ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
AKU AKAN MENJADI SEORANG AYAH


__ADS_3

"Ya tuhan,mudah-mudahan ini kabar baik."doa mommy kei di setiap langkah cepatnya menyusul kedua anaknya.


Wanita paruh baya itu terus berjalan menyusuri lantai bawah mansion,dan matanya menatap seorang pelayan yang berjalan tergesa-gesa dengan membawa nampan berisi gelas.


"Di mana mereka.?"pertanyaan mommy kei membuat pelayan itu berhenti.


"Ada di kamar mandi tamu,nyonya."jawabnya sopan.


Mommy kei mengangguk dan berjalan terlebih dahulu di ikuti pelayannya.


.


.


di dalam kamar mandi yang ada di lantai bawah mansion,nana tengah berjongkok lemas di depan clowset.


"Ueeee. ueeee.yank ueeeee."Nana terus membuka mulutnya yang tidak mengeluarkan apa-apa.


Ari:"Honey."menepuk pelan punggung Nana.


Ari begitu khwatir melihat istrinya,dia bahkan ikut berjongkok dan tangannya terus menepuk pundak Nana.


Tak lama Nana mulai berhenti mengeluarkan suara menyakitkan itu,dan meringsuk duduk.


Melihat istrinya terkulai lemas,dengan cepat Ari menarik tubuh nana untuk dia sandarkan di dadanya.


Ari:"Honey,apa kamu baik-baik saja huh.?"bertanya dengan mengusap keringat di wajah cantik istrinya.


Nana hanya mengagguk lemas dengan kedua tangannya mengusap pelan perutnya yang terasa nyeri,akibat tekanan ketika dia berusaha mengeluarkan isi perutnya(makanan)


Ari:"Kita kedokter ya.?"Ajaknya.


Nana menggelang pelan.mulutnya seolah berat untuk menjawab pertanyaan suaminya.


Ya tuhan,kenapa aku merasa mual.apa lagi tadi melihat Azlla!! ada apa dengan ku.tanya hati nana.


Ari:"Honey,kamu harus di periksa.aku ga mau kamu kenapa-kenapa.?mengusap pelan mulut istrinya yang agak basah.


Perlahan nana mengangkat tubuhnya yang tadi bersandar di dada suaminya dan berbalik.


Nana:"Aku baik-baik saja,yank."lirihnya dengan usapan di pipi suaminya.


Ari:"Tidak-tidak.kamu harus di periksa, lihat"menatap lekat wajah Nana"wajahmu pucat,hon."sahutnya penuh ke khwatiran.


Nana menggelang tanda dia menolak"Aku ingin ke kamar."pintanya dan perlahan berdiri di ikuti suaminya.


Ari menarik nafasnya pelan,dan mulai berjalan memapah istrinya.


Dan ketika mereka berjalan keluar dari kamar mandi,mommy kei datang.


Mommy:"Sayang,apa kamu baik-baik saja.?"bertanya dengan memberikan minuman yang tadi di bawa pelayan.


Ari dengan cepat mengambil gelas itu,dan memberikan kepada istrinya.


Ari:"Di minum,hon."menyodorkan gelas di depan mulut nana.


Nana menggelang"Tidak baik minum dengan posisi berdiri,yank."tolaknya pelan.


Ari mengagguk di ikuti mommy kei.


Ari:"Ya sudah,ayo kita duduk."ajakan itu di jawab anggukan dari nana.dan Ari terus memapah istri dengan gelas yang masih dia pegang.


Mommy kei terus tersenyum mengikuti kedua anaknya dari belakang.


Putraku begitu menyayangi istrinya, terimakasih ya tuhan.sekarang aku bisa tenang.senang batin mommy kei.


Ari:"Pelan-pelan hon."mendudukkan istrinya di atas sofa ruang keluarga.


Mommy:"Bagaimana sayang,apa masih mual.?"tanyanya yang saat ini ikut duduk di samping nana.


Nana yang baru saja selesai meminum air hangat dari suaminya,perlahan mengaguk dan tersenyum.


Nana:"Sudah lebih baik,mom."sahutnya pelan.


Mommy:"Sukurlah sayang."terseyum lega.


Ari:"Mau ke kamar.?" menatap istrinya penuh khwatir.


Nana Mengangguk dan ketika Ari ingin menarik istrinya berdiri,dari arah depan sang daddy datang.


Daddy:"Bagaimana sayang,apa sudah lebih baik.?"tanya sang daddy mertua.

