ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
KABAR BAIK


__ADS_3

Ari:"Apa maksud mu,aku harus pergi ke sana.?"tanya Ari yang masih berdiri dengan paper bag di tanganya.


.


.


Jaka:"Betul tuan muda,dan hari ini kita harus pergi tuan."jawab jaka dengan kepala yang menunduk.


.


.


Jaka tau tuan mudanya pasti akan marah,dan menolak.


.


.


Ari:"Kenapa kau tidak bilang dari semalam jaka,kau pikir perjalanannya ini dekat.negara M itu jauh dari negara ku."bentaknya kepada sekertarisnya.


.


.


Jaka:"Maaf tuan,semalam saya mendapat kabar dari manager di hotel itu.setelah saya mengantarkan tuan muda,dan nona."ungkap jaka.


.


.


Ari hanya bisa menghela nafas,dia merasa marah tapi di sisi lain sekertaris jaka tidak salah.terbukti pagi-pagi jaka sudah datang ke rumahnya.


.


.


Ari:"Jam berapa kita berangkat,?dan berapa lama kita di sana.?"tanya Ari yang kini tengah duduk kembali di sofa ruang tamunya.


.


.


Jaka:"Nanti sore kita berangkat tuan muda,dan sekitar satu minggu kita di sana tuan."jelas jaka.


.


.


Mendengar itu Ari seketika menatap tajam ke arah jaka,dan dia berdiri menghampiri sekertarisnya.


.


.


Ari:"Apa aku tidak salah dengar jaka,satu minggu itu terlalu lama."wajah tampannya begitu menyeramkan.


.


.


Jaka:"Betul tuan,menurut manager di sana. ada beberapa masalah yang begitu serius tuan."menjelaskan tanpa mengangkat kepalanya.


.


.


Hati dan fikiranya saat ini begitu marah dengan kabar yang di bawa jaka,tapi ari tidak bisa berbuat banyak.dengan terpaksa Ari harus pergi ke negara M,dan yang membuat Ari berat untuk pergi.adalah nana istrinya,apa dia bisa pergi jauh tanpa istrinya.


.


.


.


Nana:"Ya tuhan.sakit sekali,kenapa tadi terjatuh sih,untung saja tidak ada yang lihat. kalau ada pelayan mau di taruh di mana muka ku ini."gumam nana dengan tangan yang tengah menahan perutnya di atas sofa kamarnya.


.


.


Akhir-akhir ini perutnya selalu merasakan sakit,dan awal sakitnya itu ketika nana dan ari bergulat hebat.dan paginya dia merasa sakit di bagian perutnya.


.


.


Pintu kamar yang tadi tertutup kini terbuka, menampakan wajah Ari yang tersenyum kecut ke arah nana.


.


.


Seketika nana mengubah ekspresi wajahnya yang tadi menahan rasa sakit di perutnya,kini membalas senyuman suamianya.


.


.


Nana:"Sudah selesai.!"Tanya nana penasaran.


.


.


Ari mengangguk,dan mendudukan tubuhnya di samping nana yang tengah duduk di atas sofa kamarnya.


.


.


Melihat raut wajah suaminya,nana mengerutkan keningnya.

__ADS_1


.


.


Nana:"Ada apa yank,?apa ada masalah.?"tanya nana dengan tangan yang mengusap pela dada suaminya.


.


.


Ari:"Honey,aku punya dua kabar.?"Ucap Ari dengan menatap istrinya.


.


.


Nana:"Apa itu.?"dia begitu penasaran.


.


.


Ari:"Satu kabar baik,dan kabar buruk.!"Ungkap Ari dan seketika menggenggam tangan nana.


.


.


Nana hanya diam,dengan mata yang terus menatap Suamianya.


.


.


Ari:"Mana yang mau kamu dengar dulu.?"tambahnya.


.


.


Nana:"Emmm aku tidak suka dengar kabar buruk,bisa kita lewatkan kabar buruk itu."sahut nana yang tengah bersandar di pundak Ari.


