Dokter Misterius VS Mafia Kejam

Dokter Misterius VS Mafia Kejam
Episode 25


__ADS_3

Chandra Menaruh Kecurigaan Pada Amelia


Sementara Amelia yang sudah lelah pun menuju kamar yang sudah disediakan oleh Chandra, Ia pun melihat-lihat sekeliling ruangan yang nampak gelap baginya.


"Astaga... begini amat ruangannya..." tuturnya.


"Chandra yang benar saja ruangan mu seperti ini...??" ujarnya lagi.


"Lalu.., kalau memang ini ruangan ku, Kau mau apa...??" ucap Chandra malah berbalik tanya pada Amelia sambil menatapnya dengan tatapan menyeringai, lalu menutup kamar yang akan ditempati Amelia.


Brakkk...


sontak Amelia pun menoleh ke arah Chandra yang sedang menutup pintunya keras.


"Chandra..., apa yang akan Kau lakukan...??, kenapa Kau malah menutup pintunya" Amelia terperanjat dengan nafas yang tak beraturan.


"Chand...,hentikan...!!" ucap Amelia karena Chandra berusaha mendekatinya, sedangkan Amelia berjalan mundur berusaha menjauh dari Kekasih barunya itu, bahkan Ia sama sekali tak menyangka jika Chandra akan me lakukan sesuatu terhadapnya.


Greppp


Chandra berhasil mencengkeram dagu Amelia kuat-kuat dan berkata, "Katakan sejujurnya... kalau Kau adalah Vitalia bukan Amelia...!!", namun Amelia justru tak menjawabnya, Ia hanya diam menahan rasa sakit, berusaha melepaskan cengkeraman tangan Chandra dan..


Plaaakkk


tamparan keras dilayangkan oleh Amelia pada Chandra, sontak Chandra melotot terkejut dengan perlakuan Amelia kepadanya.


"Beraninya Kau melawanku..." balas Chandra akan menampar pipi Kekasih barunya, tapi berhasil ditahan oleh Amelia.


Greeeppp...


"Vitalia, siapa Dia...??, apa maksudmu??, bahkan Aku tak mengenalnya, ingat Chandra jangan berani menyebut wanita lain di depanku atau Kau..." ucap Amelia terhenti seketika karena dipotong oleh Chandra,"Atau Kau apa??, hmmm" sambungnya


"Kau itu kekasihku kenapa Kau tiba-tiba menyebut wanita lain selain diriku...??" tanya Amelia benar-benar bingung dengan sang Kekasihnya yang sekejap saja berubah menjadi super dingin, dan kejam terhadapnya.


"Ya Kau benar..., Kau sekarang adalah kekasihku, dan Aku tak akan membiarkanmu pergi begitu saja Vitalia..."


"Cukup Chandra...!!" bentak Amelia tersulut emosi karena menyebut nama wanita lain apalagi sangat tak asing baginya.

__ADS_1


"Kenapa .. hmm??"


"Jangan menyebut nama wanita itu lagi...!!" lantang Amelia dan tiba-tiba saja kepalanya Amelia merasa pusing yang begitu hebat, Ia pun sempoyongan tsk kuat menahan rasa pusingnya.


"Aduhh ... Aw ... Ssshhh ...." Amelia meringis kesakitan, sambil mendudukkan dirinya di at as ranking tempat tidur yang sudah disiapkan oleh Chandra, bahkan Chandra sedari tadi hanya diam tak bergeming hanya memperhatikan gerak-gerik dari Amelia.


"Kemarin mungkin Aku tidak yakin kalau Kau adalah Vitalia, tapi setelah kejadian tadi Aku melihatmu begitu intens, dan Aku baru menyadari jika Kau adalah Vitalia ku yang selama ini Aku cari, karena kalung yang Kau kenakan adalah kalung ketua geng kalajengking." batin Chandra menatap Amelia dengan tatapan tajamnya, bahkan Amelia sedari tadi masih meringis menahan sakit sambil memegang kepalanya. Ya Amelia memang baru kali ini memakai kalung itu, karena Amelia pikir kalung yang Ia kenakan adalah pelindungnya waktu kejadian kecelakaan pesawat tersebut.


"Awww.... ssshhh...." rintihnya.


Flashback:


"Kau akan menikah denganku Vitalia, jangan menolak ku atau Kau akan menyesal..." ucap Chandra.


"Jangan mencoba untuk mengancam ku Chandra, bahkan Aku tak sudi menikah denganmu hanya karena dendam mu itu..., dan jangan karena Kakak ku adalah sahabatmu lalu Kau bertindak semaumu, ingat Chandra perlu Kamu ketahui keluargaku tidak pernah membunuh Kakekmu, justru Kau lah yang sudah menjadi pembunuh para anggota geng ku..!!" tegas Vitalia.


"Jangan mencoba mengelak Vitalia, atau Kau akan ku paksa menikah denganku secara diam-diam..., dan jika Kau tidak datang saat itu juga Aku akan menghancurkan seluruh keluargamu termasuk Aditya bersama Istrinya."


"Bre*gseekk Kau Chandra..., jangan mencoba menyentuhku...!!" seru Vitalia dengan nada penuh amarah.


