ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
MELANGGAR JANJI


__ADS_3

Nana:"Maksud Tuan Ari.?"Tanya Nana heran.


Ari yang sedang dalam posisi duduk nya itu pun beranjak mengampiri Nana, yang berdiri Mematung dengan mata Sipit nya yang berkedip dengan Cepat nya.


Ari:"Apa kamu Tuli.?"Ucap Ari dengan posisi ber hadapan dengan Istri yang diam, mendengarkan ucapan nya.


Nana:"Saya Tidak tuli Tuan.!"Jawab Nana heran.


Ari:"Kalau kamu tidak tuli, kenapa saya harus mengulang Ucapan Saya lagi."


Nana:"Saya hanya tidak mengerti saja.!"


Ari:"Baik lah, karna kamu tidak mengerti Akan Ucapan saya. maka dengan terpaksa,saya akan berbaik hati mengulang Ucapan saya tadi." Jawab Ari tegas.


Nana hanya diam, tenpa memberi Jawaban.


Ari:"Dengar. Kamar mu dan Ku itu sama, tempat Baju mu dan Baju ku di Lemari Yang sama, Sampai Kamar mandi pun Sama."Jawab Ari.


Nana yang mendengar Jawaban Suami nya hanya diam, dan tak bersuara.


Pikiran nya seolah sulit, untuk mencerna Ucapan Suami nya tadi.


Apa maksud nya Tuan Ari, aku benar-benar tidak mengerti.Kamar yang sama, lemari yang sama, kamar mandi yang sama.?kenapa dia tidak langsung ke intinnya saja, dia sangat senang melihat Aku menderita.tanya Hati Nana.


Nana Tidak Berfikir akan satu kamar dengan Ari, karna itu tidak mungkin terjadi.


Setelah memberikan Jawaban yang tidak di mengerti Istri nya itu,Ari pun kembali ke posisi duduk nya yang nyaman.


Dia pasti Tidak mengerti akan Jawaban ku tadi, biarlah otak nya bekerja keras Untuk mencari Jawab itu.Gumam Ari dengan Tangan yang mengangkat segelas Minuman Ber Soda ke sukaan nya.


Nana hanya diam, dan belum beranjak dari posisi nya itu.


Dia seolah kebingungan akan Jawaban dari Ari.


Otak ku ini kenapa tidak bisa berfikir,Ayo lah Nana Kamu harus berfikir.Kesal Nana.


Tapi Nana benar-benar tidak menemukan Jawaban akan ucapan Suami nya itu.


Nana tidak ingin ada kesalah pahaman lagi, dan membuat nya Malu untuk yang kesekian kalinya.


Ari yang sudah Kesal Akan Istri nya yang diam mematung, dengan mulut mungil nya yang seperti sedang membaca sebuah Mantra-mantra** itu pun tidak tinggal diam.


Ari:"Hey,apa yang kamu fikirkan.! kenapa kamu masih berdiri dan belum beranjak pergi.


Nana yang sedang bergulat Akan fikiran nya itu pun di buat kaget, akan suara nyaring suaminya.

__ADS_1


Nana:"Kenapa Tuan.?"


Ari:"Kamu itu benar-benar Tuli ternyata.!!"


Nana:"Maaf Tuan, saya tadi sedang berfikir akan jawaban Tuan Ari. tapi saya masih belum mengerti.?"


Ari hanya tersenyum geli akan Istri nya yang tidak memahami Jawaban dari dirinya itu.


Ari:"Otak mu itu pasti hanya se ujung Kuku,ucapan saya saja tidak sampai ke otak mu itu."Jawab Ari ketus.


Nana:"Maaf Tuan."


Aku sudah bisa menebak,Tuan Ari pasti Akan menghina ku lagi.kesal Nana.


Ari seolah sudah puas akan ke bingungan Dari istri nya itu, dan Ari pun Tidak ingin membuat Istri nya lebih penasaran lagi.


Ari:"Ya sudah, karna saya sudah lelah. dan tidak ingin ber Tele-tele lagi, saya akan memberi tahu Arti dari Jawaban saya, dan buka lebar-lebar telinga mu itu."


Nana:"Ya tuan, saya akan membuka lebar-lebar telinga saya."Jawab Nana dengan kedua tangan nya yang menyingkirkan Anak Rambut yang menutup Telinga Mungil nya itu.


Ari:" Mulai detik Ini.saya sama kamu, akan tidur satu kamar dan satu ranjang."ucap nya singkat dan padat.


Nana yang mendengar Jawaban Suaminya Seketika Membulatkan ke dua Mata nya, Seolah tidak percaya.


