Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 156


__ADS_3

Perdebatan Vitalia Dengan Dokter Gabby


Lagi-lagi dokter Gabby dibuat bingung oleh Thalia yang hanya diam tak menjawab pertanyaannya. "Nak, kenapa kau hanya diam? Namamu Thalia kan?" tanya dokter Gabby Herawati lagi memastikan.


Sontak saja pertanyaan dari dokter Gabby membuat Vitalia membuyarkan lamunannya dengan berkata, "Hmm, maaf tapi saya tak mengenal anda, dok!" bohong Vitalia pada Mommy Gabby.


"Ya Tuhan, mudah-mudahan aku tidak salah jika menjawab seperti ini," batin Vitalia.


"Tapi..., kenapa wajahmu mirip sekali dengan putriku?" sahut dokter Gabby bertanya.


"Mungkin hanya kebetulan saja Mom..., eh maksudku.." belum sampai Vitalia menyelesaikan ucapannya, Mommy Gabby pun menyahutnya dengan berkata, "Mom? Kau memanggilku Mom? Ya, aku benar-benar tak salah mendengarnya," tukasnya.


"Maaf aku salah menyebut anda dok, karena aku merindukan Mommy ku," ucap Vitalia yang sedang berperan sebagai Thalia beralasan.


"Mommymu? Kau punya Mommy? Lalu siapa nama Mommymu, Nak?"


"Saya adalah...."


"Ya Tuhan... apa yang harus ku katakan pada Mommy, aku bener-bener bingung..." batin Vitalia berperang dengan pikirannya. Sementara dokter Gabby yang melihat dokter Thalia terdiam pun lalu membuka suaranya dengan berkata, "Saya adalah siapa nak? Kenapa kau malah berhenti tak melanjutkan ucapanmu..."


"Aku adalah Putri dari..." lagi-lagi ucapan Vitalia terhenti karena mendengar suara ponsel miliknya yang berbunyi di atas meja. Seketika itu pula Vitalia yang berperan sebagai Thalia, mengarahkan pandangan menatap ponsel miliknya. Begitu pula dengan dokter Gabby yang ikut mengarahkan pandangan menatap ponsel Thalia yang berbunyi.


Vitalia pun lalu segera mengangkat ponselnya, yang ia letakkan di atas meja.


"Halo..." ucap Vitalia membuka obrolan.


"Astagaaa, Vitalia! Kau dimana saja sih? sudah seminggu kenapa kau tidak memberi kabar kami?"


"Bukan begitu Mbak, tapi aku benar-benar sibuk!" jawab Vitalia. 'Ya, orang yang menelponnya adalah Mirna Feriska.'


"Tapi Vitalia, setidaknya kau itu memberi kabar kepada kami! Kau tau tidak, jika Tante Renita sedang sakit?"


"Apaaa? Tapi kenapa Mbak tak memberitahuku?" tanya Vitalia memprotes kakak sepupunya yang berada di seberang sana.


"Ck..., bagaimana aku mau memberitahumu? Jika kau saja dihubungi susah sekali," sahut Mirna yang berada di seberang sana. Tanpa disadari oleh keduanya tiba-tiba saja sambungan telepon terputus begitu saja karena terhalang sinyal.


"Ck..., sial! Nggak ada jaringan lagi..." ucap Vitalia berdecak kesal. Ia bahkan sampai lupa jika saat ini masih bersama dokter Gabby, yang tak lain adalah Mommy dari Amelia.


"Kenapa? Apa anda masih mau melanjutkan jawabanmu tadi?" tanya dokter Gabby pada Vitalia.

__ADS_1


"Maaf dok, tapi Saya sudah ditunggu pasien Saya yang sudah mengantri..." jawab Vitalia dingin.


"Jangan mencoba menghindar dari ku dokter Thalia! Kau sebenarnya siapa? Kenapa kau sangat mirip sekali dengan putriku?" tanya dokter Gabby dengan nada meninggi.


"Dokter Gabby, cukup! Bukankah tadi sudah Saya bilang, jika Saya hanya mirip dengan putri anda? Saya tak mengenal anda, dok! Dan perlu dokter ketahui, jika Saya adalah putri dari keluarga Wijaya, bukan putri anda!" tegas Vitalia yang berperan sebagai Thalia.


Seketika saja penuturan dari Vitalia membuat dokter Gabby tertegun mendengarnya.


"Jjj... jadi kau adalah?"


"Ya Tuhan kenapa aku merasa dia adalah putriku? Karena setahuku Wijaya hanya mempunyai anak laki-laki, apalagi melihatnya saja seperti melihat Amelia?" batin Mommy Gabby.


"Kenapa hanya diam, dok? Sudah jelas 'kan jika Saya bukan putri anda? Saya adalah Putri dari keluarga Wijaya yang kebetulan mirip dengan Putri anda!" ucap Vitalia dengan penuh penegasan.


Sementara dokter Gabby hanya terdiam dan tertunduk lesu mendengar pernyataan dari Vitalia, sambil menjatuhkan dirinya di tempat duduk.


