ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
BERPISAH UNTUK SEMENTARA


__ADS_3

Nana:"Pergi ke mana.?"ulang nana untuk memastikan.


.


.


Ari:"Ke negara M,honey."jawab Ari.


Nana mengangguk-anggukan kepalanya,dan pikiranya seketika buyar.


.


.


Nana:"Apa negara M itu,jauh.?"pertanyaan itu berhasil membuat Ari tertawa kecil,karna ekspresi nana yang begitu menggemaskan.


.


.


Ari:"Sangat jauh,dan saking jauhnya.suami tampanmu ini harus menaiki pesawat."sahut Ari dengan tangan yang mencubit hidung nana gemas.


.


.


Mendengar itu nana hanya bisa diam,dia tidak tau harus berkata apa kepada suaminya.yang pasti hatinya kini merasa sedih,karna harus di tinggal suami tampannya.


.


.


Nana:"Berapa lama.?"tambah nana yang kini tengah bersandar di dada suaminya.


.


.


Ari:"Satu minggu."jawabnya tanpa basa-basi.


.


.


Nana:"Satu minggu."wajahnya nampak sedih.


.


.


Ari mengangguk,dan kembali mendekap tubuh istrinya.


.


.


Ari:"Aku ingin mengajak mu pergi hon,tapi aku tidak mau nanti di sana kamu akan sendiri ketika aku mengurus masalah di sana.nanti kita akan pergi bulan madu,tapi tidak sekarang.kamu tidak apa-apa kan.!"ungkap Ari dengan berat hati.


.


.


Ari ingin sekali istrinya bisa ikut ke negara M, tapi nantinya dia tidak akan berkonsentrasi untuk menyelesaikan masalah di sana.


.


.


Nana:"Aku mengerti,pergilah."ucap nana pelan dia berusaha menahan tangisnya.


.


.


Ari:"Sebelum aku pergi,kita ke mansion.untuk sementara kamu tinggal di sana,karna kalau di sini kamu akan kesepian walaupun di sini ada pelayan,aku tidak mau kamu tidur satu kamar dengan mereka.lebih baik kamu ke mansion,di sana kan ada mommy.kamu bisa di temani mommy."Jelas Ari.


.


.


Dengan posisi yang masih memeluk suamianya,nana hanya mengangguk tanda dia setuju.


.


.


Ari tersenyum dan kembali menghujani ciuman di kening istrinya.


.


.


Ari melepas pelukan istrinya itu,dan menatap wajah nana yang terlihat menahan tangis.


.


.


Ari:"Hey wanita cantik,Temani lelaki tampan ini bergulat di atas ranjang."goda Ari untuk menghibur nana.


.


.


Nana memukul dada pelan suminya,dan tanpa rasa malu nana mencium bibir Ari mesra.


.


.


Ari seketika membulatkan matanya tidak percaya,karna istrinya kini tengah mengcium bibinya.


.


.


Ciuman itu berubah menjadi lum**an yang memabukan,dan perlahan Ari menggiring tubuh nana ke atas ranjang.


Pagi ini mereka melupakan sarapanya dan malah bergulat di atas ranjang.


.


.


.


Satu orang laki-laki yang tengah memakai baju petugas pos,mengintai dengan hati-hati rumah mewah bergaya eropa itu.dia begitu waspada dengan apa yang dia lakukan, mengingat perumahan itu begitu elit.karna ketika dia masuk saja,pemerikasaan di lakukan dengan teliti oleh petugas di sana.


.


.


"Penjagaanya tidak terlalu ketat,itu kabar bagus.tuan pasti senang dengan kabar ini."gumamnya pelan dengan terus menatap rumah Ari.


.


.


Tidak akan ada yang curiga dirinya adalah seorang mata-mata,karna pakayan yang di kenakan.memang ini hari minggu,tapi dia beralasan dia kerja lembur kepada petugas di depan perumahan elit itu.


.


.


.


Mommy kei begitu senang mendengar kabar menantunya akan tinggal di mansionya,dan dia meminta kepada pelayan untuk masak masakan yang lezat.karna menantu yang sudah di anggap putrinya akan datang.


.


