
Terungkapnya Sebuah Rahasia Tentang Amelia.
Sedangkan di lain tempat kini Mirna Feriska tampak mondar-mandir tak dapat tidur karena memikirkan Vitalia, “Haduuhhh, Vitalia... Vitalia... Kau benar-benar membuatku nggak bisa tidur malam ini.” Ucap Mirna Feriska pelan sambil memijit pelipisnya pusing. Dan disaat Dirinya akan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur ponsel miliknya pun berbunyi.
Dreett... Dreettt... Dreett....
“Siapa lagi yang telepon malam-malam gini.” ucap Mirna lalu menghampiri ponselnya yang berbunyi dan terletak di atas nakas. Dilihatnya hanya nomer saja yang tertera di layar ponsel. Tanpa ba bi bu Mirna pun mengangkatnya.
“Halo..."
“Vitalia Kau.." ucap Mirna.
“Hmmm.. Saya Amelia, dok bukan Vitalia.” ucap Amelia yang sedang menelpon.
“Am.. Amelia.. ??, ada apa malam-malam menelponku..??” tanya
Mirna heran mengapa Amelia menghubunginya di tengah malam dan mengapa suaranya bisa mirip sekali dengan Vitalia. Amelia pun lalu membalasnya, “Sebelumnya Saya minta maaf dok, karena telah mengganggu dan menghubungimu malam-malam.” Mirna pun lalu menjawabnya, “Sudah tidak apa-apa, lagi pula Aku juga belum tidur kok.., kalau begitu apa yang ingin Kau bicarakan sehingga Kau menghubungiku selarut ini..??” tanya Mirna Feriska pada Amelia yang berada di seberang sana.
Amelia pun lalu membalasnya dengan berkata, “Dok..., sebenarnya Vitalia dan Chandra itu beneran saling suka nggak sih..??, kenapa tadi waktu Aku kesana bersama temanku, Vitalia dan Chandra seperti berusaha menghindar dariku ya.. ??” tanya Amelia pada Mirna. Sontak Mirna yang diberi pertanyaan tersebut pun lalu bertanya, “Amelia, jadi Kau tadi kesana..??, kenapa Kau bisa bilang seperti itu..??” tanyanya serius.
Amelia pun lalu menjawabnya dengan berkata, “Iya dok.., karena Chandra mengundangku dengan sebuah surat yang dikirimkan ke tempat kerjaku dulu dan temanku yang mengantarkan surat itu ke Sunrise Hospital, karena waktu itu Aku sedang di sana.” Ucapnya. Mirna pun lalu membalasnya, “Astagaaa, bagaimana bisa Kau kesana Mel, bisa terbongkar semua identitas kalian di depan publik.” Ucap Mirna. Dan Amelia pun lalu menyambungnya dengan berkata, “Sudah.., dokter Mirna tenang saja itu nggak akan terbongkar karena Aku mengenakan penutup wajah disana.”
“Huh syukurlah.., eh tapi ngomong-ngomong masa’ iya sih Vitalia sama Chanadra seperti menghindar darimu.. ??” yanta Mirna memastikana. Amelia pun seketika menjawabnya, “Ada gelagat aneh dari mereka berdua dok, seperti sedang terburu-buru meninggalkan ku, padahal acaranya pun belum selesai, tadi juga kebetulan Aku terlambat juga sih.”ucapnya.
“Apaaa...??, Kau tahu Mel sebenarnya Vitalia itu sudah menaruh hati pada Chandra, akan tetapi Chandra tidak tahu akan hal itu, dan Vitalia sangat berharap bisa menikah dengan Chandra, tapi..” ucap Mirna terhenti karena sahutan dari Amelia yang berkata, “Tapi apa dok.. ??” tanya Amelia. Dan Mirna pun lalu menjawabnya, “Tapi Vitalia kali ini Dia tidak mau menikah dengan Chandra karena cara yang salah, apa lagi Chandra yang sekarang sifatnya seperti anak kecil, dan Dia suka menuduh orang sembarangan tanpa bukti, bahkan Dia hanya menganggap Vitalia sebagai musuh, padahal Vitalia sudah berniat mengubur dalam-dalam dendamnya yang dulu karena menghabisi anggota geng Kalajengking.”terang Mirna berusaha memberi penjelasan pada Amelia.
“Maksud dokter Mirna..??” tanya Amelia di seberang sana mengernyit bingung. Dan Mirna pun menjawabnya untuk menjelaskannya dengan berkata, “Ya.., Chandra telah menuduh Papanya yang telah membunuh Kakeknya, dan mengenai Geng Kalajengking adalah kelompok yang didirikan oleh Vitalia untuk melindungi Dirinya dan Keluarganya dari musuh, selain itu geng itu juga untuk menampas kejahatan dalam bidang usaha atau berbisnis, apalagi Vitalia telah mengetahui jika Chandra adalah Mafia di berbagai penjuru Dunia.” jelas Mirna pada Amelia.
__ADS_1
“Iya Mbak Aku sudah tahu kalau mengenai geng Kalajengking, karena Vitalia bercerita kepadaku tentang hal itu, tapi yang Aku bingungkan kenapa Chandra bisa menuduh orang sembarangan.. ??” tanya Amelia heran dengan sikap Chandra pada Vitalia. Mirna pun lalu membawabnya, “Karena saat Kakek Chandra sedang pulang di Indonesia, beliau sedang bersama Papa Vitalia, dan saat kejadian itu kebetulan ada Arnold dan Ayahnya, dan sebenarnya pembunuh itu adalah Mereka, dan saksi kuncinya yang sebenarnya adalah Vitalia karena Vitalia waktu itu berada disana tanpa sepengatahuan dari Orang yang berada disitu termasuk Arnold dan Ayahnya.” terang Mirna pada Amelia. Betapa terkejutnya Amelia mendengar penjelasan dari Mirna. Dan Amelia pun berkata,“Ap.. apaaa...??, kalau boleh tahu itu di cafe mana ya dok..??” tanya Amelia merasa curiga.
