
Kemarahan Lia
Di sebuah Pulau terpencil nampak dua dokter cantik sedang membawa kabur Amelia Sahabatnya dengan menggunakan sebuah Helikopter Agusta Westland AW101 termahal nomer 2 di Dunia, dengan di ikuti Frans dari belakang, yang sedang keluar dari Markas kebesaran geng Kobra dengan terburu-buru, dikawal oleh para anggota geng Kalajengking dan segelintir anggota geng Tengkorak. ‘Ya ternyata kedatangan Ferdi membawa petaka bagi Arnold dan para anggota geng Kobra, dengan membawa para punggawa geng Kalajengking, dan para anggota geng Tengkorak yang di kirim ke Jepang.’ Bahkan para anggota geng Kobra yang ada di pulau tersebut semuanya sudah tewas karena serangan fajar.
Sementara Arnold kini ditahan oleh Ferdi dengan menggunakan borgol dan mendapatkan pengawalan ketat dari sebagian geng Kalajengking dan geng Tengkorak, karena sebagian dari Mereka sedang mengawal Kakak Sepupu dan para Sahabat pemimpin gengnya beserta Frans Sahabat dari Chandra Suami dari pemimpin geng Kalajengking yang tidak lain dan tidak bukan adalah Vitalia Putri Wijaya.
Setelah berhasil keluar dari pulau dangkal tersebut dengan menggunakan Helikopter milik keluarga Feng, di dalam Heli Amelia segera menghubungi Vitalia dengan maksud ingin mengabari jika Dirinya sudah selamat.
“Aku harus menghubungi Vitalia sekarang ..” gumamnya pelan masih terdengar di telinga Frans, sambil mengutak-atik jam tangan yang Ia kenakan. Namun ketika Ia akan menghubungi Vitalia, Frans mencegahnya. ‘Ya Frans sekarang satu Heli dengan Amelia Hirata, sementara Mirna dan Melisha menggunakan Heli yang lain, dengan maksud agar Amelia aman dari incaran musuh, karena mengingat Amelia berparas mirip dengan Vitalia, selain itu Amelia juga agar aman dari kejaran Arnold dan geng Kobra yang masih tersisa di Jepang karena sebagian besar dari geng tersebut sudah mati karena serangan yang datang secara tiba-tiba dari geng Kalajengking dan sebagian kecil geng Tengkorak.
“Dokter Amelia, lebih baik Anda jangan menghubungi dokter Vitalia terlebih dahulu, karena jika Anda menghubungi dokter Vitalia, otomatis Chandra akan mengetahuinya, karena Chandra sekarang diam-diam sedang memantau perkembangan Kita.” ucapnya menjelaskan. Amelia sangat terkejut dengan penuturan Frans, karena setahu Amelia, Vitalia dan Chandra sedang bermasalah.
“Apa .. ??, tapi bukankah Chandra dengan Vitalia sedang ada masalah .. ??, lalu kenapa Chandra malah memantau Kami .. ??” tanya Amelia menatap Frans dengan tatapan tak percaya. Frans pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Ya Kau benar dokter Amelia, Mereka memang sedang ada masalah, apalagi sekarang di Australia Vitalia sedang menyamar sebagai Lia, begitu pula dengan Chandra, hanya saja Chandra menyamarkan dengan menggunakan wajah orang lain sedangkan Vitalia tidak.
Ia justru hanya menyamarkan nama panggilannya saja, karena hanya ingin tahu seberapa besar cintanya Chandra padanya, apakah Dia akan mencarinya atau tidak, dan Aku mengetahui ini semua dari dokter Mirna. Meskipun Aku sudah tahu semuanya, Aku tak berani mengatakan sandiwara ini pada Chandra dan Vitalia jika Aku sudah mengetahui semuanya, apalagi Aku sudah berjanji dengan dokter Mirna dan dokter Melisha agar merahasiakan ini semua kepada siapapun, kecuali Anda dokter Amelia .. !!” ucapnya dengan penuh penekanan.
“Astaga .., jadi Mereka pergi ke Australia hanya untuk beradu kekuatan ... ??” tanya Amelia pada Frans memastikan. Frans pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Entahlah, Saya juga nggak tahu ..., kenapa bisa bisanya Mereka berpikiran seperti itu .., tapi herannya kenapa Chandra berpikir untuk merubah wajahnya menjadi wajah orang lain, itu bukankah justru malah membuat Vitalia berpikir negatif tentangnya, ya .. ??” ucapnya dengan berbagai pertanyaan yang muncul dalam otaknya.
