Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 121


__ADS_3

Bertekad Kembali Ke Indonesia


Sementara Vitalia kini sudah sampai di ruang Perawatan sang Suami dengan Mertuanya.


Ceklek..


Seketika saja Chandra yang sedang istirahat menoleh ke arah pintu. Dilihatnya ternyata Istrinya yang datang.


"Loh, Sayang kenapa balik lagi ke sini? bukankah tadi...??" belum sampai Ia menyelesaikan ucapannya, dilihatnya kedua orang tuanya muncul dari belakang sang Istri.


"Pa.., Ma.., loh kok Kalian??" tanya Chandra bingung menatap kedua orangtuanya yang datang di belakang sang Istri.


Seketika itu pula Tuan Zhu dan Nyonya Dhea melangkahkan kakinya menuju tempat tidur Putranya, dan Nyonya Dhea pun lalu memeluk Putranya melepas rindu.


"Putra Ku...!!"


"Mama.."


"Kamu tidak kenapa-kenapa kan, Sayang? kenapa Kamu tidak pernah mengabari Kami, Nak? Mama rindu Kamu, hiks... hiks.. hiks..." ucap Nyonya Dhea dengan menangis sesenggukan memeluk Putranya.


"Maafkan Aku Ma," ucap Chandra meminta maaf pada sang Mama lalu melepaskan pelukan sang Mama. Chandra pun lalu beralih melihat sang Papa yang justru hanya diam tak bersuara sama sekali.


"Pa..!!" panggil Chandra pada sang Papa yang hanya diam menatapnya dengan tatapan tajam.


Bukannya menjawab ucapan dari Putranya, Ia justru malah melayangkan telapak tangannya untuk menampar Putranya.


Plaaaakkkk...


Tamparan keras melayang di pipi sisi kiri Chandra. Seketika Chandra membelalakkan matanya terkejut melihat sang Papa yang justru malah menamparnya dengan keras. Begitu pula dengan Vitalia dan juga Mama Dhea yang ikut tercengang melihat perlakuan Tuan Zhu kepada Chandra.


"Dasar Anak tak tahu diri! itu adalah peringatan bagimu Chandra, karena Kau telah menyakiti hati Menantuku!" bentak Tuan Zhu pada Chandra.


"Papa, apa yang Papa lakukan?? Mas Chandra tidak bersalah, Pa .. !!" sahut Vitalia memisahkan Papa Mertuanya yang menyerang Suaminya.


"Vitalia Sayang, sudah jangan melawan Papa, Aku tidak apa-apa kok," ucap Chandra berusaha meredam amarah sang Istri yang hampir meledak-ledak.


"Tidak apa-apa gimana Mas?? Papa harus tahu semuanya, jika Kita mulai sekarang sudah memulai hidup baru lagi!" tegas Vitalia membalas penuturan dari Chandra.


"Maksudmu apa, Nak??" tanya Tuan Zhu pada Vitalia.


"Pa, perlu Papa ketahui jika Vitalia sudah memaafkan kesalahan yang dilakukan Mas Chandra, meskipun luka itu masih membekas di hatiku, namun kata hatiku berkata lain, Pa! Aku sangat mencintai Mas Chandra, setiap Aku ingin membalaskan dendamku pada Mas Chandra, Aku merasa tak sanggup melakukannya," sahut Vitalia menjawab pertanyaan dari Papa Mertuanya.


"Syukurlah, akhirnya Kau memaafkan PutraKu juga, Nak!" sahut Mama Dhea.

__ADS_1


"Terima kasih ya Nak, Kau sudah menerima Chandra ku dengan baik," sambungnya lagi.


"Iya Ma, sama-sama. Lagi pula ini semua sudah kewajibanku sebagai seorang Istri, apalagi sebentar lagi akan ada Chandra Junior.." balas Vitalia dengan tersenyum manis ke arah Mama Mertuanya.


"Chandra Junior?? tanya kedua Mertuanya secara bersamaan. Bukannya menjawab, Vitalia justru malah mengarahkan pandangannya menatap sang Suami dengan tersenyum manis sambil menaik-naikkan alisnya seperti memberi kode pada sang Suami.


Chandra yang merasa diberi kode oleh sang Istri yang berada disebelahnya pun lalu membalasnya dengan tersenyum manis dan beralih menatap kedua orangtuanya.


"Vitalia telah hamil Anakku Pa.. Ma!" terang Chandra pada Kedua orangtuanya dengan memeluk pinggang sang Istri yang kebetulan berada disebelahnya.


"Dan Kalian sebentar lagi akan menjadi Kakek Nenek dari Buah hati Kami," imbuh Vitalia sambil mengusap perutnya yang masih terlihat rata.


Alangkah terkejutnya Tuan Zhu dan Nyonya Dhea yang mendengar penjelasan Anak dan Menantunya, "Apaaa???" ucapnya bersamaan.


"Hmmm' emmm..." jawab Chandra dan Vitalia dengan mengangguk mengiyakan pertanyaan dari kedua orangtuanya.


"Seriously??" tanya Tuan Zhu dan Nyonya Dhea secara bersamaan, untuk memastikan kebenarannya. Mereka masih tak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Anak dan Menantunya.


"Iya Paa, Maa, Kami serius!!" seru Chandra dan Vitalia secara bersamaan.


"Ya Tuhan, akhirnya Kami akan mempunyai Cucu," ucap Tuan Zhu dan Nyonya Dhea tak henti-hentinya mengucap syukur kepada sang Pencipta karena sudah memberikan rizky berupa seorang Cucu kepada Mereka.


Seketika Mama Dhea pun mengingat sesuatu. Ia pun lalu membuka suaranya dengan berkata, "Nak Vitalia, jika Kau hamil kenapa Kau tadi malah mengendarai sepeda motor Pria, Nak?? tanya Mama Dhea pada Vitalia.