“Iya Mel..., kejadian itu di cafe AB, tapi kenapa Kau begitu terkejut ketika Aku bercerita... ??” tanya Mirna menyelidik. Dan Amelia pun lalu mrnjawabnya dengan berkata, “Haaahh.. astagaa..., hanya saja Aku..., kebetulan waktu itu sedang satu cafe dengan Mereka.., dan saat itu Aku juga melihat seseorang sedang memvideo dan orang itu sangat mirip denganaku, bahkan Aku terkejut saat melihatnya, jadi itu benar Dia adalah Vitalia..??” ucap Amelia menjelaskan dan berbalik tanya.
“Maksudmu.., Kau berada disana begitukah Mel..??” balas Mirna dengan bertanya nuntuk memastikan. Dan Amelia pun berkata, “Yaa..., karena Arnold menghasutku dan membawaku lari dari rumah, itu kejadian sudah lama sekali sebelum tragedi kecelakaan pesawat itu terjadi, dan Arnold waktu itu masih menjadi kekasihku...” terang Amelia.
“Astagaaa..., jadi dulu Kau Kekasih dari Arnold.. ??” tanya Mirna penuh selidik. Dan Amelia pun lalu membalasnya dengan berkata, “Iya.., dan Aku putus karena Dia meninggalkanku sendirian di Indonesia tanpa sebab, bahkan Ia bermain dengan wanita di belakangku meskipun Dia sendiri belum memutuskannya tapi Aku sudah menganggap Kita tidak ada hubungan lagi, karena saat itu juga Aku mengetahui sebuah kebenaran bahwa ternyata Ayah dan Ibunya telah menyembunyikan Kakakku waktu masih bayi yang entah dimana sekarang keberadaannya.” terangnya. Sontak saja Mirna Feriska yang mendengarnya pun terkejut.
“Apaaaa....??” tanyanya dengan nada syoknya.
“Hmm.., ya dok karena Aku sebenarnya mempunyai Saudari kembar.” terang Amelia pada Mirna. Seketika Mirna terdiam dan bergumam dalam hati, “Ya Tuhan..., kenapa ini bisa serba kebetulan seperti ini sih..” gumam Mirna dalam
hati.
“Maka dari itu Aku sempat bertanya-tanya pada Diriku sendiri apakah Vitalia itu adalah Saudari kembar ku..??, dan mengapa bisa kebetulan Dia berada di Indonesia..??” sambung Amelia.
“Emmmhh..., Mel mulai sekarang Kau jangan memanggilku dengan sebutan dok lagi jika di luar, karena Kau sudah Ku anggap seperti adikku sendiri jadi panggil saja Mbak seperti Vitalia memanggilku, dan mengenai Vitalia Kita bicarakan besok saja..., apalagi ini sudah mulai larut malam takutnya besok kesiangan lagi.” tutur Mirna berusaha mengakhiri pembicaraan.
heran jika Mirna mengetahuinya pun lalu berkata, “Lohh.., dokter.. eh maksudku Mbak Mirna tahu dari mana..??” ucap Amelia yang justru malah berbalik tanya.
“Hehehe Kau ini Mel, masih saja tanya.., Ya dari Vitalia lah.., karena Aku ini sudah seperti asisten pribadinya Dia, ya sudah sana buruan tidur kasihan pasien mu kalau nunda-nunda operasi... !!” seru Mirna menyuruh Amelia agar tidur karena hari sudah larut malam.
“Okey kalau gitu, jangan lupa save nomerku ya mbak...”ucap Amelia diseberang sana.
“Ck... iyaaa iyaaa, sudah sana buruan tidur.” ucap Mirna lalu menutup teleponnya sebelah pihak.
Tut.
__ADS_1
Sambungan telepon pun terputus. Mirna pun lalu mendudukkan dirinya di atas tempat tidurnya sambil berkata, “Ya Tuhan..., ada apa lagi ini..., kenapa bisa serba kebetulan seperti ini..??” tanya Mirna sambil mengusap wajahnya yang gusar. Bagaimana Ia tidak terkejut, setelah mengetahui kebenaran tentang Amelia. Ya walaupun itu semua juga belum cukup bukti tapi setidaknya Dia sudah mengetahui tentang Amelia.
*****
Waduuhhh...
Kita tahan dulu mengenai Chandra dan Vitalia ya guys... wkwkwk...
Setelah ini apa yang akan dilakukan VItalia..??
Jangan lupa Vote, Like, Komen Yaaaaa... Terimakasih... ^-^ 🥰🥰🙏🙏
Sambil menunggu Author update yuk mampir ke novel kak Tita Dewahasta.
KEMBALI KE MASA SMA
(Tita Dewahasta)
Madya gagal dalam rumah tangganya. Mantan suaminya kemudian menikah dengan mantan baby sitter yang bertahun-tahun bekerja padanya.
Dia pun frustasi dan berandai kembali ke masa lalu untuk memperbaiki keadaan. Dalam sebuah perjalanan, kepala Madya terantuk setir mobil.
Beberapa saat setelahnya, dia kembali ke 18 tahun silam.
Dapatkah Madya memperbaiki hidupnya?
Dan bisakah Madya kembali ke masa sekarang, atau dia akan terjebak selamanya di kehidupan baru masa mudanya?
__ADS_1
Ikuti kisahnya dalam novel 'KEMBALI KE MASA SMA'