ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
MINGGU DATANG AKU KEWALAHAN


__ADS_3

Matahari datang dengan cepat pagi ini,dan sepertinya semua orang tengah bersantai atau berjalan-jalan.karna hari ini hari minggu, jadi semua orang akan melakukan kegiatan mereka yang mungkin sudah di rencankan dari jauh-jauh hari.


.


.


Sama seperti orang lain yang bekerja di kantor,Ari melakukan hal yang sama.dia akan menghabiskan waktu liburannya bersama istri tercintanya.


Tapi seperti biasanya.hari minggu ari hanya akan di rumah saja,dan semua pelayan selalu di liburkan kecuali security yang masih siap di posisinya.


Ari selalu betah bersantai dan berolahraga di ruang atas rumahnya,dan nana selalu menurut.dia tidak merengek atau memaksa keluar untuk jalan-jalan,karna Ari akan sangat tidak suka istrinya keluar rumah.tapi nana merasa nyaman di dalam rumah saja ketika liburan datang,karna keluar pun itu akan sangat memalukan dengan cara suaminya yang begitu berlebihan menjaga dirinya.


.


.


Di dalam rumah mewahnya begitu sepi,karna semua pelayan di liburkan.dan kedua pasangan suami istri itu masih terlelap dalam tidur nyamannya.


.


.


Perlahan Nana membuka mata dan melihat jam yang ada di sisi ranjangnya.


Nana:"Ini sudah,jam 06:10 pagi."Gumamnya pelan dengan tangan yang tengah mengucek mata sipitnya.


.


.


Kini matanya membuka sepenuhnya,dan kesadaran yang sudah terkumpul dengan sempurna.nana melirik suaminya yang masih tertidur dengan mulut yang setengah terbuka, menandakan dia tengah tertidur pulas.


.


.


Nana:"Ini hari minggu,itu artinya dia akan di rumah dan tidak bekerja.oh ya tuhan,kuatkan aku."gumam nana pelan dengan raut wajah yang nampak sulit di artikan.


.


.


Nana merasa tersiksa ketika suami bulenya ada di dalam rumah,apa lagi hari ini Ari akan selalu ada di sampingnya,atau tepatnya dirinya yang harus berada di dekapan Ari.


.


.


Setiap minggu datang selalu menjadi tantangan untuk nana,karna Ari begitu manja dan membuat nana kewalahan.bahkan pernah mereka hanya diam di dalam kamar sampai malam datang.entah apa yang mereka lakukan,tapi yang pasti nana kelelahan.


.


.


Perlahan nana melangkah untuk masuk ke dalam kamar mandi,hari ini dia begitu santai di lihat dari cara berjalanya yang melangkah dengan malas.


.


.


Dengan santai nana membersihkan tubuhnya, dan dia berendam sebentar.tapi di tengah santainya kini pikiranya lagi-lagi teringat akan ucapan Ari yang mengatakan,dirinya sudah membuat Ari jatuh cinta dan bisa merebut perhatiannya.sekejap dia tersenyum senang, tapi tak lama ucapan tuan samuel masih terngiang dalam otaknya.dan itu mengganggu pikiranya.


.


.


Nana:"Kenapa ucapan tuan samuel terus terngiang dalam otakku ini,aku harus melupakan itu."Gumam nana pelan dengan kepala yang bergoyang dengan cepat.


.


.


Tidur nyenyaknya terganggu dengan suara gemericik Air yang berasal dari dalam kamar mandi,dan tanganya perlahan meraba tempat tidur istrinya.


.


.


Ari:"Honey."Teriak Ari dengan perlahan membuka mata belonya.


.


.


Tak Ada sahutan dari istrinya,membuat Ari beranjak bangun dan melangkah masuk kedalam kamar mandi.


.


.


Dengan cepat Ari membuka pintu kamar mandi,wajah tampannya begitu lucu.karna dia seperti mayat hidup yang mencari mangsanya,matanya setengah menutup dan rambut yang bercabang di mana-mana.


.


.


Nana:"yank."matanya membulat melihat suaminya yang tengah berdiri di depan pintu, dengan mata yang setengah terbuka.


.


.


Ari:"Hon,aku masih ngantuk."Ucapnya manja.


.


.


Nana mengerti dengan ucapan suaminya,dia ingin nana cepat beranjak dari mandinya dan kembali tidur.


.


.


Nana:"Tunggu sebentar lagi."pinta nana dan terus melakukan acara mandinya.

__ADS_1


.


.


Ari menggeleng dan perlahan mendekati nana yang tengah mandi di atas guyuran air shower,bahkan tubuhnya kini tak tertutup sehelai benang.


.


.


Ari:"Sekarang,honey."rengeknya dengan mata yang masih setengah menutup.


.


.


Nana menarik nafasnya dan mengangguk, perlahan dia menggunakan kimononya dan menuntun suami manjanya keluar kamar mandi.


.


.


Nana:"Tadi kenapa bangun.?"tanya nana yang tengah berbaring dekat suaminya.


.


