ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
HANYA ADA KAMU DI HATI KU


__ADS_3

Suara tepuk tangan bergemuruh menyambut kedatangan putri dari tuan Samuel Argeba.


.


.


Dan mereka begitu terpukau dengan kecantikan dan ke seksian yang di miliki Jenia Argeba.putri dari tuan samuel.


.


.


Jenia nampak cantik dan seksi dengan balutan gaun malam selulut berwarna merah muda,menampakan betisnya yang putih mulus tanpa goresan di sana.


.


.


Nana yang tengah merenung dengan ucapan tuan sameul tadi di atas panggung,seketika menatap kedatangan Jenia yang nampak anggun dan berkelas.


.


.


Dia benar-benar cantik,lihat tubuhnya begitu seksi dan menakjubkan.di bandingkan diriku yang hanya gadis kampung,bahkan tubuhku saja tidak ada apa-apanya dengannya.entahlah,kenapa aku merasa malu datang ke pesta ini.gumam hati nana dengan mata yang terus menatap jenia.


.


.


Ari yang melihat kedatangan jenia nampak biasa-biasa saja,dia malah dengan santainya meneguk anggur di dalam gelas berukuran sedang.


.


.


Ari:"Honey,apa kamu tidak nyaman.?"Tanya Ari yang kini tengah menatap istrinya.


Nana:"Aku baik-baik saja,tapi udara di sini sedikit agak dingin."Sahut nana dengan perlahan mengusap-usap telapak tangannya.


.


.


Memang acara nya di lakukan di Area luar mansion mewah tuan samuel,dan waktu sudah semakin malam.jadi angin dengan cepat menusuk kedalam kulit.


.


.


Ari:"Ya sudah.ini pakai jasku,biar kamu tidak kedingian lagi.aku ga mau kamu sakit, sebentar lagi kita pulang ok."Kini Ari tengah menyelimuti nana dengan jas miliknya.


.


.


Nana merasa terkejut sekaligus senang,karna suaminya begitu perhatian dan mencemaskan dirinya.


.


.


Nana:"Tapi kamu nanti kedinginan,yank.?"Dia merasa tidak enak dengan suaminya yang kini hanya menggunakan kemeja saja.


.


.


Ari:"Kamu tenang saja,suamimu yang tampan ini tidak akan mati terkena angin.bahkan aku tidak merasa kedinginan."Jawanya dengan tangan yang mencubit gemas pipi nana.


Pasangan suami istri itu begitu sibuk dengan dunianya mereka,sampai tidak memperhatikan atau mengikuti jalanya acara syukuran putri dari tuan samuel.


.


.


Tapi dari arah lain,Jenia nampak kesal dan marah melihat laki-laki yang dia inginkan. tidak memperdulikan dirinya atau terpukau dengan kecantikannya malam ini.


.


.


"Kamu tenang saja sayang,pasti ada cara lain untuk memisahkan mereka.daddy pastikan itu.?"Bisiknya di telinga jenia yang tengah duduk dengan anggun.


Jenia hanya diam,dia tidak berminat menanggapi ucapan daddy nya itu.karna matanya sedang sibuk menatap dua manusia yang tengah berbicara,dan tertawa bahagia.


.


.

__ADS_1


Kalau cara kasar aku tidak bisa mendapatkan dirimu,maka aku harus melakukan cara yang halus untuk mendapatkan perhatian,dan cintamu.aku tidak perduli dengan cintamu kepada gadis kampung itu.tapi aku pastikan, kamu akan membenci istri tercintamu itu.gumam hati jenia dengan seringai di wajah cantiknya.


.


.


Pesta itu masih berlangsung dengan meriah. penuh tawa di mana-mana dan suara gelas yang beradu memenuhi ke meriahan pesta tuan samuel.


.


.


Dan sebelum pesta berakhir,seperti pesta pada umumnya.sang tuan rumah akan berdansa dan di ikuti para tamu yang hadir tak terkecuali Ari,dan nana.


.


.


Ari:"Mau berdansa honey.?"Tanya Ari dengan tangan mengayun di udara ke arah nana.


.


.


Melihat itu nana menggeleng,tanda dia menolak ajakan suaminya.


Ari:"Kenapa hon,kamu tidak bisa dansa."bisik Ari


.


.


Nana:"Itu salah satunya,tapi yang pasti.aku malu yank."Bisik baik nana di telinga Ari.