.


Daddy:"Mom,sepertinya kamu bahagia sekali.!"Tegurnya yang melihat kebahagian di wajah istrinya.


.


.


Mommy:"Ya dong,kan putri cantik ku akan tinggal di sini."Sahutnya senang.


.


.


Daddy:"Hanya satu minggu,mom."tuan surya memingatkan istrinya.


.


.


Mommy:"Satu minggu itu lama,dad."jawab mommy.


.


.


Daddy hanya tersenyum melihat tingkah istrinya,dan dia kembali membaca koran pavoritnya


.


.


Mommy:"Nanti mommy mau ajak nana pergi belanja lagi ah."ucap mommy yang tengah merangkai bunga.

__ADS_1


.


.


Daddy:"memangnya,putra mu mengijinkan istrinya pergi.!"Sahutnya yang tengah pokus membaca koran.


.


.


Mommy:"Oh iya yah,mommy lupa.ari kan ga boleh istrinya keluar rumah,tapi nanti mommy mau minta ijin.Ari pasti mengijinkan."harap mommy.


.


.


.


Tak terasa waktu terus berjalan,dan kini nana sudah selesai merapihkan baju yang akan di bawa suaminya untuk pergi ke negara M.


.


.


Ari:"Honey,mana kaos kakiku."Teriaknya yang tengah duduk di atas sofa.


.


.


Nana dengan santai menyeret koper milik Ari, dan menyimpannya di sisi pintu kamar.


.


.


Nana:"Sebentar."kakinya kini kembali ke arah lemari kecil khusus pakayan dalam,dan sejenisnya.


.


.


Kini jam sudah menunjukan pukul 14:13 siang waktu setempat,dan Ari tengah bersiap untuk pergi kenegara M.


.


.


Pergulatan mereka begitu lama tapi Ari masih terlihat segar.


.


.


Nana:"Nie yank."Nana tengah memberikan kaos kaki milik Ari.


.


.


Ari:"Terimakasih,hon."sahutnya.


.


.


Mobil Ari kini tengah melaju meninggalkan rumah mewahnya,dan sebelum pergi.Ari berpesan kepada security yang berjaga di rumahnya untuk selalu berjaga dengan benar, dan begitu pun dengan pelayan rumahnya.dia meminta untuk selalu menjaga rumahnya tetap bersih,walaupun dia dan istrinya akan pergi selama satu minggu.


karna semua pelayan tengah libur,jadi ari menitip pesan untuk pelayanya lewat security.


.


.


Sekertaris jaka dengan hati-hati membawa mobil mewah tuannya menuju mansion,dan di belakang mobil Ari tak henti menghujani nana dengan ciuman di keningnya.


.


.


Memang berat meninggalkan atau di tinggalkan orang yang kita cintai,tapi kita harus mengalah dengan keadaan.


.


.


Begitupun dengan Ari dan nana,mereka merasa kan hal yang sama.apalagi ini pengalaman pertama mereka terpisah dengan jarak yang jauh,dan berhari-hari lamanya.


.


.


Ari:"Aku akan selalu menghubungi mu honey."Ucap Ari yang tengah mendekap tubuh nana.


.


.


.


.


Ari:"Mau oleh-oleh apa huh.?"tanya Ari berusaha membuat istrinya senang.


.


.


Tapi nana hanya menggeleng di tengah tangisnya.


.


.


.


Di masion mommy dan daddy tengah berdiri di depan teras mansionya,karna mereka melihat mobil Anaknya tengah melaju memasuki halaman luas rumahnya.


.


.


Mommy:"Akhirnya,mereka sampai.mommy sudah kangen sama putri cantik mommy."Girang mommy kei.


.


..Daddy:"Putra tampan mu,apa kamu lupa mom."tegur deddy.


.


.


Mommy:"Mommy tidak lupa,tapi mommy lebih kangen putri cantik ku itu."sahutnya.


.


.


Daddy hanya menggeleng melihat tingkah konyol istrinya.


.


.


Jaka:"Silahkan tuan muda,nona."tanganya tengah berada di sisi pintu mobil.


.


.


Ari:"Ayo hon,kita turun."Ucap ari pelan.


