Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 54


__ADS_3

Terbongkarnya Kedok Dari Ata.


Setelah kejadian itu Vitalia kini bersiap-siap untuk pergi ke Sunrise Hospital untuk menjalani tugasnya sebagai seorang dokter. Sedangkan Ata kini telah siap untuk bekerja di restoran sebelah yang kebetulan berdekatan dengan Villa yang Ia tempati sekarang. Ata pun lalu berjalan menuju ke kamar Vitalia.


Ceklekk...


“Vitalia..., Kau sudah siap..??” tanya Ata yang baru saja datang ke kamar Vitalia. Vitalia pun lalu menjawabnya, “Sudah Ta... sebentar lagi., ini semua gara-gara si brengsek Chandra jadi terlambat deh..” ucapnya sebal mengingat Chandra masuk ke kamarnya.


“Loh jadi Kau tadi berteriak itu karena Tuan Chandra..??” tanya Ata pada Vitalia. Vitalia pun lalu menjawabnya dengan jujur tanpa merasa malu, karena bagi Vitalia Chandra itu hanyalah musuhnya, “Ya iyalah siapa lagi kalau bukan si Mafia Kejam itu..” ucapnya ketus.


“Eh.., Vit boleh tanya nggak kenapa Kau menyamar sebagai Amelia di depan Tuan Chandra, memangnya Amelia kenal dengan Tuan Chandra..??” ucap Ata berpura-pura menanyakan tentang Chandra, padahal sebenarnya Ata atau Amelia sendiri tak mengenalnya sama sekali. “Emmmh.. setahuku enggak sih, tapi Aku terpaksa berpura-pura menjadi Amelia dihadapannya karena Dia mengetahui kalau Aku ini Amelia, bukan Vitalia... “ ucapnya. “Oh jadi begitu..” ucap Ata mengangguk paham dengan yang dikatakan Vitalia. Vitalia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Ya begitulah.., tapi sayangnya Chandra sedang mencariku Ta...” balasnya.


“Maksudmu..??” tanya Ata bingung. Dan Vitalia pun sedetik dua detik mulai berpikir, “Ini saatnya yang tepat untuk mengungkap sebuah kebenaran Vit.., ingat Kau harus berhasil.” ucap Vitalia dalam hati menyemangati dirinya sendiri.


“Maksudku Chandra telah mengenalku semenjak Kami kuliah dulu di Oxford University, dan Dia adalah musuhku..” jawab Vitalia to the point. Karena Ia berpikir jika Ata adalah orang yang tidak mudah membeberkan rahasianya kepada siapa pun. Ata pun sangat terkejut mendengarnya lalu berkata, “Astagaa, lalu Kau menyamar sebagai Amelia hingga detik ini adalah untuk membalaskan dendam mu bukan.. ??” tanya Ata pada Vitalia.


“Yaa... Kau benar Ata..., karena Dia telah membunuh teman-temanku.., dan karena setahu Chandra Aku telah hilang dalam kecelakaan pesawat tersebut dan belum diketemukan hingga detik ini, meskipun begitu Chandra kadang mencurigai ku sebagai Vitalia di saat Aku sedang berperan menjadi Amelia.” ucap Vitalia menjelaskan. Sedangkan Ata yang mendengarnya pun justru malah pusing sendiri dengan apa yang akan terjadi setelah ini.


“Yaa Tuhan Vitalia kenapa menjadi serumit itu.. ??, bagaimana kalau sampai Kau ketahuan jika Kau adalah Vitalia... ??” tanya Ata. Dan Vitalia pun menjawabnya dengan santai, “Kita lihat saja nanti Ata.., yang jelas untuk saat ini Aku ingin fokus untuk mencari Amelia.., tinggal bom waktu saja yang akan menentukan kapan dan saatnya identitasku akan terbongkar, dan jika kedokku terbongkar maka terbongkar pula kedok dari pembunuhan itu.., karena Aku yang akan membongkar kedok pembunuhan itu pada Chandra dan Chandra akan ku buat menyesal setelah ini.” ucap Vitalia sambil tersenyum menyeringai.