"Vitalia pergilah keluar negeri temui lah Chandra, dan segera menikah lah dengannya, Kamu itu sudah besar lihatlah Kakakmu saja sudah menikah dengan Erlin Sahabatmu.." tutur tuan Wijaya pada sang anak.


"Papah..., apa yang Papah lakukan..??, Aku tidak akan pernah mau menikah dengannya Pah.., bahkan Aku lebih memilih Hans dibanding dengannya.." ucap Vitalia.


"Vitalia..., jangan menolak perintah Papah..., Kau tau bukan jika Chandra adalah Sahabat Kakak...!!" seru Aditya.


"Mas Aditya, tenangkan dirimu, biarkan Vitalia yang memutuskan..." ucap Erlin Istri dari Aditya berusaha menenangkan sang Suami.


"Hmmm... memangnya jika Chandra adalah Sahabat dari Kak Aditya, terus Kakak mau memaksaku begitu" sambung Vitalia memotong pembicaraan, Ia kali ini benar-benar merasa sebal sambil memutar bola matanya jengah dengan sikap Papah dan Kakak yang selalu memaksanya menikah dengan Chandra atau Sahabat dari Aditya.


Flashback Off*:


******


"Tidaaakk ... itu tidak mungkin, Vitalia siapa Vitalia...??, apa hubungannya denganku, lalu Er.. Erlin nama itu tidak asing bagiku, Kak Ad .. Aditya??" ucapnya dengan penuh pertanyaan, sambil memegang kepalanya dengan kedua tangannya terasa pusing sementara Chandra yang menatap Amelia pun sudah semakin yakin jika wanita yang ada di depannya adalah Vitalia yang selama ini menghilang, Ya karena pernyataan Amelia yang menunjukkan kalau Dia adalah Vitalia. Ia tak mau menyia-nyiakan kesempatannya untuk mengelabuhi Vitalia yang sedang lengah pikirnya.


Flashback On:

__ADS_1


"Heh... jangan mencoba menolak Vita... Aku tak akan melepaskanmu begitu saja ingat itu...!!" tegas Chandra pada Vitalia melalui sambungan telepon.


"Tidak Chandra..., tapi Kau justru harus membayar tuntas dengan nyawamu karena Kau sudah berani menghabisi banyak anggota geng ku.." balas Vitalia tak mau kalah begitu saja.


"Heh..., Kau ternyata berani melawanku." tandasnya.


"Memangnya apa yang perlu Aku takuti, lagi pula tak ada salahnya Aku membalaskan dendam ku padamu.." balas Vitalia meremehkan.


Flashback Off:


Sepersekian detik Amelia pun lalu membuyarkan lamunannya, dengan menggelengkan kepalanya pelan dan berkata, "Vitalia...??, Chandra apa yang Kau katakan..." Amelia benar-benar bingung dengan perkataan Chandra, bahkan bukan bingung dengan perkataan Chandra saja, tapi Dia juga bingung entah mengapa bayangan Vitalia dan Chandra selalu saja merasuki pikirannya atau ingatannya.


"Amelia..., Ya Amelia Hirata adalah nama samaran mu." terang Chandra pada Amelia, tapi justru Amelia menggelengkan kepalanya pelan, lalu berkata, "Apaaa...??, tidak Chandra itu tidak mungkin..." tanya Amelia bingung.


"Heh... masih tak mau mengaku??" tersenyum menyeringai sambil mendekati Amelia, dengan mengunci tubuhnya yang sedang duduk di atas ranjang.


Bukkk...


pukulan bogem mentah melayang begitu saja di perut Chandra, sontak Chandra pun mengaduh kesakitan.


"Arrrghhh ... dasar wanita sialan.." ucap Chandra.


"Rasain Kau Chandra, berani-beraninya Kau mempermainkan ku..!!" seru Amelia, lalu Ia pun terbangun, dan berusaha kabur dari kamar yang disediakan oleh Chandra untuknya, akan tetapi usahanya pun belum berhasil keluar dari kamar tersebut, karena pintu tersebut menggunakan kode angka.


"Sial....!!" ucap Amelia kesal karena tidak dapat keluar dari kamar itu.


"Heh ..., kenapa??, Kau tak akan bisa lari kemana-mana tuan putri Vitalia..." balas Chandra sinis.


"Cukup Chandra..., mulai sekarang juga kita putus Kita bukan Kekasih lagi, dan ingat Aku bukan Vitalia mu itu, Aku Amelia...!!" lantang Amelia membantah perkataan Chandra, padahal sebetulnya Dia sendiri sudah sedikit mengingat tentang ingatannya, akan tetapi ego yang mengalahkannya, Ia tidak begitu yakin dengan ingatannya tersebut. sayangnya perkataan Amelia membuat Chandra terdiam dan baru tersadar jika Dia telah melakukan kesalahan.


"Chandra apa yang telah Kau lakukan padanya..??, Kau bisa saja malah menggagalkan rencana mu, bodohnya Kau Chandra" gumam Chandra dalam hati.


******


Aduhh duhh.... semakin memanas nampaknya.., lantas apakah setelah kejadian ini Amelia berniat menjalin hubungan lagi dengan Chandra atau justru sebaliknya??, apalagi Ia sudah mengingat sebagian dari ingatannya. Simak terus ceritanya yaa....


Jangan Lupa Vote, Like, Komen, dan Favorite Yaa... Terimakasih 🥰🥰🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2