__ADS_1


Alih-alih nana yang menjawab,malah Ari yang memberi jawaban"Sudah lebih baik dad."


Daddy surya mengangguk paham dan menatap sang istri yang tengah duduk.


Ari:"Ya sudah dad,mom.Ari naik dulu."Bergantian Menatap kedua orangtuanya.


Daddy surya dan mommy kei mengangguk.


Mommy:"Istirahat ya sayang."


Nana mengagguk dan tersenyum menatap kedua mertuanya.


Ari:"Ayo hon."ajaknya.


Tuan surya dan mommy kei menatap putranya yang tengah memapah istrinya.


Daddy:"Mom,apa mungkin Nana hamil.?"bertanya dengan mendudukan tubuhnya di samping mommy kei.


Mendengar pertanyaan suaminya,membuat mommy kei tersenyum penuh arti.


Tuan surya menatap istrinya intes"kenapa mommy tersenyum,apa pertanyaan daddy ada yang salah.?"herannya.


Mommy kei menarik nafasnya pelan,dan berdiri dengan cepat.yang mana membuat mata tuan surya mengikuti pergerakan istrinya.


Mommy:"Mudah-mudahan ya,dad."Sahutnya santai.


Tuan surya tersenyum dan dengan cepat ikut berdiri"Ayo mom kita ke kamar."ajakan itu membuat mommy kei mengangguk setuju.


Dari arah depan,lusi datang di ikuti Azllan yang berjalan cepat.


Lusi:"Kakak ipar."menatap kedua pasutri yang tengah berjalan menaiki tangga.


Mendengar suara lusi,membuat Ari dan Nana berbalik.bukan hanya mereka,mommy kei dan tuan surya pun menghentikakan langkah mereka yang akan menaik tangga.


Mommy:"Lusi,kenapa berteriak.?"tegurnya.


Lusi:"Maaf tante."terseyum malu.


Dan ketika lusi akan membuka mulutnya untuk bertanya keadaan Nana,tanpa di duga. Nana kembali menutup mulutnya dan"Ueee.ueee."


Mendengar suara itu,membuat semuanya menatap Nana terutama sang suami.


Ari:"Honey,mual lagi.!"tanyanya penuh rasa khwatir.


Nana:"Ueee aku mual,ueee.liat Azllan."ucapnya cepat dan berlari menaiki anak tangga menuju kamarnya.


Ari:"Hon,tunggu.!"mengejar istrinya.


Mommy kei,tuan surya dan lusi seketikan menatap Azllan.


Merasa di perhatian,membuat Azllan mengangkat bahunya dan berkata:"Tangan azllan ga bau kok mom."lirihnya dengan menatap mommy kei.


Lusi lagi-lagi tertawa terbahak-bahak melihat raut wajah sepupunya itu"Azllan azllan.pulang juga kamu malah buat kakak ipar mual."ledeknya penuh semangat.


Azllan mengerutkan bibirnya dan kembali menatap kedua orangtuanya.


Azllan:"Mom,azllan kembali saja(Negara B) disini juga azllan malah buat kakak ipar mual."ucapnya dengan raut wajah sedih.


Mommy kei dan tuan surya hanya tersenyum geli,Mendengar ucapan putra bungsunya itu.


Daddy:"Mom,telepon dokter wulan."


Mommy:"Mommy tahu."menjawab dan berlalu pergi di ikuti suaminya.


Sedangkan lusi terus tertawa dan meledek Azllan."Nanti kita pulang ya Azllan,di sini juga kamu malah buat kakak ipar mu-


Azllan yang tengah diam mendengarkan hinaan dari lusi,seketika menatap lusi yang diam dengan tersenyum.


Azllan:"Lusi,kau kenapa.?"tegurnya.


Bukannya menjawab,lusi malah merekatkan Tubuhnya mendekati Azllan.


Lusi:"Kamu tahu azllan.?"tanyanya dengan suara pelan.


Azllan menggleng polos.


Lusi:"Sepertinya,kakak ipar hamil.!!!"bisikan itu membuat Azllan membulatkan matanya dengan sempurna.


Azllan:"Kau yakin lusi.?"jawabnya tidak percaya.


Lusi:"Aku juga tidak yakin,tapi reaksi kakak ipar ketika melihat wajahmu yang tampan ini"mencubit pipi azllan gemas."membuat aku yakin kalau kakak ipar hamil."

__ADS_1


Azllan mengusap pelan pipinya yang tadi di cubit lusi.