.


.


Ari:"Aku juga tidak suka dengar kabar buruk, tapi kamu harus mendengarnya honey."Jelas Ari.


.


.


Nana mengangkat kepalanya,dan kembali menatap suaminaya.


.


.


Nana:"Baiklah,sekarang beritahu aku kabar baiknya terlebih dahulu."Pinta nana dengan merubah posisi duduknya menghadap Ari, dengan kaki yang menyilang di atas sofa.


.


.


.


.


Ari:"Baiklah,sekarang kamu tutup mata.dan ingat jangan mengintip.!"pinta ari.


.


.


Nana mengangguk,dan mulai menutup mata dengan kedua tangannya.


.


.


Ari tersenyum dan mulai mengeluarkan kotak dari dalam paper bag,dan membukanya.


.


.


Ari:"Sekarang,buka mata indahmu itu."pinta Ari dengan kotak di depan nana.


.


.


Tanganya perlahan menjauh dari matanya, dan seketika nana membuka mata sipitnya.


.


.


Ari:"Apa kamu suka.?"tanya Ari penasaran.


.


.


Matanya melihat kotak perhiasan yang di dalamnya terdapat sebuah kalung dengan ukuran mini,tapi yang membuat kalung itu istimewa.adalah batu permata berwarna biru tua yang begitu cantik.


.


.


Nana:"A-apa ini,untuk ku.!"tanya nana dengan mata yang terus menatap isi kotak itu.

__ADS_1


.


.


Ari:"Untuk mu,istri tercintaku."sahut Ari dengan senyum yang merekah di wajah tampanya.


.


.


Mendengar itu nana seketika menatap suaminya,dan mulai berkaca-kaca.


.


.


Ari:"Pakai sekarang ya."Tanganya kini memegang kalung itu.


.


.


Nana mengangguk,dia tidak bisa berkata-kata.karna dia begitu bahagia,suaminya ternyata memberikan sesuatu yang begitu dia inginkan dari dulu.


.


.


Kini Ari tengah memasangkan kalung berukuran mini di di leher istrinya.


.


.


Nana menatap pantulan dirinya di depan cermin,perlahan air matanya keluar karna dia begitu bahagia.bahkan nana melupakan rasa sakit yang tengah menyerang perutnya.


.


.


Ari:"Apa kamu suka.?"tanya Ari yang ada di belakang nana.


.


.


Nana mengangguk,dan kini dia membalikan tubuhnya menghadap Ari.


.


.


Nana:"A-aku suka,terimakasih.aku akan menjaganya dengan hidupku."ucap nana di tengah isaknya.


.


.


Ari merasa tidak tega melihat istrinya menangis,dan dia menggeleng memberi isarat agar nana berhenti menangis.


.


.


Ari:"Jangan bicara seperti itu honey,ini hanya sebuah barang.kalau hilang aku tidak akan marah,nanti kita beli lagi.tidak usah menjaganya dengan hidup mu,karna hidupmu yang paling berharga untuku."sahut Ari yang tengah menghapus Ari mata nana.


.


.


Mendengar itu Nana semakin menangis,dan memeluk erat tubuh Ari.


.


.


Terimakasih ya tuhan,aku semakin mencintainya.batin nana.


.


.


Ari membalas pelukan nana,bahkan Ari tak henti memberi ciuman di kening istrinya.


.


.


Lamanya mereka berpelukan mestra,tiba-tiba nana menyudahi pelukan itu dan menatap Ari.


.


.


Nana:"Ini kabar baiknya,terus kabar buruknya apa.?"Tanya nana penasaran dan menatap suami bulenya.


.


.


Ari:"Aku harus pergi ke Negara M,nanti sore."


.


.


.


Note:"Vote aku gila-gila up nie 😆


.

__ADS_1


.


SELAMAT MEMBACA****.


__ADS_2