.


.


Ari:"Kamu tenang saja,aku akan mengajarkan mu."tambah Ari dan menatap nana untuk menyakinkan.


.


.


Entah kenapa melihat tatapan itu,nana seketika menyambut tangan Ari yang sedari tadi mengayun di udara.


.


.


Dengan perlahan,tangan kiri Ari memegang pinggang nana mesra.dan tangan kanannya menyatu dengan tangan nana.


.


.


Ari:"Injak kaki ku,honey."bisik Ari mesra.


Nana mengangguk dan melakukan apa yang suaminya perintahkan,tapi dia merasa sedikit tidak nyaman.karna dia merasa apa yang saat ini dia lakukan begitu intim,di tambah lagi para tamu undangan yang mulai hanyut dengan alunan musik yang mendayu.


.


.


Jenia terus memperhatikan kemesraan Ari, dan nana.dalam diam dia begitu marah,dan mungkin hatinya kini tengah berkata kasar atau sumpah serapah yang di tunjukan untuk nana.


.


.


Tapi untuk saat ini,dia tidak bisa berbuat banyak.dia harus menjaga tatakrama di depan para tamu.


.


.


Perlahan Nana bisa mengimbangi gerakan suaminya,tapi tadi di awal.Ari dengan sabar dan tegar menahan rasa sakit di kakinya. karna nana terus menginjak kaki Ari.


.


.


Ari:"Sekarang sudah bisa."Tanya Ari yang tengah berdansa mesra dengan nana.


.


.


Nana:"Belum bisa,tapi aku berusah mengimbangi gerakanmu yank."jawab nana yang kini tengah bersandar di pundak Ari.

__ADS_1


.


.


Ari:"Kedepanya,kamu pasti bisa."Tambahnya.


Mereka lagi-lagi hanyut dengan kemesraan yang mereka ciptakan,bahkan para tamu merasa iri dengan cara dansa suami istri itu. yang terlihat menikmati dan menghayati alunan musik yang mendayu.


Ari dan nana sampai tidak sadar beberapa pasang mata tengah menatap mereka.


Sekertaris jaka yang kini berada tidak jauh dari majikan mereka hanya tersenyum senang.


Tak lama Ari berbisik di telinga istrinya.


Ari:"Honey,kita pulang sekarang.dansanya kita lanjutkan di rumah saja.?"bisik Ari.


.


.


Nana hanya mengangguk,dan tersenyum malu.


Tanpa berpamitan kepada sang tuan rumah, Ari menggenggam tangan nana dan mereka berjalan pulang dengan tergesa-gesa.


Melihat pergerakan majikanya,sekeratris jaka berdiri dari duduknya dan mulai berjalan dengan cepat.


.


.


Jaka:"Kenapa mereka terlihat tergesa-gesa, apa ada sesuatu yang penting.?"gumam jaka di tengah langkahnya.


.


.


Mata jenia yang tadi terus menatap Ari dan nana,seketika menggerutkan keningnya.karna orang yang matanya cari tidak terlihat.


Jenia:"Kemana mereka sekarang.?"matanya terus mencari di sela-sela para tamu undangan.


Tuan samuel merasa heran dengan tingkah putri cantiknya.


Samuel:"Kamu mencari apa, sayang.?"tanyanya penasaran.


Jenia:"Dad,kemana mereka.?"balik bertanya dengan mata yang terus mencari keberadaan Ari dan nana.


.


.


Tuan samuel mengerti dengan pertanyaan putrinya itu.


.


.


Samuel:"Mungkin mereka tengah berjalan-jalan di Area mansion,sayang."pikirnya.


.


.


Seketika jenia menghentikan pencariannya, dan dia kembali duduk dengan anggunnya


.


.


Jenia:"Lengah sedikit saja aku sampai tidak melihat pergerakan mereka,perempuan kampung itu benar-benar luar biasa.dengan mudah dia mendapatkan Ari,sedangkan aku."gumamnya pelan dan wajahnya nampak kesal.


.


.


Mendengar gumam man itu,tuan samuel yang tadi berdiri di samping putrinya kini dia mendudukan tubuhnya di samping jenia.


.


.


Samuel:"Kamu harus menjaga ucapanmu sayang,di sini banyak tamu."bisiknya pelan.


Jenia:"Sorry daddy,aku terbawa suasana."sahutnya.


.


.


.

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA.


__ADS_2