Apa dia bilang,Satu kamar dan satu Ranjang. itu Artinya, aku akan tidur satu ranjang dengan Tuan Ari.? tidak Nana, kamu jangan percaya akan ucapan nya. mungkin dia sekarang sedang mempermain kan diri mu lagi.Tanya Hati Nana.


Nana:"Tuan Ari pasti sedang mempermainkan saya kan, dan nanti ujung-ujung nya saya Akan di rendah kan lagi."Jawab Nana kesal.


Ari:"Apa maksud Ucapan mu itu, sudah mulai berani kamu sama saya."kesal Ari.


Nana hanya diam, dengan pandangan mata yang tidak berpaling dari Wajah tampan Suami nya itu.


Ari:"Jawab, kalau saya bertanya."Bentak Ari.


Ari sangat kesal akan Istri yang mulai berani melawan akan dirinya.


Nana seketika terkejut, Akan bentakan yang Suami nya lakukan kepada dirinya.


Nana:"Saya tidak mau ada kesalah pahaman, dan membuat saya malu Tuan Ari."singkat Nana.


Ari:"Apa maksud dari ucapan mu.?"Tanya Ari.


Nana:"Saya masih ingat betul di Ruangan Kerja Tuan Ari, saya pernah bertanya. nanti kalau kita sudah menikah, apa kita akan tidur satu kamar. walau pun Ucapan saya waktu itu tidak terucap dengan baik.karna Tuan sudah memotong ucapan saya.dan Tuan Ari bilang, kalau saya jangan pernah ber mimpi bisa satu kamar dengan tuan, apa lagi satu Ranjang. dan sekarang, Tuan bilang saya akan satu kamar dan satu ranjang dengan Tuan, jadi saya tidak mengerti akan semua ucapan Tuan Ari.?"Jelas Nana panjang lebar.


Ari hanya diam, mendengarkan setiap ucapan yang di lontaran Istri nya itu.

__ADS_1


Dia masih ingat ternyata akan ucapan ku tempo hari,baik lah.Istri Desa ku,kita lihat. sampai mana kamu bisa melawan ku.Gumam hati Ari.


Ari:"Kapan Aku pernah berkata seperti itu kepada mu,seingat ku.aku tidak pernah berkata seperti itu.Jawab Ari Bohong.


Ari bukan nya tidak mengingat itu, dia hanya sedang berkelit,dan berbohong.


Nana:"Tuan Ari jangan berbohong, Saya yakin Tuan ingat akan ucapan Tuan."Tanya Nana heran.


Ari:"Saya tidak berbohong, yang saya ingat kamu punya Hutang sama saya."Jawab Ari ngeyel.


Nana :"Saya tau saya punya Hutang sama Tuan Ari, dan saya akan mengingat itu. bukan nya Tuan Ari sendiri yang bilang, kalau hutang saya akan lunas sesudah masa pernikahan kita ini Berakhir."


Ari:"Saya juga tidak mengingat akan hal itu,Nona Nana."Jawab Ari Lagi-lagi ngeyel.


Nana seketika diam dengan dahi yang mengkerut,karna Nana tidak mengerti akan Manusia yang ada di Hadapan nya itu.


Apa benar dia tidak ingat ucapan nya tempo Hari,dan tadi dia memanggil Nama ku. Tunggu, Nana apa yang kamu fikirkan. dia sedang mempermainkan dirimu,sadar lah. jangan senang hanya dia baru pertama kali memanggil Nama mu.Ucap Hati Nana


Ari di buat bahagia akan ke terkejutan Istri nya itu.


Jawab lah ucapan ku. ledek Hati Ari.


Nana:"Biar lah Tuan Ari tidak mengingat nya, tapi saya akan mengi-.


Ucapan Nana menggantung, karna Ari menyelanya.


Ari:"Kamu tidak bisa menuduh saya seperti itu,bahkan Kamu tidak punya Bukti akan semua yang kamu yakini. saya pernah berkata demikian kepada dirimu."jawab Ari


Not:Ini lah yang di maksud Ari tidak ada surat perjanjian di antara mereka berdua, karan Ari ingin memiliki Istri nya dengan cara kejam


nya.


**********************


Tanggal 25 saya akan libur up dulu ya, kita sambung lagi up tanggl 26.😇


💞💞💞💞💞💞


Hay semua nya, tak terasa ya puasa sudah berlalu, dan Lebaran sudah di depan mata.


Aku mau mau ngucapin, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H.


MINAL AIDIN WALFAIDIN ,MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.


semoga kita semua bisa bertemu lagi dengan Bulan yang berkah ini.😂

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA


__ADS_2