"Vitalia, Kau sedang hamil, apa Kau tidak memikirkan Anak kita? ha!!" bentak Chandra pada Vitalia yang baginya sudah sangat kelewat batas.


Seketika itu pula Vitalia menunduk merasa bersalah, karena melihat sang Suami marah kepadanya.


"Eh emmm, maafkan Aku Mas, Akuuu ..." belum sampai Vitalia menyelesaikan ucapannya Chandra pun memotongnya.


"Huuhh, ya sudah, Mas kali ini memaafkanmu. Tapi lain kali jangan sampai Sayang ulangi lagi, Mas nggak mau jika Anak Kita sampai kenapa-napa hanya karena keteledoranmu, Yang!" tegas Chandra memberi peringatan pada Vitalia.


"Heh ... heh... sudah sudah... daripada Kalian ribut mending Kita bahas yang lainnya saja gimana?


"Hmmm bagaimana kalau Kita adakan pesta untuk merayakannya kehamilan Menantuku?? sambungnya lagi meminta pendapat sang Istri, Anak dan Menantunya.


"Iya Paa..."


"Tidak Pa..." ucap Chandra dan Vitalia secara bersamaan dengan berbeda pendapat.


"Nak Vitalia, kenapa Kau tak menyetujuinya, Nak??" tanya Tuan Zhu bingung mengapa Menantunya tak menyetujuinya.


"Karena Aku tidak mau kehamilanku ini di ketahui oleh musuh-musuhku, Pa! apalagi setelah Mas Chandra sembuh, Vitalia berencana akan kembali ke Indonesia," jawab Vitalia dengan nada lesu.

__ADS_1


"Apaaa???" tanya Tuan Zhu dan Mama Dhea secara bersamaan. Berbeda dengan Chandra yang hanya menggeleng pelan, dan berkata, "Tidak Sayang, jangan lakukan itu! itu terlalu resiko bagimu!" ucapnya memberi peringatan kepada sang Istri.


"Tapi Mas, mau bagaimana lagi?? tak ada cara lain selain Aku kembali ke Indonesia.." Vitalia melawan perkataan dari sang Suami.


"Mas Chandra tahu sendiri bukan jika Hans telah menyebarkan berita tentangku diberbagai media di Indonesia??" smabungnya bertanya.


"Iyaa Aku tahu, tapi kan;..." belum sampai Chandra menyelesaikan balasannya, Vitalia pun menyahutnya dengan berkata, "Tak ada tapi-tapian Mas, pokoknya Mas harus mengizinkan Aku untuk pulang ke Indonesia!" ucap Vitalia dengan nada meninggi.


Dengan cepat Chandra pun menyahutnya dengan berkata, "Kalau Sayang nekat untuk pulang ke Indonesia, Mas akan ikut denganmu, karena Mas nggak mau jika Istriku yang cantik ini sampai kenapa-napa!" tandasnya.


"Huuhh baiklah," balas Vitalia dengan mendengus pasrah, karena Ia sama sekali tak tahu dengan apa yang harus Ia lakukan.


"Tapi Nak Vitalia, apa tak sebaiknya Kau kembali ke Jepang saja? biarkanlah Mereka yang mencarimu!" usul Tuan Zhu pada Vitalia.


"Tapi Pa, Aku sangat merasa bersalah karena membohongi keluargaku, di sisi lain Aku takut Hans mengatakan yang tidak-tidak tentang hubunganku dengan Mas Chandra dihadapan Keluargaku, Pa!" ucap Vitalia.


Mendengar pernyataan dari Vitalia, Mirna yang diam-diam muncul dibalik pintu pun menyahutnya dengan berkata, " Jika Kau ingin pulang ke Indonesia, siapkanlah mentalmu, Vitalia! karena akan ada banyak rintangan yang sedang menghadangmu ketika berada disana!"


Seketika seluruh mata tertuju pada seorang Mirna yang muncul dibalik pintu dengan diikuti kedua wanita yang berprofesi sebagai seorang Dokter dan Suster. Siapa lagi kalau bukan dokter Bella dan Suster Oca,


"Aku tak perduli itu Mbak! tapi yang jelas, Aku akan tetap pergi ke Indonesia menjelaskan kebenaran yang ada," ucap Vitalia membalas pernyataan dari Mirna yang masih berada di depan pintu. Sementara yang lain hanya diam menyimak perdebatan Mereka, karena Mereka sendiri tak tahu harus berbuat apa.


...****************...


...----------------...


Jangan lupa tinggalkan jejak Vote, Like, dan Komennya Yaaa.. !! Terima kasih 🥰🥰🙏🙏


Oh ya sambil menunggu Author up ke episode selanjutnya, yukkk mampir yuk ke novel bestie Aku yang paling kece kak Azzura


MERUBAH NERAKA MENJADI SURGA


(Azzura)


Pernahkah kamu membayangkan, Hidupmu yang penuh kebahagiaan dalam sekejap mata berganti dengan duka dan nestapa? Bahkan nyaris serasa seperti di neraka!


Sadisnya, penderitaan yang begitu perihnya itu dihadirkan oleh sosok terdekat dalam hati dan hidupmu.


MIRIS. Demikianlah jalan hidup seorang Dara Herlambang yang yatim piatu.


Lantas, bagaimanakah Dara melalui hari-harinya yang sarat dengan air mata dalam kondisi lumpuh dan diasingkan? Bahkan dipoligami oleh suami yang begitu dicintai.


Akankah, ia yang penuh dengan ketidakberdayaan mampu Merubah Neraka Menjadi Surga?

__ADS_1



__ADS_2