.


Ari:"Kamu tadi menghilang,dan aku mendengar suara air."sahut Ari yang tengah mendekap istrinya.


.


.


Nana hanya tersenyum dan perlahan mengusap kepala Ari,seperti ini lah kegiatan nana setiap hari libur datang.dia seperti seorang ibu yang menidurkan anaknya.


.


.


Lamanya nana dalam posisi setengah tertidur,dengan Ari yang sekarang berada di dekat dadanya.nana berperan layaknya seoarang ibu.


.


.


Dirasa suaminya sudah kembali tertidur,nana beranjak dari posisinya dan perlahan menggerakan tubuhnya untuk menjauh dari suaminya.


.


.


Nana:"Untung dia sudah tidur,aku harus cepat-cepat membuat sarapan.aku tidak mau kelaparan seperti minggu-minggu sebelumya."gumam nana pelan dan melangkah menuju lemarinya untuk memakai baju santainya.


.


.


Hari minggu sebelumnya nana selalu kelaparan,karna dia tidak bisa sarapan dengan benar.Ari selalu meminta nana untuk menemainya di atas tempat tidur.di kamar memang ada makanan dan minuman,tapi itu tidak cukup untuk nana.


.


.


.


.


Setelah memilih baju,tak lama nana sudah selesai dengan penampilanya.dan perlahan membuka pintu kamar untuk keluar,lagi-lagi nana harus kestra hati-hati membuka pintu kamar.


.


.


Ya tuhan,jangan sampai bule itu bangun lagi. bantu aku ya tuhan.doa hati nana.


.


.


Doanya di kambulkan,dan nana seketika tersenyum senang karna dia bisa lolos dari tuan muda Ari suaminya.


.


.


Tapi ketika nana akan melangkah menuruni anak tangga,seketika pintu kamarnya yang tadi di tutup dengan ekstra hati-hati supaya tak mengeluarkan suara.kini di buka dengan cepat dan menampakan laki-laki tampan, dengan wajah yang di tekuk.


.


.


Ari:"Honey,mau kemana.?"tanya Ari lembut, dengan posisi berdiri di ambang pintu.


.


.


Seketika nana berhenti,dan membalikan tubuhnya.bahkan nana seperti pencuri yang tertangkap basah.


.


.


Nana:"Kok bangun lagi.!"Tanya nana cenge-ngesan.


.


.


Ari:"Mau kemana.?"ulangnya,kini suaranya sudah kembali seperti semula yaitu tegas dan tidak merengek lagi.


.


.

__ADS_1


Nana:"Mau ke dap-.


.


.


"Permisi tuan."Seseorang memotong kalimat nana.


.


.


.


Jenia Argeba tengah bersantai di balkon mansionnya,dia terlihat seksi di pagi hari ini. dan keringat yang menari di tubuh indahnya menambah keseksianya,sepertinya dia habis olah raga pagi.


.


.


"Silahkan,nona muda."Ucap pelayan wanita dengan tangan yang mengangkat sebuah gelas berukuran sedang,dengan jus di dalamnya.


.


.


Jenia:"Simpan saja,di atas meja."Sahutnya tanpa menoleh pelayan itu.


.


.


Pelayan itu mengangguk dan menyimpan jus itu di atas meja berbentuk bundar berukuran sedang,tak lama pelayan itu pergi.


.


.


Jenia begitu menikmati waktu santainya,pagi ini matahari begitu terang,dan menyinari kulit putih mulus wanita yang berparas cantik itu.


.


.


Jenia:"Apa yang harus aku lakukan,sepertinya Ari begitu menjaga istrinya."gumamnya pelan.


.


.


Tapi seseorang dari arah belakang, mengagetkanya dan menjawab gumamnya.


.


.


"Apa yang kamu pikirkan sayang.?"Ucapnya.


Jenia menoleh dan mendapati daddynya tengah berjalan ke arahanya.


.


.


Jenia:"Daddy mendengar ucapanku.?"Tanyanya penasaran.


.


.


Samuel:"Daddy mendengar gumam manmu itu,sayang."sahutnya.


.


.


Jenia menarik nafas,dan menatap daddy nya seolah meminta pertolongan.


.


.


Sepertinya tuan samuel mengerti tatapan putrinya itu,dan dia tersenyum ke arah putrinya.


.


.


Samuel:"Kamu tenang saja,hari ini daddy sudah mengirim dua mata-mata yang handal untuk mengawasi pergerakan wanita itu.dan ketika si Ari lengah,kita langsung beraksi. kamu tenang saja,daddy yang berperan.kamu hanya tunggu hasilnya saja."ungkap tuan samuel menyakinkan putrinya.


.


.


Jenia seketika tersenyum dan memeluk daddynya.


.


.


Jenia:"Daddy memang yang terbaik."Ucapnya yang tengah memeluk tuan samuel.


.


.


Rencana ini harus berjalan dengan sempurna.gumam hati tuan samuel.


.


.


.


SELAMAT MEMBACA.

__ADS_1


__ADS_2