Saat ia tertunduk ia mengingat sesuatu, "Cincin ajaib .., ya cincin! Ibu pernah bilang jika Ibu akan membantu dalam pencarian dengan menggunakan cincin itu! Dan Ibu berkata kepadaku jika cincin itu sudah tersemat di jari manis putriku ..., dan itu artinya putriku masih hidup hingga saat ini.." batinnya terhenti seketika melihat dokter Thalia yang sedang menatap ke arahnya sambil memegangi ponsel seperti sedang menghubungi seseorang.


Betapa terkejutnya dokter Gabby ketika melihat cincin yang tersemat di jari manis Vitalia seperti cincin ajaib peninggalan leluhur mertuanya.


Jantung dokter Gabby seakan mau copot, ia bahkan tak menyangka jika ia justru dipertemukan dengan kembaran putrinya. Padahal yang ia cari saat ini adalah Amelia.


"Cincin itu kenapa bercahaya?" gumam dokter Gabby pelan masih terdengar di telinga Vitalia.


"Cincin? Apa dokter mau cincin ini? Sebenarnya apa mau dokter?" tanya Vitalia dengan heran dengan sikap aneh dengan dokter Gabby. 'Ya, Tuhan Vitalia..., tenangkan dirimu! Jangan emosi, dia itu Mommy, Vit ...' ucap Vitalia dalam hati.


Dokter Gabby yang melihat Thalia hanya terdiam pun lalu berjalan menghampirinya dengan menarik tangan Thalia untuk memastikan bahwa cincin yang tersemat di jari manis Thalia adalah cincin ajaib pemberian Ibu mertuanya.


Sreeettt...


Dokter Gabby pun menarik paksa tangan Thalia. Betapa terkejutnya Vitalia melihat perlakuan dokter Gabby yang merupakan Mommy dari Amelia.


"Dokter ..." ucap Vitalia dengan nada keterkejutannya.


"Diamlah!" sahut dokter Gabby.


Dokter Gabby pun lalu mencermati baik-baik dan ternyata memang benar dokter Thalia sedang menggunakan cincin pemberian dari leluhur mertuanya.


Greepp...

__ADS_1


Dengan tiba-tiba dokter Gabby memeluk Vitalia, lalu berkata, "Kau adalah putriku, Nak! Hiks... hiks... hiks..., cincin inilah yang membuatku semakin yakin jika kau putriku?" ucap dokter Gabby sambil mengangkat tangan Vitalia dengan memperlihatkan jari manis Vitalia. Sedangkan Vitalia hanya diam tertegun menatap tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh dokter Gabby kepadanya.


"Apaaa? Kenapa Mommy berkata seperti itu?" ucap Vitalia bertanya-tanya dalam hati.


"Mom..., mm maksudku dokter, bisakah anda jangan menekan ku untuk yakin bahwa aku adalah putrimu?" ucap Vitalia dingin, sambil melepaskan pelukan dokter Gabby.


"Perlu dokter ketahui, cincin yang sedang ku gunakan adalah cincin yang diberikan Suamiku kepadaku!" tegas Vitalia menjelaskan.


"Tapi Nak, itu cincin..., hiks... hiks..." ucap dokter Gabby terhenti dengan menangis sesenggukan.


Sementara Vitalia yang melihat dokter Gabby pun tak tega melihatnya, meskipun disisi lain ia benar-benar kebingungan dengan cincin yang ia kenakan saat ini.


Vitalia pun lalu berjalan ke arah dokter Gabby, dan berkata, "Maafkan aku, dok! Aku..." belum sampai Vitalia menyelesaikan ucapannya, dokter Gabby justru malah pergi menjauh dari Thalia, lalu pergi meninggalkan Thalia di dalam ruangannya sendirian dengan menangis sesenggukan karena tak kuat untuk berdebat dengan Thalia.


Vitalia yang merasa ada hal yang tidak beres pun hanya tertegun, ia tak bisa berkata apa-apa, selain mengingat perkataan dari Mommy Gabby.


"Apa maksud Mommy..." ucap Vitalia sambil terduduk lemas di atas tempat duduknya. Tanpa di sadari oleh Vitalia ada seseorang yang datang masuk ke dalam ruangannya. Sontak saja Vitalia mendongakkan kepalanya menatap kedatangan seseorang itu, lalu berlari ke arah seseorang itu.


Greeppp...


Vitalia dengan tiba-tiba memeluk seseorang itu yang tidak lain adalah Sekretaris Maya.


"Hiks... hiks... Maya, cukup kita akhiri penyamaran kita..., tak ada gunanya kita menyamar, May! Hiks.. hiks.. hikss..." ucap Vitalia dengan menangis sesenggukan di pelukan Maya. Dan ia kini akhirnya bisa menumpahkan air matanya yang sempat ia tahan selama berdebat dengan Mommy Gabby.


"Vitalia, ada apa? Kenapa kau menangis, haa?" tanya tanya Maya kebingungan dengan kondisi sahabat sekaligus istri atasannya tersebut.


"Mommy... May, Mommy! Mommy Gabby Herawati ada di sini sebagai seorang dokter..."


"Apaaa??" tanya Maya dengan membelalakkan matanya terkejut mendengar penjelasan dari Vitalia.


***


Vitalia Pov :


^^^Tak bisa berkata-kata, kenapa aku merasa yang dikatakan Mommy Gabby benar adanya?^^^


Bersambung....


...****************...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2