Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 28


__ADS_3

Kembalinya Vitalia


"Arrrghhhhh..." Amelia masih berteriak kesakitan sambil memegangi kepalanya, yang terasa sakit. sementara Mirna Feriska dan Tuan Feng yang melihat pun tak tinggal diam begitu saja, mereka berteriak dan berlari menghampiri Amelia yang meringis kesakitan mendudukkan pantatnya di sofa ruang tamu.


"Vitalia Kau tidak apa-apa..??" tanya Mirna pada Amelia, Ya sekarang Mirna Feriska memberanikan diri memanggil Amelia dengan sebutan Vitalia karena dirinya memang sangat yakin jika Amelia adalah adik sepupunya yang hilang dalam insiden kecelakaan pesawat.


Ingatan Vitalia


*Flashback On:


"Awas Kau Chandra beraninya Kau telah membunuh anggota geng Kalajengking tanpa ada sebab...!!" seru Vitalia geram.


"Heeehh... bagaimana Kau bisa bilang seperti itu Vitalia, jelas-jelas Papah mu itu sudah membunuh Kakekku Kau bilang tanpa sebab??" tanya Chandra sinis.


"Apaa...??, sudah berapa kali ku bilang Chandra, jangan menuduh Papah ku sembarangan..., atau Kau akan menyesal dikemudian hari.


"Yang harusnya menyesal itu Kau Vitalia bukan Aku, dan ingat Vitalia sesuai perjanjianku dengan Kakak mu akan secepatnya Kau akan ku jadikan Istriku dan Kau akan ku jadikan Kau sebagai boneka balas dendam saja tak lebih dari itu..!!" seru Chandra tak mau kalah, dengan tersenyum menyeringai.


"Cihh Kau mengancamku..., Aku tak takut dengan ancamanmu Chandra, justru Aku lah yang yang harusnya membalaskan dendam ku, bukan Kau..!!" tegas Vitalia membalas tatapan tajam Chandra.


Flaaaasshhh...


dalam Ingatan Vitalia


"Vitalia kenapa Kau harus pergi secepat itu..., Lo benar-banar tidak memikirkan Kami.." ucap Vanya.


"Tauk tuh Vitalia jugaa.." sambung Dina kesal pada Vitalia.


"Haduuuhh Vanyaaa ... Dinaaa ... kalian kenapa sih nggak boleh gitu dong, kan ada Erlin terus nanti Clara juga bakalan pindah kesini setelah Gue ke Jepang." tutur Vitalia berusaha menasehati kedua sahabatnya.


"Ya tapi kan nggak seru Viiittt...!!" seru Vanya.


"Betul Vita pasti serasa ada yang kurang diantara Kita..." sambung Erlin yang tiba-tiba datang menghampiri ketiga Sahabatnya.


"Hey kalian ini kenapa sih... sudah ya jangan nangis lagi kalian... sini peluk...." balas Vitalia lalu mereka berempat pun berpelukan.

__ADS_1


Flasshhhhhh


Flashback Off*:


Seketika Amelia pun tersadar dari dalam ingatannya, dan tanpa disadari Amelia berucap, "Chadraaa... awas Kau...!!" ucapnya sambil berdiri dari sofa.


"Am .. Am .. Amelia tenangkan dirimu.." ucap Mirna gugup karena teriakan Amelia yang tidak seperti biasanya jika mengingat sesuatu, Ia memanggilnya dengan sebutan Amelia lagi karena Ia berubah pikiran, tak baik untuk memaksa Amelia untuk mengingatkan kembali ingatannya. sayangnya ucapan dari Mirna Feriska sama sekali tak di dengar oleh Amelia, Amelia justru malah kembali melemah dengan memegangi kepalanya lagi sambil memejamkan matanya lagi, bahkan sampai sedetik dua detik tak ada jawaban dari Amelia akhirnya Mirna Feriska pun membuka suara dengan berkata, "Amelia... sudah jangan dipaksa untuk mengingat ingatanmu lagi." tutur Mirna pada Amelia, sontak Amelia pun mendongakkan kepalanya mendengar nama Amelia.


"Amelia....??, jangan memanggilku dengan nama itu lagi Mbak..., karena Aku bukan Amelia tapi Aku Vitalia...!!" tegas Amelia yang kini sudah berubah menjadi Vitalia karena Dia baru menyadari bahwa ingatannya kini telah pulih kembali. sementara Mirna Feriska dan Than Feng menatap tak percaya dengan apa yang dikatakan seorang Wanita yang sekarang berada di hadapannya.


"Vit... Vitalia... ini benar-benar Kamu kan?" tanya Mirna memastikan dan tanpa banyak bicara Vitalia pun tersenyum lebar lalu menganggukkan kepalanya. sontak Mirna pun lalu memeluk Vitalia, Dan berkata, "Yaa Allah Vitalia... Hikss... hikss... dasar anak nakal... Mbak kangen berat sama Kamu tau nggak sih..." ucapnya sambil menangis penuh haru.