Azllan:"Kita lihat saja,kalau malam ini datang dokter.aku baru percaya,tapi kalau dokternya tidak datang aku tidak percaya."jawaban itu membaut lusi diam sejenak.


Lusi:"Mau taruhan.?"Menggoyangkan alisnya.


.


.


Di dalam mansion tuan samuel yang begitu besar dan mewah,seperti biasa hanya sunyi dirasa.yang meramikan hunian itu adalah banyaknya pelayan dan penjaga.


Dan malam ini tuan samuel tengah duduk di atas sofa ruang keluarga di temani sang istri di sampingnya.


"Daddy.!"tegur nyonya samuel.


Samuel:"Ada apa,mom.?"sahutnya tanpa melihat istrinya.


"Dad.dari tadi kok jenia tidak keluar kamar ya, mommy jadi khwatir."matanya menatap lantai atas mansion.


Tuan samuel perlahan menutup korannya,dan mengusap lembut punggung tangan istrinya.


Samuel:"Putri kita baik-baik saja,dia mungkin lelah.bukannya tadi pagi pas dia pulang dia bilang ada urusan,dan mengharuskan dia untuk menginap."penjelasan itu membuat nyonya samuel mengangguk paham dan mulai tersenyum tenang.


Tadi pagi jenia pulang dengan keadaan yang terlihat baik-baik saja,dan itu membuat kedua orangtuanya tidak berpikir yang macam-macam akan putrinya.terlebih jenia beralasan ada urusan dengan teman wanitanya yang mengharuskan dirinya menginap di rumah temanya.


Mommy nya mungkin percaya,tapi tidak dengan tuan samuel.dan hal itu membuat jenia harus berbohong dengan mengatakan, kalau semalam dirinya pergi kepesta temannya setelah bertemu dengan Ari.


Dengan alasan itu membuat tuan samuel sedikit percaya.


Jenia ternyata sudah memohongi daddynya, dan dia tidak mengatakan yang sebenarnya.


Sedangkan jenia sendiri tengah menangis di dalam kamarnya yang terlihat berantakan.


Jenia:"Tidak,laki-laki itu pasti bohong.tidak, aku masih suci.dia pasti bohong.hiks... hiks..."ucapnya penuh rasa amarah dengan me**mas kartu Nama milik Marco.


"Awas kamu Marco,kamu akan menyesal sudah menyentuhku."jenia mengepalkan keduanya tanganya.


Dan dia kembali melampiaskan kemarahannya,dengan cara mengobarak abrik isi kamar mewahnya.tidak akan ada yang mendengar suara gaduh yang jenia timbulkan,karena kamarnya kedap suara.


.


.


Nana tengah berbaring di atas ranjang, dengan suami bulenya yang setia di sisinya.


Mommy kei,tuan surya dan lusi tengah diam memperhatikan dokter cantik yang saat ini memeriksa perut rata Nana.


Sedangkan Azllan ada di balik pintu,dia tidak bisa masuk karena semua keluarga melarangnya terlebih sang kakak.


Ari:"Bagaimana dok.?"tanyanya pemasaran.


Dokter wulan tersenyum dan menghentikan pemeriksaan di perut Nana pasiennya.


Dokter:"Tuan,Apa anda sudah siap."ucapan itu membuat Ari mengagguk cepat.


Semua keluarga menatap dokter wulan termasuk nana yang tengah harap-harpa cemas.


Tak lama,dokter wulan membuka mulutnya dan kembali menatap Tuan muda Ari.


Wulan:"Selamat tuan Ari,Sebentar lagi anda akan menjadi seorang ayah."ungkapnya dengan senyum di wajah cantiknya.


Deg... deg.... deg....


Semua keluarga hanya diam tidak ada yang bersuara termasuk Ari.


Ari yang tengah menggenggam tangan istrinya,seketika bergetar dan mulai menatap nana tidak percaya.


Ari:"Honey,kamu dengar.A-aku akan menjadi seorang ayah honey,ayah."Dengan cepat memeluk tubuh mungil nana yang masih diam tidak bergerak.


Mommy kei tersenyum dengan linangan air mata,dan tuan surya mendekap tubuh istrinya erat.


Daddy:"Mom,kita akan mempunyai cucu."ucapnya senang dan di jawab angggukan dari mommy kei.


Terimakasih ya tuhan,kau mendengarkan doa kami.teriamakasih.senang hati mommy kei.


.


.


Note:"terimakasih untuk semau respon positifnya dari kalian. dan maaf ya lama upnya karena sistem sedang eror.

__ADS_1


Maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


__ADS_2