“Pembunuhan apa lagi sih Vitalia, Aku tak mengerti.” ucap Ata bingung dengan yang dimaksud oleh Vitalia. Ya Vitalia sendiri sebenarnya sedang bermaksud menjebak Ata agar mau mengakui jika dirinya adalah Amelia dan tidak mengalami hilang ingatan seperti yang Dirinya alami.


“Kau pasti akan mengerti setelah ini Ata...” ucap Vitalia dengan penuh percaya diri.


“Apa maksudmu Vita.. ??” balas Ata bertanya dengan mengerutkan keningnya bingung. Vitalia pun lalu menjawabnya, “Katakan padaku dengan jujur sekarang juga Ata..., jika Kau adalah Amelia... !!” lantang Vitalia menyuruh Ata untuk mengatakan yang sebenarnya pada Vitalia jika Dirinya adalah Amelia Hirata.

__ADS_1


Ata pun mencoba mengelak dengan berkata, “Vitalia apa maksudmu.. ??, sudah kukatakan berkali-kali jika Aku ini Ata bukan Amelia.. !!” lantang Ata mencoba melawan perkataan Vitalia.


Vitalia pun lalu menjawabnya dengan menganggukkan kepala, “Okey... baiklah kalau Kau masih saja tak mengaku.” ucapnya sambil bersedekap dada dihadapan Ata. Dan Vitalia pun lalu berkata lagi, “Tapi apa maksud foto yang ada di dalam dompetmu Ata...??, Kau bahkan menyembunyikan semua dariku... !!”  lantang Vitalia tak menyerah begitu saja untuk membongkar identitas dari Ata.


Bukannya menjawab Ata malah beralasan, “Foto apalagi sih Vitalia...??, emmh.. ah sudahlah Aku tak mengerti, lagi pula ini sudah jam tujuh  Aku sudah hampir terlambat karenamu, Aku pergi dulu..” ucap Ata berusaha menghindari pertanyaan yang dilontarkan oleh Vitalia kepadanya.


“Jangan menghindar dariku Ata... atau Kau akan menyesal... !!” seru Vitalia dengan nada penuh ancaman, sambil menghentikan langkah dari Ata. Ata pun mau tak mau harus menghentikan langkahnya sambil menghembuskan nafas kasarnya lalu berkata, “Huufftt.. baiklah.. dengan terpaksa Aku mengakui jika Aku ini sebenarnya adalah Amelia Hirata, Vit...” ungkap Ata yang kini sudah mengakui jika dirinya adalah Amelia yang selama ini pergi entah kemana.


Sontak Vitalia pun terperangah dengan ucapan yang diungkapkan oleh Ata yang merupakan Amelia Hirata. Vitalia pun lalu berkata, “Amelia..., apa yang Kau lakukan..??, kenapa kau membohongiku haa..?!, jika sampai terjadi sesuatu padamu Aku bisa apa...??, Kau tahu ini semua Aku lakukan juga untuk kebahagiaanmu dan keluargamu Mel...” ucap Vitalia mulai tersulut emosi karena mengetahui jika Ata adalah Amelia Hirata.


“Dengarkan penjelasan ku dulu Vit...” ucap Amelia panik.


“Ya sudah.. jelaskan.., !!" jawab Vitalia dingin sambil bersedekap dada.memerintah Amelia.


“Sekarang katakan padaku apa maksudmu dengan menyembunyikan identitas aslimu..??” tanya Vitalia lalu meminum minuman yang Ia ambil tadi. Amelia pun lalu menjawabnya, “Aku melakukan semua ini karena keluargaku, dan karena Mantan Kekasihku..” jawabnya. Sontak membuat Vitalia terperangah mendengarnya. Ia pun lalu berkata, “Maksudmu Arnold..??” tanya Vitalia memastikan


“Ya siapa lagi kalau bukan Arnold, dan untuk Keluargaku, karena Mama Tiriku dan Adik Tiriku Aku pergi dari rumah..” jawab Amelia berkata jujur.


