pertanyaan, “Itu bukan urusanmu mengurusi urusanku, lebih baik urusilah urusanmu sendiri daripada ikut campur urusan orang.” balasnya dingin.
“Oh... rupanya Kau sedang bersandiwara dihadapan Mereka yaa...??” seloroh wanita yang bernama Risa itu. Merasa dirinya diledek oleh Risa, Vitalia pun lalu berkata, “Tutup mulutmu Risa Long Ai... !!, sudah ku bilang jangan pernah ikut campur urusanku atau Kau akan ku beri suntik mati sekarang juga.. !!” seru Vitalia dengan nada mengancam. Bahkan sampai membuat Risa bergidik ngeri mendengar ucapan Vitalia itu.
“Mmm.. maa.. maafkan Ak.. Aku Vitalia, Aku berjanji tidak akan ikut campur dengan urusanmu.” balas Risa dengan tergagap-gagap karena ketakutan melihat Vitalia yang menatapnya tajam ke arahnya. Vitalia pun lalu membuka suaranya dengan berkata, “Bagus, dan sekarang katakan padaku, apa maumu sebenarnya Risa, kenapa Kau senang sekali mengusik urusan orang?, Kau bahkan berani sekali mencoba membunuh Sahabatku Erlin.” berbagai pertanyaan dilontarkan oleh Vitalia pada Risa dengan penuh selidik.
******
Tahaaann...
Tahaaannn.... guys...
__ADS_1
Makin seru kan..... ceritanya, setelah ini apakah yang akan terjadi...?? simak kelanjuutannya di episode berikutnya yaaa....
Jangan lupa tinggalkan jejak Komen dan Like nya yaaa... Terimakasih...