Amelia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Itu Dia, Tuan ..., tapi bukan hanya Chandra yang konyol tapi Vitalia juga, bisa-bisanya menyamar lagi dengan identitas yang tetap tapi hanya merubah nama panggilannya saja .., itu sama saja tidak merubah identitasnya, kalau mau merubah seharusnya Vitalia merubah semua, tapi ini justru ..., ahh entahlah Tuan .., Aku bingung apa yang ada dipikiran Mereka, memang sih Vitalia marah karena perbuatan Chandra yang kejam padanya, tapi nggak gitu juga caranya ..” seloroh Amelia.
Frans yang mendengarkan penuturan dari Amelia justru malah tersenyum sendiri mendengarnya, Ia pun lalu berkata, “Julukannya saja dokter misterius, jadi jangan heran jika Vitalia bertindak seperti itu, Dia sekali dipermainkan, tidak akan tinggal diam, meskipun harus bertarung dengan hatinya yang sebenarnya sudah mencintai Chandra sejak dulu, namun cinta dari Vitalia bertepuk sebelah tangan karena Chandra hanya menganggap Vitalia sebagai musuh dalam selimut, mengingat dulu Chandra pernah menuduh Papa dari Vitalia dengan tuduhan membunuh Kakeknya, dari situ lah pertarungan Mereka di mulai, meskipun terkadang Mereka akur dengan sendirinya, karena Chandra merupakan Sahabat dari Kakak Vitalia.” ucapnya menjelaskan.
Sedangkan Amelia yang mendengarkan penjelasan dari Frans hanya melongo tak percaya, ternyata Sahabatnya sudah mencintai Chandra sejak dulu. Ia pun lalu membuka suaranya dengan berkata, “Haa, kok aneh sih .. ??, jangan-jangan Mereka pura-pura akur lagi, oh ya .., lalu dari mana Kau tahu semua tentang Vitalia dan Chandra .. ??” tanyanya.
“Tahu sendiri kan Anda, Chandra dan Vitalia itu seperti apa .. ??, Aku tahu semua karena Aku dulu merupakan anggota geng Kalajengking sebelum masuk ke geng Kobra bersama Chandra, dan akhirnya Aku gabung ke geng Tengkorak, Aku terpaksa meninggalkan geng Kalajengking juga karena Chandra, kalau bukan karena Chandra Sahabatku, Aku tidak akan melakukan itu semua, apalagi Chandra sudah sangat membantu Keluargaku ..” ucap Frans menjawab pertanyaan dari Amelia.
“Hadeehhh rumit sekali hubungan Mereka ...” ucap Amelia sambil memijit pelipisnya merasa pusing dengan masalah yang di alami VItalia.
__ADS_1
“Dan satu lagi yang perlu Kau tahu dokter Amelia, Chandra akhirnya mengetahui siapa dibalik dalang pembunuhan itu ..” ucap Frans. Amelia pun lalu menjawabnya dengan bertanya, “Maksudmu pembunuh Kakeknya Chandra .. ??
“Hmm ..., dan Kau tahu tidak siapa yang membunuhnya .. ??” ucap Frans malah berbalik tanya. Amelia pun menggelengkan kepalanya pelan karena Ia memang tidak mengetahuinya. Frans pun lalu menyambungnya dengan berkata, “Pembunuhnya adalah Tuan Matsugi dan juga Arnold ..” ucapnya memberi tahu pada Amelia.
Sontak saja Amelia terkejut lalu berkata, “Apa ... ??, ba ... bagaimana bisa .. ??” ucap Amelia dengan penuh tanya.
Frans pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Hmm, memang itulah kenyataannya dokter Amelia, perlu Kau tahu, jika kejadian pembunuhan itu dilihat langsung oleh Vitalia dari kejauhan, sayangnya Chandra hanya mengetahui jika sang Kakek dengan Papa Vitalia bersamanya terakhir kali, jadi yang dituduh adalah Tuan Wijaya, Papa dari Vitalia.” tuturnya lagi menjelaskan pada Amelia.
Seketika saja Amelia terdiam ketika mendengar nama Wijaya, “Mengapa nama itu tidak asing bagiku .. ketika Aku berkunjung ke Indonesia bersama Arnold, Siapa Tuan Wijaya .. ??, apakah benar Vitalia adalah Saudari kembaran ku yang selama ini menghilang .. ??” batinnya, berbagai pertanyaan muncul dalam benaknya.
****
Sehabis melakukan tindakan operasi pada Pasien, Lia pun segera menuju ruangannya untuk beristirahat sejenak, dan ketika Ia membuka pintu ruangannya, Ia dikejutkan dengan kehadiran seseorang yang sudah menunggunya di ruangannya.