“Amelia..., apa yang sudah Kau lakukan itu tidak benar.. !!” seru Vitalia. Amelia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Aku sudah benar Vitalia, dan Kau tidak tahu mereka itu seperti apa.. !!” lantang Amelia melawan perkataan Vitalia. Vitalia pun membalasnya lagi, “Kau salah Mel.., Aku sudah mengetahui sifat Mama Tirimu itu seperti apa, dan mengenai Adik Tirimu mungkin belum waktunya Dia menjadi lebih baik.” jawaban dari Vitalia membuat Amelia penasaran lalu bertanya, “Apa..?? lalu apa yang Kau ketahui tentang Mama Tiriku.. ??, Kau tahu tidak jika Dia dan Adik Tiriku sangat jahat kepadaku, hingga membuatku pergi dari rumah itu.” terang Amelia mengingat kejahatan yang pernah dilakukan oleh Mama Tiri dan Adik Tirinya kepadanya.


“Iyaaa, Mel... Aku tahu itu, karena Kau wanita lemah Mel ingat itu... !!” tegas VItalia melawan Amelia. Amelia yang merasa Dirinya dipojokkan pun lalu berkata, “Yaa Aku akui Aku yang dulu memang lemah tapi tidak dengan Amelia yang sekarang Vitalia.." " tandasnya.


“Kalau Kau memang bukan Wanita yang lemah.., seharusnya Kau bisa membuktikan pada mereka Mel, bukan dengan cara seperti ini...” ucap Vitalia. “Dan mengenai Mama, Dia sudah sudah meminta maaf kepadaku, dan perlu


Kau tahu Mama sudah berubah menjadi baik semenjak Aku menjadi Dirimu..” sambung Vitalia menjelaskan.

__ADS_1


“Itu tidak mungkin Vitalia..., Mama tidak mungkin bisa berubah secepat itu.” ucap Amelia tak percaya jika Mama Tirinya telah berubah. “Terserah padamu..,yang terpenting Aku sudah berusaha memperbaiki hubunganmu dengan Mama Tirimu, tinggal Sherlyn saja yang belum Aku selesaikan Karena Dia wanita licik yang pernah Aku kenal.” Ucap Vitalia.


*****


Waahhhh waaahh... makin seru nggak sih..., Author sampek ngos-ngosan melihat mereka beradu argumen... heheheh...


Jangan lupa tinggalkan jejak Vote, Like, Komen yaaa...


Terimakasih... ^-^


Sambil menunggu update terbaru yuk simak novel dari kak Covievy


Reza Firto Adijaya adalah CEO muda, berusia 27 tahun. Seorang pria yang berlimpah akan harta, tahta, dan wanita. 


Aurora Safitri adalah seorang mahasiswa miskin yang mendapat sistem kekayaan menjadi hacker. Setiap misi yang diberi akan dibayar mahal oleh sistem. Misinya antara lain mengeksploitasi keamanan data sebuah perusahaan.


Suatu hari, Reza dibuat penasaran oleh seorang gadis yang berebut mie instan dengannya. Tanpa dia ketahui, ternyata gadis itu adalah Hacker yang selalu mengganggu perusahaannya.


Kekacauan demi kekacauan dialami oleh Reza, sehingga mengutus seorang detektif untuk mengusut dalang dibalik kekacauan perusahaannya. Didapati ternyata gadis mie instan lah sebagai pelakunya. 


Setelah itu, Reza membayar bandit untuk menangkap Aura. Saking marahnya, dia berencana untuk memperkosa gadis itu. Namun nahas, sakit jantungnya kumat dan jatuh pingsan. Aura menolong dan membawanya ke rumah sakit.


Sejak itu lah, Reza menjadi bucin pada Nona Hacker Aurora Safitri. Memutuskan hubungan dengan semua kekasih yang dimilikinya.


__ADS_1


__ADS_2