"Maafkan Aku Mbak, bahkan Aku sampai tak mengenali diriku sendiri" ucap Vitalia dan Mirna pun lalu melepaskan pelukannya. sementara Tuan Feng sedari tadi hanya diam saja membahas perbincangan antara dua Cucunya. tak terasa air matanya pun menetes penuh haru, Ia tak pernah menyangka bahwa Cucu tersayangnya akan kembali secepat itu, bahkan sang Cucu datang dengan sendirinya.


Vitalia pun lalu menoleh ke arah lain dilihatnya Grandpa terdiam menatapnya dengan bercucuran air mata, dan Aitalia pun lalu berkata, "Grandpa... " panggil Vitalia pada sang Kakek seketika saja Tuan Feng membuyarkan lamunannya.


"Cucuku..., sini Nak..." balas Tuan Feng sambil merentangkan tangannya memeluk sang Cucu. Dan Vitalia pun kini dalam pelukan sang Kakek.


"Hikss... hikss... I am Sorry Grandpa Vitalia tidak mengenali kalian sama sekali hikss.. hikss.. hikss.." ucap Vitalia dalam pelukan sang Kakek.


"Sudah Cu... jangan menangis ini bukan salahmu, ini murni akibat kecelakaan pesawat, jadi berhentilah untuk menyalahkan dirimu sendiri." tutur Tuan Feng pada Vitalia, dan mendapatkan anggukan dari sang Cucu.


*****


"Mereka di Indonesia Vita..., mereka belum mengetahui keberadaan mu, bahkan para Sahabatmu beserta keluarga besar kita mengira bahwa Kamu sudah meninggal." terang Mirna Feriska pada Vitalia, sontak Vitalia pun membulatkan matanya sempurna tak percaya bahwa during dianggap sudah meninggal.


"Yaa Tuhan ... bagaimana ini..??, kenapa malah terjadi seperti ini... ??, hikss ... hikss ... hikss ..." ucap Vitalia sambil menangis penuh penyesalan.


"Cucuku... sudah jangan menyesali yang sudah terjadi, karena kejadian tersebut sangat diluar dugaan." tutur Tuan Feng pada Vitalia. "Sekarang pergilah ke kamar bersama kakak sepupumu, bersihkan dirimu lalu beristirahatlah karena hari sudah semakin larut..!!" sambung Tuan Feng menasehati Vitalia lagi, dan Vitalia pun menuruti perintah dari sang Kakek.


"Baik Grandpa.." jawabnya.


*****


Sementara disisi lain Chandra kini sedang bertolak menuju ke markasnya dengan menggunakan mobil mewah yang Ia tumpangi di tengah keheningan malam yang tampak sepi.

__ADS_1


"Amelia..., Aku sekarang sangat yakin Kau adalah Vitalia ku.." gumam Chandra sambil keluar dari mobilnya dengan disambut para pelayan, dan juga para anak buahnya.


"Vin..., bagaimana apa Kau sudah mengetahui siapa sebenarnya Amelia Hirata??" tanya Chandra pada Kevin asisten pribadinya.


"Saya sudah mencari tahu Tuan, tapi tidak ada bukti yang mengarah jika Dia adalah Vitalia Putri Sanjaya"


"Apa maksudmu tidak ada bukti Kevin....!!??" bentak Chandra. "Tapi Tuan Saya benar-benar tidak mengetahui bukti itu..." jawab Kevin.


Pletaaakkk...


balas Chandra dengan menjitak kepala Kevin.


"Bod*h .... Kau sangat tidak becus, mencari informasi saja tidak bisa...!!" lantang Chandra.


Buk...


pukulan bogem mentah dilayangkan oleh Chandra di pipi sisi kiri Kevin.


"Asshhh..., maafkan Aku Tuan..."


"Ini belum seberapa Kevin, lain kali kalau Kau gagal lagi, Saya tidak segan-segan akan membunuhmu...!!" seru Chandra dengan tatapan tajamnya, lalu masuk ke dalam markas besarnya dan tiba-tiba saja ada salah satu anak buah yang menghampirinya, "Tuan Chandra ijin melapor bahwa obat-obatan yang akan kita seludupkan gagal terkirim karena digagalkan oleh seseorang Tuan" lapornya pada sang Bos.


"Apaaa??, bagaimana bisa penjagaan seketat itu masih saja gagal??" tanya Chandra pada anak buah yang menyampaikan kabar tersebut. "Tidak tahu Tuan, bahkan Dia menggagalkannya dengan cara halus." jawab anak buah Chandra.


"K*rang aj*r siapa yang sudah berani menggagalkan rencana ku, akan ku pastikan nyawa mereka tidak akan pernah selamat...!!" tegas Chandra.


"Dan Kau Kevin, tolong perketat keamanan pada Amelia Hirata, jangan biarkan Dia hilang dari pengawasan karena Dia adalah Wanita ku..!!" titah Chandra pada Kevin asisten pribadinya.


"Baik Tuan..." jawabnya.


"Ingat baik-baik Kevin, Kau harus melaporkan kegiatannya setiap waktu, jangan biarkan Dia lepas dari pengawasan..!!" seru Chandra lagi memerintah asisten pribadinya, Dan dapat anggukan dari Kevin.


******


Hmmm kira-kira Ada kejutan apa lagi ya??

__ADS_1


Simak terus yaaa...


Jangan Lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa... Terimakasih 🥰🥰🙏🙏


__ADS_2