.


.


Nana hanya menggeleng,dengan tangan yang terus memeluk erat suaminya.


.


.


Ari:"Hey,itu mommy dan daddy sudah menunggu kita."matanya melirik kedua orang tuanya.


.


.


Nana lagi-lagi menggeleng,dan tetap memeluk erat suaminya.


.


.


Sekertaris jaka begitu gemas dengan tingkah manja nona mudanya itu.


.


.


Mommy:"Kenapa mereka belum turun dad, apa mereka tengah tertidur.?"herannya dengan mata yang terus menatap mobil putranya.


.

__ADS_1


.


Daddy:"Tunggulah mom,mungkin mereka tengah berpelukan.kan mereka akan berpisah tuk sementara waktu,mommy lupa.mommy kan dulu juga begitu."goda daddy yang mana membuat mommy kei tersipu malu.


.


.


Ari hanya bisa tersenyum melihat tingkah istrinya yang terus memeluk tubuhnya erat.


.


.


Ari:"Honey."Tegur Ari pelan.


.


.


Sekarang malah istrinya yang bersikap manja, dan bukan dirinya.


.


.


Nana:"Jangan pergi."ungkap nana dengan tangis yang seketika pecah.


.


.


Ari:"Hey jangan menangis,kalau kamu seperti ini,aku malah tidak tenang untuk pergi."Ari kini tengah mengusap pelan pipi nana yang sudah basah.


.


.


Nana:"Jangan lama yank."rengek nana di sela tangisnya.


.


.


Ari:"Aku akan berusaha,agar masalahnya cepat selesai.doakan aku ya."ari menenangkan istrinya.


.


.


Nana mengangguk dan mencium bibir Ari lembut.


.


.


Ari:"Terimaksih honey,ayo sekarang turun."senangnya.


.


.


.


Mommy:"Sayang ku."kini mommy kei memeluk erat nana.


.


.


Ari menyalami daddynya dan memeluk mommy kei.


.


.


Daddy:"Hati-hati di sana son,kamu jangan menghawatirkan istrimu.dia aman bersama daddy,dan mommy mu."pesan daddy agar ari merasa tenang di Negara M.


.


.


Ari:"Aku titip istriku ya mom,dad."pinta Ari.


.


.


Mommy:"Kamu tenang saja son,putri cantiku ini akan aman di mansion."sahut momny yang tengah menatap nana.dan diam dalam rangkulan mommy kei.


.


.


Ari tersenyum mendengar jawaban mommynya.


.


.


Mommy:"Son,boleh tidak nanti mommy bawa istrimu jalan-jalan."harap mommy.


.


.


Ari:"Tidak mommy aku tidak mengijinkan."jawab Ari tegas.


.


.


Mommy key tersenyum kecut, dan mengangguk tanda dia mengalah.


.


.


Ari menarik tibuh nana dan kembali memeluknya erat.


.


.


Ari:"Aku pergi honey,jaga diri baik-baik. nurutnya sama mommy dan daddy."pesan Ari.


.


.


Nana mengangguk membalas pelukan erat Ari.


.


.


Nana:"Jangan lupa telpon aku ya yank,hati-hati di jalan,jangan terlalu cape."balas nana.


.


.


Ari:"Siap bosku."goda Ari dan dia kembali memberi ciuman di kening istrinya.


.


.


.


Setelah acara perpisahan yang sementara itu berakhir,kini mobil yang membawa Ari melaju meninggalkan mansion orang tuanya.


.


.


Dengan saling melambaikan tangan,Nana tak kuasa menahan tangisnya melihat suamianya pergi ke negara yang entah di mana pikir nana.


.


.


.


"Ah sial,kenapa dia membawa wanita itu ke rumah mewah ini.aku akan semakin susah menjalankan rencanaku."kesalnya yang tengah duduk di dalam mobil.


.


.


.


Noet:"Aku udah crezy upnya temen-temen besok kita cerzy up lagi biar cerita nana dan ari cepet tamatnya,dan aku bisa buat cerita Tuan raihan arsenio.😆


.


.


Maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


.


.

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA.


__ADS_2