Ceklek ...
“Halo dokter ... “ ucap seseorang itu dengan tersenyum manis ke arah Lia. Sontak saja membuat Lia membelalakkan matanya lebar-lebar saking terkejutnya dengan siapa yang Ia lihat. Ia pun lalu membalasnya dengan berkata, “Astaga Tuan Andreas, kenapa Anda di ruanganku .. ??” tanyanya.
Sreettt ...
Andreas menarik tangan Lia. Sontak saja Lia melongo dan membelalakkan matanya terkejut dengan perlakuan Andreas kepadanya.
“Tuan Andreas, lepas .. !!” seru Lia pada Andreas berusaha melepaskan genggaman tangannya. Namun Andreas justru semakin mengeratkan genggaman tangannya, lalu berkata, “Ayo .., ikut Aku .. !!” perintah Andreas pada Lia dengan menarik tangannya kasar keluar dari ruangan tersebut.
Di sepanjang koridor rumah sakit banyak mata memandang ke arah Mereka, bahkan Lia merasa risih ketika banyak orang yang melihatnya, berbeda dengan Andreas justru dengan bangganya Ia memamerkan kemesraannya dengan dokter Lia, padahal dokter Lia sendiri ketika bekerja di FireField Hospital mengakunya sudah menikah, dan Suaminya kini berada di Jepang. Banyak mata yang memandang senang karena memang sebagian tenaga medis mengira bahwa Tuan Andreas adalah Sahabat dari dokter Lia, namun ada pula yang tidak senang karena dokter Lia sudah bersuami dan akan mempunyai anak, justru malah dekat dengan Pria lain selain Suaminya.
Lia yang merasa Dirinya dibuat marah oleh Pria yang sedang berbuat seenaknya sendiri pun segera menghempaskan tangan Andreas
__ADS_1
“Tuan Andreas, bisakah Anda jangan memaksa Saya untuk ikut dengan Anda .. ??, Anda lihat bukan jika banyak mata memandang ke arah Kita, bahkan sudah ku jelaskan pada Anda bukan, jika semua orang disini tahu jika Saya sudah menikah dan bersuami, dan saya mohon pada Anda jangan berlaku seenaknya sendiri pada Saya .., Saya hanya tidak ingin Mereka semua berpikiran negatif pada Saya .. !!” lantang Lia melawan Andreas.
Namun Andreas hanya terdiam, “Apa .. ??, jadi Istriku telah mengaku pada seluruh tenaga medis dan staf karyawan di rumah sakit ini, jika Dirinya telah bersuami, apa itu artinya Vitalia sudah memaafkan ku dan menerimaku sebagai Suaminya .. ??” batin Chandra yang menyamar sebagai Andreas bertanya-tanya. Namun entah mengapa hatinya justru senang mendengarnya, jika sang Istri telah mengaku pada semua orang jika Dirinya telah menikah.
*****
Hmmmm makin seru Guys ...., lalu apakah yang akan terjadi selanjutnya .. ??
**Jangan lupa tinggalkan Vote, Like dan Komen Ya ... **
Oh ya sambil menunggu up dari Auithor, yuk mampir ke novel teman Author dijamin seru ...
RANJANG PANAS OM DUDA
(Morata)
Novel ini menceritakan gadis belia yang mencintai seorang duda. Sebut saja namanya Morina. Morina terkahir dari keluarga yang broken home, ayahnya seorang pengusaha kaya raya. kekurangan kasih sayang dan perhatian dari kedua orangtuanya,membuat Morina lebih banyak menghabiskan waktu diluar
Sampai suatu ketika, ia bertemu dengan seorang duda bernama Antonio dan mempunyai seorang putri bernama Kayla. Antonio seorang pengusaha kuliner yang mempunyai anak cabang diberbagai propinsi di Indonesia.
Permintaan Kayla membuat Morina terjebak dengan keadaan. disamping itu,ia juga kurang mendapat kasih sayang dari orangtuanya. sehingga Morina lebih banyak menghabiskan waktu dirumah Antonio semenjak pertemuan mereka.
Morina sangat menyayangi Kayla. begitu juga dengan Kayla sangat menyayangi Morina. Membuat hati Antonio begitu menghangat melihat interaksi antara Morina dan Kayla
__ADS_1
Tetapi begitu banyak tantangan yang mereka hadapi. Apalagi dari keluarga Tuan Jose miller.Akan kah Morina dan Antonio dapat bersatu? Simak ceritanya di " Ranjang panas om duda."